MANAGED BY:
SABTU
23 JUNI
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Jumat, 08 September 2017 09:39
Pedalaman dan Perbatasan Perlu Dibangun Jalan

Bupati: Jarak Batas Malinau ke Perbatasan Itu Sekitar 400 Hingga 500 KM

PERLU AKSES DARAT: Salah satu yang ada di pedalaman dan perbatasan wilayah Kabupaten Malinau yang membutuhkan akses jalan darat. WIDAYAT/RADAR TARAKAN

PROKAL.CO, MALINAU- Kabupaten Malinau memiliki 15 wilayah kecamatan  yang tersebar merata di seluruh wilayah baik di ibu kota, pedalaman hingga daerah perbatasan antara Kabupaten Malinau dengan Sarawak, Malaysia. Hal inilah yang menyebabkan persoalanya mungkin menjadi  berbeda. Kalau terpusat di satu tempat, mungkin tidak terlalu sulit. Tapi ini tersebar di seluruh wilayah kawasan.  Dengan sendirinya, jaringan itu harus tersebar juga.

“Ibarat kata itu, kalau tidak ada disepanjang jalur dan kawasan tidak ada kecamatan, mungkin begitu menjadi persoalan,” tegas Bupati Dr Yansen TP MSi dalam paparan tentang program pembangunan link jalan yang sudah direncanakan pemkab Malinau untuk membuka keterisolasian daerah sampai ke daerah pedalaman dan perbatasan di Malinau, pada pembukaan rapat koodinasi Badan Perencanaan Pembangunan Daerah, Penelitian dan Pengembangan (Bappeda dan Litbang) se-Provinsi Kalimantan Utara di Kabupaten Malinau beberapa hari lalu.

Oleh karena itu, tegas Yansen TP, sekarang ini semua kawasan  yang ada kecamatannya harus dibangun karena semua tersebar luas penduduk di wilayah Kabupaten Malinau ini. baik dari timur ke barat, dari utara ke selatan,  semuanya ada komunitas sehingga perlu dibangun jalan. Kemudian, Kabupaten Malinau memiliki 109 desa yang tersebar di seluruh wilayah di 15 kecamatan ini. “Tidak ada spot-spot yang kosong, tetapi jaringan atau jatak batas antara kota dengan pedalaman dan perbatasan ini cukup jauh,” tuturnya.

Seperti, Bupati mencontohkan, dari Malinau ke daerah perbatasan itu kurang lebih hampir 400 hingga 500 km. Tetapi semua itu melintasi hutan belantara untuk sampai ke daerah perbatasan itu.  kemudian masuk ke bagian utara Kabupaten Malinau juga melintasi perbatasan melalui kecamatan  yang terjauh. Oleh karena itu, mau tidak mau, harus membangun akses jalan untuk menghubungkan seluruh wilayah tersebut. “Kalau dulu ada kata orang, ngapaian bangun jalan panjang-panjang hanya untuk mengurus 4 atau lima desa. Ini menurut saya, merupakan  pandangan yang sangat keliru. Karena itulah Kalimantan utara jadi tertinggal seperti ini,” tegasnya.

Dikatakan Yansen TP, jika dahulu siapapun pemimpinnya berpikir dan dimanapun untuk membangun jalan  maka sudah dipastikan tidak akan tertinggal seperti sekarang ini. oleh karena itu, seluruh Bappeda di 4 kabupaten  dan satu Kota di Kaltara ini untuk berpikir secara luas. “Yakni dimanapun juga penduduk Kalimantan Utara ini harus di bangun,” imbuhnya.

Bupati juga menjelaskan, bahwa di Kabupaten Malinau memiliki 387 RT yang tersebar di 109 desa di 15 wilayah kecamatan.  Saat ini pembangunan Kabupaten Malinau lebih dipertegas dan dipertajam di tingkat RT dengan fokus utamanya.  Sedangkan para program kerja pada masa jabatan periode pertama kepemimpinan Bupati Yansen TP dan Topan Amrullah itu lebih kepada desa melalui gerakan desa membangun (Gerdema).  “Sekarang kami lebih fokus RT ke RT. Jadi, RT-lah asumsi perencanaan pembangunan daerah kami,” ungkapnya.

Bupati menyebutkan,  kecamatan perbatasan ada lima yaitu Bahau Hulu, Pujungan, Kayan Hulu, Kayan Hilir dan Kayan Selatan yang semuanya juga berada di bentang  wilayah perbatasan. ada 30 desa yang membenrang di wilayah garis perbatasan dengan jumlah penduduk sekitar 10 ribu orang dari 5 kecamatan itu. dengan kondisi itu, jika tidak segera dibangun jalan yang menghubungkan antara desa dan kecamatan,  maka dipastikan Bupati Yansen TP tidak akan mengalami perkembangan apapun. “Sampai kapan pun, kita tidak akan bisa mengolah potensi pembangunan yang ada di daerah perbatasan,” ujarnya.

Bupati juga menjelaskan, untuk akses darat ke Serawak, Long Nawang- Tapak Meraga itu sudah terbangun, kemudian dari Desa Apau Ping ke Long Banga juga ada “jalan tikus” sejak zaman dulu. kemudian batas   negara di kecamatan Kayan Hulu dan Kayan Hilir serta Kayan Selatan juga sudah ada. Lalu, ada pusat pertumbuhan kawasan dalam rencana tata ruang wilayah di Long Nawang, Long Ampung, Data Dian dan Pujungan.  “Jadi, ada  empat wilayah kawasan strategis nasional,” sebut Yansen TP.(ida/puu)


BACA JUGA

Jumat, 22 Juni 2018 11:12

Kehadiran Pegawai Mencapai 95 Persen

MALINAU - Tingkat kehadiran pegawai setelah liburan dan cuti bersama menyambut Idul Fitri 1439 Hijriah/2018…

Jumat, 22 Juni 2018 11:01

Hasil Langsung Dilaporkan ke Menpan-RB

MALINAU – Untuk memastikan kehadiran para pegawai di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab)…

Kamis, 21 Juni 2018 14:22

Batas Negara Segera Ditinjau Kembali

RADAR NUNUKAN Batas Negara Segera Ditinjau Kembali NUNUKAN – Garis perbatasan di Kabupaten Nunukan,…

Kamis, 21 Juni 2018 14:09

Dorong Kemampuan Anggota Kelola Koperasi

MALINAU - Dasar dilakukannya pelatihan perkoperasian untuk pengurus dan pengawasn koperasi, tidak lain…

Kamis, 21 Juni 2018 14:04

Semua Harus Tersentuh Pembangunan

  MALINAU – Program pembangunan Gerakan Desa Membangun (Gerdema) yang dilaksanakan oleh Pemerintah…

Kamis, 21 Juni 2018 13:18

Bulan Depan Aco Ludayeh Digelar

MALINAU – Sesuai dengan komitmen Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malinau mejadikan Malinau sebagai…

Kamis, 21 Juni 2018 13:07

Koperasi Harus Didukung SDM yang Profesional

MALINAU - Dasar dilakukannya pelatihan perkoperasian untuk pengurus dan pengawasn koperasi, tidak lain…

Rabu, 20 Juni 2018 11:36

Penyuluh Terapkan Pendekatan Partisipatif

MALINAU - Seorang penyuluh sudah sepantasnya melakukan inovasi dan kreativitas untuk meningkatkan produksi…

Rabu, 20 Juni 2018 11:32

Program RT Bersih Menyadarkan Masyarakat

MALINAU - Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DKPPKB) Malinau menyukuri adanya…

Rabu, 20 Juni 2018 11:22

Jadi Percontohan, Semua Desa Dimampukan

MALINAU – Beberapa waktu lalu, Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara) Dr. H. Irianto Lambrie, MM…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .