MANAGED BY:
SENIN
21 MEI
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Sabtu, 19 Agustus 2017 11:08
Pengembangan Runway Bandara Dihentikan

Anggaran dari Kemenhub Terancam Dikembalikan

TERHENTI: Pengembangan landasan pacu Bandara Nunukan harus dihentikan sementara waktu akibat pembayaran lahan kepada masyarakat belum lunas. ENAL/RADAR NUNUKAN

PROKAL.CO, NUNUKAN – Pengembangan landasan pacu atau runway Bandar Udara (Bandara) Nunukan harus dihentikan setelah lahan yang akan digunakan masih bermasalah. Padahal anggaran pembangunan bandara telah disiapkan dari Kementerian Perhubungan (Kemenhub) sebesar Rp 75 miliar.

Kepala Bandara Nunukan, Nurul Anwar mengatakan, saat ini pembangunan landasan pacu bandara dihentikan. Karena ada permintaan dari pemilik lahan yang meminta diselesaikan sebelum pengembangan bandara dilanjutkan. “Jika tidak dilanjutkan pembangunannya anggarannya bisa saja dikembalikan,” kata Nurul Anwar.

Ia menjelaskan, pihaknya tidak menjadi masalah jika anggaran tersebut dikembalikan. Pengembangan landasan pacu bandara sepanjang 500 meter, sedangkan yang ditahan pembangunannya ada di posisi tengah antara jarak 500 meter tersebut.

Pembangunan landasan pacu bandara pun tidak mampu mencapai 500 meter. Karena jika lahan masih bermasalah tentu sulit untuk mecapai target 500 meter. Namun, untuk pekerjaan lain tetap dilanjutkan, seperti penambahan lampu penerangan lain dan perbaikan landasan lain.

“Yang dikembalikan anggarannya hanya perpanjangan saja jika benar-benar nanti tidak bisa dilanjutkan, anggaran perpanjangan sekira Rp 30 miliar,” ujarnya.

Saat ini pihaknya telah melakukan komunikasi dengan pihak yang mengaku pemilik lahan tersebut, bahkan telah dilakukan pertemuan dengan pemerintah daerah. Hanya saja belum ada hasil hingga saat ini terkait lahan yang bermasalah tersebut. “Harus dicari tahu dulu asal usul lahan ini, bagaimana saat pembebasannya sejak bandara ini mau dibangun,” tambahnya.

Terpisah, Syarifuddin, anak dari salah satu pemilik lahan mengatakan,  untuk lahan Bandara Nunukan tidak termasuk sengkata, hanya saja ada persoalan pembayaran yang belum dilunasi saat pembebasan dulu. “Saat ini telah dilakukan negosiasi dengan pemerintah daerah, agar segera menyelesaikan pembayaran yang belum dilunasi,” kata Syarifuddin kepada media ini kemarin.

Menurutnya, sebelum dilakukan pembangunan landasan pacu Bandara Nunukan, ada tambak milik masyarakat. Bahkan, berita acara pembebesan serta pengukuran lahan tersebut ada dan dilakukan pada 2008 lalu. Saat ini diminta untuk melakukan pergantian biaya pembuatan tambak tersebut. “Yang dituntut itu bukan ganti rugi tambak tersebut, tapi nilai pekerjaan pembuatan tambak tersebut,” ujarnya.

Lanjut dia, masyarakat tidak bermaksud untuk mengganggu pekerjaan Bandara Nunukan, hanya saja tepat momennnya untuk menagih kembali. Karena persoalan ini sejak lama belum ada titik penyelesaiannya. Ia pun tidak menginginkan banyak terkait permasalahan lahan tersebut. Jika ada kepastian untuk pembayaran dilakukan dan memiliki bukti tertulis dapat dilanjutkan pekerjaan Bandara Nunukan. Namun, jika hanya lisan tentu sulit untuk dipercaya.

“Pemilik lahan tidak banyak menuntut, pembayaran juga sisa Rp 250 juta. Hanya saja ini harus menjadi perhatian serius, agar segera bisa diselesaikan segera,” tambahnya. (nal/eza)


BACA JUGA

Sabtu, 19 Mei 2018 08:46

Warga di Sini Jadi Incaran Buaya dan Ular Sembakung

NUNUKAN – Warga di Desa Tepian, Kecamatan Sembakung membutuhkan perhatian dari pemerintah. Sebab…

Sabtu, 19 Mei 2018 08:44

Layanan Belum Memenuhi Keinginan Masyarakat

NUNUKAN – Sistem birokrasi dalam tubuh pemerintah, masih banyak yang dikeluhkan oleh masyarakat.…

Jumat, 18 Mei 2018 12:38

Defisit, Pembangunan Sulit Terlaksana

NUNUKAN - Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPUPRPKP) Nunukan…

Jumat, 18 Mei 2018 12:13

Pengecer Gas Melon Ilegal Segera Ditangani Tim Satgas

NUNUKAN – Persoalan gas melon 3 kilogram (kg) di wilayah perbatasan belum berakhir. Sampai saat…

Jumat, 18 Mei 2018 12:08

Calon Anggota Legislatif Dilarang Kampanye

NUNUKAN – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Nunukan telah menyampaikan larangan kampanye melalui…

Jumat, 18 Mei 2018 12:06

Pencuri Handphone di Jok Motor Dibekuk

NUNUKAN – Salah seorang pelaku pencurian sejumlah handphone yang diletakkan di kantong serta jok…

Jumat, 18 Mei 2018 12:04

Terjadi Gangguan, Maskapai Ini Gagal Terbang Perdana

NUNUKAN – Maskapai Aviastar yang ditetapkan sebagai pememang lelang Subsidi Ongkos Angkut (SOA)…

Kamis, 17 Mei 2018 11:17

Temukan Barang Terlarang di Lapas

NUNUKAN – Tak ingin kejadian kerusuhan di Rumah Tahanan (Rutan) Mako Brimob, Depok, beberapa waktu…

Rabu, 16 Mei 2018 11:38

ANJING LIAR MENGGILA..!! Korban Gigitan Bertambah, Penindakan Stagnan

NUNUKAN — Kepala Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Nunukan dr. Ika Bihandayani tak menampik…

Rabu, 16 Mei 2018 11:24

Stok Blangko Cukup, Server Gangguan

NUNUKAN — Pencetakan Kartu Tanda Penduduk (KTP) elektronik atau e-KTP kembali terganggu. Server…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .