MANAGED BY:
SENIN
22 JANUARI
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Senin, 21 Agustus 2017 11:16
Speedboat Rombongan Kemendes PDTT Tak Resmi
H. Juniansyah. FOTO: RADAR NUNUKAN

PROKAL.CO, NUNUKAN – Unit Penyelenggara Pelabuhan (UPP) Kelas III Sebatik memastikan speedboat yang digunakan rombongan Kementerian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes PDTT)tidak resmi.

Itu diungkapkan Kepala UPP Kelas III Sebatik, H. Juniansyah kepada media ini setelah speedboat yang mengangkut romongan kementerian terombang-ambing di antara perairan Pulau Baru dan Pulau Bunyu, Kamis (17/8) lalu. Dirinya mengatakan, speedboat yang digunakan rombongan kemendes tidak dibawah pengawasan pihaknya.

“Kami juga tidak mengetahui speedboat tersebut berangkat dari Sebatik pukul berapa dan dari pelabuhan mana. Seandainya kami mengetahuinya, pasti kami ingatkan speedboat-nya untuk tidak berlayar sore hari,” katanya.

“Risiko sangat besar, seperti jarang pandang yang terbatas, ombak besar, serta batang yang tidak terlihat bisa saja tertabrak speedboat. Sudah pasti kita tidak akan mengizinkan pelayaran,” tambah Juniansyah mempertegas.

Menurut Juniansyah, speedboat yang dipergunakan rombongan kementerian tersebut sudah dipastikan speedboat tidak resmi. Apalagi diketahui banyaknya nelayan dari Tarakan yang sering mengantarkan ikan ke Sebatik.

Speedboat yang digunakan mereka (rombongan Kemendes PDTT, Red.) mungkin mau pulang ke Tarakan setelah antar ikan ke Sebatik, bisa saja ada yang menawarkan mereka menggunakan speedboat itu supaya cepat sampai di Tarakan, padahal speedboat tersebut tidak dalam pengawasan UPP di Sebatik,” ungkap Juniansyah.

Atas insiden tersebut, dirinya mengimbau kepada siapapun yang hendak ditawarkan jasa pelayaran pada sore hari untuk tidak mengiyakan pelayaran tersebut. Sebab, dirinya menegaskan pihaknya sudah tidak mengizinkan pelayaran yang dilakukan pada sore hari menjelang malam hari.

“Jangan mentang-mentang mau cepat sampai mengikuti saja tawaran motoris. Terlebih dahulu pikirkan keselamatan dan tanyakan kelegalan speedboat yang digunakan. Ini jadi pelajaran, saya berharap hal tersebut tidak terulang lagi,” pungkas Juniansyah.

Sebelumnya memang rombongan Kemendes PDTT yang terdiri dari 9 orang, staf Setjen Biro Perencanaan di kementerian, beserta 3 orang wartawan tersebut berniat untuk lebih awal tiba di Tarakan. Namun tak disangka perjalanan yang harusnya bisa ditempuh selama 3 jam menjadi lebih lama, karena ombak setinggi 1,5 meter membuat mereka terombang-ambing di laut antara Pulau Baru dan Pulau Bunyu.

Beruntung Badan Keamanan Laut Republik Indonesia (Bakamla) dan Lantamal XIII Tarakan datang menghampiri mereka menggunakan KRI Kerapu, setelah menerima Short Message Service (SMS) ke Bakamla. Padahal mereka sudah terombang-ambing dilautan semalaman

Saat itu juga rombongan langsung dievakuasi untuk dibawa menuju Tarakan. Pagi harinya rombongan sampai di Tarakan dan langsung menuju Lantamal XIII Tarakan yang berada di Jalan Yos Sudarso. (raw/eza)


BACA JUGA

Minggu, 21 Januari 2018 20:36

Akhirnya...Bupati Bersedia Melantik Tiga ASN

NUNUKAN - Bupati Nunukan Hj. Asmin Laura Hafid memastikan tiga aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan…

Sabtu, 20 Januari 2018 11:48

Dilengkapi Ruang Menyusui dan Kios, Dirancang Modern

Tak lama lagi, masyarakat Nunukan bakal menikmati fasilitas bangunan pasar yang baru. Tak hanya itu,…

Sabtu, 20 Januari 2018 11:42

Enam Daerah ‘Disuntik’ SOA Barang

NUNUKAN – Subsidi Ongkos Angkut (SOA) barang Sembilan Bahan Pokok (Sembako) tahun ini dianggarkan…

Sabtu, 20 Januari 2018 11:18

Perlakuan Khusus bagi Sebatik

NUNUKAN – Sembilan bahan pokok (sembako) dari Tawau, Malaysia tak dapat lagi masuk ke Nunukan.…

Sabtu, 20 Januari 2018 11:16

Jalan ke RSUD Dianggarkan Rp 8 Miliar

NUNUKAN - Hampir empat tahun, akses menuju Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Nunukan masih memprihatinkan.…

Sabtu, 20 Januari 2018 11:15

Ditawari Kerja hingga Mau Pulkam Gratis

Pemerintah Malaysia tiap pekan memulangkan Tenaga Kerja Indonesia (TKI) yang bermasalah. Setelah dideportasi,…

Kamis, 18 Januari 2018 10:57

Tak Gersang Semangat dan Prestasi

Sejumlah sekolah dasar negeri (SDN) di Nunukan, umumnya dibangun dengan mewah dan bertingkat.  Namun…

Kamis, 18 Januari 2018 10:54

Saksi Kasus Budiman Sakit

NUNUKAN – Sidang perkara dugaan korupsi pengadaan tanah yang rencananya kembali digelar Rabu (17/1),…

Kamis, 18 Januari 2018 10:50

Lima Kasus Pencurian Belum Terungkap

NUNUKAN – Setidaknya ada lima kasus pencurian yang hingga kini belum terungkap di tangan Kepolisian…

Kamis, 18 Januari 2018 10:33

Lahan Bermasalah, Rehab PPI Lanjut Terus

NUNUKAN – Rehab Pangkalan Pendaratan Ikan (PPI) di Desa Sei Pancang, Kecamatan Sebatik Utara terus…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .