MANAGED BY:
JUMAT
20 JULI
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Sabtu, 12 Agustus 2017 10:19
Jatuh dari Motor, Ibu dan Anak Pingsan

Jembatan Rusak

BERBAHAYA: Kondisi jalan di RT 22 Kelurahan Selumit Pantai sangat membahayakan pengguna jalan karena kondisinya berlubang. LISAWAN/RADAR TARAKAN

PROKAL.CO, TARAKAN – Ketua RT 22, Kelurahan Selumit Pantai, Eka Mardiana mengatakan sejak 2015 lalu dirinya mengusulkan agar ada perbaikan jembatan di wilayahnya. Sebab jembatan yang panjangnya sekitar 30 meter dengan lebar sekitar 1,8 meter berangsur-angsur miring sehingga dapat membahayakan warga setempat. Hal tersebut sudah ia ajukan saat Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) sejak 2015 lalu.

“Sudah tiga kali kita ajukan itu tapi nggak pernah juga direalisasikan sampai sekarang,” ungkapnya kepada Radar Tarakan, Jumat (11/8).

Dikatakan Eka, bahwa di wilayahnya terdapat 5 titik jembatan yang memang seharusnya diperbaiki karena kondisinya berlubang dan digenangi air saat hujan. Bahkan sekitar dua bulan lalu terdapat warganya yang jatuh dari kendaraan roda dua akibat kondisi jembatan yang miring dan rusak parah bahkan besinya muncul di atas prmukaan jalan. warganya tersebut merupakan ibu dan anak hingga pingsan dikarenakan ditimpa motor saat jatuh.

Nggak sampai jatuh ke air, tapi kan miring jadi ditindis motor, pingsan ibunya sama anaknya,” terang Eka.

Sekitar lima bulan lalu, warga melakukan swadaya memperbaiki tiang jembatan namun karena kondisinya yang memang seharusnya ditangani dengan serius pada akhirnya perlahan-lahan kembali miring. Sama halnya dengan permukaan jembatan yang berlubang sesekali warga tambal sulam dengan semenisasi sementara tetapi pada akhirnya berlubang lagi.

“Itu juga jembatan sudah pernah disemenisasi sementara tapi warga dari RT 16 soalnya itu kan jalan tembus jadi mereka juga sering lewat di situ,” tambahnya.

Pada Musrenbang yang sama yakni 2015 lalu, dirinya juga mengajukan agar pos keamanan lingkungan (poskamling) di RT 22 segera diperbaiki. Dalam tiga tahun ini poskamling tersebut tidak dimanfaatkan karena bahan yang terbuat dari kayu sehingga dinding poskamling jabuk. Pihaknya bermaksud agar pemerintah memperbaiki sehingga dapat diaktifkan kembali. “Sudah jabuk, itu aja jendelanya sudah berapa kali jatuh. Kita juga minta supaya dipasang lampu kan masih gelap,” tuturnya.

Ia mengatakan lingkungan RT 22 sangat rawan, terutama narkoba dan maling sehingga poskamling tersebut harus segera diaktifkan agar warga dapat menjaga keamanan saat malam hari. Padahal warganya bersedia jika dijadwalkan untuk menjaga kemanan lingkungan.

“Rawan narkoba, apalagi sering ada maling juga, jadi harus ada yang ronda, karena kalau ada apa-apa pelakunya susah didapat,” ujarnya.

Dengan demikian dirinya berharap agar pemerintah kota menanggapi apa yang menjadi permasalahan di wilayahnya. Sebab warga juga menganggap bahwa Ketua RT tidak bekerja karena tidak ada perbaikan.

“Warga juga mengeluhnya ke RT, katanya kita nggak kerja padahal kita juga sudah ajukan proposal, tapi mungkin karena kondisi keuangan,” tandasnya. (*/one/udn)


BACA JUGA

Kamis, 19 Juli 2018 21:15

Stok Air Tersisa untuk Tiga Hari

TARAKAN - Kondisi air bersih di Bumi Paguntaka kian krisis. Komposisi air di tiga embung sudah semakin…

Kamis, 19 Juli 2018 21:12

Transportasi Online Dianggap Ilegal

TARAKAN – Kemarin, aksi damai kembali dilakukan Serikat Pekerja Transportasi Indonesia (SPTI)…

Kamis, 19 Juli 2018 11:34

Ratusan Sopir Angkot Demo Tolak Grab

TARAKAN - Ratusan sopirĀ  angkot yang tergabung dalam SPTI dan sopir angkutan konvensional lainnya, Kamis…

Kamis, 19 Juli 2018 11:21

Presiden Jokowi Belum Dipastikan Datang

TARAKAN – Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (Apeksi)…

Kamis, 19 Juli 2018 11:19

200 Pelanggan Alami Gangguan Token Listrik

TARAKAN – Tak hanya merasakan pemadaman listrik saja, masyarakat Tarakan juga sempat tidak bisa…

Kamis, 19 Juli 2018 11:17

Tiga Daerah Raih WDP

TARAKAN -  Tiga dari lima kabupaten di Provinsi Kalimantan Utara mendapat opini Wajar Dengan…

Kamis, 19 Juli 2018 11:16

Tak Penuhi Kuota, Selektif Pilih Bacaleg

TARAKAN – Bertambahnya jumlah daerah pemilihan (dapil) di Bumi Paguntaka membuat para legislator…

Kamis, 19 Juli 2018 09:56

Lapas Penuh, Hak Tahanan Tak Terpenuhi

TARAKAN - Kondisi lembaga pemasyarakatan (lapas) cukup memprihatinkan. Tak hanya kapasitasnya, namun…

Rabu, 18 Juli 2018 23:06

Antisipasi Lonjakan Harga Sembako

TARAKAN – Mengatasi lonjakan harga kebutuhan pokok di Bumi Paguntaka, terutama menjelang pelaksanaan…

Rabu, 18 Juli 2018 11:50

Tambah Flight di Rakernas Apeksi

TARAKAN – Jelang Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (Apeksi)…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .