MANAGED BY:
RABU
22 AGUSTUS
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Selasa, 29 Agustus 2017 10:18
DOB di Perbatasan Sangat Prioritas

DPD RI: Kami Mencatat Usulan DOB dari Kaltara

PRIORITAS: Tanjung Selor yang merupakan salah satu daerah yang sedang berproses untuk dibentuk sebagai DOB di Kaltara. IWAN KURNIAWAN/RADAR KALTARA

PROKAL.CO, TANJUNG SELOR –Menindak lanjuti usulan daerah otonomi baru (DOB) di Provinsi Kaltara, DPD RI melakukan kunjungan kerja ke Tanjung Selor, Ibu Kota Provinsi Kaltara kemarin (28/8).

Wakil KetuaDPD RI Nono Sampono selaku pimpinan rombongan menegaskan, bahwa usulan DOB dari daerah perbatasan sangat prioritas.

“Di sini kita melihat dari sisi kepentingan nasional. Kita mencatat itu,” ujar Nono kepada Radar Kaltara saat ditemui usai menggelar pertemuan dengan Pemprov, DPRD dan perwakilan Presidium DOB, di gedung serbaguna Kantor Gubernur Kaltara.

Dikatakan, usulan DOB yang dinilai lebih dimungkinkan jadi prioritas, yakni Apau Kayan. Karena merupakan salah satu usulan yang berbatasan langsung dengan negara tetangga.

Sebenarnya, kata dia, saat ini pihaknya telah memiliki data wilayah perbatasan, tapi akan dikroscek kembali mana yang lebih prioritas lagi dari sejumlah usulan DOB yang ada di daerah perbatasan.

“Karena berbicara masalah perbatasan, ada beberapa daerah, tidak hanya di Kaltara, tapi juga ada di Papua dan Kalimantan Barat,” jelasnya. Namun, dirinya melihat untuk Kaltara masih ada ruang mengingat statusnya provinsi baru  yang masih perlu didorong.

Disinggung mengenai target realisasi dari DOB, dirinya menekankan seharusnya tahun ini sudah selesai. Namun dirinya meyakini prosesnya tidak akan sampai tahun 2019. Tapi kembali lagi bolanya ada di DPR dan pemerintah.

“Kalau DPD sudah selesai. Adapun untuk DPR saya yakin hampir sama dengan kita (pandangannya). Jadi tinggal nanti pemerintah saja lagi,” sebutnya.

“Secepatnyalah. Karena kita mau menyongsong apa yang menjadi Nawacita Presiden. Kan dia janji mau membangun dari perbatasan, yah kita tuntut,” sambungnya.

Untuk desakan dari DPD, dirinya mengaku pasti ada. Dalam hal ini pihaknya sudah melakukan pertemuan dengan Wakil Presiden RI Jusuf Kalla. Bahkan pada sidang 16 Agustus lalu pidato Ketua DPD RI mengenai DOB.

“Nanti dari semua calon DOB ini akan kita panggil ke Jakarta.Karena tidak mungkin 173 ini diakomodir sekalian. Kita tidak tahu berapa yang keluar nanti, karena dasarnya tentu dianggaran lagi,” kata dia.

Artinya akan dilihat kembali yang lebih prioritas. Namun semua tetap diproses, hanya tinggal masalah waktu. Karena jika pemerintah mengatakan hanya 50 persen yang dapat diakomodir, berarti semua harus dipenggal.

Sementara, Anggota Komisi VII DPR RI Ari Yusnita saat dikonfirmasi juga beranggapan yang sama. Menurutnya, saat ini tinggal menunggu pemerintah. “Sebenarnya sudah klir, sudah masuk di Prolegnas DPD RI untuk Sebatik dan Kabudaya,” sebutnya.

Pastinya, lanjut dia, untuk usulan DOB lainnya juga sudah masuk di DPD RI. Jadi jika sudah klir di DPD RI, berikutnya tinggal ditindak lanjut oleh DPR RI Komisi II. Dalam hal ini dirinya yakin bahwa dari Komisi II pasti setuju dengan adanya DOB tersebut.

“Saya selaku perwakilan dari Kaltara selalu menyampaikan hal ini dengan teman saya di Komisi II Fraksi Nasdem ataupun Dapil Kaltim-Kaltara Ibu Hetifah untuk mendorng pemerintah soal DOB ini,” jelasnya.

Intinya semua sedang berproses, pastinya dirinya tetap berharap ada pengecualian untuk daerah perbatasan khususnya di Kaltara mengenai usulan DOB tersebut. (iwk/ana)


BACA JUGA

Selasa, 21 Agustus 2018 16:50

Kursi Kepala Bappeda Tak Diminati

TANJUNG SELOR - Pendaftaran dua jabatan kepala organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah…

Selasa, 21 Agustus 2018 16:49

Pekan Depan KUA-PPAS Dibahas

TANJUNG SELOR - Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kalimantan Utara (Kaltara), Marten Sablon…

Selasa, 21 Agustus 2018 16:48

Nilai Ekspor SDA Akan Ditingkatkan

TANJUNG SELOR – Pemprov Kaltara melalui Biro Perekonomian akan memproyeksikan jumlah produksi…

Selasa, 21 Agustus 2018 16:47

DPRD Minta Hasil Uji Beras Segera Dibeberkan

TANJUNG SELOR – Belum dibeberkannya hasil uji sampel dugaan beras plastik dari inspeksi mendadak…

Selasa, 21 Agustus 2018 16:46

KPU Belum Terima Laporan Masyarakat

TANJUNG SELOR – Hampir 10 hari pasca ditetapkannya bakal calon legislatif (bacaleg) sebagai daftar…

Selasa, 21 Agustus 2018 11:24

Bravo...!!! Polda Berhasil Ungkap Jaringan Perampok Tambak

TANJUNG SELOR - Jajaran Kepolisian Polda Kaltara berhasil mengungkap pelaku perampokan di wilayah Kaltara,…

Senin, 20 Agustus 2018 20:48

KNKT Rekomendasikan Mesin Tempel Diganti

TANJUNG SELOR - Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) merekomendasikan kapal yang mengangkut…

Senin, 20 Agustus 2018 20:43

Bandara Jadi Terhambat, Pemilik Lahan Bantah Tak Miliki Sertifikat

TANJUNG SELOR – Permasalahan pembebasan lahan masyarakat yang bersinggungan dengan proyek perpanjangan…

Senin, 20 Agustus 2018 17:18

Tambang Emas Ilegal Sekatak Masih Beroperasi

TANJUNG SELOR - Masalah pertambangan emas ilegal di Kecamatan Sekatak yang hingga kini masih beroperasi…

Senin, 20 Agustus 2018 17:17

Libatkan Akademisi Kembangankan Sektor Pertanian

TANJUNG SELOR - Sebagai upaya membuat dan menciptakan petani yang memiliki wawasan dan intelektual yang…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .