MANAGED BY:
KAMIS
21 SEPTEMBER
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV

RADAR KALTARA

Rabu, 06 September 2017 09:15
Tahun Ini Proses Perkuliahan Dipilih Sendiri
SIAP BELAJAR: 56 calon mahasiswa dari Kaltara akan hadiri pelepasan di Graha Pena Jawa Pos Surabaya, Jumat 8 September. Foto: Ist

PROKAL.CO, TARAKAN – Program Indonesia Tionghoa Culture Center (ITCC) memang fokus pada dunia pendidikan khususnya anak-anak perbatasan. Tahun ini beruntung 56 calon mahasiswa dari Kaltara diberikan kesempatan untuk memilih sendiri jenjang kuliah yang mereka minati.

Hal ini diungkapkan, Perwakilan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nunukan, M. Gozali, program kuliah ke Cina ini merupakan hasil kerja sama antara Politeknik Negeri Nunukan dengan Indonesia Tionghoa Culutre Centere (ITCC) di bawah pembina Dahlan Iskan pendiri Jawa Pos Group yang sudah terjalin sejak 2015.

“Tahun ini berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, kali ini kita sediakan tiga jenjang pendidikan yang bisa dipilih langsung oleh calon mahasiswa yang ke Tiongkok,” tutur Gozali sapaan akrabnya, kepada Radar Tarakan.

Lebih lanjut Gozali menjelaskan, tujuan dasar dari program ini adalah untuk mengangkat harkat dan  martabat anak-anak perbatasan agar mereka memiliki kesempatan dan masa depan yang sama dengan anak-anak di kota-kota lainnya.

“Dengan adanya program ini kami harap bisa mewujudkan mimpi anak-anak perbatasan,” Ucap Gozali.

Sebelum berangkat ke Tiongkok, 56 calon mahasiswa dari Kaltara saat ini sedang mengikuti bimbingan di Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan (LPMP) di Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan untuk mengikuti training dan diklat bahasa Mandarin sejak beberapa bulan lalu.

“Semua wajib ikuti training ini terlebih dulu,” jelas Gozali.

Setelah selesai mendapatkan pembekalan, 56 calon mahasiswa asal Kaltara akan bergabung dengan seluruh peserta yang kurang lebih berkisar 350 calon mahasiswa akan dikumpulkan pekan ini di Surabaya untuk mengikuti acara pelepasan di Graha Pena Jawa Pos Surabaya.

Rencananya akan dihadiri langsung oleh pendiri ITCC Jawa Pos yakni Dahlan Iskan, Presiden Republik Indonesia yang kelima Megawati Soekarno Putri dan istri dari Alm Presiden Abdurrahman Wahid, Siti Nurayah Wahid.

Sementara itu, Koordinator International ITCC, Andre Soe yang dihubungi melalui telpon menjelaskan, sejauh ini ITCC telah bekerja sama dengan delapan Universitas ternama di China, seperti Yangtze University, Hubei University of Science & Technology, Hubei Polytechnic University, Changsha Medical University, dan kampus ternama lainnya. Hampir semua jurusan yang diidam-idamkan pemuda di Indonesia hingga yang tak terbesit dibenak pun ada di sana.

“Selain kedokteran, ada jurusan perminyakan, ilmu kereta api, perkapalan, ekonomi, peternakan, dokter hewan, pertumbuhan, farmasi, dan semuanya itu gratis all free, dari biaya kuliah dan juga asrama,” ucap Andre

Untuk persyaratan, kata Andre, bagi pelajar yang berkeinginan sama seperti 56 anak Kaltara yang akan berangkat tahun ini, untuk menimba ilmu dengan biaya murah bahkan gratis di Tiongkok tidaklah sulit. Pertama yang pastinya harus sudah lulus SMA atau sederajat, memiliki passport, berprestasi dan tidak tidak mesti pintar yang penting memiliki niat untuk belajar.

Namun, khusus untuk kedokteran nilai minimum pelajaran Biologi dari semester 1 hingga 5 memilki nilai rata-rata 7,8. Dan tentunya mencapai nilai 400 dalam Test of English as a Foreign Language (TOEFL).  

“Kami butuh 400 TOEFL, itu juga hanya diminta saat mau berangkat ke Cina. Kami juga akan bantu kerna ada training-nya juga di Surabaya. Jadi 5 sampai 6 bulan sebelum berangkat kami training untuk tingkatkan score, dan itu pasti bisa,” kata Andre.

Andre mengungkapkan, ITCC juga tidak melakukan seleksi secara pribadi. Jika persyaratan telah dipenuhi, pelajar hanya perlu mengirimkan file ke ITCC melalui email. Ia berharap, progam beasiswa ITCC dapat meningkatkan semangat pelajar untuk belajar. 

“Kami tidak mempersulit hanya kami tentukan siapa cepat dia dapat. cepat kirim data secara online, dia dapat.  Tidak ada seleksi,” ucap Andre. (*/him/nri)


BACA JUGA

Rabu, 20 September 2017 10:58

Harus Ada Pengecualian untuk DOB Kaltara

JAKARTA – Kebijakan pemerintah yang menunda pembentukan daerah otonomi baru (DOB) di tahun 2017…

Rabu, 20 September 2017 10:53

Hampir Tiap Hari Listrik Padam

TARAKAN – Kestabilan listrik di Tarakan nampaknya akan terus bergantung pada gas. Sebab, saat…

Rabu, 20 September 2017 10:50

Tak Terapkan HET, Pedagang Akan Disanksi

TARAKAN – Pengaturan Harga Eceran Tertinggi (HET) beras di Indonesia terlah diberlakukan, tak…

Rabu, 20 September 2017 10:47

Bibir Membiru Diredakan Hanya dengan Air Hangat

Jika dilihat sekilas, Atika Zahra Ratifa tampak seperti bayi sehat pada umumnya. Namun, siapa sangka…

Rabu, 20 September 2017 10:41

Warga KTT Terhipnotis Penampilan The Angelz

TANA TIDUNG – Tak hanya penyanyi-penyanyi dangdut dan melayu saja yang meramaikan pesta rakyat…

Rabu, 20 September 2017 10:38

APBD-P Belum Dibahas, Masih Menunggu Provinsi

TARAKAN - Pembahasan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Perubahan (APBDP) oleh Tim Anggaran Pemerintah…

Rabu, 20 September 2017 10:35

PJU Kurang, Anggaran Pengadaan Menipis

TARAKAN – Penerangan jalan umum (PJU) di Bumi Paguntaka masih terbilang minim, termasuk di daerah…

Rabu, 20 September 2017 10:33

Tigor Menolak Jika Jadi Wakil

TARAKAN – Keputusan DPP Golkar yang merekomendasikan Badrun untuk diusung pada pilwali tahun depan,…

Rabu, 20 September 2017 10:31

Dua Mucikari Diringkus Tim Polda

TARAKAN – Maraknya karaoke dewasa yang tersebar di beberapa titik di Tarakan akhirnya menjadi…

Rabu, 20 September 2017 04:15

Api 'Mengamuk", Bakar Sejumlah Kios di Pasar Gusher

TARAKAN - Insiden nahas mewarnai pertengahan September. Sekitar pukul 01.00 dini hari, warga dihebohkan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .