MANAGED BY:
SABTU
23 SEPTEMBER
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV

RADAR KALTARA

Kamis, 31 Agustus 2017 10:44
Perdagangan Masyarakat Perbatasan Harus Legal

Pemprov Bentuk Tim Pengawasan di Lintas Batas Negara

PEMBENTUKAN TIM: Kasatpol PP Kaltara Datu Balam memimpin rapat koordinasi sekaligus pembentukkan Tim Pengawasan di Lintas Batas Negara, di Kabupaten Nunukan. SATPOL PP KALTARA UNTUK RADAR KALTARA

PROKAL.CO, TANJUNG SELOR – Pemerintah Provinsi Kaltara terus berupaya agar perdagangan lintas negara Indonesia-Malaysia yang kerap dijumpai di daerah berbatas menjadi perdagangan legal dengan memiliki izin resmi dari pemerintah.

Karena itu, belum lama ini Gubernur Kaltara H. Irianto Lambrie mengeluarkan Surat Keputusan tentang Tim Pengawasan di Lintas Batas Negara  Tahun 2017. Tim yag yang dikoordinir Satpol PP Provinsi Kaltara dengan anggota Bea Cukai, Imigrasi, TNI/Polri, dan Disperindagkop baik provinsi maupun kabupaten ini sudah mulai bekerja, dengan langkah awal melakukan pengawasan sekaligus sosialisasi ke agen dan pedagang di Kabupaten Nunukan baru-baru ini.

Kepala Satpol PP Provinsi Kaltara Datu Balam mengatakan, sebagian besar pedagang di Nunukan menjual produk asal negara Malaysia, sehingga tak terelakkan lagi masyarakatpun banyak mengkonsumsi produk negara tentangga itu.

“Cuma yang menjadi masalah, perdagangan yang dilakukan pelaku usaha selama itu sudah sesuai regulasi atau belum,” ungkapnya kepada Radar Kaltara kemarin (30/8).

Karena itu, tim melakukan pengawasan langsung ke agen dan pemilik toko. Ada enam lokasi yang disambangi tim, di antaranya Pasar Inhutani, Jembatan Bongkok, Pasir Putih.

“Dari enam lokasi pusat keramaian yang kami kunjungi, sebagian besar pedagangnya tidak memiliki izin untuk mendatangkan produk Malaysia, bahkan ada yang dari Thailand,” ungkapnya.

Sebenarnya, kata Datu Balam, para pedagang bersedia mengurus izin ke pemerintah, hanya saja selama ini pedagang tak tahu harus ke mana.

“Kalau mereka mengikuti regulasi, bisa mendatangkan sumber pendapatan daerah (PAD) bagi Nunukan,” sebutnya.

Di Kabupaten Nunukan sendiri, kata dia, sudah ada peraturan daerah yang mengatur soal perdagangan lintas batas, hanya saja belum berjalan maksimal.

“Kami melakukan pengawasan ini juga untuk mengindetifikasi masalah yang ada,” ungkapnya.

Setelah itu, sambung dia, hasil identifikasi ini akan dilaporkan ke Gubernur Kaltara untuk ditindak lanjuti.

Namun sebelum dilaporkan, semua permasalahan akan dikompilasi baik yang ada di Nunukan maupun Malinau, sekaligus masukan dari instansi terkait dengan upaya melegalkan usaha perdagangan masyarakat perbatasan yang sudah berlangsung puluhan tahun.

“Apa yang dimau Imigrasi, Bea Cukai, TNI/Polri  dan Disperindagkop,”  bebernya.

Selain di Kecamatan Nunukan, tim juga akan melakukan pengidentifikasi masalah perdagangan lintas negara di Sebatik. Ada dua pusat lintas perdagangan Indonesia-Malaysia di Sebatik yang harus disambangi. Yakni, Seimenggaris dan Sungai Nyamuk.

“Ke Malinau juga nanti, cuma tidak di perbatasan yang kami kunjungi, tapi di pusatnya saja,” ungkapnya.

Program ini baru kali pertama dilaksanakan. Meski masih ada kendala terutama soal anggaran, tapi tetap bisa dimaksimalkan.Terlebih ada dukungan dari Kecamatan Nunukan sebagai pemilik wilayah.

“Karena kita ingin para pedagang bisa berjualan dengan tenang, karena punya legalitas,” tuturnya.

Tidak hanya itu, Satpol PP Nunukan bisa mengangkatnya menjadi perda, sehingga bisa menjadi sumber PAD.

Datu Balam menambahkan, dalam pengawasan ini pihak tak melakukan penertiban tapi berupaya memfasilitasi pelaku usaha agar berdagang secara legal.

“Makanya dalam tim ini, masing-masing instansi punya tugas sendiri, yang nantinya dikompilasi untuk dilaporkan ke gubernur,” pungkasnya.(ana)


BACA JUGA

Jumat, 22 September 2017 11:47

Asisten I Berang, Peserta CPNS Tak Tertib

TANJUNG SELOR – Proses antrean untuk mendapatkan nomor antre verifikasi berkas CPNS di lingkungan…

Jumat, 22 September 2017 11:44

Lima Calon Peserta Pingsan

PADATNYA masyarakat yang ingin mendapatkan nomor antrean menyerahkan berkas, membuat lima calon peserta…

Jumat, 22 September 2017 11:35

Omzet Pedagang Keliling Naik 100 Persen

MOMEN penyerahan berkas calon peserta seleksi PNS di lingkungan Pemprov Kaltara sejak 11-25 September…

Jumat, 22 September 2017 10:59

Hindari Razia, Pengendara Matic Nekat Lawan Arus

TARAKAN – Dalam razia yang dilaksanakan di Mako Polres Tarakan, Rabu (20/9) sekira pukul 14.30…

Jumat, 22 September 2017 10:51

Antrean Verifikasi Berkas CPNS Dikeluhkan

TANJUNG SELOR – Pendaftar seleksi CPNS di lingkungan Pemprov Kaltara yang mengantre untuk mendapatkan…

Jumat, 22 September 2017 10:48

Dishub Godok Perda Angkutan Perusahaan

DINAS Perhubungan Kaltara saat ini sedang menunggu persetujuan dari DPRD Kaltara terkait usulan Peraturan…

Jumat, 22 September 2017 10:44

Hanya Dua Malam Dirawat, Adelia Tutup Usia

Innalillahi Wainnalilahi Rojiun. Dan segala sesuatu yang bernyawa telah Allah tetapkan batas waktunya,…

Jumat, 22 September 2017 10:43

Dua Warga Terindikasi Positif Kaki Gajah

TANJUNG SELOR – Dari 140 warga Desa Salimbatu, Kecamatan Tanjung Palas Tengah yang menjalani tes…

Kamis, 21 September 2017 14:14

Rela Berdesak-desakan, Pendaftar CPNS asal Tarakan Ini Pingsan

TANJUNG SELOR - Berbagai upaya terus dilakukan para calon peserta seleksi CPNS di lingkup Pemprov Kaltara…

Kamis, 21 September 2017 10:55

Wow...18 Ribu Peserta Ikut  Ramaikan Pawai 1 Muharam

TANJUNG SELOR - Sekitar 18 ribu peserta, mulai pelajar, ormas Islam hingga pengurus masjid di Tanjung…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .