MANAGED BY:
SABTU
18 AGUSTUS
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Senin, 11 September 2017 09:45
Tim Tujuh Siap Ngadu ke DPRD

Soal Status Rumah dan Lahan Warga Relokasi

LAHAN RELOKASI: Hasil audensi Tim Tujuh yang dibentuk warga perumahan Griya Tepian Pantai Lestari, Nunukan Selatan, belum juga terlihat. RIKO ADITYA/RADAR NUNUKAN

PROKAL.CO, NUNUKAN – Sepekan setelah terbentuknya, Tim Tujuh yang dibentuk warga Perumahan Griya Tepian Pantai Lestari, Rukun Tetangga (RT) 8, Rukun Warga (RW) 2, Kelurahan Selisun, Kecamatan Nunukan Selatan belum menunjukkan adanya hasil

Bahkan, hasil audensi dengan masyarakat untuk memperjelas status kepemilikan rumah dan lahan yang diberikan ke eks warga Gang Kakap, RT 17, Kelurahan Nunukan Timur, Kecamatan Nunukan ke Bupati Nunukan Hj. Asmin Laura Hafid dikabarkan belum digubris. Sehingga, tim tujuh berencana akan mengadu ke Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Nunukan. “Sudah lama kami sampaikan maksud dan tujuan pembentukan tim tujuh ini. Kami berharap segera direspon. Tapi, sampai detik ini belum ada kabarnya,” kata Ketua Tim Tujuh  H. Amin kepada Radar Nunukan, saat ditemui di kediamannya kemarin.

Pria yang juga menjabat sebagai Ketua RW 02, Kelurahan Selisun ini mengatakan, upaya yang dilakukan ini merupakan tindakan cepat agar persoalan yang terjadi tidak meluas. Sebab, sudah hampir 5 tahun persoalan ini dibiarkan pemerintah daerah. “Padahal masalah ini sangat sensitif. Jika tidak tindaklanjuti mulai sekarang, tidak ada jaminan kondisi di perumahan tetap aman saja. Khususnya persoalan administrasinya,” jelasnya.

Selain itu, lanjutnya, lahan dan rumah yang merupakan aset pemerintah daerah ini lebih jelas. Artinya, apakah memang dihibahkan atau hanya dipinjam masyarakat atau bahkan disewakan. Sebab, saat ini yang menempati aset daerah tersebut sudah banyak yang diganti. “Macam-macam masalahnya. Ada yang menjual, menyewakan dan ada juga yang memberikan begitu saja. Padahal ada warga yang sebenarnya lebih berhak dari yang menempati saat ini,” bebernya.

Untuk itu, kata H. Amin, pihaknya dalam waktu dekat ini meminta legislatif selaku wakil rakyat untuk dibahas dalam bentuk hearing agar ada kejelasan. Sehingga tidak menimbulkan persoalan di kemudian hari.  “Kalau perlu di hearing itu datangkan semua pejabat yang terkait. Mulai proses pembagian sampai instansi yang membangun. Termasuk bagian aset. Biar semuanya menjadi terang benderang. Apakah memang ada yang salah atau ada kesalahan atau seperti apa. Intinya, harus ada solusi,” tegasnya.

Terpisah, Ketua DPRD Nunukan H. Danni Iskandar mempersilakan masyarakat untuk menyampaikan setiap persoalan yang dihadapinya. Tak hanya kepada dirinya, namun kepada semua anggota DPRD Nunukan lainnya. Dan, jika memang diperlukan hearing atau dengan pendapatan dengan instansi terkait justru lebih baik. “Silakan saja sampaikan permohonan hearing-nya. Saya rasa anggota dewan itu siap saja membahasnya. Karena hal itu bagian dari tugas dan tanggung jawab kami,” katanya saat dikonfirmasi.

Namun, katanya, hearing bukan hal yang langsung dapat dijadikan patokan dalam mengambil keputusan. Apa yang dilakukan hanya sebagai jembatan yang menghubungkan persoalan masyarakat dengan pemerintah. Dan juga sebagai perpanjangan tangan masyarakat untuk disampaikan ke pemerintah. “Pengambil keputusan itu tetap di eksekutif selaku pelaksana pemerintahan. Kami hanya pengawas dan memberikan saran dan masukan agar lebih memikirkan kepentingan masyarakat dan tak melanggar aturan yang berlaku,” pungkasnya. (oya/ogy)


BACA JUGA

Kamis, 16 Agustus 2018 12:22

Biaya Bervariasi, Tergantung Kebutuhan Caleg

NUNUKAN – Pertarungan pemilihan umum (pemilu) 2019 mulai terasa, aroma pesta demokrasi mulai panas.…

Kamis, 16 Agustus 2018 12:13

Swasembada Ayam, Pemerintah Tak Mampu Hentikan Pasokan Luar

NUNUKAN – Meskipun merasa telah swasembada ayam, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nunukan ternyata…

Kamis, 16 Agustus 2018 11:10

Kasus Pungli Sebatik Dilimpahkan ke Kejari

NUNUKAN – Setelah setahun dilakukan penyidikan, kasus dugaan pungli agen pelayaran di Sebatik…

Kamis, 16 Agustus 2018 11:08

Pakai Listrik Ilegal, Bayar Rp 19,4 Juta

NUNUKAN – Operasi Penerbitan Pemakaian Tenaga Listrik (P2TL) PT Perusahaan Listrik Negara (PLN)…

Kamis, 16 Agustus 2018 11:07

BAHAYA..!! Wabah Flu Burung Kembali Mengancam

NUNUKAN – Wabah flu burung kembali mengancam wilayah Sabah, Malaysia. Saat ini mulai diantisipasi…

Rabu, 15 Agustus 2018 12:56

Penanganan Abrasi Tanggung Jawab Kemen PUPR

NUNUKAN – Anggota Komisi VII Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI, Ari Yusnita mengaku telah menyampaikan…

Rabu, 15 Agustus 2018 11:57

Cuaca di Tanah Suci Mencapai 44 Derajat

NUNUKAN - Cuaca panas yang terjadi di Tanah Suci saat ini mencapai 44 derajat selsius. Sehingga, jamaah…

Rabu, 15 Agustus 2018 11:52

Menuju Lumbis Ogong, Perahu Karam

NUNUKAN – Rencana anggota legislator Nunukan yang ingin melakukan reses bersama masyarakat di…

Selasa, 14 Agustus 2018 16:26

Calo TKI Diduga Lindungi Tersangka

NUNUKAN – Kepolisian dan petugas Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai (KPPBC) Tipe Madya…

Selasa, 14 Agustus 2018 16:15

Andalkan Dana Bagi Hasil

NUNUKAN – Sumbangsih pendapatan asli daerah (PAD) Kabupaten Nunukan dinilai masih minim. Untuk…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .