MANAGED BY:
MINGGU
23 SEPTEMBER
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Senin, 28 Agustus 2017 11:01
Tak Penuhi Unsur, Bisa Dilaporkan Balik

Terkait Postingan Kegiatan Maba di Wisma Patra

LATIHAN: Kegiatan mahasiswa baru UBT yang beredar di media sosial Facebook. IST

PROKAL.CO, TARAKANMasyarakat Kota Tarakan sempat dihebohkan dengan postingan di media sosial (medsos) di salah satu grup komunitas lokal. Melalui akun facebook bernama Jumaidah yang mengirim foto mahasiswa baru (maba) Universitas Borneo Tarakan (UBT) sedang menggelar kegiatan di halaman Wisma Patra pada Selasa sore (22/8).

Dalam kirimannya tertulis “Hari ini di traktir makan mie ayam depan kolam renang wisma patra, liat ada mahasiswa baru di depan gedung wisma patra, azam magrib berkumandang mereka tetap nyanyi2, melihat adik2 ini cuek dengan azan magribnya, sholat magrib pun lewat (si om pulang kerumahnya) dan aku numpag sholat di masjid hijau dan ketika pulang jalan masuk ke azan sholat isha mereka tetap di tempat, iseng foto apakah memang ospeknya mahasiswa baru pindah di depan wisma patra, dan sampai malam ya,pak Abdul Jabarsyah Ibrahim, pak Adri Patton, salam hormat saya pak, colek ibu dosen yang cantik2, Syarifa Rafiqa Al Mahdali, Rita Kumala Sari, Wilda Indra Nanna, Diego Denny Milito, Zulvia Uyhe Makka, Rasmi Hariadi, Abu Ghaza, safriani, Muklis Mukhlis RamlanSapriani Mursal maaf mau nanya ini mahasiwa jurusan apa ya”. Lantas kiriman tersebut menuai berbagai krititikan, baik pro maupun kontra dan komentar mencapai 1.407.

Seperti akun bernama Aslan Ahmed “pesan yang disampaikan diatas..bukan pada kegiatannya..akan tetapi..ketika Adzan Berkumandang mereka tetap Bernyanyi..mungkin itu”

Lalu akun bernama Kiaghust “Sekarang ngeri ya main jepret sana jepret sini hahaha...jangan suka mengusik kehidupan orang lain intinya uruslah urusan kalian sendiri kalo emang salah tegur baik2...kalo emang ga bisa d tegur ya tinggalkan gitu aja repot...”

Bahkan dalam kiriman Jumaidah, dosen pun berkomentar. Muhammad Thobroni: Saya sebagai pribadi dan sebagai dosen, juga sebagai pembimbing bu Jumaidah dan pembimbing dik indriyani, mengucapkan terima kasih atas masukan dan partisipasi masyarakat luas untuk mengontrol jalannya proses akademik di ubt. Persoalan sudah ditindaklanjuti pejabat terkait di tingkat jurusan, fakultas dan panitia pk2mb tingkat pusat. Niat kegiatannya latihan maba untuk persiapan pentas seni sebenarnya baik. Tapi bbrp hal masukan dr masyarakat akan dijadikan bahan evaluasi kegiatan. Terima kasih.”

Saat Radar Tarakan menghubungi Jumaidah melalui saluran telepon, dirinya enggan berbicara banyak. Ia mengarahkan permasalahan tersebut kepada seorang praktisi hukum, Mukhlis Ramlan. “Hubungi Bang Mukhlis saja, saya sudah komunikasi dengan beliau,” ujar Jumaidah.

Mukhlis Ramlan ketika dihubungi menjelaskan, apa yang dilakukan Jumaidah tidak bermaksud untuk mengumbar kebencian dan mencemarkan nama baik. Bahkan, tersirat kabar bahwa kiriman Jumaidah akan dilaporkan ke kepolisian. Menanggapi hal tersebut, ia mengimbau agar mahasiswa dapat berpikir bijak. “Itu hanya kritikan, mau disampaikan langsung atau tidak, itu haknya. Jika ingin dilaporkan, jelas menyangkut UU ITE. Saya telaah, itu tidak bisa karena tidak memenuhi unsur. Malah, jika tidak memenuhi unsur, Jumaidah bisa balik melaporkan,” ungkapnya.

“Bahkan ada pejabat kampus yang mengklarifikasi dan meminta postingan tersebut dihapus. Kok begitu? Kalau ada yang memberi kritikan, itu artinya dia sayang dengan kampus itu,” lanjut Mukhlis.

Sementara, saat dikonfirmasi Rektor UBT, Adri Patton mengatakan pihaknya mengetahui informasi dari facebook yang dikirim Rabu (22/8) pukul 21.14 Wita itu dan ia membantah informasi tersebut. “Itu tidak benar dengan apa yang diposting dan memang sudah diklarifikasi,” katanya. 

Dikatakannya, Mahasiswa sendiri juga enjoy dan meyakinkan. Tidak ada perpeloncoan yang dilakukan oleh senior maupun panitia yang terlibat dalam ospek atau Pengenalan Kehidupan Kampus (PKK). Dirinya juga membantah masalah yang mengaitkan dengan agama, karena memang bukan masalah agama.  “Jangan dilibatkan pada masalah agama, hati-hati jangan mengarahkan kepada agama. Di Kampus ini, jika memang Islam, dan ada adzan pasti akan salat,” ujarnya.

Dirinya juga berharap agar masyarakat menggunakan media sosial dengan bijak, dan tidak hanya memposting sesuatu hal yang belum diketahui kebenarannya. Dalam peraturan juga mahasiswa sudah diharuskan pulang dan tidak ada lagi kegiatan di kampus, kalau ada kegiatan yang lainnya tentu bisa saja dan sah saja.

“Saya senang melihat mahasiswa saya enjoy semuanya, dan panitianya sangat ramah bersahaja. Jika ada bentakan sedikit tentu itu hal yang biasa saja, jadi jangan dibesar-besarkan,” ungkapnya. (udn/*/yus/udn)


BACA JUGA

Jumat, 21 September 2018 11:37

ITCC Kirim 34 Pelajar Kaltara ke Tiongkok

TARAKAN - Kejarlah ilmu sampai ke Negeri Cina. Ya, pepatah ini kerap kali menjadi tolok ukur seorang…

Jumat, 21 September 2018 11:35

Minim Anggaran, Cuma Periksa Kotoran

TARAKAN - Tiga ekor beruang madu di dua kandang besi di dalam Hutan Kota Sawah Lunto-Skip, Kelurahan…

Jumat, 21 September 2018 11:33

Dorong Peningkatan Vokasi

PENYEDIAAN lapangan pekerjaan yang sesuai dengan jurusan yang dimiliki masih menimbulkan pertanyaan,…

Jumat, 21 September 2018 11:32

Hujan Lebat, Distribusi PDAM Belum Normal

TARAKAN – Meski beberapa hari ini hujan lebat, pendistribusian air Perusahaan Daerah Air Minum…

Jumat, 21 September 2018 10:52

200 Orang Asing Kerja di Kaltara

TARAKAN - Pengawasan orang asing atau warga negara asing (WNA) di Kota Tarakan saat ini melibatkan berbagai…

Jumat, 21 September 2018 10:51

Penantian Bertahun-tahun Akhirnya Terjawab

TARAKAN – Bertahun-tahun menantikan perbaikan, akhirnya jembatan di Gang Tudai RT 17, Kelurahan…

Jumat, 21 September 2018 10:46

Desember, XC Race dan Jambore Sepeda

TARAKAN – Persiapan pelaksanaan XC race dan jambore sepeda terus berjalan, yang terbaru kini sudah…

Kamis, 20 September 2018 23:34

Penyebab Kebakaran Diduga Puntung Rokok

TARAKAN – Neneng (38) seketika panik, Sekira pukul 23.00 WITA, Rabu (19/9). Cahaya api memendar…

Kamis, 20 September 2018 23:31

Polda Akan Kumpulkan Bukti

TARAKAN - Buntut dugaan pemukulan terhadap lima mahasiswa oleh oknum kepolisian saat aksi unjuk rasa…

Kamis, 20 September 2018 13:01

Dinkes Minta Tambahan Waktu

TARAKAN – Masih rendahnya cakupan untuk anak usia 9 bulan hingga 15 tahun mendapatkan imunisasi…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .