MANAGED BY:
RABU
21 FEBRUARI
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Sabtu, 12 Agustus 2017 10:35
ADA APA INI...? Pilot Tidak Membolehkan Penumpang Masuk
TERLAMBAT: Suasana lelah yang terjadi di bandara Juwata Tarakan akibat tertinggal pada penerbangan Lion Air. YUSTINA/RADAR TARAKAN

PROKAL.CO, Insiden yang menyebabkan kerciuhan di Bandara Juwata Tarakan. Membuat para penumpang merasa kecewa, karena pilot tidak ingin menunggu, sehingga memutuskan untuk berangkat tanpa pemberitahuan terlebih dulu.

Salah seorang penumpang, Aping (32) mengatakan, dia sudah berada di bandara sejak pukul 04.50 Wita untuk melakukan check in. Saat dia masuk ke ruangan check in, terjadi antrean yang cukup panjang. Padahal, 4 counter telah dibuka oleh maskapai Lion Air, namun karena menggunakan sistem manual maka terjadilah antrean yang panjang.

Setelah mengantre hampir kurang lebih sejam, akhirnya Aping melakukan proses check in dan pencetakan tiket. Tetapi saat dia akan menuju ruang tunggu, tepat pukul 05.50 Wita ternyata pintu pesawat sudah ditutup dan tidak menerima penumpang untuk masuk lagi.

“Pilotnya sudah tidak membolehkan penumpang masuk, karena sudah telat. Padahal, saya dengar waktu check in ada penumpang yang nanya ke petugas karena waktunya yang mepet dengan boarding. Tapi kata petugas akan ditunggu karena masih panjang antrean penumpang, dan saat itu kami merasa aman. Eh ternyata saat naik ruang tunggu menuju pintu pesawat malah kami ditinggal,” jelas Aping, kepada Radar Tarakan.

Aping menyesalkan tindakan dari pilot, yang tidak memperbolehkan penumpang masuk, padahal bukan karena kesalahan dari penumpang.  “Biasanya kan ada tiga kali pemanggilan untuk penumpang agar memasuki pesawat. Ini tidak ada. Pemanggilan untuk ke ruang tunggu memang ada. Jadi tiba-tiba saja pesawat itu berangkat tanpa pemberitahuan,” ujarnya.

Aping sebenarnya pergi ke Balikpapan, karena ada kegiatan dari perusahaan yang mengharuskan dia hadir tepat pukul 09.00 Wita. “Saya sudah terlambat, tetapi mau bagaimana, tidak bisa juga saya berangkat sekarang,” ungkapnya.

Hal senada diungkapkan Mahasiswa Borneo Fakultas Hukum, Dani Hartono (21) yang harus tiba di Istana Bogor pukul 10.00 wita, karena harus mengikuti pendidikan Pancasila. Seluruh rencana yang telah diatur bersama dua kawannya harus tertunda akibat insiden ini.

“Kami kesal sekali dengan pelayanan yang tidak ada kejelasan ini,” ungkapnya.

Sementara itu, menyikapi buruknya pelayanan maskapai Lion Air, Ombudsman Kaltara memastikan akan menindaklanjuti persoalan yang menyebabkan ratusan penumpang yang komplain, karena ditinggal pesawat.

Kepala perwakilan Ombudsman Kaltara, Ibramsyah Amirudin saat dikonfirmasi mengatakan, dia belum mengetahui pasti penyebab insiden tersebut. Karena kejadiannya pagi hari sehingga dia belum menerima laporan tersebut.

Selang beberapa menit kemudian, lelaki yang pernah menjabat sebagai pembantu rektor Universitas Kaltara, Tanjung Selor ini mencari tahu kebenaran informasi dan benar adanya pembatalan ratusan penumpang Lion Air.

Ia pun mengabarkan, akan segera turun ke lapangan. Apalagi masalah ini memiliki dampak yang sangat merugikan para calon penumpang maskapai yang banyak digunakan masyarakat ini, akibat batal berangkat. "Akan segera kami tindak lanjuti." tegas Ibramsyah melalui WhatsApp-nya, kemarin (11/8). (keg/*/yus/nri)


BACA JUGA

Selasa, 20 Februari 2018 10:56

Tunggu Hasil, Sanksi Menanti

TARAKAN – Persoalan dua kepala dinas (kadis) di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Tarakan, yang…

Selasa, 20 Februari 2018 10:49

Berani Laporkan Penjualan di Atas HET!

TARAKAN – Meski sebagian wilayah Bumi Paguntaka sudah dipasangi jaringan gas (jargas), namun keberadaan…

Selasa, 20 Februari 2018 10:47

Tergerak dari Keluh Kesah Ibu-Ibu di Selawatan

Manajemen dan kru Radar Tarakan yang dipimpin Direktur Utama Anny Susilowati pun akhirnya berkesempatan…

Selasa, 20 Februari 2018 10:44

Tampung Bom dengan Bungker Darurat

TARAKAN – Seiring bergantinya tahun, penemuan bom Perang Dunia ke II semakin banyak ditemukan…

Selasa, 20 Februari 2018 10:43

UNBK Digelar Semi Online

TARAKAN - Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) untuk Sekolah Menengah Atas (SMA) akan dilaksanakan…

Selasa, 20 Februari 2018 10:42

Simpan Sabu di Kantong Pop Ice, AS Dibekuk

TARAKAN – Aksi AS, pelaku diduga pengedar sabu-sabu akhirnya digagalkan Satreskoba Polres Tarakan.…

Selasa, 20 Februari 2018 10:41

Mulai Menipis, Butuh Semenisasi Ulang

TARAKAN - Kebutuhan akan perbaikan kondisi jalan yang rusak saat ini tengah dirasakan masyarakat RT…

Selasa, 20 Februari 2018 09:30

Sepuluh Warga Ini 'Diangkut' ke Hotel, Kok Bisa?

TARAKAN - Sejumlah warga asal Sorong Papua 'diangkut' petugas Polsek Tarakan Timur, Senin (19/2) ke…

Senin, 19 Februari 2018 10:46

Dua Kadis Pamer Simbol Empat

TARAKAN - Di tengah masa kampanye Pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tarakan 2018, beredar foto…

Senin, 19 Februari 2018 10:44
Misi Sulit Setiap Sakit

Di Daerah Ini, Usahakan Jangan Sakit, Ini Alasannya....

Visi Kementerian Kesehatan yang mengharapkan masyarakat Indonesia sehat mandiri dan berkeadilan faktanya…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .