MANAGED BY:
SENIN
20 NOVEMBER
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV

ADV

Sabtu, 12 Agustus 2017 09:36
BPJS KETENAGAKERJAAN KANTOR CABANG TARAKAN Gubernur Serahkan Santunan Secara Simbolis

Kepada Ahli Waris

SIMBOLIS: Gubernur Kaltara Irianto Lambrie menyerahkan santunan secara simbolis kepada ahli waris. DWI/RADAR TARAKAN

PROKAL.CO, TARAKAN -  Badan Penyelenggara Jaminan Sosial  (BPJS) Ketenagakerjaan Kantor Cabang Tarakan, Jumat (11/8) pagi menggelar acara penyerahan santunan program BPJS Ketenagakerjaan  kepada dua keluarga ahli waris penerima santunan kematian. 

Kegiatan yang berlangsung di Ruang Rapat Imbaya Kantor Wali Kota Tarakan tersebut dihadiri oleh Gubernur Kaltara Irianto Lambrie, Wali Kota Tarakan Sofian Raga, Direktur Kepeserta  dan Hubungan Antar Lembaga BPJS Ketenagakerjaan Ilyas Lubis, Kepala Kantor Wilayah BPJS Ketenagakerjaan Kalimantan Heru Prayitno, Kepala Kantor BPJS Ketenagakerjaan Tarakan Kunto Wibowo, pimpinan SKPD, pihak ahli waris dan tamu undangan.

Penyerahan santunan kepada dua ahli waris dilakukan secara simbolis oleh Gubernur Kaltara, Irianto Lambrie.  Satu ahli waris penerima santunan adalah istri dari Alm. Zulkifli Armansyah pemilik CV Cahaya Inti Sukses, salah satu korban meninggal dunia  kecelakaan speedboat di perairan Tarakan pada 25 Juli lalu.

Santunan yang diberikan BPJS Ketenagakerjaan sebesar Rp 162.147.464, jumlah santunan tersebut meliputi santunan Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK), Jaminan Hari Tua (JHT) serta beasiswa anak sebesar Rp 12 juta.

Sedangkan ahli waris penerima santunan lainnya adalah keluarga Alm Sri Wahyuni yang semasa hidup merupakan karyawan PT. Idec Abadi Wood Industries.

Santunan yang diserahkan adalah JK dan JHT sebesar Rp 76.888.530. Tak hanya itu, Irianto Lambrie juga diminta untuk menyerahkan secara simbolis kartu kepesertaan kepada 4 orang perwakilan pekerja sampah semesta di Kelurahan Karang Balik dan Kelurahan Pamusian.

Saat ditemui awak media, Direktur Kepeserta  dan Hubungan Antar Lembaga BPJS Ketenagakerjaan Ilyas Lubis mengatakan, bahwa BPJS Ketenagakerjaan dalam menjalankan empat program yakni Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK), Jaminan Hari Tua (JHT), Jaminan Kematian (JK) dan Jaminan Pensiun (JP) tidak mengambil keuntungan. Karena tujuan utama yakni mensejahterakan para pekerja di masa tua, memberikan perlindungan saat bekerja dengan prinsip gotong royong.

"BPJS Ketenagakerjaan bersifat badan hukum publik yang memberikan hak serta perlindungan kepada pekerja, sistim gotong royong dimaksudkan bahwa semakin banyak pekerja yang menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan maka akan mengurangi beban pemerintah,” tuturnya.

Ilyas juga menyampaikan bahwa Gubernur Kaltara memberikan respons sangat baik dan akan mengkondisikan pemerintah daerah agar menjembatani, membantu memberikan edukasi dan pemahaman kepada masyarakat akan kewajiban para pekerja menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan melalui berbagai aspek seperti regulasi, inisiasi kegiatan penyuluhan maupun sosialisasi untuk meningkatkan jumlah kepesertaan.

“Pemerintah Provinsi Kaltara sangat mendukung apa yang kami sampaikan, bahkan seperti yang disampaikan Pak Gubernur supaya ke depan  seluruh kabupaten di Kaltara akan diseragamkan.  Setiap mengurus izin usaha masyarakat diwajibkan  menjadi peserta  BPJS Ketenagakerjaan terlebih dahulu,” katanya.

Sementara itu, Irianto Lambrie menyampaikan, pihaknya sengaja menyempatkan diri untuk hadir dan menyerahkan santunan secara langsung  dengan harapan peristiwa tersebut dapat menggugah hati para masyarakat pekerja, menumbuhkan kesadaran akan pentingnya jaminan sosial  untuk para pekerja.

Apalagi  menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan adalah wajib bagi para pekerja karena hal tersebut tersebut merupakan perintah undang-undang.

“Memang akan ada beban setelah menjadi peserta karena harus membayar iuran perbulan, tetapi jumlah iuran akan disesuaikan dengan upah yang diterima pekerja. Dan manfaat yang dirasakan akan jauh lebih besar daripada beban bulanan,  mungkin pada saat pekerja mengalami kecelakaan atau meningal dunia. Karena akan meringankan beban keluarga maupun pemerintah,” tegasnya.

Istri Alm Zulkifli Armansyah setelah menerima santunan juga menyampaikan kesan kepada para tamu undangan  bahwa musibah yang menimpa dirinya karena  baru saja kehilangan suami dan ayah dari empat anaknya yang masih membutuhkan biaya pendidikan  dirasa sangat berat.

Namun dengan santunan yang diterima dari BPJS Ketenagakerjaan setidaknya dapat membuatnya sedikit bernapas lega karena dapat membantu perekonomian dan biaya pedidikan putra-putrinya.

“Memang jumlah yang saya terima tidak bisa mengganti almarhum (suami), tapi saya berterima kasih kepada BPJS Ketenagakerjaan. Harapan saya para pekerja di luar sana tidak mengabaikan hal ini dan segera mendaftarkan diri ke BPJS Ketenagakerjaan, agar jika terjadi hal yang tak diinginkan saat bekerja ada yang memberikan jaminan perlindungan seperti manfaat yang saya rasakan,” sarannya. (adv/dc/har)


BACA JUGA

Minggu, 19 November 2017 21:18

Gelar Pendidikan Kader Pratama se-Kaltara

TANJUNG SELOR - Kegiatan pendidikan kader pratama dasar PDI-P se-Kalimantan Utara yang berlangsung selama…

Jumat, 17 November 2017 11:09

Ribuan Jagung Ditanam untuk Stok Tahun Baru

TARAKAN - Mengantisipasi besarnya permintaan pasar terhadap komoditas jagung manis pada acara pergantian…

Kamis, 16 November 2017 09:20

Dorong PLTA Mengurai Persoalan Listrik

NUNUKAN – Kedatangan mesin Pembangkit Listrik Tenaga Diesel (PLTD) sebanyak lima unit, akan menjadi…

Kamis, 16 November 2017 09:18

Pelayanan Kesehatan Jangkau Seluruh Kecamatan

NUNUKAN – Dibawa kepemimpinan Bupati Nunukan, Hj. Asmin Laura Hafid dan Wakilnya, H. Faridil Murad…

Kamis, 16 November 2017 09:17

Turun Lapangan, Disdukcapil Layani Ribuan Warga

NUNUKAN – Menjadi bagian dari elemen penting dalam hal pelayanan publik, Dinas Kependudukan dan…

Rabu, 15 November 2017 09:32

Asupan Bergizi Untuk Generasi Penerus Bangsa

TARAKAN — Joint Operating Body (JOB) Pertamina — Medco E & P Simenggaris kembali menunjukkan…

Rabu, 15 November 2017 09:25

Program Hibah Air Minum untuk MBR

JAKARTA - Pemerintah terus berupaya meningkatkan jumlah masyarakat di Indonesia yang mendapatkan akses…

Senin, 13 November 2017 21:45

Cakupan Kepesertaan JKN-KIS di Malinau Capai 99 Persen

Bupati Malinau Dr. Yansen TP, M.Si dan Kepala Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan Cabang…

Senin, 13 November 2017 12:41

Defisit, Bupati Tegaskan Gaji Honorer Tak Dikurangi

NUNUKAN – Kondisi keuangan daerah di Kabupaten Nunukan terbilang masih mengalami defisit pada…

Senin, 13 November 2017 12:38

Survive Pemerintah di Tengah Defisit

NUNUKAN – Tak dapat dipungkiri defisit anggaran yang kini melanda Kabupaten Nunukan, dipastikan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .