MANAGED BY:
JUMAT
24 NOVEMBER
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV

RADAR KALTARA

Kamis, 10 Agustus 2017 10:07
Ratusan Ton Sawit Lolos ke Tawau

Dihargai Lebih Murah dan Berlangsung Sejak Lama

PANGKALAN: Dermaga Lalesalo, Kecamatan Sebatik Utara yang kerap digunakan untuk mengangkut TBS dari Sebatik menuju Tawau, Malaysia. RADAR NUNUKAN

PROKAL.CO, NUNUKAN – Hasil perkebunan kelapa sawit, yakni Tandan Buah Segar (TBS) di Pulau Sebatik justru banyak dijual ke negara tetangga Malaysia. Hampir ratusan ton TBS tiap harinya dibawa ke luar dari Sebatik tanpa ada pemasukan untuk daerah dan negara yang berlangsung sejak lama.

Ketua Asosiasi Petani Kelapa Sawit (Apkasi) Sebatik, H. Andi Kasim mengungkapkan, bahwa petani menjual kelapa sawit ke Malaysia bukan hal yang baru. Karena saat ini belum ada pilihan lain untuk petani menjual hasil perkebunan kelapa sawit tersebut.

“Ini untuk kepentingan masyarakat Sebatik juga, jadi hanya satu pilihan untuk dijual, karena lebih mudah diangkut ke Tawau, Malaysia,” kata H. Andi Kasim kepada Radar Nunukan, Selasa (8/7).

Menurutnya, harga jual kelapa sawit disesuaikan dengan harga internasional. Sehingga harga tidak dapat dipermainkan oleh pembeli kelapa sawit di Sebatik dan tak dapat membodohi petani kelapa sawit di Sebatik yang umumnya dimiliki masyarakat.

Lanjut dia, dijual ke ke Tawau, Malaysia bukan berarti bagus, namun lebih menjamin keuntungan. Harga beli tidak terlalu tinggi, karena mengikuti harga internasional. Sehingga, saat ini tetap bertahan untuk menjual TBS kelapa sawit ke negara tetangga.

“Jika dijual ke Malaysia disesuaikan dengan umur tanaman kelapa sawit atau sering disebut grade dan selalu stabil,” ujar mantan anggota DPRD Provinsi Kaltara ini.

Harga beli TBS kepada petani sering berubah, terkadang ada RM 30 sen  atau setara Rp 1.000 perkilogram. Namun, harga tersebut tidak dapat diambil menjadi patokan, karena dapat mendadak turun hingga RM 20 sen perkilogram. “Harga TBS kelapa sawit tidak bisa ditetapkan untuk petani, tiap saat bisa berubah harganya terkadang naik, kadang juga turun,” tuturnya.

Sementara, Kepala Bidang (Kabid) Perkebunan Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Nunukan, Eko Budi Santoso mengatakan, untuk pembelian TBS kelapa sawit di Sebatik memang tidak sesuai yang telah ditetapkan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Utara (Kaltara).

“Jauh berbeda harganya, untuk umur TBS kelapa sawit 3 tahun harganya Rp 1.466,06, sedangkan di Sebatik dijual tidak pernah sampai Rp 1.000,” kata Eko Budi Santoso kepada media ini kemarin.

Menurutnya, harga pembelian TBS kelapa sawit dibedakan dengan umurnya. Semakin tua kelapa sawit tersebut, maka semakin mahal harga belinya. Sedangkan, di Sebatik TBS kelapa sawit dibeli tidak berdasarkan dengan umur tanaman kelapa sawit atau berdasarkan grade.

Lanjut dia, untuk TBS kelapa sawit hampir 50 persen dijual ke Tawau, Malaysia. Dalam sehari ada 10 perahu yang membawa TBS kelapa sawit ke Tawau Malaysia. Dalam satu perahu dapat memuat 10 ton, jika dijumlahkan dalam sehari sekira 100 ton TBS kelapa sawit yang dijual ke Tawau, Malaysia. “Di Sebatik itu perdagagan tradisional, jadi sebagian hasil pertanian masyarakat Sebatik dibawa ke Tawau Malaysia,” bebernya. (nal/eza)


BACA JUGA

Jumat, 24 November 2017 11:56

Warga Sebatik Minta PLN Prioritaskan Pelayanan di Perbatasan

NUNUKAN – Kedatangan enam unit mesin Pembangkit Listrik Tenaga Diesel (PLTD) Sei Bilal yang diharapkan…

Jumat, 24 November 2017 11:50

Perhiasan Senilai Rp 5 M Raib di Penginapan

NUNUKAN – Perhiasan milik salah satu warga Kabupaten Berau, Kalimantan Timur (Kaltim) Arifuddin…

Kamis, 23 November 2017 11:50

Pemilik RM Arema Beri Keterangan ke Penyidik

NUNUKAN – Kasus Bakso terkontaminasi spesies tikus memasuki babak baru. Setelah menggelar jumpa…

Kamis, 23 November 2017 11:49

Sabu Endusan Anjing Pelacak Dimusnahkan

NUNUKAN – Kepolisian Resor (Polres) Nunukan kembali melakukan pemusnahan Narkotika golongan satu…

Kamis, 23 November 2017 11:47

Insentif dan Tunjangan Guru PAUD Mandek 9 Bulan

NUNUKAN – Sejumlah guru Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) kembali galau. Menjelang akhir 2017 ini,…

Rabu, 22 November 2017 12:20

Pemilik Usaha Kuliner Diminta Teliti

NUNUKAN – Masyarakat, khususnya pengusaha kuliner diminta mengambil pelajaran penting terhadap…

Rabu, 22 November 2017 12:14

Lahan Bandara Diklaim Tak Bermasalah

NUNUKAN – Sebagian lahan Bandar Udara (Bandara) Nunukan yang sempat bermasalah antara Pemerintah…

Selasa, 21 November 2017 11:06

Dua Mesin PLTD Disiapkan Jadi Cadangan

NUNUKAN – PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) Rayon Nunukan telah mendatangkan lima unit mesin…

Selasa, 21 November 2017 11:04

Besok, Budiman Arifin Jalani Sidang Kedua

NUNUKAN -Mantan Sekretaris Kabupaten (Sekkab) Nunukan, H. Budiman Arifin yang juga mantan Bupati Bulungan…

Senin, 20 November 2017 12:13

Warga Ikut Antusias Meriahkan Pawai Tematik

NUNUKAN – Ribuan masyarakat Nunukan antusias memadati jalan protokol, Minggu (19/11). Hal itu…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .