MANAGED BY:
MINGGU
18 FEBRUARI
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Sabtu, 12 Agustus 2017 09:52
Isak Tangis Warnai Pemberangkatan JCH

Pengantar Padati PLB Liem Hie Djung

DIPADATI: Setiap JCH yang datang langsung diturunkan dan kendaraannya diarahkan menuju jalan keluar. Banyaknya keluarga yang mengantar membuat Pelabuhan PLBL Liem Hie Djung padat. Bahkan, petugas keamanan dibuat kewalahan, Jumat (8/11). SYAMSUL/RADAR NUNUKAN

PROKAL.CO, NUNUKAN – Suasana Pelabuhan Pos Lintas Batas Laut (PLBL) Liem Hie Djung berbeda dari hari biasaya, Jumat (8/11). Sejak pukul 06.00 Wita, kepadatan kendaraan roda empat (R4) di halaman parkir Pelabuhan reguler Nunukan-Tarakan dan sebaliknya sudah terlihat. Sebab, 115 Jamaah Calon Haji (JCH) Kabupaten Nunukan beserta rombongan keluarganya memadati PLBL.   

Tak ayal, petugas dari Dinas Perhubungan (Dishub) Nunukan dan personel  Kepolisian Sektor Kawasan Pelabuhan (KSKP) Nunukan terlihat sibuk mengatur kendaraan yang masuk. Bahkan, kendaraan yang masuk tidak diperkenankan memutar arah jika ingin keluar. Tapi, harus melalui jalur yang tembus ke Pasar Ikan Liem Hie Djung.

Kepala Dishub Nunukan, Abdi Jauhari mengatakan, pengalihan arus lalu lintas kendaraan dilakukan untuk menghindari penumpakan. Sebab, jika hanya JCH saja, tentu dapat diatasi anak buahnya. Namun, seperti sudah tradisi masyarakat Kabupaten Nunukan, keluarga yang mengantar pasti banyak.

“Mobil calon hajinya memang hanya satu. Tapi, yang antar itu ada sampai 5 mobil. Semuanya mau masuk. Jadi, kalau tidak diperketat memang nanti kewalahan,” ungkapnya kepada media ini.

Untuk itu, lanjutnya, jalur masuk dan keluar dipisahkan. Tidak seperti hari biasanya. Kendaraan yang keluar melalui Pasar Ikan Liem Hie Djung dekat Pusat Jajanan Serba Ada (Pujasera). Sehingga, tidak ada penumpukan kendaraan. “Calon haji masuk ke ruang tunggu, sementara pengantar dan keluarga hanya sampai di pintu saja. Tidak diperkenankan sampai di dermaga. Berbahaya dan menghambat jadwal pemberangkatan,” ujarnya.

Sebelum menuju speedboat, seluruh JCH dikumpulkan di ruang pertemuan untuk mengikuti acara pelepasan dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nunukan. Setelah rangkaian acara selesai, satu persatu JCH menuju speedboat untuk menuju Kota Tarakan lalu melanjutkan penerbangan ke Balikpapan menuju Embarkasi Batikan, Balikpapan, Kalimantan Timur (Kaltim).

“Kalau dari jadwalnya, memang sedikit molor. Seharusnya acara dimulai pukul 06.30 pagi. Tapi, ada beberapa JCH terlambat, makanya berangkatnya juga telat,” kata Kepala Seksi (Kasi) Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kementerian Agama (Kemenag) Nunukan, Drs. H Muhammad Tahir yang ditemui di acara pelepasan tersebut.

Disebutkan, 115 JCH Nunukan yang tergabung dalam Kelompok Terbang (keloter) 11 untuk Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) bersama Kalimantan Timur (Kaltim), Sulawesi Tengah (Sulteng) dan Sulawesi Utara (Sulut) menggunakan dua armada speedboat.

“Di Tarakan nanti dilanjutkan dengan pesawat menuju Balikpapan. Minggu, 12 Agustus baru masuk Embarkasi Batikan untuk bersiap-siap terbang menuju Jeddah, Arab Saudi. Jadwal yang kami terima seperti itu. Semoga saja sesuai jadwal dan seluruh JCH Nunukan selamat hingga kembali ke tanah air,” harapnya mengakhiri lantaran kesibukannya saat itu. (oya/eza)


BACA JUGA

Sabtu, 17 Februari 2018 11:18

Pintu Resmi Libur, Jalur Tikus Diincar

NUNUKAN -  Aktivitas jalur penyeberangan resmi Nunukan-Tawau, Malaysia, Jumat (16/2)  libur,…

Sabtu, 17 Februari 2018 10:54

Berharap Tanpa Gangguan Kriminal

NUNUKAN – Ratusan lampion serta belasan lilin raksasa kembali mewarnai perayaan Tahun Baru Imlek…

Sabtu, 17 Februari 2018 10:53

Lihat Pemuda Candu Lem, Laporkan!

BADAN Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Nunukan mengimbau masyarakat melaporkan jika melihat atau…

Sabtu, 17 Februari 2018 10:31

Jalan Lingkar Diguyur Rp 22 M, Tapi Jangan Asal

NUNUKAN – Jalan Lingkar di Desa Bambangan, Kecamatan Sebatik Barat yang mengalami longsor pada…

Sabtu, 17 Februari 2018 10:30

Agar Tak Dipermainkan Pemilik Modal

NUNUKAN – Pangkalan Pendaratan Ikan (PPI) Sebatik yang belum selesai dibangun pada 2017 lalu,…

Sabtu, 17 Februari 2018 10:29

Abrasi Masih Mengancam Desa Manurung

NUNUKAN – Abrasi pantai yang membuat rumah ambruk di Desa Manurung, Kecamatan Sebatik Timur hingga…

Sabtu, 17 Februari 2018 10:28

Abrasi Masih Mengancam Desa Manurung

NUNUKAN – Abrasi pantai yang membuat rumah ambruk di Desa Manurung, Kecamatan Sebatik Timur hingga…

Kamis, 15 Februari 2018 11:57

Express Air Belum Jelas

USAI melakukan proving flight atau percobaan penerbangan di Kaltara awal Februari lalu. Maskapai Xpress…

Kamis, 15 Februari 2018 11:16

4.000 Warga Terancam Kehilangan Hak Suara

NUNUKAN – Memilih pemimpin atau wakil rakyat menjadi hak setiap Warga Negara Indonesia (WNI) yang…

Kamis, 15 Februari 2018 11:16

4.000 Warga Terancam Kehilangan Hak Suara

NUNUKAN – Memilih pemimpin atau wakil rakyat menjadi hak setiap Warga Negara Indonesia (WNI) yang…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .