MANAGED BY:
MINGGU
17 DESEMBER
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV

RADAR KALTARA

Senin, 04 September 2017 13:55
Sidang Tipikor Kayan Satu Sempat Gaduh

PH Minta Dikonfrontir Ulang, Hakim Setuju

BERPROSES: Aktivitas bongkar muat di Pelabuhan Kayan I Tanjung Selor saat ini tampak lancar. Sebelumnya sempat terjadi tipikor pada pungutan retribusi di pelabuhan itu. RADAR KALTARA

PROKAL.CO, TANJUNG SELOR – Sidang kelima perkara dugaan tindak pidana korupsi (tipikor) tambat bongkar muat Pelabuhan Kayan I Tanjung Selor di Pengadilan Negeri (PN) Tipikor Samarinda, Senin (28/8) lalu sempat gaduh.

Sebab, majelis hakim sempat marah karena pertanyaan Fransisco, Penasihat Hukum (PH) terdakwa S kepada para saksi yang dikonfrontasikan atau mempertemukan langsung saksi di kursi persidangan dinilai menghina pengadilan.

Hal itu diakaui Fransisco, yang menurutnya dalam kesempatan itu dirinya memang terlalu semangat sehingga melontarkan pertanyaan kepada para saksi yang dikonfrontir lebih kepada siapa saja yang terlibat dalam kasus tersebut.

“Tapi tidak masalah, kemarahan hakim itu menurut saya profesional. Pastinya saya tetap mempertahankan argumen saya, sebab menurut saya keterangan saksi pelapor itu bohong,” tegasnya kepada Radar Kaltara saat dikonfirmasi melalui sambungan selulernya, Minggu (3/9).

Dijelaskannya, sejauh ini dari 23 saksi yang dihadirkan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri Bulungan di persidangan, hanya satu yang memberatkan terdakwa yakni salah seorang petugas pungut berinisial FR yang dikonfrontirkan pada sidang itu.

“Sementara 22 saksi lain mengarah ke FR ini,” sebutnya.

Maka dari itu, lanjutnya, persidangan berikutnya yang akan digelar hari ini, Senin (4/9) tiga saksi tersebut bakal dikonfrontir ulang. Bahkan dalam sidang itu akan dihadirkan saksi tambahan yakni bendahara dan kabid terkait di Dishub Bulungan pada saat itu.

“Konfrontir ulang itu permintaan kami dari pengacara, dan disetujui oleh hakim. Nah, ini tujuannya untuk menguatkan dugaan keterlibatan FR dalam kasus yang merugikan negara senilai Rp 282 juta itu,” jelasnya.

Pastinya, berdasarkan fakta di persidangan sementara ini Fransisco meyakini besar kemungkinan adanya tambahan tersangka baru yang menurutnya adalah FR yang sementara ini ditetapkan sebagai saksi kunci oleh jaksa pada perkara yang terungkap pada tahun 2014 itu.

Bahkan keyakinannya bahwa FR bakal terlibat dalam kasus itu sudah 100 persen. Karena dirinya yakin bahwa tidak ada satupun kasus korupsi yang hanya melibatkan tersangka tunggal, pasti akan ada keterlibatan pihak lain di dalamnya.

“Kalaupun klien saya ini kena, menurut saya itu tipis. Tapi yang lebih banyak menggunakan dana retribusi ini adalah FR,” jelasnya.

Dengan begitu, jika dugaan yang disangkakan kepada FR itu terbukti, maka pihaknya berharap jaksa dapat lebih objektif untuk menariknya sebagai tersangka berikutnya untuk diproses sebagai mana mestinya. (iwk/ana)


BACA JUGA

Sabtu, 16 Desember 2017 07:59

Kapolri Butuh 500 Rumah untuk Polda

TANJUNG SELOR – Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian memastikan eks gedung DPRD Kabupaten Bulungan…

Sabtu, 16 Desember 2017 07:57

Dua Alternatif untuk Perumahan Polda

MENYIKAPI permintaan perumahan Polda Kaltara, Gubernur Kaltara H. Irianto Lambrie menyiapkan dua alternatif…

Sabtu, 16 Desember 2017 07:55

Usulan 28 BTS Belum Direspons Pusat

TANJUNG SELOR – Usulan Dinas Komunikasi dan Informasi (Diskominfo) Bulungan agar 28 Base Transceiver…

Sabtu, 16 Desember 2017 07:52

Bupati: Bukan Tak Peduli, tapi Moratorium

TANJUNG SELOR – Meski sangat mendukung pembentukan Daerah Otonomi Baru (DOB) Kota Tanjung Selor,…

Jumat, 15 Desember 2017 11:34

2018, DOB Hanya Jalan di Tempat

TANJUNG SELOR – Rencana percepatan pembentukan Daerah Otonomi Baru (DOB) Kota Tanjung Selor dipastikan…

Jumat, 15 Desember 2017 11:32

Pedagang Mamin Kedaluwarsa Hanya Ditegur

TANJUNG SELOR – Pengawasan produk makanan dan minuman (mamin) kedaluwarsa dilakukan Polres bersama…

Jumat, 15 Desember 2017 11:30

Peminat Daging Beku Minim

TANJUNG SELOR – Upaya pemerintah untuk menurunkan harga daging segar dengan mengimpor daging beku…

Jumat, 15 Desember 2017 11:27

Pemkab Akan Bentuk Tim Inventarisir

TANJUNG SELOR - Bupati Bulungan H.Sudjati akan mengambil strategi agar upaya revisi Peraturan Daerah…

Jumat, 15 Desember 2017 11:23

Bulungan Jadi Sampel Survei Indeks Kerukunan

TANJUNG SELOR – Kementerian Agama (Kemenag) RI menjadikan Kabupaten Bulungan sebagai sampel survei…

Kamis, 14 Desember 2017 13:28

Hanya 424 Orang Dinyatakan Lulus

TANJUNG SELOR – Setelah melewati proses yang cukup panjang, akhirnya hasil seleksi calon pegawai…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .