MANAGED BY:
KAMIS
21 SEPTEMBER
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV

RADAR KALTARA

Sabtu, 19 Agustus 2017 11:30
Meninggal karena Konsumsi Mie Instan dan Cokelat?
INT

PROKAL.CO, TARAKAN – Adanya informasi yang beredar melalui media sosial (medsos) bahwa mengkonsumsi mie instan dan dilanjutkan mengkonsumsi cokelat akan menyebabkan kematian, disanggah oleh Kementerian Kesehatan. Kepala Biro Komunikasi dan Pelayanan
Masyarakat Kementrian Kesehatan, Oscar Primadi membatah jika Kemenkes mengeluarkan informasi tersebut. Dirinya mengatakan jika pesan yang beredar tersebut merupakan berita hoax yang tidak bisa dipertanggung jawabkan.

“Kemenkes tidak pernah posting berita seperti itu, ini jelas cirinya hoax,” ungkapnya kepada Radar Tarakan.

Dirinya menuturkan, berita yang tidak dapat dipertanggung jawabkan bersifat sensasional yang artikelnya menggugah perasaan dan emosi pembaca secara berlebihan. “Seperti pesan itu yang sifatnya menakuti, info kesehatan kemenkes bisa diakses di web Kemenkes,” terang Oscar. Sementara itu, saat ditemui di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Tarakan, dr.Ni Putu Merlynda Pusvita Dewi, Sp.PD mengatakan, dirinya baru mengetahui jika mengkonsumsi mie instan dan dilanjutkan dengan makan cokelat dapat menimbulkan reaksi kimia. “Menimbulkan reaksi kimia, sampai ada yang meninggal? Saya baru dengar,” ujar dokter spesialis penyakit dalam ini.

dr.Dewi,menjelaskan bahwa, mie instan memang mengandung pengawet yang tidak baik untuk kesehatan jika dikonsumsi
terus-menerus, karena bisa memicu maag dan kanker. Sebab efek mie dapat dirasakan dalam waktu jangka panjang. “Makan mie
sesekali boleh yah, seperti sebulan sekali tapi jangan terus menerus. Efeknya nggak sekarang, tapi nanti dikemudian hari,” terang
Dewi. Mie instan mengandung bahan kimia, sehingga jika beraksi dengan air panas bahan kimia akan keluar dan saat dikonsumsi efeknya untuk kesehatan sangat buruk karena dapat menyebabkan karsinogenik yang dapat menyebabkan kanker pencernaan.

“Biasanya itu rebusan air pertama dibuang untuk menghilangkan bahan kimia, karena bahan untuk merekatkan mie ada bahan kimia
seperti plastik,” jelas dokter berhijab ini. Sama halnya dengan cokelat, konsumen yang memiliki riwayat penyakit lambung, sangat tidak dianjurkan untuk mengkonsumsi cokelat secara berlebihan. Sehingga ia menganjurkan agar konsumen yang memiliki riwayat penyakit lambung, tidak mengkonsumsi mie maupun cokelat secara berlebihan.(*/one/udn)


BACA JUGA

Rabu, 20 September 2017 10:58

Harus Ada Pengecualian untuk DOB Kaltara

JAKARTA – Kebijakan pemerintah yang menunda pembentukan daerah otonomi baru (DOB) di tahun 2017…

Rabu, 20 September 2017 10:53

Hampir Tiap Hari Listrik Padam

TARAKAN – Kestabilan listrik di Tarakan nampaknya akan terus bergantung pada gas. Sebab, saat…

Rabu, 20 September 2017 10:50

Tak Terapkan HET, Pedagang Akan Disanksi

TARAKAN – Pengaturan Harga Eceran Tertinggi (HET) beras di Indonesia terlah diberlakukan, tak…

Rabu, 20 September 2017 10:47

Bibir Membiru Diredakan Hanya dengan Air Hangat

Jika dilihat sekilas, Atika Zahra Ratifa tampak seperti bayi sehat pada umumnya. Namun, siapa sangka…

Rabu, 20 September 2017 10:41

Warga KTT Terhipnotis Penampilan The Angelz

TANA TIDUNG – Tak hanya penyanyi-penyanyi dangdut dan melayu saja yang meramaikan pesta rakyat…

Rabu, 20 September 2017 10:38

APBD-P Belum Dibahas, Masih Menunggu Provinsi

TARAKAN - Pembahasan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Perubahan (APBDP) oleh Tim Anggaran Pemerintah…

Rabu, 20 September 2017 10:35

PJU Kurang, Anggaran Pengadaan Menipis

TARAKAN – Penerangan jalan umum (PJU) di Bumi Paguntaka masih terbilang minim, termasuk di daerah…

Rabu, 20 September 2017 10:33

Tigor Menolak Jika Jadi Wakil

TARAKAN – Keputusan DPP Golkar yang merekomendasikan Badrun untuk diusung pada pilwali tahun depan,…

Rabu, 20 September 2017 10:31

Dua Mucikari Diringkus Tim Polda

TARAKAN – Maraknya karaoke dewasa yang tersebar di beberapa titik di Tarakan akhirnya menjadi…

Rabu, 20 September 2017 04:15

Api 'Mengamuk", Bakar Sejumlah Kios di Pasar Gusher

TARAKAN - Insiden nahas mewarnai pertengahan September. Sekitar pukul 01.00 dini hari, warga dihebohkan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .