MANAGED BY:
SENIN
10 DESEMBER
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Kamis, 31 Agustus 2017 10:38
Puluhan WNI Kembali Dipulangkan Paksa ke Tanah Air
DITAMPUNG: Puluhan WNI yang dideportasi ditampung di Rusunawa dan dilakukan pendataan untuk selanjutnya dipulangkan ke daerah asalnya atau kembali bekerja di Malaysia. ASRULLAH/RADAR NUNUKAN

PROKAL.CO, NUNUKAN – Akibat tak memiliki dokumen resmi selama berada di Malaysia. Puluhan Warga Negara Indonesia (WNI) kembali dideportasi Malaysia. Sebanyak 56 orang yang terdiri dari 44 orang laki-laki, 11 orang perempuan dan satu anak laki-laki dipulangkan paksa ke tanah air melalui Pelabuhan Tawau ke Tunon Taka Nunukan, Selasa (29/8) petang.

Mustari (27) salah seorang deportan yang ditemui pewarta harian ini mengatakan, ia telah ditahan sekira empat bulan lamanya di Pusat Tahanan Sementara (PTS) Tawau. Selama di Sabah ia bekerja di perusahaan kelapa sawit di Sandakan sejak 2011 lalu.

“Sudah lama kerja di Sabah. Ini pertama kali ditangkap aparat Malaysia,” ujarnya kepada Radar Nunukan saat ditemui di Rusunawa sebagai tempat penampungan deportan, Rabu (30/8).

Lanjutnya, ia ditahan lantaran tidak memperjang izin tinggal. Dikarenakan, daftar tunggu yang diberikan untuk memperpanjang paspor miliknya cukup lama, sehingga over stay. Pria yang tinggal di Kecamatan Nunukan Selatan ini mengungkapkan, jumlah WNI yang berada di PTS Tawau sekira seribu orang.

Selain itu, ia juga mengaku untuk kembali ke tanah air harus membayar tiket kapal dari Tawau menuju Nunukan. “Ada kawan sudah enam kali masuk daftar pemulangan harus ditunda, karena tidak ada uang untuk bayar tiket sebesar RM 90,” tambahnya.

Sementara, Kepala Tempat Pemeriksaan Imigrasi (TPI) Pelabuhan Tunon Taka Nunukan, Nasution mengatakan, deportasi kali ini masih dengan persoalan yang sama. Rata-rata WNI yang dipulangkan tersandung kasus dokumen keimigrasian.

Ia juga mengungkapkan, selama Agustus setidaknya 403 WNI sudah dideportasi dari Malaysia. Terdiri 280 laki-laki dan 123 perempuan. Jumlah tersebut lebih banyak dibanding pada Juli lalu yang hanya 152 orang yang terdiri dari 112 laki-laki dan 40 perempuan.

“Jika dilihat selama sebulan terakhir, masih kasus yang sama terkait dokumen. Dan tentunya masih didominasi kasus dokumen jika dibandingkan jumlah deportasi yang dipulangkan,” pungkasnya.

Saat dilakukan pendataan, diketahui sebanyak tujuh orang yang ingin pulang ke kampung halamannya. Sedangkan, yang ingin bertahan di Nunukan untuk mencari kerja sebanyak 23 orang. Serta, yang ingin kembali ke negeri jiran untuk bekerja sebanyak 26 orang. (akz/eza)


BACA JUGA

Jumat, 07 Desember 2018 11:59

Usul Mutasi Minimal 10 Tahun

NUNUKAN – Peserta seleksi yang sudah dinyatakan lulus wajib membuat…

Jumat, 07 Desember 2018 11:59

Izin Usaha Terbentur Andalalin

NUNUKAN – Akibat tak memiliki analisis dampak lalu lintas (Andalalin),…

Jumat, 07 Desember 2018 11:54

Kali Kedua Mangkir dari Panggilan

NUNUKAN - Seorang Apatatur Sipil Negara (ASN) yang telah dilaporkan…

Jumat, 07 Desember 2018 11:53

Petani Butuh Tambahan Angkutan

NUNUKAN – Produksi rumput laut semakin berlimpah, namun tak sebanding…

Jumat, 07 Desember 2018 11:52

Fasilitasi Warga Lengkapi Dokumen

NUNUKAN – Agar warga Desa Balansiku tertib administrasi dan meningkatkan…

Jumat, 07 Desember 2018 11:47

Kendaraan Pelat Merah Terlibat Kecelakaan Maut

NUNUKAN – Dua kendaraan bermotor terlibat kecelakaan maut di Jalan…

Jumat, 07 Desember 2018 11:45

Demi Berfoya-foya, Pria Nekat Curi Tas

NUNUKAN – Pria paruh baya nekat melakukan aksi pencurian di…

Kamis, 06 Desember 2018 12:58

Pekan Depan, SKB Digelar

NUNUKAN – Tahapan seleksi calon pegawai negeri sipil (CPNS) 2018…

Kamis, 06 Desember 2018 12:57

Perkara Narkotika Meningkat

NUNUKAN – Periode Januari hingga November, Kejaksaan Negeri (Kejari) Nunukan…

Kamis, 06 Desember 2018 12:55

Minim Penarikan Pajak Restoran

NUNUKAN – Pajak restoran 10 persen yang dibebankan ke konsumen…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .