MANAGED BY:
KAMIS
21 SEPTEMBER
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV

RADAR KALTARA

Selasa, 22 Agustus 2017 10:11
Harga Rumput Laut Naik, Petani Ketiban Untung

meningkatAkibat Produksi di Daerah Lain Menurun

DIBERSIHKAN: Salah seorang petani rumput laut saat membersihkan rumput lautnya dari sisa-sisa kotoran yang menempel. RIKO ADITYA/WARDANA

PROKAL.CO, NUNUKAN – Dalam beberapa bulan terakhir harga komoditas unggulan Nunukan, yakni rumput laut sempat terpuruk. Namun, harga komoditas ini mulai membaik hingga menyentuh angka Rp 12 ribu perkilogram (kg).

Membaiknya harga rumput laut ini mulai dirasakan petani sejak Juli lalu. Dalam kesempatan itu pula, sejumlah pengusaha pun memanfaatkan kenaikan harga tersebut dengan meningkatkan budidaya rumput laut. Dampak dari peningkatan juga dirasakan sejumlah petani rumput laut yang melakukan proses budidaya hingga siap jual.

Salah seorang pekerja rumput laut, Bapak Fitri (biasa dirinya dipanggil) mengaku, dalam beberapa bulan ini, memang dirinya disibukkan dengan budibaya rumput laut. Alhasil dirinya mendapat sedikit tambahan dari aktivitas sehari-harinya itu.

“Ya Alhamdulillah, kalau naik harganya rumput laut adalah (tambahan, Red.). Kami ini petani rumput laut dapat sedikit-sedikit uang lebih. Mudah-mudahanlah terus seperti ini,” ujarnya kepada Radar Nunukan ketika diwawancarai, Senin (21/8).

Atas permintaan yang tinggi, petani disibukkan dengan kegiatan budidaya rumput laut tanpa kenal waktu. Meski begitu, hal itu tidak menjadi beban mereka. “Begitulah mas, kalau sudah kaya gini (bekerja, Red.) biar sampai malam kami rela kerja, namanya mencari uang beginilah risikonya,” tutur bapak yang memiliki anak satu tersebut.

Terpisah, Kepala Dinas Perikanan, Drs. H Sabaruddin juga membenarkan kenaikan harga rumput laut. Menurutnya, kenaikan harga rumput laut dipicu dengan menurunnya produksi rumput laut di daerah lain, khususnya di Pulau Jawa dan Sulawesi.

“Memang produksinya di daerah lain menurun, mungkin faktor cuaca di sana kurang baik, seperti ombak besar. Jadi, budidaya di sana menurun dan potensi kenaikan harga di sini sangat tinggi,” ujar Sabaruddin.

Namun, dirinya memastikan, jika produksi di daerah pengiriman tidak turun, harga rumput laut bisa saja tidak naik hingga seperti saat ini. Faktor kualitas menjadi alasan pihaknya menegaskan hal tersebut. Untuk itu, dirinya menekankan kepada sejumlah pembudidaya rumput laut untuk perlu peningkatan kualitas. “Harusnya ini kesempatan, jika kualitas rumput laut kita baik. Kami pastikan ini akan berlangsung lama,” ungkapnya.

Untuk mendukung peningkatan dan kualitas rumput laut, pihaknya juga sudah menyiapkan gudang penyimpanan rumput laut yang terletak di Kecamatan Nunukan Selatan berdekatan dengan Tempat Penyimpanan Ikan (TPI). Namun, gudang tersebut belum diresmikan, lantaran masih memerlukan kelengkapan seperti laboratorium uji mutu rumput laut.

“Karena kalau sudah masuk di gudang, rumput laut itu sudah dibayar, namun melalui uji lab dahulu. Maka dari itu, kualitas ini menjadi kuncinya, kami berharap pembudidaya rumput laut ini bisa meningkatkan kualitasnya,” tegas Sabaruddin.

Tambah Sabaruddin, tidak menutup kemungkinan gedung akan diresmikan segera. “Kalau memang sudah diresmikan, nanti uji rumput lautnya di Tarakan, karena ada laboratoriumnya di sana. Target kita akhir tahun peresmiannya, kita juga sudah koordinasi ke pusat. Untuk itu, peningkatan kualitas rumput laut juga menjadi PR kita bersama,” jelasnya. (raw/eza)


BACA JUGA

Selasa, 19 September 2017 13:31

Tim Tujuh Akhirnya Direspons Pemkab

NUNUKAN – Setelah terbentuk dan lama menunggu reaksi Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nunukan, tim…

Selasa, 19 September 2017 13:29

Lulus SD, Sempat Kabur dari Rumah karena Akan Dinikahkan

Yayasan Indonesia Tionghoa Culture Centre (ITCC) Jawa Pos kali ini memberangkatkan 60 pelajar dari Kalimantan…

Senin, 18 September 2017 10:24

Masalah Klasik, Siap-Siap Listrik Padam Bergilir

NUNUKAN – Dalam beberapa pekan terkahir, masyarakat Nunukan dibuat tidak nyaman dengan pelayanan…

Senin, 18 September 2017 10:24

Masalah Klasik, Siap-Siap Listrik Padam Bergilir

NUNUKAN – Dalam beberapa pekan terkahir, masyarakat Nunukan dibuat tidak nyaman dengan pelayanan…

Senin, 18 September 2017 10:21

Pemerintah Diminta Atasi Persoalan Beras dan Garam Krayan

NUNUKAN – Ketua Umum Persekutuan Dayat Lundayeh (PDL) Yansen TP mengharapkan Pemerintah Kabupaten…

Senin, 18 September 2017 10:19

Dari Perbatasan, Kuliah ke Luar Negeri Dianggap Keajaiban

Melanjutkan pendidikan hingga ke luar negeri, tak semua pelajar dapat merasakannya. Namun, tak disangka…

Senin, 18 September 2017 09:55

Warga Minta Aparat Lebih Aktif

NUNUKAN – Peredaran obat berbahaya kini semakin memprihatinkan. Peristiwa yang terjadi di Kota…

Senin, 18 September 2017 09:54

Sopir Angkot Cabuli Anak Di Bawah Umur

NUNUKAN –  Anak di bawah umur kembali menjadi korban pemerkosaan. Kali ini menimpa Bunga…

Sabtu, 16 September 2017 10:18

Hasil Pertanian Dilirik Investor Timur Tengah

NUNUKAN – Dinas Pertanian Ketahanan Pangan (DPKP) Nunukan melakukan pendataan terhadap lahan tidur…

Sabtu, 16 September 2017 10:15

Antisipasi Krisis Air Bersih, Tiga IPA Dioperasikan

NUNUKAN – Krisis air bersih mulai melanda sejumlah daerah di Indonesia. Untuk mengantisipasi persoalan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .