MANAGED BY:
KAMIS
21 SEPTEMBER
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV

RADAR KALTARA

Selasa, 22 Agustus 2017 10:58
Terbang: Menembus Langit

Film Layar Lebar Pertama yang Mengangkat Kehidupan Onggy Hianata di Tarakan

SYUTING LAYAR LEBAR: Artis-artis Indonesia seperti Baim Wong, Dion Wiyoko dan Delon saat pengambilan scene film di Jalan Imam Bonjol, Markoni dan Jembatan Bongkok Tarakan, kemarin. FOTO AYU LYSNA/ RADAR TARAKAN

PROKAL.CO, TARAKAN –  Kemarin, sebagian Jalan Markoni ditutup dan dipadati masyarakat. Bukan karena ada insiden membahayakan di sana. Tetapi lokasi itu menjadi salah satu lokasi syuting film layar lebar berjudul Terbang: Menembus Langit, yang dibintangi para artis papan atas Indonesia. Beberapa artis yang terlibat dalam film tersebut di antaranya Baim Wong, Dion Wiyoko, Marcel Darwin, Delon, Aline Adita,Chew Kin Wah, Melisa Karim dan Erick Estrada. Syuting film ini dilakukan di dua kota, yakni Tarakan dan Surabaya.

Film ini mengangkat kisah nyata kehidupan seorang pria kelahiran Tarakan berdarah Tionghoa, bernama Onggy Hinata. Produser, Demi Istri Production Susanti Dewi mengatakan, ide awal pembuatan film ini bermula saat dia dan suaminya berlibur ke Pulau Derawan. Saat dia berlibur, kerabatnya banyak menceritakan tentang sosok Onggy Hinata yang gigih dalam meraih kesuksesannya dari nol.

“Kami sangat tertarik mendengar kisah perjalanan hidup Onggy, jadi kami memutuskan untuk menjadikan kisahnya dalam bentuk film,” ujar Dewi, kemarin (21/8).

Dalam film ini, menceritakan kisah perjuangan hidup Onggy yang dimulai pada tahun 60’an di Kota Tarakan. Masa remaja Onggi yang sudah memiliki impian yang sangat tinggi. Hingga berbagai rintangan hidup yang harus dilalui Onggi.

“Jadi ini salah satu film inspiratif. Dalam ceritanya terdapat banyak pembelajaran yang baik,” beber Dewi, kepada Radar Tarakan.

Dan untuk mewujudkan cita-citanya, Onggy memutuskan untuk merantau ke Surabaya. Di Surabaya, kehidupan yang dilaluinya cukup berat, sehingga Onggy memutuskan untuk merantau ke Jakarta. Kehidupan Onggy di Jakarta ternyata berbuah manis. Dia berhasil meraih impian dan akhirnya memutuskan kembali ke Bumi Paguntaka.

“Poin pentingnya sendiri, cerita ini kental dengan nilai-nilai kegigihan, keberagaman kekeluargaan dan nasionalisme. Ini salah satu gambaran dari film ini,” jelas Dewi.

30 menit pertama pada film ini akan dimulai dari gambaran kehidupan Onggy di Tarakan. “Aktor yang terpilih pun atas kesepakatan saya dan sutradara. Sesuai dengan bayangan karakter aslinya,” jelas Dewi lagi.

“Sejarah Tarakan juga ada di dalam cerita. Pokoknya filmnya akan dibuat sangat menarik. Durasi film sih maksimal 2 jam,” tambah Dewi.

Untuk pengambilan gambar film ini dilakukan di beberapa lokasi di Tarakan. Di antaranya di area Pantai Amal, perempatan lampu merah Markoni dan Jembatan Bongkok.

Tidak tanggung-tanggung, ada 100 orang kru dan 8 artis yang terlibat dalam pembuatan film ini ke Tarakan.

Di tempat terpisah, pemeran utama, Dion Wiyoko yang berperan sebagai Onggy mengatakan, ini sudah kedua kalinya ke Tarakan. Namun, baru kali ini mengerjakan proyek film layar lebar di Bumi Paguntka sehingga dia harus lebih lama dari biasanya di Tarakan. “Waktu pertama ke Tarakan bukan untuk syuting film sih,” papar lelaki keturunan Tionghoa ini.

Lelaki yang sebentar lagi akan melepas masa lajangnya ini menceritakan, makna dari film barunya itu sangat positif dan pastinya akan banyak memberikan inspirasi ke para pecinta film. “Perjuangan kehidupan dari nol hingga mencapai kesuksesan,” sambungnya.

Sementara itu Baim Wong berperan sebagai saudara Onggy. Kepada wartawan koran ini, Baim Wong mengaku tidak sulit dalam memainkan perannya. Meski baru kali pertama datang ke Tarakan, pria kelahiran Jakarta ini senang karena melihat masyarakat cukup antusias datang ke lokasi syuting.

“Suasananya panas sekali. Namun semangat masyarakat untuk menyaksikan syuting secara langsung tidak kalah semangat,” bebernya sembari tersenyum. Untuk diketahui para pemain dan kru film ini akan berada di Tarakan hingga 27 Agustus mendatang. (ays/nri/dd)


BACA JUGA

Rabu, 20 September 2017 10:58

Harus Ada Pengecualian untuk DOB Kaltara

JAKARTA – Kebijakan pemerintah yang menunda pembentukan daerah otonomi baru (DOB) di tahun 2017…

Rabu, 20 September 2017 10:53

Hampir Tiap Hari Listrik Padam

TARAKAN – Kestabilan listrik di Tarakan nampaknya akan terus bergantung pada gas. Sebab, saat…

Rabu, 20 September 2017 10:50

Tak Terapkan HET, Pedagang Akan Disanksi

TARAKAN – Pengaturan Harga Eceran Tertinggi (HET) beras di Indonesia terlah diberlakukan, tak…

Rabu, 20 September 2017 10:47

Bibir Membiru Diredakan Hanya dengan Air Hangat

Jika dilihat sekilas, Atika Zahra Ratifa tampak seperti bayi sehat pada umumnya. Namun, siapa sangka…

Rabu, 20 September 2017 10:41

Warga KTT Terhipnotis Penampilan The Angelz

TANA TIDUNG – Tak hanya penyanyi-penyanyi dangdut dan melayu saja yang meramaikan pesta rakyat…

Rabu, 20 September 2017 10:38

APBD-P Belum Dibahas, Masih Menunggu Provinsi

TARAKAN - Pembahasan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Perubahan (APBDP) oleh Tim Anggaran Pemerintah…

Rabu, 20 September 2017 10:35

PJU Kurang, Anggaran Pengadaan Menipis

TARAKAN – Penerangan jalan umum (PJU) di Bumi Paguntaka masih terbilang minim, termasuk di daerah…

Rabu, 20 September 2017 10:33

Tigor Menolak Jika Jadi Wakil

TARAKAN – Keputusan DPP Golkar yang merekomendasikan Badrun untuk diusung pada pilwali tahun depan,…

Rabu, 20 September 2017 10:31

Dua Mucikari Diringkus Tim Polda

TARAKAN – Maraknya karaoke dewasa yang tersebar di beberapa titik di Tarakan akhirnya menjadi…

Rabu, 20 September 2017 04:15

Api 'Mengamuk", Bakar Sejumlah Kios di Pasar Gusher

TARAKAN - Insiden nahas mewarnai pertengahan September. Sekitar pukul 01.00 dini hari, warga dihebohkan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .