MANAGED BY:
KAMIS
13 DESEMBER
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Sabtu, 12 Agustus 2017 10:08
Penyelesaian TPA Sanitary Landfi ll Masih 50 Persen
BELUM SELESAI: Ditargetkan tahun 2018 TPA Sanitary Landfill di Km 9 sudah bisa digunakan. ZAILANI/RADAR KALTARA

PROKAL.CO, TANJUNG SELOR – Sejak tahun 2013  penggunaan tempat pemroses akhir (TPA) sistem open dumping sudah dilarang dipergunakan. Larangan itu juga dipertegas dalam UU Nomor 18 Tahun 2008 tentang Pengelolaan Sampah, karena tidak ramah lingkungan dan  rentan terhadap bencana longsor.

Hal itu diakui Kepala Seksi Pengelolaan Sampah Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bulungan Hasnawir kepada Radar Kaltara  kemarin (11/8).

 Menurutnya, upaya  untuk tidak menggunakan TPA open dumping sudah dilakukan dengan membangun TPA di kiometer 9, Desa Bumi Rahayu, Tanjung Selor dengan sistem sanitary landfill. Hanya saja saat ini progres pekerjaan masih sekira 50 persen.

“Kalau bangunan pos jaga, rumah dinas, tempat alat, dan bengkel sudah jadi, lokasi penampungan (lindi) juga sudah ada,” katanya.

Yang belum ada itu, sambung dia, alat timbang  dan penyaringnya. Karena prosesnya masih menunggu hasil verifikasi pemberkasan beberapa hal terkait dengan lokasi pembangunan TPA.

Terkait progresnya, aku dia, dari informasi yang diterimanya belum diverifikasi pusat.

“Ketika berkas sudah diverifikasi dan diserahkan, baru akan di cek lokasinya apakah sesuai atau tidak,”ungkapnya.

 Ketika sudah tidak masalah, lanjut dia, proses pembangunan akan segera dilakukan. Karena ditargetkan tahun 2018 sudah bisa digunakan. “Tapi saat ini tetap dikerjakan,” ujarnya, seraya mengatakan, perencanaan TPA ini sudah dilakukan sejak tahun 2015 dan ditargetkan selesai 2017 namun molor.

Dikatakannya, TPA seluas 6 hektare ini sebenarnya sudah bisa digunakan namun belum bisa dikelola, karena alat yang belum tercukupi seperti timbangan  dan penyaringnya. ”Sementara kami pakai TPA yang lama saja dulu hingga TPA sanitary landfill selesai,” ujarnya.

Dia menambahkan, anggaran yang digunakan untuk pembangunan TPA sanitary landfill ini sekira Rp 51 miliar dari APBN dan APBD Provinsi Kaltara.”Anggaran yang dihabiskan saat ini sekira Rp 28 miliar,” sebutnya.(*/zai/ana)


BACA JUGA

Rabu, 12 Desember 2018 13:07

Bahas RAPBD Alot, Tak Usah Risau

TANJUNG SELOR – Rapat Paripurna ke-26 Masa Sidang III 2018…

Rabu, 12 Desember 2018 12:57

Oknum Pejabat Dishub Jadi Tersangka

TANJUNG SELOR – Okum pejabat di Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten…

Rabu, 12 Desember 2018 12:56

WAH NGGA ASIK..!! Layanan Wifi Gratis Dikurangi

TANJUNG SELOR - Kondisi APBD Bulungan yang terus merosot sejak…

Rabu, 12 Desember 2018 12:54

Pimping Jadi Percontohan Kampung KB di Kaltara

TANJUNG SELOR – Desa Pimping, Kecamatan Tanjung Palas Utara ditunjuk…

Rabu, 12 Desember 2018 12:53

PTT Kesehatan Bakal Jadi CPNS

TANJUNG SELOR - Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Kalimantan Utara…

Rabu, 12 Desember 2018 12:51

Perda Pengakuan Masyarakat Adat Jalan di Tempat

TANJUNG SELOR - Peraturan Daerah (Perda) Kabupaten Bulungan nomor 12…

Rabu, 12 Desember 2018 12:50

Semua Daerah Rawan Kamtibmas

POLDA Kaltara menegaskan situasi Kaltara harus tetap kondusif jelang hingga…

Selasa, 11 Desember 2018 15:37

Puluhan Karung Daging Ilegal Diamankan

TANJUNG SELOR - Tim gabungan dari Kepolisian Resor (Polres) Bulungan,…

Selasa, 11 Desember 2018 15:36

Ditargetkan 2020, Seluruh Kaltara Dijangkau Internet

TANJUNG SELOR – Dewasa ini, masyarakat Indonesia sudah sangat ketergantungan…

Selasa, 11 Desember 2018 15:34

Tak Berbeda dengan Anak Normal, Mampu Hasilkan Karya

Keterbatasan bukan penghalang bagi anak penyandang disabilitas. Bahkan, mereka mampu…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .