MANAGED BY:
MINGGU
19 NOVEMBER
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV

RADAR KALTARA

Sabtu, 19 Agustus 2017 12:09
Soal Anggaran Pilwali Tarakan, KPU Akan Lakukan Penghitungan Ulang
Suryanata Al Islami – Ketua KPU Kaltara. Foto : IWAN KURNIAWAN/RADAR KALTARA

PROKAL.CO, TARAKAN - Anggaran Pilwali Kota Tarakan yang sebelumnya diusulkan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Tarakan sekira Rp 40,6 miliar mengalami penurunan yang sangat jauh, hingga lebih dari 50 persen yakni Rp 13,6 miliar.

Kondisi ini membuat Ketua KPU Kaltara, Suryanata Al Islami angkat bicara. Dia mengungkapkan, penetapan anggaran pilwali sebesar Rp 13,6 miliar itu diketok oleh Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Tarakan setelah, melakukan pertemuan dengan Tim Anggaran Pemerintah daerah (TAPD) Kota Tarakan tanpa melibatkan KPU setempat.

“Awalnya kami berpikir positif saja bahwa TAPD dapat memberikan argumentasi sebagaiamana yang disampiakan oleh KPU Kota Tarakan dalam pertemuan dengan pemkot sebelumnya,” ujarnya kepada Radar Kaltara saat ditemui usai menghadiri upacara HUT Ke-72 RI di Lapangan Agatis Tanjung Selor, Kamis (17/8).

Tapi, kata Surya sapaan akrabnya, nyatanya pemkot tidak memiliki daya apa-apa ketika DPRD menyatakan anggaran pilwali sebesar Rp 13 miliar. Surya menyarankan kepada KPU Kota Tarakan untuk tetap menunggu pemberitahuan resmi dari pemkot terkait nominal anggaran yang akan diberikan ini.

“Jika itu (pemberitahaun, Red.) sudah ada, maka silakan melakukan pencermatan ulang terkait tahapan-tahapan dan kebutuhan anggaran dalam pelaksanaan pilwali itu. Jika tidak mencukupi kebutuhan, maka kami akan berkoordinasi ke KPU RI,” jelasnya.

“Jika kita mau mengacu pada surat dari mendagri bahwa Pemkot Tarakan ini sudah melampauai batas ketentuan, dari edaran yang menyatakan NPHD paling lama ditandatangani,” sambungnya.

Hingga saat ini KPU Kota Tarakan tidak berani menandatangani NPHD itu, jika kemudian anggaran yang disediakan tidak cukup untuk dilaksanakannya pilwali tahun depan. Pastinya, jika tetap dengan anggaran Rp 13 miliar, nanti hanya KPU RI yang selanjutnya akan bersikap untuk memutuskan apakah proses pilwali dilanjutkan atau tidak.

“Kalaupun KPU RI meminta untuk dilanjutkan, tentu dia akan meminta kami persentasi terkait kebutuhan anggaran ril dari pelaksanaan pilwali itu terlebih dahulu,” tuturnya.

Sesungguhnya, jika berpatokan pada prinsip penggunaan anggaran, jika tersedia dan cukup maka penyelenggara dalam hal ini KPU akan melaksanakan proses pemilu. Jika anggaran berlebih, wajib hukumnya KPU mengembalikan.

Nah, yang jadi pertanyaan besar di sini jika anggaran tidak cukup siapa yang mau bertanggung jawab. Sementara secara aturannya yang wajib megalokasikan anggaran untuk pilkada itu adalah pemerintah daerah,” jelasnya.

Dengan begitu, jika pada keputusan akhirnya memang tidak dapat dilaksanakan pilwali, maka KPU dan Bawaslu Kota Tarakan hanya berkonsentrasi pada tahapan pemilu nasional saja yakni pada tahun 2019.

Namun, jika anggaran terpenuhi maka KPU Kota Tarakan akan memiliki dua tugas. Pertama melaksanakan tahapan verifikasi partai politik, untuk tahap awal. Selanjutnya baru melakukan tahap awal proses rekrutmen penyelenggaraan adhoc untuk pelaksanaan pilwali.

Disinggung mengenai perubahan anggaran yang sudah ditetapkan, dirinya menyatakan yang dapat memberikan jawaban haya dari DPRD Kota Tarakan. “Dalam hal ini kita bukan membantah, tapi mau melaksanakan tahapan pemilu dengan anggaran yang cukup untuk hasil yang maksimal,” pungkasnya.

Di tempat terpisah, Ketua KPU Tarakan, Teguh Subagyo mengungkapkan, surat resmi dari pemkot sudah diterima dan sudah disampaikan pula tanggapan dari penyelenggara pemilu tersebut pada Rabu (16/8).

“Intinya kurang berapa masih belum tahu,” jelas Teguh sapaan akrabnya, Kamis (17/8).

Menurutnya, perlu perhitungan secara cermat dengan tetap memegang teguh asas efisiensi namun tetap mempertahankan, kelayakan dan kepatutan pada pelaksanaan pilwali tahun depan.

“Kami memang masih perlu waktu untuk menghitung itu,” jelas Teguh.

Sementara itu, Wali Kota Tarakan, Sofian Raga mengatakan anggaran tersebut sudah dibahas dan diputuskan bersama dengan pihak banggar dan TAPD. Ia sendiri mengaku belum pernah mendengar protes dari KPU yang menyatakan sedikit atau banyaknya jumlah anggaran tersebut.

“Sudah dibahas toh? Kalau sudah, nggak usah tapi-tapi,” singkatnya. (*/yed/iwk/nri)


BACA JUGA

Sabtu, 18 November 2017 11:27

Baru Tiga Tahun Sudah Rusak

TARAKAN – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tarakan mendapat sorotan tajam karena dianggap tak refresentatif…

Sabtu, 18 November 2017 11:25

Terlalu Memilih Pekerjaan, Kesempatan Terbuang

TARAKAN – Dinas Ketenagakerjaan dan Perindustrian Tarakan mengungkap serapan tenaga kerja selama…

Sabtu, 18 November 2017 11:22

WADUH..!! Investor Pemasok Gas Mundur

TARAKAN – Sebelumnya banyak investor yang siap menyuplai gas ke PT PLN (Persero) Unit Layanan…

Sabtu, 18 November 2017 11:11

Dua Hari, Tiga Korban Tewas di Jalan

TARAKAN - Nahas, sebuah mobil Daihatsu Xenia dengan nomor polisi KT 1680 RE yang dikemudikan Muhammad…

Sabtu, 18 November 2017 11:10

Sentra Industri Telan Biaya Rp 20 Miliar

TARAKAN - Sentra indusri kecil dan menengah saat ini tengah dibangun di Jalan Hake Babu dengan luas…

Sabtu, 18 November 2017 11:08

Reklame Mendominasi Perizinan

TARAKAN – Sejak Kantor Pelayanan Perizinan Terpadu (KPPT) Tarakan menjadi Dinas Penanaman Modal,…

Sabtu, 18 November 2017 11:04

Dua Jembatan di Dua Gang Rusak

TARAKAN - Ketua RT 2, Kelurahan Karang Anyar Pantai, Ihsan mengatakan, terdapat dua titik jembatan yang…

Sabtu, 18 November 2017 11:03

Pedagang Berburu Uang Kecil

Tarakan-Dalam memenuhi kebutuhan masyarakat di Kota Tarakan,  pendistibusian uang baru terus dilakukan…

Sabtu, 18 November 2017 10:59

Genset Rp 2,9 Juta ‘Diembat’ Paman

TARAKAN – Entah apa yang ada di benak TC (nama diinsialkan), pelaku pencuri genset keponakan sendiri.…

Jumat, 17 November 2017 12:24

JANJI YA...!! Mulai Desember Tak Ada Pemadaman

TARAKAN – Persoalan listrik di Bumi Paguntaka memang belum berakhir. Kekurangan pasokan gas masih…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .