MANAGED BY:
RABU
25 APRIL
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Kamis, 07 September 2017 09:48
Satpolair Amankan BBM Ilegal Tanpa Dokumen
TERTANGKAP: DF (nama inisial), nakhoda kapal bermesin 15 PK saat diamankan petugas Satpolair Polres Tarakan, Rabu (6/9). SEPTIAN/RADAR TARAKAN

PROKAL.CO, TARAKAN - Satu unit kapal longboat dengan mesin 15 PK yang mengangkut bahan bakar minyak (BBM) ilegal kembali ditangkap Satuan Polisi Perairan (Satpolair) Polres Tarakan dikawasan perairan Tarakan sekira pukul 19.30 wita, selasa (5/9). Kapal  tersebut diamankan di perairan Tarakan usai berangkat dari pelabuhan di wilayah  Jembatan Besi dengan tujuan Sekatak, Kabupaten Bulungan.

Saat dikonfirmasi, Kapolres Tarakan AKBP Dearystone M.H.R Supit  melalui Paur Subbag Humas Ipda Denny Mardiyanto menjelaskan, kapal longboat tersebut, yang berbobot 5 Gross Ton(GT). Kapal tersebut mengangkut BBM ilegal, yakni jenis premium seberat 4 Ton.

 “Jadi, kapal ini ditangkap setelah petugas melakukan patroli rutin dan menemukan kapal yang mencurigakan dengan muatan 18 drum berwarna biru. Setelah anggota mendekat dan memeriksa ternyata membawa BBM ilegal berjenis premium (bensin)," ungkapnya saat ditemui Radar Tarakan,  Rabu (6/9).

Lebih lanjut, pria yang akrab disapa Denny, kapal tersebut diamankan petugas karena tidak memiliki dokumen lengkap. Kapal  berbendera Indonesia ini dinakhodai pria yang berinisial DF (39) yang juga diketahui warga Sekatak. "Jadi saat ini kapal beserta barang bukti dan nakhoda sudah diamankan pihak Satpolair Polres Tarakan guna dilakukan penyelidikan," bebernya.

Berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, ujar Ipda Denny tidak memiliki dokumen-dokumen resmi. Dalam arti tidak ada surat persetujuan rencana pengoperasian kapal. “Bukan hanya itu, surat keterangan perubahan kapal dari kapal ikan menjadi kapal pengangkut BBM tidak ada,'' tegas Ipda Denny.

Usai dilakukan penangkapan juga DF senpat mengaku, bahwa dirinya membawa BBM tersebut ke Sekatak Kabupaten Bulungan guna dijual kembali kepada masyarakat Sekatak. "Jadi dia membeli bensin itu di Agen Premium Minyak dan Solar (APMS) di Kota Tarakan,  kemudian menjualnya kembali ke para nelayan secara eceran," lanjutnya.

Demi mempertanggungjawabkan hasil perbuatannya, DF akan dikenakam Pasal 53b junto pasal 23 ayat 2 huruf b tentang minyak gas dan bumi. "DF sudah kami amankan di Satpolair dan dikenakan ancaman hukuman pidana maksimal 4 tahun," pungkas Ipda Denny.(*/sep)


BACA JUGA

Rabu, 25 April 2018 12:10
Terkait 2.900 Ton Beras Vietnam via Sebatik

NAH KAN..!! Kemendag Sebut Selundupan

JAKARTA – Direktur Jenderal (Dirjen) Perdagangan Luar Negeri pada Kementerian Perdagangan Oke Nurwan…

Rabu, 25 April 2018 11:59

AH PAYAH..!! Angka Kemiskinan Meningkat

TARAKAN - Populasi penduduk di Kaltara sedang mengalami pertumbuhan masif. Baru-baru ini Badan Pusat…

Rabu, 25 April 2018 11:57

Tak Sabar Ingin Bertemu dengan Pelajar Papua Barat

Indonesia Student & Youth Forum (ISYF) kembali menggelar Forum Pelajar Indonesia ke-10 (FOR X) dengan…

Rabu, 25 April 2018 11:55

GAWAT BAH..!! Penderita TBC Terus Bertambah

MESKI tidak menjadi kasus terbesar di Kalimantan Utara, namun penularan penyakit tuberkulosis (TBC)…

Rabu, 25 April 2018 11:53

Pusaka Tegaskan Tidak Ikut Aksi Penolakan FPI

ORGANISASI masyarakat (ormas) Pusaka Tarakan menegaskan tidak ikut ambil bagian dalam aksi damai penolakan…

Rabu, 25 April 2018 11:48

Antre Cetak E-KTP, Jaringan Malah Lelet

TARAKAN - Antrean panjang terjadi di Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Tarakan dikarenakan…

Rabu, 25 April 2018 11:41

AC RSUD Bocor-Bocor Tak Kunjung Diperbaiki

TARAKAN - Penanganan plafon yang bocor di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tarakan belum juga terealisasi.…

Rabu, 25 April 2018 11:32

Anggaran Menipis, Dishub Terpaksa Mengutang

TARAKAN - Traffic light yang berada di simpang Ladang, Pamusian, Tarakan Tengah, sudah dua hari tidak…

Rabu, 25 April 2018 11:30

Trayek Harus Dikurangi

TARAKAN - Bus rapid transit (BRT) yang telah beroperasi di Tarakan sejak 2017 lalu, memang masih harus…

Rabu, 25 April 2018 11:28

2022 Tak Terima Uang Tunai

Tarakan- Direncanakan bulan April ini, Gerbang Pembayaran Nasional (GPN) mulai diimplementasikan secara…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .