MANAGED BY:
SENIN
22 JANUARI
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Sabtu, 19 Agustus 2017 11:59
Butuh Pemerintah, Selesaikan Sengketa WKP
FOTO: BANK DATA/RADAR TARAKAN

PROKAL.CO, TARAKAN – Saat ini 80 persern wilayah kerja pertambangan (WKP) miliki Pertamina EP telah ditinggali oleh masyarakat. Sehingga untuk mengatasi hal itu, Pertamina meminta bantuan dari Pemerintah Kota (Pemkot) Tarakan turut andil dalam mengatasi hal ini.

Manager Legal and Relation Pertamina EP Asset 5 , Yossi ardilla mengatakan, lahan-lahan tersebut sangat dibutuhkan  untuk operasional yang akan dilakukan Pertamina. Jika WKP tidak kembali ke tangan Pertamina, dia memastikan aset yang dimiliki Pertamina akan terbengkalai dan dikuasai oleh orang lain. Bahkan yang lebih buruk ialah, mereka tidak dapat meningkatkan hasil produksi, sebab WKP tersebut sudah dikuasai oleh orang lain.

Diceritakan Yossi, pada tahun 2008, perusahaan migas yang lama akhirnya resmi diambil alih oleh BUMN. Saat berada di tangan BUMN, okupansi WKP sudah mencapai 85 persen. Namun pihaknya masih menerima dan mendapatkan hasil.

Nah, dari 1.004 jumlah sumur, hanya 50 sumur yang dapat diakses. Terkait hal tersebut, Pertamina berusaha agar bisa tetap beroperasi tanpa menimbulkan gesekan-gesekan yang kemudian akan menghambat operasi yang dikerjakan.

“Untuk itu, kami berusaha dengan sangat hati-hati agar tidak bermasalah,” katanya.

Ada dua treatment yang sudah dilakukan olehnya, yakni dengan meminta instruksi dari pusat dan membuat trigger dengan program membentuk tim kelompok kerja (pokja), dengan kesepakatan bahwa Gubernur atau Wali Kota yang akan menandatangani SK tersebut. Untuk itu, saat ini pihaknya sudah menunggu SK dari Wali Kota Tarakan, Sofian Raga tentang empat pokja tersebut.

Yang nantinya akan menjadi trigger, yaitu dengan mengelompokkan WKP mana yang akan diinginkan oleh Pemkot untuk digunakan, yang mana yang akan digunakan oleh pihaknya. Itulah yang akan menjadi solusi nantinya.

Untuk itu, Ia mengatakan bukan Pertamina EP yang meminta, namun justru diberikan amanah untuk mengamankan aset.

“Selama itu diamanahkan ke kami, ya kami akan mengamankan semuanya. Nggak bisa memilih,” katanya.

Untuk diketahui empat pokja tersebut, terdiri dari inventarisasi, penindakan, pelaporan dan sebagainya. Nah, dari trigger pokja tersebutlah yang akan menentukan apa saja yang akan dilakukan oleh pihaknya terhadap aset-aset negara.

Pertamina sudah menyampaikan perihal tentang tindak lanjut hal tersebut kepada wali kota saat masih berada di kegiatan mural 3D, lalu. Dalam pembicaraan tersebut, wali kota menjelaskan bahwa terkait pembahasan WKP tersebut, masih dalam tahap pembahasan bersama dengan DPUTR.

“Karena teman-teman dari dinas menginginkan pokja itu segera dibangun, begitu. Jika pokja nanti akan membuka semua data Pertamina EP, kami siap. Asal muaranya benar, dan ada dasar hukumnya,” jelasnya.

Sementara menunggu SK dari wali kota, mereka akan memberikan peringatan kepada si pemilik lahan, baik itu pemilik pada bangunan lama maupun baru dengan peringatan secara lisan. Namun, bila masih bertahan, maka terpaksa akan mengeluarkan surat peringatan.

“Supaya warga itu, tidak lagi membuat bangunan-bangunan di WKP kami,” tegasnya.

Setiap rumah sudah diberikan peringatan sebanyak tiga kali. Namun, karena pihaknya merupakan sebuah perusahaan yang bergerak di migas, maka urusan penindakan, Pertamina meminta tolong kepada pihak instansi terkait

Tak hanya rumah biasa, namun rumah dinas yang berada di kawasan Ladang, Markoni dan Kampung Satu, juga sudah ditindaklanjuti oleh Pertamina sampai ke ranah Kejaksanaan Negeri Tarakan.

“Jadi nantinya untuk rumah-rumah ini akan diambil alih penanganannya oleh teman-teman kejakasaan,” ucapnya. (*/riz/nri)


BACA JUGA

Minggu, 21 Januari 2018 20:29

Harta Effendhi Rp 26 Miliar

TARAKAN – Hampir dipastikan seluruh Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) para bakal…

Sabtu, 20 Januari 2018 11:54

Polisi Kantongi Akun Provokator

TARAKAN – Tahapan kampanye Pilwali Tarakan memang masih beberapa bulan lagi. Namun gegap-gempita…

Sabtu, 20 Januari 2018 11:52

Pemilih Sudah Meninggal Masih Terdaftar

TARAKAN – Tahapan penyusunan daftar pemilih dan daftar pemilih tetap (DPT), merupakan hal yang…

Sabtu, 20 Januari 2018 11:50

Nelayan Masih Pakai Pukat Hela

TARAKAN – Per Januari ini larangan penggunaan alat tangkap pukat hela (trawls) atau cantrang resmi…

Sabtu, 20 Januari 2018 11:36

Transaksi Non Tunai Segera Diterapkan

TARAKAN - Bank Indonesia (BI) akhirnya segera merealisasikan pilot project gerakan non tunai (GNT) di…

Sabtu, 20 Januari 2018 11:33

Perbaikan Dermaga ‘Menelan’ Ratusan Juta

TARAKAN - Perbaikan Pelabuhan Tengkayu I SDF Tarakan, yang rusak akibat ditabrak tongkang kini memasuki…

Sabtu, 20 Januari 2018 11:31

Fokus Bayar Utang, Tidak Bangun Sekolah Baru

TARAKAN- Di tahun anjing tanah kali ini, hanya bisa membuat Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud)…

Sabtu, 20 Januari 2018 11:30

Perbaikan Jembatan Diprioritaskan

TARAKAN – Ketua RT 11, Kelurahan Juata Laut, Hamzah mengatakan, banyak infrastruktur yang perlu…

Sabtu, 20 Januari 2018 10:16

Duh...Lagi-Lagi Listrik Padam Lagi

TARAKAN - Listrik oh listrik. Lagi dan lagi, warga kembali merasakan pemadaman listrik mendadak di beberapa…

Kamis, 18 Januari 2018 11:02

Panwaslu Sudah Panggil KPU

TARAKAN - Pasca ditolaknya pendaftaran yang dilakukan Sabirin-Tajuddin Tuwo (Santun), karena dianggap…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .