MANAGED BY:
SABTU
23 SEPTEMBER
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV

KULINER

Sabtu, 02 September 2017 11:07
Sajian Menu Istimewa di Hari Raya Idul Adha

Resep: Karyam Spesial dan Langka

FOTO AYU LYSNA/ RADAR TARAKAN

PROKAL.CO, Merayakan hari raya Idul Adha, sebagian masyarakat Indonesia yang beragama muslim akan melakukan penyembelihan hewan kurban. Umumnya hewan seperti sapi dan kambing akan menjadi pilihan.

Sama dengan peringatan lebaran lainnya, selalu ada keramah-tamahan silahturahmi yang terkandung di dalamnya. Hal ini terlihat dari penyediaan makanan dan minuman dengan berbagai ragam yang tersaji di rumah.

Terdiri dari berbagai macam suku dan kebudayaan yang beragam, sepertinya di berbagai daerah tak pernah kehabisan menu. Dengan perbedaan bahan dan bumbu rempah yang digunakan serta cara penyajiannya, setiap masakan memiliki dasar resep turun temurun yang menjadi istimewa.

Seperti yang disajikan keluarga Andryanti, warga Jalan P. Aji Iskandar tepatnya Kelurahan Juata Kerikil. Ia mengatakan kepada tim Kuliner Radar Tarakan, bahwa setiap tahunnya merayakan lebaran Idul Adha. Mempersiapkan berbagai menu makanan seperti buras, langka, tumbuk, opor ayam dan masih banyak lagi, ia mengolahnya sehari sebelum perayaan.

"Untuk menu kami selalu ingin menyajikan menu yang istimewa berbeda dari hari biasanya," ungkapnya, kemarin (1/9).

Hampir tak ada perbedaan antara menu resep masakannya dari tahun ke tahun. Ia menuturkan bahwa, berbagai sajian pastinya selalu bernuansa tradisional. "Pastinya ada menu olahan yang berbahan dasar daging. Biasanya saya memilih sapi dan ayam lalu mengolahnya," bebernya.

Keseharian wanita yang bekerja sebagai pengajar pendidik di salah satu sekolah PAUD itu menjelaskan, aneka olahan daging tersebut sering kali sajiannya di masak dengan campuran santan kelapa. Tak jarang, menu berkuah akan menjadi pilihan.

"Memang lebih menyajikan aneka hidangan kuah, tapi banyak juga menu daging yang di bakar ataupun di tumis,  misalnya oseng merica daging ayam, " aku Andryanti.

"Tak ada kewajiban untuk menyajikan menu yang sama setiap orang yang merayakannya," tambahnya.

Berkaitan dengan resep masakan dan pengembangan akulturasi dari resep yang sudah ada, menurut wanita berusia 26 tahun ini, setiap wilayah pasti memiliki sajian andalannya meski berbahan dasar daging yang sama. Karena terdapat kekhasan hidangan yang berbeda pula.

"Tergantung ingin mengolah yang mana. Karena, semua menu yang diolah akan di sesuaikan dengan selera," pungkas wanita berhijab itu. (ays/zia)

Karyam Spesial

BAHAN:

  • 1 kilogram daging ayam, potong sesuai selera.
  • 200 cc santan kelapa.
  • 1 gelas air.
  • 1 lembar daun salam
  • 2 batang serai, digeprek.
  • Garam secukupnya.
  • Penyedap rasa secukupnya.
  • Gula pasir secukupnya.
  • 1 sendok makan minyak (untuk menumis).

BUMBU HALUS

  • 3 butir bawang merah.
  • 2 siung bawang putih.
  • 5 butir kemiri, digoreng.
  • 1 sendok teh ketumbar.
  • ½ sendok teh pala.
  • 3 centimeter lengkuas.
  • 2 centimeter kunyit.
  • 3 centimeter jahe.

CARA MEMBUAT:

  1. Pertama-tama, daging ayam dibersihkan lalu rebus sebentar, sisihkan.
  2. Tumis bumbu halus hingga harum, masukkan santan dan air lalu aduk-aduk.
  3. Tambahkan garam, gula dan penyedap secukupnya lalu masukkan daun salam dan serai.
  4. Masukkan daging ayam yang sudah direbus, aduk lagi hingga ayam matang dan empuk.
  5. Angkat dan siap disajikan. (ays)

    LANGKA

    BAHAN

     

    • 1 liter beras ketan.
    • 1 liter santan kelapa.
    • Garam secukupnya.
    • Daun pisang secukupnya.

     

    CARA MEMBUAT:

     

    1. Cuci bersih beras ketan, setelah itu rendam di air bersih dalam waktu 15 menit.

    2. Kemudian dikukus hingga setengah matang.

    3. Lalu siramkan di atasnya santan kelapa dan garam, aduk merata.

    4. Kecilkan api, diamkan selama 5 menit, angkat.

    5. Siapkan daun pisang muda dan pengikat tali rapia.

    6. Setelah adonan agak dingin, bentuk sesuai selera.

    7. Bungkus dengan daun pisang, lalu ikat menggunakan tali rapia.

    8. Rebus selama 3 jam. Angkat. Siap dihidangkan. (ays/zia)


BACA JUGA

Sabtu, 19 Agustus 2017 10:45

Jangan Monoton Sajikan Makan Siang

KETIKAterlalu sibuk dan lebih memilih untuk tidak sarapan, makan sianglah yang bisa melepaskan rasa…

Sabtu, 19 Agustus 2017 10:41

Sambal Turu

  BAHAN: 10 buah cabai merah keriting. 3 buah cabai rawit. 2 siung bawang putih. 3 butir bawang…

Selasa, 15 Agustus 2017 11:39

Suguhkan Puding Susu yang Bergizi Tinggi

MEMILIKI sang buah hati yang masih dalam usia pertumbuhan, tentunya para ibu yang ada di rumah harus…

Senin, 14 Agustus 2017 11:05

Pizza Sehat Ala Rumahan

MUNGKIN kita semua sudah tak asing lagi dengan makanan yang bernama pizza. Makanan yang biasa disebut…

Selasa, 18 Juli 2017 10:13

Kudapan Tradisional di Era Modern

PUTU Pesse, kue nusantara bercita rasa khas tradisional Indonesia. Terbuat dari tepung beras ketan yang…

Sabtu, 15 Juli 2017 10:21

Selalu Ada Cara Mudah, Olah Es Krim Sendiri

SIAPA yang belum mengenal sajian dessert dingin seperti es krim? Sensasi nikmatnya cukup menggoda karena…

Sabtu, 08 Juli 2017 10:01

Nikmatnya Cicipi Sambal Dayak

SAMBAL memiliki cita rasa yang pedas, disajikan untuk menambah cita rasa dan selera makan. Bahan utama…

Sabtu, 08 Juli 2017 09:58

Sambal Kepiting

  BAHAN: ½ ons daging kepiting. 3 kilogram cabai rawit dayak. ½ kilogram bawang merah.…

Sabtu, 08 Juli 2017 09:57

Sambal Ikan Asin Pepija

  BAHAN: ¼ ons ikan asin pepija. 3 kilogram cabai rawit dayak. ½ kilogram bawang…

Sabtu, 08 Juli 2017 09:52

Sambal Ebi

  BAHAN: 3 kilogram cabai rawit dayak. ¼ ons ebi. ½ kilogram bawang merah. 3 ons…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .