MANAGED BY:
SENIN
21 MEI
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Selasa, 22 Agustus 2017 10:58
Terbang: Menembus Langit

Film Layar Lebar Pertama yang Mengangkat Kehidupan Onggy Hianata di Tarakan

SYUTING LAYAR LEBAR: Artis-artis Indonesia seperti Baim Wong, Dion Wiyoko dan Delon saat pengambilan scene film di Jalan Imam Bonjol, Markoni dan Jembatan Bongkok Tarakan, kemarin. FOTO AYU LYSNA/ RADAR TARAKAN

PROKAL.CO, TARAKAN –  Kemarin, sebagian Jalan Markoni ditutup dan dipadati masyarakat. Bukan karena ada insiden membahayakan di sana. Tetapi lokasi itu menjadi salah satu lokasi syuting film layar lebar berjudul Terbang: Menembus Langit, yang dibintangi para artis papan atas Indonesia. Beberapa artis yang terlibat dalam film tersebut di antaranya Baim Wong, Dion Wiyoko, Marcel Darwin, Delon, Aline Adita,Chew Kin Wah, Melisa Karim dan Erick Estrada. Syuting film ini dilakukan di dua kota, yakni Tarakan dan Surabaya.

Film ini mengangkat kisah nyata kehidupan seorang pria kelahiran Tarakan berdarah Tionghoa, bernama Onggy Hinata. Produser, Demi Istri Production Susanti Dewi mengatakan, ide awal pembuatan film ini bermula saat dia dan suaminya berlibur ke Pulau Derawan. Saat dia berlibur, kerabatnya banyak menceritakan tentang sosok Onggy Hinata yang gigih dalam meraih kesuksesannya dari nol.

“Kami sangat tertarik mendengar kisah perjalanan hidup Onggy, jadi kami memutuskan untuk menjadikan kisahnya dalam bentuk film,” ujar Dewi, kemarin (21/8).

Dalam film ini, menceritakan kisah perjuangan hidup Onggy yang dimulai pada tahun 60’an di Kota Tarakan. Masa remaja Onggi yang sudah memiliki impian yang sangat tinggi. Hingga berbagai rintangan hidup yang harus dilalui Onggi.

“Jadi ini salah satu film inspiratif. Dalam ceritanya terdapat banyak pembelajaran yang baik,” beber Dewi, kepada Radar Tarakan.

Dan untuk mewujudkan cita-citanya, Onggy memutuskan untuk merantau ke Surabaya. Di Surabaya, kehidupan yang dilaluinya cukup berat, sehingga Onggy memutuskan untuk merantau ke Jakarta. Kehidupan Onggy di Jakarta ternyata berbuah manis. Dia berhasil meraih impian dan akhirnya memutuskan kembali ke Bumi Paguntaka.

“Poin pentingnya sendiri, cerita ini kental dengan nilai-nilai kegigihan, keberagaman kekeluargaan dan nasionalisme. Ini salah satu gambaran dari film ini,” jelas Dewi.

30 menit pertama pada film ini akan dimulai dari gambaran kehidupan Onggy di Tarakan. “Aktor yang terpilih pun atas kesepakatan saya dan sutradara. Sesuai dengan bayangan karakter aslinya,” jelas Dewi lagi.

“Sejarah Tarakan juga ada di dalam cerita. Pokoknya filmnya akan dibuat sangat menarik. Durasi film sih maksimal 2 jam,” tambah Dewi.

Untuk pengambilan gambar film ini dilakukan di beberapa lokasi di Tarakan. Di antaranya di area Pantai Amal, perempatan lampu merah Markoni dan Jembatan Bongkok.

Tidak tanggung-tanggung, ada 100 orang kru dan 8 artis yang terlibat dalam pembuatan film ini ke Tarakan.

Di tempat terpisah, pemeran utama, Dion Wiyoko yang berperan sebagai Onggy mengatakan, ini sudah kedua kalinya ke Tarakan. Namun, baru kali ini mengerjakan proyek film layar lebar di Bumi Paguntka sehingga dia harus lebih lama dari biasanya di Tarakan. “Waktu pertama ke Tarakan bukan untuk syuting film sih,” papar lelaki keturunan Tionghoa ini.

Lelaki yang sebentar lagi akan melepas masa lajangnya ini menceritakan, makna dari film barunya itu sangat positif dan pastinya akan banyak memberikan inspirasi ke para pecinta film. “Perjuangan kehidupan dari nol hingga mencapai kesuksesan,” sambungnya.

Sementara itu Baim Wong berperan sebagai saudara Onggy. Kepada wartawan koran ini, Baim Wong mengaku tidak sulit dalam memainkan perannya. Meski baru kali pertama datang ke Tarakan, pria kelahiran Jakarta ini senang karena melihat masyarakat cukup antusias datang ke lokasi syuting.

“Suasananya panas sekali. Namun semangat masyarakat untuk menyaksikan syuting secara langsung tidak kalah semangat,” bebernya sembari tersenyum. Untuk diketahui para pemain dan kru film ini akan berada di Tarakan hingga 27 Agustus mendatang. (ays/nri/dd)


BACA JUGA

Minggu, 20 Mei 2018 21:29

Situasional, Tembak di Tempat

TARAKAN - Instruksi tembak di tempat kepada orang yang dicurigaI sebagai teroris hanya bisa dilakukan…

Minggu, 20 Mei 2018 20:47

Gubernur Seriusi Blok Gas Sei Menggaris

JAKARTA – Kelistrikan menjadi perhatian serius Gubernur Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara) Dr.…

Sabtu, 19 Mei 2018 09:11

Unjuk Gigi di Genius Olympiad Amerika

TARAKAN - Satuper satusiswa Kaltara unjuk gigi di ajang internasional. Setelah Ari Pardoan Manurung…

Sabtu, 19 Mei 2018 09:03

Belum Lunas, Sekolah Disegel Tukang

TARAKAN - Pembangunan sekolah secara swakelola di SMKN 2 Tarakan saat ini tiba-tiba terkendala. Tukang…

Sabtu, 19 Mei 2018 09:01

Antisipasi Ramadan, Seribu Ton Beras Dipasok Bulog

STOK beras di Bulog Tarakan dipastikan aman untuk Kaltara beberapa bulan ke depan. Pasalnya, beras yang…

Sabtu, 19 Mei 2018 08:58

Transportasi Online Beroperasi, Kuotanya Dibatasi

TARAKAN- Transportasi umum berbasis online telah beroperasi di Tarakan, meski saat ini hanya jenis roda…

Sabtu, 19 Mei 2018 08:56

Sudah Ditinjau, Warga Berharap Realisasi

TARAKAN – Ketua RT 9, Kelurahan Selumit, Jamal Ka’ba mengatakan, untuk mengantisipasi banjir,…

Jumat, 18 Mei 2018 19:43

Mengaku Bawa Bom, Penumpang Lain Histeris

TARAKAN – Penumpang Lion Air berinisial EF terpaksa diamankan petugas Avsec Bandara Juwata Internasional…

Jumat, 18 Mei 2018 12:00

Suka Bagi Video ISIS

MENILIK kehidupan AS, terduga teroris selama di Tarakan, ia diketahui pernah bersekolah di salah satu…

Jumat, 18 Mei 2018 11:55

Deteksi 17 Terduga Teroris

TARAKAN – Video anggota kelompok Islamic State of Iraq and Syria (ISIS) di Tarakan membuat publik…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .