MANAGED BY:
RABU
24 JANUARI
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Sabtu, 19 Agustus 2017 11:30
Meninggal karena Konsumsi Mie Instan dan Cokelat?
INT

PROKAL.CO, TARAKAN – Adanya informasi yang beredar melalui media sosial (medsos) bahwa mengkonsumsi mie instan dan dilanjutkan mengkonsumsi cokelat akan menyebabkan kematian, disanggah oleh Kementerian Kesehatan. Kepala Biro Komunikasi dan Pelayanan
Masyarakat Kementrian Kesehatan, Oscar Primadi membatah jika Kemenkes mengeluarkan informasi tersebut. Dirinya mengatakan jika pesan yang beredar tersebut merupakan berita hoax yang tidak bisa dipertanggung jawabkan.

“Kemenkes tidak pernah posting berita seperti itu, ini jelas cirinya hoax,” ungkapnya kepada Radar Tarakan.

Dirinya menuturkan, berita yang tidak dapat dipertanggung jawabkan bersifat sensasional yang artikelnya menggugah perasaan dan emosi pembaca secara berlebihan. “Seperti pesan itu yang sifatnya menakuti, info kesehatan kemenkes bisa diakses di web Kemenkes,” terang Oscar. Sementara itu, saat ditemui di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Tarakan, dr.Ni Putu Merlynda Pusvita Dewi, Sp.PD mengatakan, dirinya baru mengetahui jika mengkonsumsi mie instan dan dilanjutkan dengan makan cokelat dapat menimbulkan reaksi kimia. “Menimbulkan reaksi kimia, sampai ada yang meninggal? Saya baru dengar,” ujar dokter spesialis penyakit dalam ini.

dr.Dewi,menjelaskan bahwa, mie instan memang mengandung pengawet yang tidak baik untuk kesehatan jika dikonsumsi
terus-menerus, karena bisa memicu maag dan kanker. Sebab efek mie dapat dirasakan dalam waktu jangka panjang. “Makan mie
sesekali boleh yah, seperti sebulan sekali tapi jangan terus menerus. Efeknya nggak sekarang, tapi nanti dikemudian hari,” terang
Dewi. Mie instan mengandung bahan kimia, sehingga jika beraksi dengan air panas bahan kimia akan keluar dan saat dikonsumsi efeknya untuk kesehatan sangat buruk karena dapat menyebabkan karsinogenik yang dapat menyebabkan kanker pencernaan.

“Biasanya itu rebusan air pertama dibuang untuk menghilangkan bahan kimia, karena bahan untuk merekatkan mie ada bahan kimia
seperti plastik,” jelas dokter berhijab ini. Sama halnya dengan cokelat, konsumen yang memiliki riwayat penyakit lambung, sangat tidak dianjurkan untuk mengkonsumsi cokelat secara berlebihan. Sehingga ia menganjurkan agar konsumen yang memiliki riwayat penyakit lambung, tidak mengkonsumsi mie maupun cokelat secara berlebihan.(*/one/udn)


BACA JUGA

Selasa, 23 Januari 2018 12:50

Rekor Awal Tahun, Empat Jam Padam

TARAKAN – Meski sudah berganti tahun, namun persoalan pemadaman listrik masih terjadi. Padahal…

Selasa, 23 Januari 2018 12:48

Lebih Banyak Menghabiskan Hari-Harinya di Rumah Sakit

Adam Al Fatah anak sulung pasangan Siti (28) dan Hery (38), harus merasakan sakit yang sudah dideritanya…

Selasa, 23 Januari 2018 12:47

Dana Suvenir Balon Capai Rp 100 Juta

TARAKAN – Memasuki masa kampanye Pilwali Tarakan para pengusaha jasa pembuatan spanduk, baliho…

Selasa, 23 Januari 2018 12:45

Enam Kelurahan Rawan Kecurangan

TARAKAN - Kecurangan pada proses pemilihan umum (Pemilu), menjadi atensi khusus yang harus disikapi…

Selasa, 23 Januari 2018 12:36

Tak Cukup Bukti, Laporan Dihentikan

TARAKAN - Gugatan pasangan Sabirin Sanyong dan Tajuddin Tuwo (Santun) kepada Komisi Pemilihan Umum (KPU),…

Selasa, 23 Januari 2018 12:29

Hanura Terancam Jadi Penonton pada Pemilu di Kaltara, Kok Bisa?

TARAKAN - Konflik yang terjadi di Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) belum…

Selasa, 23 Januari 2018 12:27

Tegaskan Imunisasi Dihalalkan MUI

TARAKAN – Target 92 persen pemberian imunisasi kepada anak-anak hingga saat ini oleh Dinas Kesehatan…

Selasa, 23 Januari 2018 12:23

Drainase Tersumbat Pasir dan Sampah

TARAKAN – Pada umumnya permasalahan di setiap lingkungan rukun tetangga (RT) hampir sama. Jika…

Senin, 22 Januari 2018 14:22

Balon-Tim Sukses Harus Melek UU

PERSOALAN biaya kampanye memang rentan mengarah ke arah black campaign. Belajar dari pengalaman sebelum-sebelumnya,…

Senin, 22 Januari 2018 14:19

Arief Jadi Wali Kota Selama 130 Hari

TARAKAN – Sang petahana Sofian Raga yang memutuskan untuk ingin melanjutkan kerjanya, pada Pilwali…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .