MANAGED BY:
SENIN
21 MEI
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Sabtu, 19 Agustus 2017 11:30
Meninggal karena Konsumsi Mie Instan dan Cokelat?
INT

PROKAL.CO, TARAKAN – Adanya informasi yang beredar melalui media sosial (medsos) bahwa mengkonsumsi mie instan dan dilanjutkan mengkonsumsi cokelat akan menyebabkan kematian, disanggah oleh Kementerian Kesehatan. Kepala Biro Komunikasi dan Pelayanan
Masyarakat Kementrian Kesehatan, Oscar Primadi membatah jika Kemenkes mengeluarkan informasi tersebut. Dirinya mengatakan jika pesan yang beredar tersebut merupakan berita hoax yang tidak bisa dipertanggung jawabkan.

“Kemenkes tidak pernah posting berita seperti itu, ini jelas cirinya hoax,” ungkapnya kepada Radar Tarakan.

Dirinya menuturkan, berita yang tidak dapat dipertanggung jawabkan bersifat sensasional yang artikelnya menggugah perasaan dan emosi pembaca secara berlebihan. “Seperti pesan itu yang sifatnya menakuti, info kesehatan kemenkes bisa diakses di web Kemenkes,” terang Oscar. Sementara itu, saat ditemui di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Tarakan, dr.Ni Putu Merlynda Pusvita Dewi, Sp.PD mengatakan, dirinya baru mengetahui jika mengkonsumsi mie instan dan dilanjutkan dengan makan cokelat dapat menimbulkan reaksi kimia. “Menimbulkan reaksi kimia, sampai ada yang meninggal? Saya baru dengar,” ujar dokter spesialis penyakit dalam ini.

dr.Dewi,menjelaskan bahwa, mie instan memang mengandung pengawet yang tidak baik untuk kesehatan jika dikonsumsi
terus-menerus, karena bisa memicu maag dan kanker. Sebab efek mie dapat dirasakan dalam waktu jangka panjang. “Makan mie
sesekali boleh yah, seperti sebulan sekali tapi jangan terus menerus. Efeknya nggak sekarang, tapi nanti dikemudian hari,” terang
Dewi. Mie instan mengandung bahan kimia, sehingga jika beraksi dengan air panas bahan kimia akan keluar dan saat dikonsumsi efeknya untuk kesehatan sangat buruk karena dapat menyebabkan karsinogenik yang dapat menyebabkan kanker pencernaan.

“Biasanya itu rebusan air pertama dibuang untuk menghilangkan bahan kimia, karena bahan untuk merekatkan mie ada bahan kimia
seperti plastik,” jelas dokter berhijab ini. Sama halnya dengan cokelat, konsumen yang memiliki riwayat penyakit lambung, sangat tidak dianjurkan untuk mengkonsumsi cokelat secara berlebihan. Sehingga ia menganjurkan agar konsumen yang memiliki riwayat penyakit lambung, tidak mengkonsumsi mie maupun cokelat secara berlebihan.(*/one/udn)


BACA JUGA

Minggu, 20 Mei 2018 21:29

Situasional, Tembak di Tempat

TARAKAN - Instruksi tembak di tempat kepada orang yang dicurigaI sebagai teroris hanya bisa dilakukan…

Minggu, 20 Mei 2018 20:47

Gubernur Seriusi Blok Gas Sei Menggaris

JAKARTA – Kelistrikan menjadi perhatian serius Gubernur Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara) Dr.…

Sabtu, 19 Mei 2018 09:11

Unjuk Gigi di Genius Olympiad Amerika

TARAKAN - Satuper satusiswa Kaltara unjuk gigi di ajang internasional. Setelah Ari Pardoan Manurung…

Sabtu, 19 Mei 2018 09:03

Belum Lunas, Sekolah Disegel Tukang

TARAKAN - Pembangunan sekolah secara swakelola di SMKN 2 Tarakan saat ini tiba-tiba terkendala. Tukang…

Sabtu, 19 Mei 2018 09:01

Antisipasi Ramadan, Seribu Ton Beras Dipasok Bulog

STOK beras di Bulog Tarakan dipastikan aman untuk Kaltara beberapa bulan ke depan. Pasalnya, beras yang…

Sabtu, 19 Mei 2018 08:58

Transportasi Online Beroperasi, Kuotanya Dibatasi

TARAKAN- Transportasi umum berbasis online telah beroperasi di Tarakan, meski saat ini hanya jenis roda…

Sabtu, 19 Mei 2018 08:56

Sudah Ditinjau, Warga Berharap Realisasi

TARAKAN – Ketua RT 9, Kelurahan Selumit, Jamal Ka’ba mengatakan, untuk mengantisipasi banjir,…

Jumat, 18 Mei 2018 19:43

Mengaku Bawa Bom, Penumpang Lain Histeris

TARAKAN – Penumpang Lion Air berinisial EF terpaksa diamankan petugas Avsec Bandara Juwata Internasional…

Jumat, 18 Mei 2018 12:00

Suka Bagi Video ISIS

MENILIK kehidupan AS, terduga teroris selama di Tarakan, ia diketahui pernah bersekolah di salah satu…

Jumat, 18 Mei 2018 11:55

Deteksi 17 Terduga Teroris

TARAKAN – Video anggota kelompok Islamic State of Iraq and Syria (ISIS) di Tarakan membuat publik…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .