MANAGED BY:
RABU
18 OKTOBER
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV

RADAR KALTARA

Sabtu, 12 Agustus 2017 10:35
ADA APA INI...? Pilot Tidak Membolehkan Penumpang Masuk
TERLAMBAT: Suasana lelah yang terjadi di bandara Juwata Tarakan akibat tertinggal pada penerbangan Lion Air. YUSTINA/RADAR TARAKAN

PROKAL.CO, Insiden yang menyebabkan kerciuhan di Bandara Juwata Tarakan. Membuat para penumpang merasa kecewa, karena pilot tidak ingin menunggu, sehingga memutuskan untuk berangkat tanpa pemberitahuan terlebih dulu.

Salah seorang penumpang, Aping (32) mengatakan, dia sudah berada di bandara sejak pukul 04.50 Wita untuk melakukan check in. Saat dia masuk ke ruangan check in, terjadi antrean yang cukup panjang. Padahal, 4 counter telah dibuka oleh maskapai Lion Air, namun karena menggunakan sistem manual maka terjadilah antrean yang panjang.

Setelah mengantre hampir kurang lebih sejam, akhirnya Aping melakukan proses check in dan pencetakan tiket. Tetapi saat dia akan menuju ruang tunggu, tepat pukul 05.50 Wita ternyata pintu pesawat sudah ditutup dan tidak menerima penumpang untuk masuk lagi.

“Pilotnya sudah tidak membolehkan penumpang masuk, karena sudah telat. Padahal, saya dengar waktu check in ada penumpang yang nanya ke petugas karena waktunya yang mepet dengan boarding. Tapi kata petugas akan ditunggu karena masih panjang antrean penumpang, dan saat itu kami merasa aman. Eh ternyata saat naik ruang tunggu menuju pintu pesawat malah kami ditinggal,” jelas Aping, kepada Radar Tarakan.

Aping menyesalkan tindakan dari pilot, yang tidak memperbolehkan penumpang masuk, padahal bukan karena kesalahan dari penumpang.  “Biasanya kan ada tiga kali pemanggilan untuk penumpang agar memasuki pesawat. Ini tidak ada. Pemanggilan untuk ke ruang tunggu memang ada. Jadi tiba-tiba saja pesawat itu berangkat tanpa pemberitahuan,” ujarnya.

Aping sebenarnya pergi ke Balikpapan, karena ada kegiatan dari perusahaan yang mengharuskan dia hadir tepat pukul 09.00 Wita. “Saya sudah terlambat, tetapi mau bagaimana, tidak bisa juga saya berangkat sekarang,” ungkapnya.

Hal senada diungkapkan Mahasiswa Borneo Fakultas Hukum, Dani Hartono (21) yang harus tiba di Istana Bogor pukul 10.00 wita, karena harus mengikuti pendidikan Pancasila. Seluruh rencana yang telah diatur bersama dua kawannya harus tertunda akibat insiden ini.

“Kami kesal sekali dengan pelayanan yang tidak ada kejelasan ini,” ungkapnya.

Sementara itu, menyikapi buruknya pelayanan maskapai Lion Air, Ombudsman Kaltara memastikan akan menindaklanjuti persoalan yang menyebabkan ratusan penumpang yang komplain, karena ditinggal pesawat.

Kepala perwakilan Ombudsman Kaltara, Ibramsyah Amirudin saat dikonfirmasi mengatakan, dia belum mengetahui pasti penyebab insiden tersebut. Karena kejadiannya pagi hari sehingga dia belum menerima laporan tersebut.

Selang beberapa menit kemudian, lelaki yang pernah menjabat sebagai pembantu rektor Universitas Kaltara, Tanjung Selor ini mencari tahu kebenaran informasi dan benar adanya pembatalan ratusan penumpang Lion Air.

Ia pun mengabarkan, akan segera turun ke lapangan. Apalagi masalah ini memiliki dampak yang sangat merugikan para calon penumpang maskapai yang banyak digunakan masyarakat ini, akibat batal berangkat. "Akan segera kami tindak lanjuti." tegas Ibramsyah melalui WhatsApp-nya, kemarin (11/8). (keg/*/yus/nri)


BACA JUGA

Rabu, 18 Oktober 2017 14:00

24 SKPD Rebutan Mobil Bekas

TARAKAN – Mobil dinas yang sudah dikembalikan anggota DPRD Tarakan ke Pemkot Tarakan ternyata…

Rabu, 18 Oktober 2017 13:59

Jasad Bayi Pertama Kali Ditemukan Istri Karyawan

TARAKAN – Setelah kasusnya diproses hampir dua bulan, Selasa (17/10) kemarin polisi bersama Kejaksaan…

Rabu, 18 Oktober 2017 13:56

Target PBB Masih 50 Persen

TARAKAN – Masyarakat Bumi Paguntaka ternyata masih banyak yang belum melaksanakan kewajibannya…

Rabu, 18 Oktober 2017 13:54

Perbatasan ‘Dihantui’ Ancaman Kejahatan

TARAKAN – Kondisi wilayah perbatasan di Indonesia masih terbuka lebar, pengawasannya pun masih…

Rabu, 18 Oktober 2017 13:52

Partai Pika Tak Penuhi Persyaratan

TARAKAN – Partai Indonesia Kerja (PIKA) dan Partai Suara Rakyat Indonesia (Parsindo) akhirnya…

Rabu, 18 Oktober 2017 13:44

Hanya 100 Ormas yang Masih Aktif

TARAKAN – Dari 823 jumlah organisasi masyarakat (ormas), lembaga swadaya masyarakat (LSM) dan…

Rabu, 18 Oktober 2017 13:42

Pendaftar PPK dan PPS Masih Sepi Peminat

TARAKAN – Selain membuka pendaftaran partai politik (parpol) peserta Pemilu 2019, KPU Kota Tarakan…

Rabu, 18 Oktober 2017 13:41

Puskesmas Masih Kekurangan SDM

TARAKAN – Kepala Dinas Kesehatan Tarakan, Subono mengatakan, jika dilihat dari segi bangunan,…

Rabu, 18 Oktober 2017 13:40

Lagi, Air Meluap ke Badan Jalan

TARAKAN – aktivitas warga tentu terganggu jika jalan digenangi air, apalagi saat hujan. Biasanya…

Selasa, 17 Oktober 2017 14:18

Angin Kencang Akibatkan Kerugian Puluhan Juta

TARAKAN – Kemarin malam, angin kencang disertai ombak besar menghantam sejumlah kapal milik nelayan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .