MANAGED BY:
JUMAT
20 JULI
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Jumat, 25 Agustus 2017 10:00
Miliki Dua SPBU, Bulungan Masih Kesulitan BBM

Dewan Minta Pengetap Ditindak

DIKELUHKAN:Sejak dua hari lalu kondisi SPBU Jalan Sengkawit ini selalu tutup karena kehabisan stok BBM. ISMAEL/RADAR KALTARA

PROKAL.CO, TANJUNG SELOR – Meski sudah memiliki dua SPBU di Jalan Katamso dan Sengkawit Tanjung Selor, masyarakat Bulungan masih kesulitan mendapatkan bahan bakar minyak (BBM), khususnya premium.

Dari pantauan wartawan Radar Kaltara di lapangan sekira pukul 08.45 Wita kemarin (24/8), kedua SPBU yang ada di Ibu Kota Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) ini tidak ada yang buka, membuat masyarakat kecewa.

Bima (24), mahasiswa Universitas Kaltara Tanjung Selor saat ditemui mengaku, dirinya sempat mendorong motornya karena dalam kondisi kehabisan BBM, sementara saat ingin mengisi BBM di SPBU yang ada di Jalan Katamso sedang tutup.

“Bensin motor saya memang sudah tinggal sedikit, pas ke SPBU ternyata tutup. Belum sempat dapat yang jualan bensin eceran sudah habis, terpaksa saya mendorong,” keluhnya.

Masyarakat lainnya, Imam juga mengatakan hal yang sama bahwa sudah beberapa pekan terakhir BBM jenis premium maupun pertalite sangat sulit ditemui di SPBU, yang memiliki banyak stok hanya pedagang bentol di pinggir jalan.

“Mau tidak mau beli bentol saja, soalnya di SPBU sering habis bahkan SPBU nya juga sering tutup,” tuturnya.

Menyikapi hal itu, Anggota Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Bulungan, Sunaryo meminta agar pemerintah daerah dapat menindak lanjuti persoalan yang sudah sering terjadi di Tanjung Selor ini.

Setidaknya, kata dia, pihak terkait dapat segera menindak atau menertibkan seluruh pengetap maupun pedagang bensin botolan (bentol).

 “Pemerintah harus menertibkan kembali, sudah sejak beberapa bulan terakhir beredar di mana-mana tidak takut aturan,” ujarnya kepada Radar Kaltara, Kamis (24/8).

Menurutnya, jika perlu dipasang CCTV di area SPBU agar diketahui wajah-wajah pengetap, sehingga petugas tinggal menindak. Karena pengetap maupun pedagang ini ketika razia menghilang, namun setelah itu mulai bermunculan kembali.

“Penjual bensin sekarang menjamur, harusnya ditindak jangan dibiarkan begitu saja karena merugikan masyarakat termasuk saya,” ucapnya.

Dampaknya, meski SPBU sudah bertambah di Bulungan bukannya stok BBM mencukupi tapi malah semakin berkurang, SPBU sering tutup akibat kehabisan stok BBM.

“Soalnya bensin inikan begitu dibongkar oleh petugas, SPBU langsung dipadati oleh pengetap,” ujarnya.

Bahkan, kata dia, sebelum SPBU buka mereka sudah parkirkan kendaraannya di depan SPBU.”Baik kendaraan roda dua maupun roda empat,” pungkasnya.

Seperti beritakan sebelumnya, sejak resmi beroperasi awal Maret lalu, SPBU Jalan Sengkawit di rasa tidak maksimal melayani kebutuhan BBM masyarakat Bulungan.

Itu disebabkan jam buka SPBU tidak berjalan sesuai dengan jadwal. Yakni pagi hingga malam.

Sejauh ini SPBU buka pagi hanya sampai siang, atau justru baru buka siang  dan sampai malam. Bahkan, sehari tidak buka sama sekali atau tutup total.

Apiu pengelola SPBU mengaku kondisi selalu seperti itu sejak SPBU beroperasi.“Kan lucu seperti minyak langka, padahal tidak langka,”ungkapnya, Rabu (23/8).

Ia menyakini kondisi tersebut dapat mengganggu bahkan merugikan masyarakat selaku konsumen. “Masyarakat perlu beli waktu pagi. Kan mengganggu aktivitas mereka juga karena waktu pagi tidak ada,”tegas dia.

Sales Eksekutif Ritel Pertamina Tarakan Imam Bukhari mengatakan, BBM semua jenis tidak langka. Hanya saja proses pengiriman dari Kabupaten Berau Kaltim ke Bulungan sangat tergantung dengan kondisi jalan.

“Ada macet di jalan,”tegas Imam melalui pesan  WhatsApp miliknya.

Kata dia, setiap hari proses pengiriman sesuai dengan jadwal yang telah ditentukan.“Mobil tanki keluar jam 7 pagi. Tapi pengaruh utama ada di jalan,”sebutnya.

Ia menambahkan, proses pengiriman BBM senantiasa on time atau tepat waktu. “Cuma kondisi jalan yang kadang tidak bisa diprediksi,”pungkasnya. (lee/ana)


BACA JUGA

Jumat, 20 Juli 2018 20:36

Sempat Terhenti, Pengerjaan BPU Dilanjutkan

TANJUNG SELOR - Pengerjaan fisik bangunan gedung Balai Pertemuan Umum (BPU) Kecamatan Tanjung Selor,…

Jumat, 20 Juli 2018 20:34

Bawaslu Ingatkan Bacaleg Tak Curi Start

TANJUNG SELOR – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kaltara kembali mengingatkan kepada peserta…

Jumat, 20 Juli 2018 11:58

Warga Dihebohkan Penemuan Mayat Pria Tanpa Identitas

TANJUNG SELOR - Warga Desa Ruhui Rahayu, Jalan Sawit RT 14, RW 01, Kecamatan Tanjung Palas Utara, Kabupaten…

Jumat, 20 Juli 2018 11:53

Belum Ada Desa Libatkan TP4D

TANJUNG SELOR –Keberadaan Tim Pengawalan Pengamanan Pemerintah dan Pembangunan Daerah (TP4D) di…

Jumat, 20 Juli 2018 11:52

Pemanfaatan Tata Ruang Tidak Terkendali

TANJUNG SELOR - Hingga saat ini, 10 kecamatan di Kabupaten Bulungan belum memiliki Rencana Detail Tata…

Jumat, 20 Juli 2018 11:50

Dishub Akan Kelola Dermaga Ancam

TANJUNG SELOR – Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Bulungan dalam waktu dekat akan mengambil…

Jumat, 20 Juli 2018 11:49

Bantuan BTS Khusus Wilayah Perbatasan

TANJUNG SELOR – Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kalimantan Utara (Kaltara) mendapatkan…

Jumat, 20 Juli 2018 11:35

Dapat Banyak Lahan Bertatus HPL

TANJUNG SELOR - Upaya percepatan merealisasikan pembangunan rumah bersubsidi untuk masyarakat berpenghasilan…

Kamis, 19 Juli 2018 20:06

Kewenangan Aset Jalan di Bulungan Tak Jelas

TANJUNG SELOR – Belasan ruas jalan di Bulungan hingga kini belum dapat dibangun secara masksimal.…

Kamis, 19 Juli 2018 20:05

Belasan Balon DPD Belum Penuhi Syarat

TANJUNG SELOR – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kaltara telah menyelesaikan verifikasi dokumen administrasi…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .