MANAGED BY:
JUMAT
24 NOVEMBER
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV

RADAR KALTARA

Rabu, 09 Agustus 2017 10:21
Bakar Pesawat, Kerahkan Semua Pihak untuk Penanganan
SIMULASI: Untuk mempertajam kesiagaan petugas, bandara akan melakukan simulasi. BANK DATA RADAR TARAKAN

PROKAL.CO, TARAKAN – Pihak Bandara Juwata Tarakan pada 28 Agustus nanti akan membakar sebuah pesawat. Namun pesawat yang dibakar merupakan pesawat replika yang akan digunakan dalam latihan besar penanganan kecelakaan udara.

Kepala Bandara Juwata Tarakan, Hemi Pamuraharjo mengatakan, untuk latihan besar nanti merupakan agenda yang dilakukan selama 3 tahun sekali karena membutuhkan biaya yang sangat besar. Pihaknya harus membuat pesawat tiruan sendiri dan memang akan dibakar kembali agar hasilnya menjadi nyata seperti keadaan yang sebenarnya. “Pesawat ini memang tiruan tetapi biayanya cukup besar karena itu ketentuannya harus dilakukan 3 tahun sekali. Masyarakat yang ingin melihat juga diperbolehkan,” jelas Hemi.

Jika simulasi biasanya menggunakan ban untuk menimbulkan api, kali ini pihaknya akan langsung menggunakan pesawat terbang yang dibuat sendiri, dan akan melibatkan langsung rumah sakit di Tarakan dan beberapa instansi yang biasanya akan dipanggil saat kecelakaan terjadi.

Dikatakannya, memang tidak akan ada yang mengharapkan adanya kejadian kecelakaan pesawat di Tarakan, tetapi untuk mengantisipasi maka dengan adanya latihan semua pihak sudah dapat terkoordinasi dengan baik dan tepat. “jadi lebih untuk mengantisipasi agar tidak panik dan bingung,” ujarnya.

Pihaknya juga berbicara tentang respond time atau bagaimana menangani kejadian dengan waktu yang telah ditentukan untuk mengantisipasi berkurangnya respond saat penanganan terjadi. Karena saat kejadian, on time adalah yang paling utama.

Respond time-nya itu untuk penanganan korban seperti apa, juga respond time untuk internal penanganan kecelakaan,” ungkapnya.

Dalam simulasi nantinya pihaknya juga akan berlatih untuk penanganan dari keluarga korban yang panik dan marah. Begitu juga korban yang pasti akan panik dan mengamuk. “Kami memang harus latihan untuk berkomunikasi yang baik dengan korban maupun keluarga korban, karena dalam kecelakaan pesawat, pasti semua akan menjadi panik,” jelasnya.

Agar memaksimalkan latihan, pihaknya akan menurunkan 150 orang dari berbagai instansi dalam latihan penanganan ini dan sekitar 50 kendaraan yang akan dikerahkan. “Pemberian pemahaman memang sangat dibutuhkan saat terjadi kecelakaan pesawat,” ujarnya. (*/yus/udn)


BACA JUGA

Jumat, 24 November 2017 14:04

Golkar Belum Tentukan Wakil Badrun

TARAKAN – Dua bulan lagi pendaftaran bakal calon (balon) Pilwali dibuka Komisi Pemilihan Umum…

Jumat, 24 November 2017 14:03

Warga Di-deadline hingga Desember

TARAKAN – Surat perintah pembebasan lahan di Kelurahan Pantai Amal RT 6 oleh Lantamal XIII telah…

Jumat, 24 November 2017 14:01

UMK 2018 Terlambat Diumumkan

TARAKAN – Kementerian Tenaga Kerja (Kemenaker) sebelumnya  sudah menjadwalkan pengumuman…

Jumat, 24 November 2017 13:59

Psikoterapi Ampuh Hilangkan Trauma

Tarakan—Kasus pencabulan yang menjerat seorang pemuda berprestasi baik tingkat nasional maupun…

Jumat, 24 November 2017 13:34

Dua Museum sebagai Laboratorium Sejarah

TARAKAN – Bertambah lagi museum di Bumi Paguntaka. Dua museum yang berisi benda peninggalan Perang…

Jumat, 24 November 2017 13:33

Slamet Riyadi Kembali Macet

TARAKAN - Jalan Slamet Riyadi kembali memusingkan pengguna jalan, pasalnya jalan itu kembali menjadi…

Jumat, 24 November 2017 13:32

Pelayanan antar Moda Harus Ditingkatkan

TARAKAN- Pembangunan moda transportasi khususnya laut saat ini akan mulai dilakukan. Perbaikan sistem…

Jumat, 24 November 2017 13:27

Program Sampah Semesta Dianggap Gagal

Tarakan—Program Sampah Semesta yang menjadi salah satu program unggulan Wali Kota Tarakan, dianggap…

Jumat, 24 November 2017 13:25

Tiga Pencuri Besi Penutup Selokan Berhasil Dibekuk

TARAKAN – Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Tarakan berhasil mengungkap kasus pencurian…

Jumat, 24 November 2017 13:22

Asyik Nonton TV, Budak Sabu Digulung

TARAKAN – Air muka LF (38) lantas berubah, sesaat ia digertak beberapa pria dewasa Rabu (22/11)…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .