MANAGED BY:
MINGGU
24 MARET
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Sabtu, 12 Agustus 2017 10:08
Penyelesaian TPA Sanitary Landfi ll Masih 50 Persen
BELUM SELESAI: Ditargetkan tahun 2018 TPA Sanitary Landfill di Km 9 sudah bisa digunakan. ZAILANI/RADAR KALTARA

PROKAL.CO, TANJUNG SELOR – Sejak tahun 2013  penggunaan tempat pemroses akhir (TPA) sistem open dumping sudah dilarang dipergunakan. Larangan itu juga dipertegas dalam UU Nomor 18 Tahun 2008 tentang Pengelolaan Sampah, karena tidak ramah lingkungan dan  rentan terhadap bencana longsor.

Hal itu diakui Kepala Seksi Pengelolaan Sampah Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bulungan Hasnawir kepada Radar Kaltara  kemarin (11/8).

 Menurutnya, upaya  untuk tidak menggunakan TPA open dumping sudah dilakukan dengan membangun TPA di kiometer 9, Desa Bumi Rahayu, Tanjung Selor dengan sistem sanitary landfill. Hanya saja saat ini progres pekerjaan masih sekira 50 persen.

“Kalau bangunan pos jaga, rumah dinas, tempat alat, dan bengkel sudah jadi, lokasi penampungan (lindi) juga sudah ada,” katanya.

Yang belum ada itu, sambung dia, alat timbang  dan penyaringnya. Karena prosesnya masih menunggu hasil verifikasi pemberkasan beberapa hal terkait dengan lokasi pembangunan TPA.

Terkait progresnya, aku dia, dari informasi yang diterimanya belum diverifikasi pusat.

“Ketika berkas sudah diverifikasi dan diserahkan, baru akan di cek lokasinya apakah sesuai atau tidak,”ungkapnya.

 Ketika sudah tidak masalah, lanjut dia, proses pembangunan akan segera dilakukan. Karena ditargetkan tahun 2018 sudah bisa digunakan. “Tapi saat ini tetap dikerjakan,” ujarnya, seraya mengatakan, perencanaan TPA ini sudah dilakukan sejak tahun 2015 dan ditargetkan selesai 2017 namun molor.

Dikatakannya, TPA seluas 6 hektare ini sebenarnya sudah bisa digunakan namun belum bisa dikelola, karena alat yang belum tercukupi seperti timbangan  dan penyaringnya. ”Sementara kami pakai TPA yang lama saja dulu hingga TPA sanitary landfill selesai,” ujarnya.

Dia menambahkan, anggaran yang digunakan untuk pembangunan TPA sanitary landfill ini sekira Rp 51 miliar dari APBN dan APBD Provinsi Kaltara.”Anggaran yang dihabiskan saat ini sekira Rp 28 miliar,” sebutnya.(*/zai/ana)


BACA JUGA

Sabtu, 23 Maret 2019 11:26

PLN Kaltimra Cek Kondisi PLTU, Ini yang Ditemukan

TANJUNG SELOR - Guna mendapatkan informasi mengenai pemadaman bergilir yang…

Sabtu, 23 Maret 2019 11:25

KPU Diserang, Satu Demonstran Ditembak

TANJUNG SELOR – Massa tiba-tiba menyerbu kantor Komisi Pemilihan Umum…

Sabtu, 23 Maret 2019 11:23

Ribuan Personel Gabungan Dikerahkan Amankan Pemilu

TANJUNG SELOR - Ribuan personel siap dikerahkan guna mengamankan pelaksanaan…

Sabtu, 23 Maret 2019 11:22

Tak Netral, ASN Dapat Dipidanakan

TANJUNG SELOR – Menindaklanjuti Surat Edaran (SE) Sekretaris Provinsi (Sekprov)…

Sabtu, 23 Maret 2019 11:21

Dua Bus Damri Akan Dikomersilkan

TANJUNG SELOR – Jika sesuai rencana, dalam waktu dekat ini…

Sabtu, 23 Maret 2019 10:25

Mampu Jadi Penopang Ekonomi Indonesia

TANJUNG SELOR - Pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Sungai…

Sabtu, 23 Maret 2019 10:23

SOA Barang Masih Proses Lelang

TANJUNG SELOR - Subsidi ongkos angkut (SOA) barang yang diprogramkan…

Sabtu, 23 Maret 2019 10:23

Kaltara Miliki Prospek Pengembangan Transportasi Darat

Sejak 22 Februari 2019, Tri Wijono Djati resmi mengepalai jabatan …

Sabtu, 23 Maret 2019 10:22

Caleg Stres, RSD Siapkan Dokter Kejiwaan

TANJUNG SELOR - Meskipun di beberapa rumah sakit (RS) di…

Sabtu, 23 Maret 2019 10:19

Tak Disiplin, Diskualifikasi Menanti

TANJUNG SELOR - Sebanyak 453 calon pegawai negeri sipil (CPNS)…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*