MANAGED BY:
RABU
18 OKTOBER
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV

RADAR KALTARA

Sabtu, 12 Agustus 2017 09:41
Pembelian Bendera Merah Putih Meningkat 200 Persen

Surat Edaran Bupati Menuai Berkah Bagi Pedagang Bendera

RAUP UNTUNG: Tatang (42), pedagang bendera Merah Putih asal Garut, Jawa Barat, saat berjualan di pinggir jalan raya depan Bandara Kolonel RA Bessing, Malinau, Jumat (11/8). AGUSSALAM SANIP/RADAR TARAKAN

PROKAL.CO, Surat Edaran (SE) Bupati Malinau dalam rangka menyambut HUT ke-72 Republik Indonesia (RI) yang mengimbau agar seluruh masyarakat Kabupaten Malinau memasang atau mengibarkan bendera Merah Putih sebanyak jumlah anggota keluarga di rumah, memberi berkah bagi pedagang dan pembuat bendera Merah Putih.

Agusalam Sanip, Malinau

TATANG (42), pria asal Garut, Jawa Barat yang mengaku sudah berjualan bendera Merah Putih dan umbul-umbul serta pernak-pernik HUT RI sejak masih bujangan hingga sudah menikah dan punya anak dua, mengaku belum pernah menemukan sebuah daerah atau kabupaten yang bupatinya mengimbau masyarakat agar memasang bendera Merah Putih sejumlah anggota keluarga di rumah masing-masing.

Alhamdulillah ini menjadi berkah buat kami (pedagang bendera) dan ini merupakan sejarah, karena tidak pernah selama saya jualan bendera hingga sekarang, yang setiap rumah diimbau pasang bendera Merah Putih sebanyak anggota keluarga,” ujar Tatang saat diwawancarai media ini di tempat ia membuka lapak jualannya di depan jalan Bandara Kolonel RA Bessing, Malinau Kota, Jumat (11/8).

Diakuinya, berkat SE bupati, penjualan bendera dirinya tahun ini meningkat drastis hingga 200 persen, khususnya bendera Merah Putih ukuran 90 x 60 cm.

Ia mengapresiasi nasionalisme masyarakat Malinau yang tinggi. Tahun sebelumnya, sebelum ada SE bupati, tutur Tatang, masyarakat Malinau memang sudah terkenal di kalangan pedagang bendera bahwa nasionalismenya tinggi walaupun tinggal di perbatasan.

“Dari dulu antusias warga Malinau beda sama kota lain. Karena saya tahu betul, saya sudah berjualan di Malinau setiap HUT RI dari 8 tahun lalu,” ungkapnya.

Pemerintah pusat dalam hal ini Presiden RI Joko Widodo memang mengimbau untuk mengibarkan bendera Merah Putih selama satu bulan penuh mulai 1-31 Agustus. Di Malinau, Bupati Malinau Dr. Yansen TP, M.Si juga mengeluarkan SE untuk mengibarkan bendera sebulan penuh sejumlah anggota keluarga di rumah masing-masing.

“Kita dapat info bahwa di Malinau ada imbauan dari bupati, makanya banyak teman-teman berbondong-bondong ke sini,” tutur Tatang.

Diungkapkannya, tahun-tahun sebelumnya, pedagang bendera seperti dirinya hanya sekitar 7 orang yang masuk ke Malinau, namun dengan adanya SE bupati tersebut, ada sekitar 30 orang yang membuka lapak jualan bendera di sepanjang jalan di wilayah kota di Malinau.

“Teman-teman yang rencananya jual bendera ke Berau dan Tanjung Selor pun jadi ke sini,” ungkapnya seraya mengatakan walaupun tahun ini banyak yang jualan, tapi penjualannya masih naik hingga 200 persen dari tahun sebelumnya.

Pria yang mempunyai anaknya sudah masuk bangku kuliah dan SMP ini mengaku sangat terbantu dengan bertambahnya keuntungan dari penjualan bendera.

Apalagi tahun ini anaknya baru masuk kuliah, dan baru beberapa hari jualan di Malinau, ia sudah bisa mentransfer uang untuk biaya masuk kuliah anaknya. Ia juga sempat kehabisan bendera dan minta kiriman tambahan dari Garut ke Malinau.

“Istri saya kaget, karena cepat banget kirim uang. Biasanya sekitar 10 hari setelah berjualan baru bisa kirim uang. Saya sangat bersyukur sekali, karena uangnya buat anak saya masuk kuliah farmasi,” ujarnya bahagia.

Tatang menjual bendera ukuran 90 x 60 cm seharga Rp. 25 ribu perbuah. Ia mengaku tahun ini harga yang ia berikan turun dari tahun sebelumnya yang harganya Rp. 30 ribu perbuah. Ia beralasan karena banyak yang beli dan ingin cepat habis.

“Kan biasanya kalau banyak permintaan, harga akan naik. Kalau saya gak begitu, karena tahun ini banyak yang beli, jadi saya kasih murah harganya. Saya pertama bawa 150 kodi, terus kehabisan dan minta kiriman lagi,” katanya.

Ia berharap, tahun depan bupati kembali mengeluarkan SE dan ia akan kembali berjualan.

Selain Tatang, warga lokal yang bisa menjahit juga mendapat berkah dari SE tersebut. Mince, warga RT 1, Desa Wisata Pulau Sapi, Kecamatan Mentarang, bersama teman-temannya mendapat orderan dari warga dan ketua RT di wilayahnya untuk membuat bendera Merah Putih.

“Sejak tanggal 1 Agustus lalu, kami 8 orang secara bergantian menjahit bendera Merah Putih sesuai  pesanan pak RT,” ujar Mince.

Mince mendapatkan orderan bendera Merah Putih berukuran besar yaitu 2 x 3 meter sebanyak 3 buah yang akan dipasang ketua RT di lingkungannya.

Sementara itu, Masriati (54), warga Desa Malinau Seberang, Kecamatan Malinau Utara, memasang 10 bendera Merah Putih di depan rumahnya dan itu menggambarkan jumlah anggota keluarganya di rumah.

“Saya memang sudah mendengar ada imbauan dari pemerintah daerah untuk memasang bendera sejumlah anggota keluarga. Namun sebelum ada imbauan tersebut, saya sudah berniat memasang 10 bendera dan itu bukan terpaksa karena imbauan, tapi karena bentuk nasionalisme kami,” ujar perempuan single parent yang mempunyai 4 anak dan 4 cucu ini.

Menurut Aan Hartono, warga Malinau yang bekerja sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malinau, SE yang dikeluarkan bupati tersebut sangat bagus. Karena ini merupakan salah satu cara menumbuhkan semangat nasionalisme masyarakat Malinau.

“Memang perlu dicek kembali apakah benar cara ini efektif meningkatkan nasionalisme. Tapi setidaknya Malinau sudah berupaya. Coba bandingkan di kota-kota lain. Jakarta sekalipun tidak seramai Malinau warna merah putihnya,” ungkapnya.

Terpisah, Asisten Administrasi Umum Sekretariat Kabupaten Malinau Drs. H. Edy Marwan, M.Si saat dikonfirmasi media ini beberapa waktu lalu, mengatakan Pemkab Malinau melalui Bagian Tata Pemerintahan telah mengirimkan SE yang ditandatangani bupati ke desa-desa yang mengimbau masyarakat memasang bendera sesuai jumlah anggota keluarga untuk menyemarakkan HUT ke-72 RI.

“Bulan Juli lalu kami sudah kirimkan SE itu ke desa-desa agar masyarakat bisa menyiapkan bendera tersebut,” terang H. Edy Marwan. (ags/ddq)


BACA JUGA

Rabu, 18 Oktober 2017 13:21

Apel Bukan Seremonial

MALINAU – Fungsi dan tugas seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) menurut Bupati Malinau Dr.Yansen…

Rabu, 18 Oktober 2017 13:19

KNPI Audiensi dengan Bupati

MALINAU – Selasa (17/10), Bupati Malinau Dr. Yansen TP, M.Si menerima kunjungan pengurus Komite…

Rabu, 18 Oktober 2017 13:18

Tinggal 3.000 Jiwa Penduduk Belum Terasuransikan

MALINAU - Seluruh masyarakat Kabupaten Malinau yang mau mengasuransikan diri serta anggota keluarganya,…

Rabu, 18 Oktober 2017 13:17

106 Guru SD Ikuti Pelatihan

Menyukseskan Kurikulum 2013 (K13), Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Malinau mengadakan…

Selasa, 17 Oktober 2017 13:47

Pemerintah dan Dewan Sambut Positif

MALINAU-Bupati Dr Yansen TP MSi menyambut baik atas masuknya investor baru yang melakukan ekspose pembangkit…

Selasa, 17 Oktober 2017 13:46

Bupati Minta Investor Tuntaskan 20 Tahapan Pembangunan

MALINAU- Keberadaan PLTA Mentarang diyakini  Bupati Dr Yansen TP MSi akan memberi dampak positif…

Selasa, 17 Oktober 2017 13:45

Bupati: Silakan Buat Kegiatan Nyata Bagi Guru di Malinau

MALINAU-Bupati Dr Yansen TP MSi sangat menyambut baik dilaksanakannya diklat berjenjang tingkat dasar…

Senin, 16 Oktober 2017 12:00

Pemimpin Harus Berani Menghadapi Tantangan

MALINAU – Menjadi seorang pemimpin tentunya harus mencontohkan yang baik kepada yang dipimpinnya,…

Senin, 16 Oktober 2017 11:58

POPM Filariasis Harus Capai 80 Persen

MALINAU-Jika penduduk Kabupaten Malinau yang telah meminum obat pencegahan massal kaki gajah atau filariasis…

Senin, 16 Oktober 2017 11:38

Kades dan Camat Diminta Ingatkan Warga

MALINAU-Kepala Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DKP2KB) Malinau dr John…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .