MANAGED BY:
RABU
21 FEBRUARI
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Kamis, 10 Agustus 2017 10:07
Ratusan Ton Sawit Lolos ke Tawau

Dihargai Lebih Murah dan Berlangsung Sejak Lama

PANGKALAN: Dermaga Lalesalo, Kecamatan Sebatik Utara yang kerap digunakan untuk mengangkut TBS dari Sebatik menuju Tawau, Malaysia. RADAR NUNUKAN

PROKAL.CO, NUNUKAN – Hasil perkebunan kelapa sawit, yakni Tandan Buah Segar (TBS) di Pulau Sebatik justru banyak dijual ke negara tetangga Malaysia. Hampir ratusan ton TBS tiap harinya dibawa ke luar dari Sebatik tanpa ada pemasukan untuk daerah dan negara yang berlangsung sejak lama.

Ketua Asosiasi Petani Kelapa Sawit (Apkasi) Sebatik, H. Andi Kasim mengungkapkan, bahwa petani menjual kelapa sawit ke Malaysia bukan hal yang baru. Karena saat ini belum ada pilihan lain untuk petani menjual hasil perkebunan kelapa sawit tersebut.

“Ini untuk kepentingan masyarakat Sebatik juga, jadi hanya satu pilihan untuk dijual, karena lebih mudah diangkut ke Tawau, Malaysia,” kata H. Andi Kasim kepada Radar Nunukan, Selasa (8/7).

Menurutnya, harga jual kelapa sawit disesuaikan dengan harga internasional. Sehingga harga tidak dapat dipermainkan oleh pembeli kelapa sawit di Sebatik dan tak dapat membodohi petani kelapa sawit di Sebatik yang umumnya dimiliki masyarakat.

Lanjut dia, dijual ke ke Tawau, Malaysia bukan berarti bagus, namun lebih menjamin keuntungan. Harga beli tidak terlalu tinggi, karena mengikuti harga internasional. Sehingga, saat ini tetap bertahan untuk menjual TBS kelapa sawit ke negara tetangga.

“Jika dijual ke Malaysia disesuaikan dengan umur tanaman kelapa sawit atau sering disebut grade dan selalu stabil,” ujar mantan anggota DPRD Provinsi Kaltara ini.

Harga beli TBS kepada petani sering berubah, terkadang ada RM 30 sen  atau setara Rp 1.000 perkilogram. Namun, harga tersebut tidak dapat diambil menjadi patokan, karena dapat mendadak turun hingga RM 20 sen perkilogram. “Harga TBS kelapa sawit tidak bisa ditetapkan untuk petani, tiap saat bisa berubah harganya terkadang naik, kadang juga turun,” tuturnya.

Sementara, Kepala Bidang (Kabid) Perkebunan Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Nunukan, Eko Budi Santoso mengatakan, untuk pembelian TBS kelapa sawit di Sebatik memang tidak sesuai yang telah ditetapkan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Utara (Kaltara).

“Jauh berbeda harganya, untuk umur TBS kelapa sawit 3 tahun harganya Rp 1.466,06, sedangkan di Sebatik dijual tidak pernah sampai Rp 1.000,” kata Eko Budi Santoso kepada media ini kemarin.

Menurutnya, harga pembelian TBS kelapa sawit dibedakan dengan umurnya. Semakin tua kelapa sawit tersebut, maka semakin mahal harga belinya. Sedangkan, di Sebatik TBS kelapa sawit dibeli tidak berdasarkan dengan umur tanaman kelapa sawit atau berdasarkan grade.

Lanjut dia, untuk TBS kelapa sawit hampir 50 persen dijual ke Tawau, Malaysia. Dalam sehari ada 10 perahu yang membawa TBS kelapa sawit ke Tawau Malaysia. Dalam satu perahu dapat memuat 10 ton, jika dijumlahkan dalam sehari sekira 100 ton TBS kelapa sawit yang dijual ke Tawau, Malaysia. “Di Sebatik itu perdagagan tradisional, jadi sebagian hasil pertanian masyarakat Sebatik dibawa ke Tawau Malaysia,” bebernya. (nal/eza)


BACA JUGA

Selasa, 20 Februari 2018 10:51

Pemilik Kue Berisi Narkoba DPO

NUNUKAN – Percobaan penyelundupan narkotika golongan satu jenis sabu-sabu skala internasional,dengan…

Selasa, 20 Februari 2018 10:29

Bukti Sudah Disiapkan

NUNUKAN – Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) di Pulau Sebatik, menuai protes dari masyarakat,…

Selasa, 20 Februari 2018 10:27

Dikabulkan 24 Jam, Hanya Selama Sepekan

NUNUKAN -  Masyarakat Krayan menuntut pelayanan PT Perusahaan Listrik Negara (PLN), yang selama…

Selasa, 20 Februari 2018 10:25

Ditemukan Rencana Pembalakan Liar

NUNUKAN - Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan (Satgas Pamtas) Yonif 621/Manuntung (MTG) melakukan patroli…

Senin, 19 Februari 2018 10:35

Sabu Dalam Dubur Ketahuan Lagi

NUNUKAN – Polisi lagi-lagi mengamankan kurir narkoba jenis sabu-sabu. Barang bukti dimasukkan…

Senin, 19 Februari 2018 10:15

Warga Enggan Bayar Biaya Sertifikat

NUNUKAN – Pembuatan sertifikat tanah melalui Proyek Operasi Nasional Agraria (Prona) atau program…

Senin, 19 Februari 2018 10:13

Wajib Dua Ribu KTP, H. Hafid Calon DPR RI

Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) Nunukan hadir dalam program Obrol Parpol di Kantor Radar Nunukan,…

Senin, 19 Februari 2018 09:49

Belum Ada Solusi, Jalan Terus Dikeluhkan

NUNUKAN – Menjadi Lokasi Prioritas (Lokpri) I dan II tak membuat Krayan keluar dari kesulitan.…

Senin, 19 Februari 2018 09:40

Telur Palsu Meresahkan

NUNUKAN – Telur palsu diduga kini telah beredar di Kabupaten Nunukan. Keresahan masyarakat semakin…

Senin, 19 Februari 2018 09:38

TKI Ilegal Dipicu Migrasi Keluarga

NUNUKAN – Tenaga Kerja Indonesia (TKI) ilegal tak juga mereda.  Salah satu pemicunya karena…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .