MANAGED BY:
MINGGU
19 NOVEMBER
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV

RADAR KALTARA

Sabtu, 19 Agustus 2017 11:08
Pengembangan Runway Bandara Dihentikan

Anggaran dari Kemenhub Terancam Dikembalikan

TERHENTI: Pengembangan landasan pacu Bandara Nunukan harus dihentikan sementara waktu akibat pembayaran lahan kepada masyarakat belum lunas. ENAL/RADAR NUNUKAN

PROKAL.CO, NUNUKAN – Pengembangan landasan pacu atau runway Bandar Udara (Bandara) Nunukan harus dihentikan setelah lahan yang akan digunakan masih bermasalah. Padahal anggaran pembangunan bandara telah disiapkan dari Kementerian Perhubungan (Kemenhub) sebesar Rp 75 miliar.

Kepala Bandara Nunukan, Nurul Anwar mengatakan, saat ini pembangunan landasan pacu bandara dihentikan. Karena ada permintaan dari pemilik lahan yang meminta diselesaikan sebelum pengembangan bandara dilanjutkan. “Jika tidak dilanjutkan pembangunannya anggarannya bisa saja dikembalikan,” kata Nurul Anwar.

Ia menjelaskan, pihaknya tidak menjadi masalah jika anggaran tersebut dikembalikan. Pengembangan landasan pacu bandara sepanjang 500 meter, sedangkan yang ditahan pembangunannya ada di posisi tengah antara jarak 500 meter tersebut.

Pembangunan landasan pacu bandara pun tidak mampu mencapai 500 meter. Karena jika lahan masih bermasalah tentu sulit untuk mecapai target 500 meter. Namun, untuk pekerjaan lain tetap dilanjutkan, seperti penambahan lampu penerangan lain dan perbaikan landasan lain.

“Yang dikembalikan anggarannya hanya perpanjangan saja jika benar-benar nanti tidak bisa dilanjutkan, anggaran perpanjangan sekira Rp 30 miliar,” ujarnya.

Saat ini pihaknya telah melakukan komunikasi dengan pihak yang mengaku pemilik lahan tersebut, bahkan telah dilakukan pertemuan dengan pemerintah daerah. Hanya saja belum ada hasil hingga saat ini terkait lahan yang bermasalah tersebut. “Harus dicari tahu dulu asal usul lahan ini, bagaimana saat pembebasannya sejak bandara ini mau dibangun,” tambahnya.

Terpisah, Syarifuddin, anak dari salah satu pemilik lahan mengatakan,  untuk lahan Bandara Nunukan tidak termasuk sengkata, hanya saja ada persoalan pembayaran yang belum dilunasi saat pembebasan dulu. “Saat ini telah dilakukan negosiasi dengan pemerintah daerah, agar segera menyelesaikan pembayaran yang belum dilunasi,” kata Syarifuddin kepada media ini kemarin.

Menurutnya, sebelum dilakukan pembangunan landasan pacu Bandara Nunukan, ada tambak milik masyarakat. Bahkan, berita acara pembebesan serta pengukuran lahan tersebut ada dan dilakukan pada 2008 lalu. Saat ini diminta untuk melakukan pergantian biaya pembuatan tambak tersebut. “Yang dituntut itu bukan ganti rugi tambak tersebut, tapi nilai pekerjaan pembuatan tambak tersebut,” ujarnya.

Lanjut dia, masyarakat tidak bermaksud untuk mengganggu pekerjaan Bandara Nunukan, hanya saja tepat momennnya untuk menagih kembali. Karena persoalan ini sejak lama belum ada titik penyelesaiannya. Ia pun tidak menginginkan banyak terkait permasalahan lahan tersebut. Jika ada kepastian untuk pembayaran dilakukan dan memiliki bukti tertulis dapat dilanjutkan pekerjaan Bandara Nunukan. Namun, jika hanya lisan tentu sulit untuk dipercaya.

“Pemilik lahan tidak banyak menuntut, pembayaran juga sisa Rp 250 juta. Hanya saja ini harus menjadi perhatian serius, agar segera bisa diselesaikan segera,” tambahnya. (nal/eza)


BACA JUGA

Sabtu, 18 November 2017 10:43

Diisukan Pakai Tikus, Pemilik RM Arema Laporkan Tim Terpadu ke Polisi

NUNUKAN – Merasa nama baik dan reputasi usaha yang dilakukan tercemar, pemilik Rumah Makan (RM)…

Sabtu, 18 November 2017 10:39

Bukan Bakso Terbuat dari Daging Tikus, Hanya...

NUNUKAN – Simpang siurnya informasi yang tersebar di media sosial (medsos) mengenai daging tikus…

Jumat, 17 November 2017 11:39

Pembangunan Pasar Tradisional Terpadu Digenjot

NUNUKAN – Pembangunan Pasar Tradisional Terpadu terus di genjot, Dinas Perdagangan memastikan…

Jumat, 17 November 2017 11:37

PLN Masih Menunggu Penentuan Golongan Tarif Listrik

NUNUKAN – Wacana golongan tarif listrik yang bakal dikurangi, PT Perusahan Listrik Negara (PLN)…

Kamis, 16 November 2017 09:40

Hasil Sampel Positif Mengandung Daging Tikus

NUNUKAN – Isu tidak sedap kembali diterima warga Kabupaten Nunukan. Khususnya penggemar kuliner…

Kamis, 16 November 2017 09:38

Pemkab Selidiki Keaslian Hasil Laboratorium

NUNUKAN – Tak ingin gegabah langsung mengambil tindakan tegas, Pemerintah Kabupaten Nunukan memilih…

Rabu, 15 November 2017 13:00

Dua Pekan, Polisi Tilang 414 Pengendara

NUNUKAN – Berakhir sudah Operasi Zebra yang dilakukan serentak se-Indonesia selama 14 hari. Di…

Rabu, 15 November 2017 12:59

Pos Lintas Batas Negara Akan Dibangun

NUNUKAN – Rapat teknis dan sidang ke-22 Tim Sosial Ekonomi Malaysia Indonesia (Sosek Malindo),…

Selasa, 14 November 2017 10:29

KPU Temukan Data Ganda KTA Parpol

NUNUKAN – Proses verifikasi administrasi Komisi Pemilihan Umum (KPU) Nunukan terhadap sejumlah…

Selasa, 14 November 2017 10:20

Kelanjutan SOA Barang dan Penumpang Dipastikan Aman

NUNUKAN – Masalah klasik persoalan Subsidi Ongkos Angkutan (SOA) barang dan penumpang untuk wilayah…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .