MANAGED BY:
SENIN
22 JANUARI
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Sabtu, 19 Agustus 2017 11:45
Akan Mintai Keterangan Saksi Ahli
BARANG BUKTI: Insiden kecelakaan speedboat Rejeki Baru Kharisma menanti gelar perkara pekan depan. DOK

PROKAL.CO, TARAKAN - Gelar perkara kedua atas insiden terbaliknya speedboat Rejeki Baru Kharisma yang dijadwalkan dalam waktu dekat, belum juga kunjung digelar Polres Tarakan. Hingga kini Penyidik Polres Tarakan masih terus melakukan pemeriksaan sejumlah saksi, termasuk para instansi terkait untuk dimintai keterangan.

Dalam hal ini Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP), Dinas Perhubungan (Dishub) Kalimantan Utara (Kaltara) serta Kepolisian Sektor Kawasan Pelabuhan (KSKP).                                                                           

Kapolres Tarakan, AKBP Dearystone M.H.R Supit melalui Paur Subbag Humas, Polres Tarakan Ipda Denny Mardiyanto menjelaskan, bukan hanya memanggil instansi terkait, rencanannya penyidik akan memanggil saksi ahli untuk dimintai keterangan. “Untuk menentukan saksi ahli yang akan kami panggil, masih menunggu gelar perkara nanti. Kebetulan juga penyidik kami lagi dinas luar kota, jika sudah pulang akan langsung kami gelar perkaranya,” ungkapnya saat dikonfirmasi Radar Tarakan, Jumat (18/9).

Lebih lanjut, pria yang akrab disapa Denny menegaskan, gelar perkara yang kedua rencananya akan digelar pekan depan. Bukan hanya itu, pihaknya sekaligus membahas hasil dari keterangan para instansi terkait yang sudah dipanggil pada gelar perkara yang pertama. Panggilan untuk ketiga instansi tersebut hanya diwakili oleh petugas yang saat itu bertugas atau ada di lokasi kejadian pada 25 Juli lalu.

“Untuk yang kami panggil, kami mintai keterangan sebagai tugas, pokok dan fungsi (tupoksi) sesuai instansi terkait yang sekaligus bertugas saat di Pelabuhan Tengkayu, Saat ini penyidik sedang keluar kota, nanti kalau sudah kembali dan hasil dari gelar perkara ternyata belum kelar (masih ada keterangan saksi dari instansi yang kurang. Red) dan dibutuhkan keterangan tambahan, akan kita panggil lagi termasuk agen-agen,” tegas Denny.

Selain itu, penyidik juga sudah meminta keterangan dari beberapa korban selamat dari insiden nahas yang menewaskan 10 orang penumpang ini. Di antaranya, anak dari Maryanto dan Evi Danamika yang menjadi korban dari terbaliknya speedboat Rezeki Baru Kharisma.

“Awalnya, korban ini dipanggil karena juga menjadi korban pencurian juga. Kan kebetulan ada dikantor polisi, jadi sekalian saja kita mintai keterangan terkait insiden kapal ini. Ini salah satu korban, dia bersama orang tuanya saat kapal terbalik, tetapi kedua orang tuanya tidak selamat,” urainya.

Sementara itu, Kepala KSOP Tarakan Abdul Rahman menuturkan siap dipanggil lagi jika diminta oleh penyidik Satreskrim Polres Tarakan. “Kami sudah menjalankan tugas sesuai prosedur, tapi kita serahkan semua kepada penyelidikan polisi. Yang jelas kami siap hadir memberikan keterangan jika dipanggil lagi oleh penyidik,” singkat marinir berpangkat Letnan Kolonel ini.(*/sep/nri)


BACA JUGA

Senin, 22 Januari 2018 14:22

Balon-Tim Sukses Harus Melek UU

PERSOALAN biaya kampanye memang rentan mengarah ke arah black campaign. Belajar dari pengalaman sebelum-sebelumnya,…

Senin, 22 Januari 2018 14:19

Arief Jadi Wali Kota Selama 130 Hari

TARAKAN – Sang petahana Sofian Raga yang memutuskan untuk ingin melanjutkan kerjanya, pada Pilwali…

Senin, 22 Januari 2018 14:07

Andalkan Sumbangan Sukarela Masyarakat-Gereja

KEBERADAAN maskapai Mission Aviation Fellowship (MAF), seolah menjadi penolong bagi masyarakat pedalaman…

Senin, 22 Januari 2018 14:04

Uang ATM Dibobol Pakai Lidi

TARAKAN – Masyarakat kudu waspada, khususnya saat akan melakukan transaksi tunai di mesin Anjungan…

Senin, 22 Januari 2018 13:52

Tingginya Kepedulian, Minim Keluhan

TARAKAN - Ketua RT 8 Kelurahan Pamusian Andi Laskariya mengatakan secara umum kondisi jalan yang berada…

Senin, 22 Januari 2018 11:45

MD Tak Diberi Akses Bertemu Anaknya

ANAK dari salah satu Warga Negara Asing (WNA) Filipina yang jadi kurir narkotika dititipkan Kepolisian…

Senin, 22 Januari 2018 11:28

Ular Hangus, Listik Padam

TARAKAN - Tidak ada hujan dan tak ada badai, tiba-tiba warga Bumi Paguntaka kembali merasakan listrik…

Senin, 22 Januari 2018 11:17

Siap Cabut Algaka Tak Berizin

TARAKAN – Menjelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2018. Segala atribut berbagai macam alat…

Senin, 22 Januari 2018 11:08

Enam Tahun Menantikan Gapura

TARAKAN – Tidak banyak yang dikeluhkan oleh warga RT 14, Kelurahan Pamusian ini. Ruang lingkup…

Minggu, 21 Januari 2018 20:29

Harta Effendhi Rp 26 Miliar

TARAKAN – Hampir dipastikan seluruh Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) para bakal…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .