MANAGED BY:
JUMAT
20 JULI
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Kamis, 31 Agustus 2017 10:38
Puluhan WNI Kembali Dipulangkan Paksa ke Tanah Air
DITAMPUNG: Puluhan WNI yang dideportasi ditampung di Rusunawa dan dilakukan pendataan untuk selanjutnya dipulangkan ke daerah asalnya atau kembali bekerja di Malaysia. ASRULLAH/RADAR NUNUKAN

PROKAL.CO, NUNUKAN – Akibat tak memiliki dokumen resmi selama berada di Malaysia. Puluhan Warga Negara Indonesia (WNI) kembali dideportasi Malaysia. Sebanyak 56 orang yang terdiri dari 44 orang laki-laki, 11 orang perempuan dan satu anak laki-laki dipulangkan paksa ke tanah air melalui Pelabuhan Tawau ke Tunon Taka Nunukan, Selasa (29/8) petang.

Mustari (27) salah seorang deportan yang ditemui pewarta harian ini mengatakan, ia telah ditahan sekira empat bulan lamanya di Pusat Tahanan Sementara (PTS) Tawau. Selama di Sabah ia bekerja di perusahaan kelapa sawit di Sandakan sejak 2011 lalu.

“Sudah lama kerja di Sabah. Ini pertama kali ditangkap aparat Malaysia,” ujarnya kepada Radar Nunukan saat ditemui di Rusunawa sebagai tempat penampungan deportan, Rabu (30/8).

Lanjutnya, ia ditahan lantaran tidak memperjang izin tinggal. Dikarenakan, daftar tunggu yang diberikan untuk memperpanjang paspor miliknya cukup lama, sehingga over stay. Pria yang tinggal di Kecamatan Nunukan Selatan ini mengungkapkan, jumlah WNI yang berada di PTS Tawau sekira seribu orang.

Selain itu, ia juga mengaku untuk kembali ke tanah air harus membayar tiket kapal dari Tawau menuju Nunukan. “Ada kawan sudah enam kali masuk daftar pemulangan harus ditunda, karena tidak ada uang untuk bayar tiket sebesar RM 90,” tambahnya.

Sementara, Kepala Tempat Pemeriksaan Imigrasi (TPI) Pelabuhan Tunon Taka Nunukan, Nasution mengatakan, deportasi kali ini masih dengan persoalan yang sama. Rata-rata WNI yang dipulangkan tersandung kasus dokumen keimigrasian.

Ia juga mengungkapkan, selama Agustus setidaknya 403 WNI sudah dideportasi dari Malaysia. Terdiri 280 laki-laki dan 123 perempuan. Jumlah tersebut lebih banyak dibanding pada Juli lalu yang hanya 152 orang yang terdiri dari 112 laki-laki dan 40 perempuan.

“Jika dilihat selama sebulan terakhir, masih kasus yang sama terkait dokumen. Dan tentunya masih didominasi kasus dokumen jika dibandingkan jumlah deportasi yang dipulangkan,” pungkasnya.

Saat dilakukan pendataan, diketahui sebanyak tujuh orang yang ingin pulang ke kampung halamannya. Sedangkan, yang ingin bertahan di Nunukan untuk mencari kerja sebanyak 23 orang. Serta, yang ingin kembali ke negeri jiran untuk bekerja sebanyak 26 orang. (akz/eza)


BACA JUGA

Kamis, 19 Juli 2018 11:18

KPK Tegur Syarat Pemberian TTP ASN

NUNUKAN – Pemberian Tunjangan Tambahan Penghasilan (TTP) Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan…

Kamis, 19 Juli 2018 11:04

Pastikan Normal Pertengahan Agustus

NUNUKAN – Masyarakat Nunukan khususnya warga daerah Nunukan Selatan serta Nunukan Timur mempertanyakan…

Kamis, 19 Juli 2018 11:03

TKI di Wilayah Sabah Dinilai Tersiksa

NUNUKAN – Tenaga Kerja Indonesia (TKI) di Malaysia sebagai pahlawan devisa kerap kurang mendapatkan…

Kamis, 19 Juli 2018 11:01

Rutin Pemeliharaan, Listrik PLN Mulai Tahan Banting

NUNUKAN – Sedikit perubahan memang diperlihatkan oleh PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) Nunukan…

Rabu, 18 Juli 2018 23:32

Perpindahan Pelabuhan Perlu Kajian

NUNUKAN – Perpindahan pelabuhan speedboat dari Pos Lintas Batas Laut (PLBL) Liem Hie Djung ke…

Rabu, 18 Juli 2018 23:02

Perpindahan Pelabuhan Perlu Kajian

NUNUKAN – Perpindahan pelabuhan speedboat dari Pos Lintas Batas Laut (PLBL) Liem Hie Djung ke…

Rabu, 18 Juli 2018 11:32

Kejari Kembali Tetapkan Tersangka Korupsi

NUNUKAN – Kejaksaan Negeri (Kejari) Nunukan kembali menetapkan satu orang tersangka atas dugaan…

Rabu, 18 Juli 2018 11:31

Caleg Bebas Kampanye di Media Sosial

NUNUKAN – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Nunukan telah menyampaikan larangan kampanye sebelum…

Rabu, 18 Juli 2018 11:30

Kembali Raih Juara di Event Internasional

NUNUKAN – Dua pembalap sepeda asal Kabupaten Nunukan yang membawa bendera Tunontaka Mountain Bike…

Selasa, 17 Juli 2018 10:34

Baru Dua Parpol Mendaftar

NUNUKAN – Masa pendaftaran calon legislatif (caleg) akan berakhir hari ini, Selasa (17/7). Namun…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .