MANAGED BY:
KAMIS
26 APRIL
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Senin, 11 September 2017 09:45
Tim Tujuh Siap Ngadu ke DPRD

Soal Status Rumah dan Lahan Warga Relokasi

LAHAN RELOKASI: Hasil audensi Tim Tujuh yang dibentuk warga perumahan Griya Tepian Pantai Lestari, Nunukan Selatan, belum juga terlihat. RIKO ADITYA/RADAR NUNUKAN

PROKAL.CO, NUNUKAN – Sepekan setelah terbentuknya, Tim Tujuh yang dibentuk warga Perumahan Griya Tepian Pantai Lestari, Rukun Tetangga (RT) 8, Rukun Warga (RW) 2, Kelurahan Selisun, Kecamatan Nunukan Selatan belum menunjukkan adanya hasil

Bahkan, hasil audensi dengan masyarakat untuk memperjelas status kepemilikan rumah dan lahan yang diberikan ke eks warga Gang Kakap, RT 17, Kelurahan Nunukan Timur, Kecamatan Nunukan ke Bupati Nunukan Hj. Asmin Laura Hafid dikabarkan belum digubris. Sehingga, tim tujuh berencana akan mengadu ke Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Nunukan. “Sudah lama kami sampaikan maksud dan tujuan pembentukan tim tujuh ini. Kami berharap segera direspon. Tapi, sampai detik ini belum ada kabarnya,” kata Ketua Tim Tujuh  H. Amin kepada Radar Nunukan, saat ditemui di kediamannya kemarin.

Pria yang juga menjabat sebagai Ketua RW 02, Kelurahan Selisun ini mengatakan, upaya yang dilakukan ini merupakan tindakan cepat agar persoalan yang terjadi tidak meluas. Sebab, sudah hampir 5 tahun persoalan ini dibiarkan pemerintah daerah. “Padahal masalah ini sangat sensitif. Jika tidak tindaklanjuti mulai sekarang, tidak ada jaminan kondisi di perumahan tetap aman saja. Khususnya persoalan administrasinya,” jelasnya.

Selain itu, lanjutnya, lahan dan rumah yang merupakan aset pemerintah daerah ini lebih jelas. Artinya, apakah memang dihibahkan atau hanya dipinjam masyarakat atau bahkan disewakan. Sebab, saat ini yang menempati aset daerah tersebut sudah banyak yang diganti. “Macam-macam masalahnya. Ada yang menjual, menyewakan dan ada juga yang memberikan begitu saja. Padahal ada warga yang sebenarnya lebih berhak dari yang menempati saat ini,” bebernya.

Untuk itu, kata H. Amin, pihaknya dalam waktu dekat ini meminta legislatif selaku wakil rakyat untuk dibahas dalam bentuk hearing agar ada kejelasan. Sehingga tidak menimbulkan persoalan di kemudian hari.  “Kalau perlu di hearing itu datangkan semua pejabat yang terkait. Mulai proses pembagian sampai instansi yang membangun. Termasuk bagian aset. Biar semuanya menjadi terang benderang. Apakah memang ada yang salah atau ada kesalahan atau seperti apa. Intinya, harus ada solusi,” tegasnya.

Terpisah, Ketua DPRD Nunukan H. Danni Iskandar mempersilakan masyarakat untuk menyampaikan setiap persoalan yang dihadapinya. Tak hanya kepada dirinya, namun kepada semua anggota DPRD Nunukan lainnya. Dan, jika memang diperlukan hearing atau dengan pendapatan dengan instansi terkait justru lebih baik. “Silakan saja sampaikan permohonan hearing-nya. Saya rasa anggota dewan itu siap saja membahasnya. Karena hal itu bagian dari tugas dan tanggung jawab kami,” katanya saat dikonfirmasi.

Namun, katanya, hearing bukan hal yang langsung dapat dijadikan patokan dalam mengambil keputusan. Apa yang dilakukan hanya sebagai jembatan yang menghubungkan persoalan masyarakat dengan pemerintah. Dan juga sebagai perpanjangan tangan masyarakat untuk disampaikan ke pemerintah. “Pengambil keputusan itu tetap di eksekutif selaku pelaksana pemerintahan. Kami hanya pengawas dan memberikan saran dan masukan agar lebih memikirkan kepentingan masyarakat dan tak melanggar aturan yang berlaku,” pungkasnya. (oya/ogy)


BACA JUGA

Kamis, 26 April 2018 13:54

Minta Tak Berebut Wewenang

NUNUKAN – Selain informasi keuntungan beras Vietnam tujuan Filipina telah dibagi-bagi ke sejumlah…

Kamis, 26 April 2018 11:00

Hanya Swadaya, Warga Dirikan Sekolah

NUNUKAN – Kecamatan Sebatik Barat belum memiliki Sekolah Menengah Atas (SMA). Saat ini hanya Sekolah…

Rabu, 25 April 2018 12:02
Dugaan Beras Selundupan dari Vietnam

Keuntungan Sudah Dibagi-bagi?

NUNUKAN – Beras Vietnam yang diangkut kapal MV Dong Thien Phu Golden masuk ke Sebatik diduga ada…

Rabu, 25 April 2018 11:08

Listrik Padam, UNBK SMP Terganggu

NUNUKAN – Hari kedua pelaksanaan Ujian Nasional Berbasik Komputer (UNBK) tingkat Sekolah Menengah…

Rabu, 25 April 2018 11:07

Harga Rumput Laut Anjlok

NUNUKAN – Sempat berada di harga Rp 20 ribu per kilogram, kini harga rumput laut kering anjlok…

Selasa, 24 April 2018 12:40

Bea Cukai Pasang Badan

NUNUKAN – Kapal MV Dong Thien Phu Golden yang mengangkut 2.900 ton beras asal Vietnam dengan tujuan…

Selasa, 24 April 2018 11:12

Tunjangan Khusus Guru Tak Diberikan

NUNUKAN - Sejumlah guru di Kecamatan Krayan kembali mengadukan nasib mereka di Dewan Perwakilan Rakyat…

Senin, 23 April 2018 12:23

Pos Imigrasi ‘Diserbu’ Warga

NUNUKAN – Pelayanan Imigrasi Kelas II Nunukan yang dilakukan di Pos Imigrasi Sungai Pancang Sebatik…

Senin, 23 April 2018 12:22

PR Kedua Negara Perbatasan

NUNUKAN – Permasalahan tenaga kerja Indonesia (TKI), penyelundupan barang haram hingga teroris…

Minggu, 22 April 2018 12:12

Kapal Berbendera Vietnam Dipaksa Sandar di Pelabuhan Tunon Taka

NUNUKAN - Kapal asal Vietnam dipaksa bersandar di Pelabuhan Tunon Taka, Nunukan. Kapal yang memiliki…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .