MANAGED BY:
RABU
13 DESEMBER
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV

RADAR KALTARA

Sabtu, 12 Agustus 2017 09:52
Isak Tangis Warnai Pemberangkatan JCH

Pengantar Padati PLB Liem Hie Djung

DIPADATI: Setiap JCH yang datang langsung diturunkan dan kendaraannya diarahkan menuju jalan keluar. Banyaknya keluarga yang mengantar membuat Pelabuhan PLBL Liem Hie Djung padat. Bahkan, petugas keamanan dibuat kewalahan, Jumat (8/11). SYAMSUL/RADAR NUNUKAN

PROKAL.CO, NUNUKAN – Suasana Pelabuhan Pos Lintas Batas Laut (PLBL) Liem Hie Djung berbeda dari hari biasaya, Jumat (8/11). Sejak pukul 06.00 Wita, kepadatan kendaraan roda empat (R4) di halaman parkir Pelabuhan reguler Nunukan-Tarakan dan sebaliknya sudah terlihat. Sebab, 115 Jamaah Calon Haji (JCH) Kabupaten Nunukan beserta rombongan keluarganya memadati PLBL.   

Tak ayal, petugas dari Dinas Perhubungan (Dishub) Nunukan dan personel  Kepolisian Sektor Kawasan Pelabuhan (KSKP) Nunukan terlihat sibuk mengatur kendaraan yang masuk. Bahkan, kendaraan yang masuk tidak diperkenankan memutar arah jika ingin keluar. Tapi, harus melalui jalur yang tembus ke Pasar Ikan Liem Hie Djung.

Kepala Dishub Nunukan, Abdi Jauhari mengatakan, pengalihan arus lalu lintas kendaraan dilakukan untuk menghindari penumpakan. Sebab, jika hanya JCH saja, tentu dapat diatasi anak buahnya. Namun, seperti sudah tradisi masyarakat Kabupaten Nunukan, keluarga yang mengantar pasti banyak.

“Mobil calon hajinya memang hanya satu. Tapi, yang antar itu ada sampai 5 mobil. Semuanya mau masuk. Jadi, kalau tidak diperketat memang nanti kewalahan,” ungkapnya kepada media ini.

Untuk itu, lanjutnya, jalur masuk dan keluar dipisahkan. Tidak seperti hari biasanya. Kendaraan yang keluar melalui Pasar Ikan Liem Hie Djung dekat Pusat Jajanan Serba Ada (Pujasera). Sehingga, tidak ada penumpukan kendaraan. “Calon haji masuk ke ruang tunggu, sementara pengantar dan keluarga hanya sampai di pintu saja. Tidak diperkenankan sampai di dermaga. Berbahaya dan menghambat jadwal pemberangkatan,” ujarnya.

Sebelum menuju speedboat, seluruh JCH dikumpulkan di ruang pertemuan untuk mengikuti acara pelepasan dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nunukan. Setelah rangkaian acara selesai, satu persatu JCH menuju speedboat untuk menuju Kota Tarakan lalu melanjutkan penerbangan ke Balikpapan menuju Embarkasi Batikan, Balikpapan, Kalimantan Timur (Kaltim).

“Kalau dari jadwalnya, memang sedikit molor. Seharusnya acara dimulai pukul 06.30 pagi. Tapi, ada beberapa JCH terlambat, makanya berangkatnya juga telat,” kata Kepala Seksi (Kasi) Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kementerian Agama (Kemenag) Nunukan, Drs. H Muhammad Tahir yang ditemui di acara pelepasan tersebut.

Disebutkan, 115 JCH Nunukan yang tergabung dalam Kelompok Terbang (keloter) 11 untuk Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) bersama Kalimantan Timur (Kaltim), Sulawesi Tengah (Sulteng) dan Sulawesi Utara (Sulut) menggunakan dua armada speedboat.

“Di Tarakan nanti dilanjutkan dengan pesawat menuju Balikpapan. Minggu, 12 Agustus baru masuk Embarkasi Batikan untuk bersiap-siap terbang menuju Jeddah, Arab Saudi. Jadwal yang kami terima seperti itu. Semoga saja sesuai jadwal dan seluruh JCH Nunukan selamat hingga kembali ke tanah air,” harapnya mengakhiri lantaran kesibukannya saat itu. (oya/eza)


BACA JUGA

Rabu, 13 Desember 2017 10:05

Tahun Depan, PLN Bangun Pembangkit Baru

NUNUKAN – Meski baru meresmikan enam unit mesin baru dengan daya 6 megawatt (mw), PT Perusahaan…

Rabu, 13 Desember 2017 10:03

ITCC-Jawa Pos Kembali Rekrut Pelajar di Perbatasan

NUNUKAN – Memasuki tahun keempat, Indonesia Tionghoa Culture Center (ITCC) Jawa Pos Group kembali…

Rabu, 13 Desember 2017 09:57

867 Gram Sabu-Sabu Diamankan Bea Cukai

NUNUKAN – Selama periode Januari hingga Desember 2017, Kantor Pengawasan Pelayanan Bea dan Cukai…

Selasa, 12 Desember 2017 10:02

Rekanan Minta Kepastian Pembayaran

NUNUKAN – Puncak kesabaran kontraktor atau rekanan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nunukan akhirnya…

Selasa, 12 Desember 2017 09:59

Daya Listrik Surplus, Daftar Tunggu Mulai Dilayani

NUNUKAN – Enam unit mesin baru Pembangkit Listrik Tenaga Diesel (PLTD) Sei Bilal dengan daya 6…

Senin, 11 Desember 2017 10:56

Rawan Perampokan, Nelayan Takut Melaut

NUNUKAN – Nelayan di Pulau Sebatik semakin was-was saat turun melaut. Aksi perampok bersenjata…

Senin, 11 Desember 2017 10:54

Lapas Punya Tujuh Narapidana di Bawah Umur

NUNUKAN – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Klas IIB Nunukan memiliki tujuh penghuni warga binaan…

Senin, 11 Desember 2017 09:26

Banyak Rampok, Nelayan Was-was Melaut

NUNUKAN – Nelayan di Pulau Sebatik semakin was-was saat turun melaut. Aksi perampok bersenjata…

Senin, 11 Desember 2017 09:25

Harga Rumput Laut Membaik

NUNUKAN – Harga komoditas unggulan Nunukan, yakni rumput laut terus mengalami tren positif. Sempat…

Sabtu, 09 Desember 2017 10:50

X-Ray Masih Sulit Deteksi Barang Tersembunyi

NUNUKAN – Pengungkapan narkoba yang dilakukan Satuan Reserse Narkoba (Satreskoba) Polres Nunukan,…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .