MANAGED BY:
RABU
22 AGUSTUS
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Sabtu, 09 September 2017 10:33
Juaranya, Provinsi Kaltara

Mendapatkan Beasiswa Terbanyak ke Tiongkok

PELEPASAN: Sinta Nuriyah Wahid, istri Presiden RI keempat Abdurrahman Wahid menyematkan kalung tanda pelepasan calon mahasiswa yang ke Tiongkok. FOTO: ANTHON JOY/RADAR TARAKAN

PROKAL.CO, SURABAYA – Tahun ini, Provinsi Kaltara boleh berbangga. Sebab, dari 350 calon mahasiswa dari seluruh Indonesia yang mendapatkan beasiswa International Tionghoa Culture Center (ITCC) 2017, Kaltaralah provinsi yang calon mahasiswanya paling banyak dikirimkan ke Tiongkok.

Pelepasan calon mahasiswa ini dilakukan langsung oleh Sinta Nuriyah Wahid, istri Presiden Indonesia keempat Abdurrahman Wahid bersama Pembina ITCC Dahlan Iskan, di gedung DBL Jawa Pos Surabaya, Jumat (8/9).

Suasana acara pelepasan berlangsung sangat meriah dan dihadiri seribu orang lebih, termasuk para orang tua dari seluruh Indonesia.

Di hadapan ribuan yang hadir, termasuk Gubernur Kaltara Dr.H. Irianto Lambrie dan sejumlah bupati wali kota se Indonesia, Dahlan Iskan langsung menunjukkan kemampuan para peserta beasiswa dalam berbahasa mandarin. Bahkan anak asli suku Papua sudah bisa berbahasa mandarin.

“Dari Papua ada 28 orang yang berangkat. Tapi juara tahun ini provinsinya adalah provinsi baru, Kalimantan Utara,” seru Dahlan Iskan disambut tepuk tangan.

Tahun ini, ada 65 orang calon mahasiswa dari Kaltara. “Ini provinsi baru. Gubernurnya baru pertama kali terpilih dan saya sudah kenal sejak beliau sejak masih muda. Beliau mempunyai pemikiran yang sangat maju dan berani memberangkatkan calon mahasiswa sampai 65 orang,” bangga Dahlan.

Selain Irianto, Dahlan juga sempat memuji Bupati Sambas H. Atbah Romin Suhaili, Lc sebagai bupati yang hafal Alquran. “Bupati ini hebat. Lulusan Universitas Madinah, tapi mau menyekolahkan calon mahasiswanya ke Tiongkok. Ini luar biasa. Pemimpin yang open mainded,” puji Dahlan.

Sinta Nuriyah Wahid, istri Gusdur yang menjadi tamu khusus pada acara kemarin mengatakan, para calon mahasiswa yang mendapat beasiswa ini adalah duta-duta bangsa yang harus membawa harum nama bangsa Indonesia di Tiongkok.

“Saya berharap mereka tidak hanya membawa kepentingan pribadi saja, tetapi mereka juga membawa nama bangsa. Karena itu saya harapkan mereka belajar dengan sungguh-sunguh untuk membawa perubahan yang lebih baik,” kata Sinta.

Tidak hanya itu, para calon mahasiswa yang akan kuliah di Tiongkok ini juga membawa misi persahabatan dengan rakyat Tiongkok.

“Benar jika ada yang mengatakan carilah ilmu sampai ke negeri Cina. Jadi tidak salah jika kita mengirim tunas-tunas bangsa ini sampai belajar ke Tiongkok,” katanya. 

Santi juga memberi apresiasi kepada Dahlan Iskan atas komitmennya sehingga mengambil peran yang besar untuk mengurus anak bangsa yang berprestasi untuk dikirim ke luar negeri.

“Langkah yang sangat mulia. Tidak hanya ikut serta mencerdaskan anak bangsa menjadi pandai dan ahli tapi juga ikut membangun Indonesia dalam menjalin persaudaraan kedua negara terutama di bidang kebudayaan dan pendidikan,” kata Santi saat berada di atas panggung. 

Untuk para calon mahasiswa yang mendapat beasiswa di Tiongkok, Santi meminta agar mereka juga mempelajari teknik dan metode pengobatan tradisional. “Saya harap pengobatan tradisional ini bisa dikawinkan dengan pengobatan modern dan metodenya dapat dibawa ke Indonesia, sehingga harga obat bisa lebih murah dan terjangkau. Karena bahan-bahan obat tradisional itu sangat banyak di Indonesia,” pesannya.

Gubernur Kaltara, Irianto Lambrie mengatakan, untuk tahun depan, pihaknya akan lebih serius dalam mempersiapkan calon-calon mahasiswa ini untuk menghadapi seleksi ITCC. Sebab peminatnya sangat banyak dan persaingan sangat ketat.

Irianto berharap kuota untuk Kaltara tahun depan harus bertambah. “Kita perlu ada pembimbingan khusus. Nanti saya menugaskan kepala dinas pendidikan untuk memonitor program ini dan mengkoordinasikan ke kabupaten kota supaya peminat dari Kaltara bisa lolos seleksi semua,” yakinnya.

Pemprov Kaltara, lanjut Irianto, sangat support terhadap program ITCC Jawa Pos Group ini. Bahkan gubernur mengatakan, pemprov akan menyiapkan anggaran khusus untuk mendukung beasiswa tersebut melalui APBD.

“Misalnya untuk biaya berangkat mereka dari daerah asal ke Surabaya. Termasuk bantuan stimulan untuk uang saku,” tuturnya.

“Saya juga menyampaikan penghargaan secara khusus kepada Pak Dahlan Iskan karena sangat peduli terhadap pendidikan kita,” tambahnya.

Tahun ini, di antara lima kabupaten kota memang didominasi calon mahasiswa dari Kabupaten Nunukan. Menurut Irianto, tidak ada yang dianakemaskan dalam program ITCC. Namun memang murni tes seleksi yang objektif dilakukan oleh ITCC.

Salah seorang calon mahasiswa yang berasal dari Kuala Belawit Kecamatan Krayan, Ongky (19),  merasa bangga bisa mendapatkan beasiswa ini.

Sebagai warga perbatasan Indonesia Malaysia, Ongky bercita-cita setelah lulus dari perkuliahan di jurusan kedokteran nanti, ia bisa kembali ke kampung halamannya dan membantu pemerintah mengisi kekosongan dokter di Krayan.

“Apalagi lulusan dari luar negeri sangat berkualitas. Ini memang sudah cita-cita saya jadi dokter,” kata lelaki lulusan SMA 1 Krayan ini.

Hal yang sama diungkapkan Onita Fitriani (19), calon mahasiswa asal Sebatik. Selama enam tahun, mereka akan menempuh pendidikan kedokteran di Tiongkok melalui beasiswa ITCC. “Saya punya keinginan membangun rumah sakit di perbatasan,” ungkap wanita lulusan SMA 1 Sebatik ini.(ddq/nri)


BACA JUGA

Selasa, 21 Agustus 2018 23:59

H-1 Idul Adha, Harga Daging Tetap Stabil

  TARAKAN -  Menjelang hari raya Idul Adha yang jatuh Rabu (22/8), harga pangan seperti daging…

Selasa, 21 Agustus 2018 23:55

Pedagang Pakaian Sepi Pembeli

  TARAKAN - Jika biasanya saat memasuki perayaan Idul Adha banyak masyarakat yang berbondong-bondong…

Selasa, 21 Agustus 2018 23:55

Pedagang Pakaian Sepi Pembeli

  TARAKAN - Jika biasanya saat memasuki perayaan Idul Adha banyak masyarakat yang berbondong-bondong…

Selasa, 21 Agustus 2018 21:09

Pawai Takbir, Momentum Doakan Korban Gempa di Lombok

TARAKAN - Menyambut Idul Adha 1439 Hijriah, Pemerintah Kota Tarakan akhirnya melepaskan puluhan rombongan…

Selasa, 21 Agustus 2018 16:54

Kuota Angkutan Online Se-Kaltara 191 Unit

TARAKAN- Pengoperasian kendaraan online atau angkutan sewa khusus belum dibuka, kendati diketahui kuota…

Selasa, 21 Agustus 2018 16:12

Optimis PAD Sampai Target

TARAKAN - Meski jumlah Pendapatan Asli Daerah (PAD) saat ini baru mencapai 30 persen, namun pihak pemerintah…

Selasa, 21 Agustus 2018 16:09

Inginkan Wilayah Pesisir Diperhatikan

TARAKAN—Hingga 2018, wilayah RT 2 Kelurahan Karang Anyar Pantai, belum mendapat bantuan perbaikan…

Selasa, 21 Agustus 2018 16:00

Predikat SAKIP Tarakan Masih C

TARAKAN - Predikat Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) yang diperoleh Bumi Paguntaka…

Selasa, 21 Agustus 2018 14:28

Dua Pelaku Penerima Sabu 1 Kg Berhasil Dibekuk di Makassar

  TARAKAN - Polres Tarakan bekerja sama dengan Polda Sulsel, Kamis (16/8) berhasil membekuk dua…

Senin, 20 Agustus 2018 23:59

RASAKAN..!! Kapal Illegal Fishing Ditenggelamkan

TARAKAN – Penenggelaman kapal ikan asing (KIA) yang melakukan illegal fishing digelar serentak…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .