MANAGED BY:
JUMAT
20 JULI
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Senin, 31 Juli 2017 11:52
Soal BBM, Krayan Mulai Mandiri
DISTRIBUSI BBM: Armada PAS yang mengangkut BBM dari Tarakan tiba di Bandara Yuvai Semaring, Desa Long Bawan, Kecamatan Krayan untuk didistribusikan ke lima kecamatan di Krayan. ASRULLAH/RADAR NUNUKAN

PROKAL.CO, NUNUKAN – Bahan Bakar Minyak (BBM) yang dikeluhkan masyarakat Krayan berpuluh-puluh tahun lamanya mulai stabil. Ketergantungan BBM dari negeri jiran Malaysia mulai teratasi meski masih ada yang menggunakan BBM Malaysia.

Sejak pengiriman BBM ke Krayan dilakukan Pertamina melalui transportasi udara, yakni melalui Pelita Air Service (PAS), masyarakat Krayan tidak pusing lagi jika ada penutupan perbatasan yang dilakukan Pemerintah Malaysia. Bahkan, BBM yang dibeli masyrakat melalui Agen Penyalur Minyak Solar (APMS) di Krayan memiliki harga yang sama dengan di daerah lain.

Boy, salah seorang warga Desa Long Bawan mengungkapkan, sebelumnya memperoleh BBM dari negeri jiran sangat sulit. Warga Krayan tak jarang harus melewati medan yang terjal dengan jarak cukup jauh, serta harus kucing-kucingan dengan aparat Malaysia.

Namun, hal itu sudah tidak terjadi lagi dengan pendistribusian BBM dari Tarakan ke Krayan. “Kalau dulu itu dipikul lewat hutan. Harus sembunyi-sembunyi, namun sekarang sudah aman tidak seperti dulu,” bebernya kepada Radar Nunukan belum lama ini.

Selain itu, tergantungnya warga dengan BBM negeri jiran membuat harganya kerap melambung tinggi hingga Rp 50 perliter jika ketersediaannya menipis. Dengan adanya APMS, membuat masyarakat Krayan terbantu. Untuk itu, pihaknya berhadap situasi yang terjadi saat ini terus berlanjut.

“Kami pernah rasakan sulitnya mendapatkan BBM. Kalaupun ada harganya, pasti mahal sampai Rp 50 perliter. Itu sangat memberatkan, mudah-mudahan tidak terulang lagi,” harapnya.

Terpisah, salah seorang pria yang tak ingin namanya dikorankan mengatakan, pengiriman BBM menggunakan PAS hampir setiap hari dilakukan. Bahkan, jika permintaan masyarakat banyak, tentunya pengiriman terus dilakukan.

“Kadang setiap hari. Tapi kalau kebutuhan masyarakat banyak, pengiriman bisa dilakukan dua kali dalam sehari. Dan dijual dengan harga yang sama. Tidak ada perbedaan,” ungkap pria yang bekerja di Bandara Yuvai Semaring Long Bawan, Krayan ini.

Diketahui, jatah BBM untuk Krayan setiap bulannya sebanyak 70 kiloliter (kl), BBM jenis solar sebanyak 2,5 kl. Sedangkan, untuk jenis premium berdasarkan permintaan masyarakat.

Senada juga dikatakan Camat Krayan, Helmi Pudaaslikar. Krisis BBM sudah tidak dirasakan lagi masyarakat. Untuk itu, pihaknya berharap pengiriman terus dilakukan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat yang berada di beranda depan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

“Sudah aman, semoga terus berlanjut. Jadi masyarakat tidak bergantung lagi dengan BBM dari negeri jiran,” pungkasnya. (akz/eza)


BACA JUGA

Jumat, 20 Juli 2018 12:02

Dua Bulan Tangkapan, 3 Kg Sabu Dilarutkan

NUNUKAN – Hampir 3 kilogram (kg) sabu-sabu dimusnahkan di Kantor Polisi Resor (Polres) Nunukan,…

Jumat, 20 Juli 2018 11:47

Gedung UKM Centre Dipertanyakan

NUNUKAN – Keberadaan gedung UKM Centre di Jalan Bahari, Kelurahan Nunukan Utara, kini mulai menjadi…

Jumat, 20 Juli 2018 11:45

Warga Penderita Gangguan Jiwa Masih Terlantar

NUNUKAN – Sempat berkurang, penderita gangguan jiwa kembali terlihat berkeliaran di tempat umum.…

Jumat, 20 Juli 2018 11:45

PLTMG Mansapa Segera Dibangun

PEMATANGAN lahan telah selesai dikerjakan. Unit-unit bangunan kantor Pembangkit Listrik Tenaga Mesin…

Jumat, 20 Juli 2018 11:34

Tak Lengkap, Parpol Tetap Mengajukan DCS

NUNUKAN - Pengajuan Daftar Calon Sementara (DCS) resmi ditutup Komisi Pemilihan Umum (KPU) Nunukan tepat…

Kamis, 19 Juli 2018 11:18

KPK Tegur Syarat Pemberian TTP ASN

NUNUKAN – Pemberian Tunjangan Tambahan Penghasilan (TTP) Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan…

Kamis, 19 Juli 2018 11:04

Pastikan Normal Pertengahan Agustus

NUNUKAN – Masyarakat Nunukan khususnya warga daerah Nunukan Selatan serta Nunukan Timur mempertanyakan…

Kamis, 19 Juli 2018 11:03

TKI di Wilayah Sabah Dinilai Tersiksa

NUNUKAN – Tenaga Kerja Indonesia (TKI) di Malaysia sebagai pahlawan devisa kerap kurang mendapatkan…

Kamis, 19 Juli 2018 11:01

Rutin Pemeliharaan, Listrik PLN Mulai Tahan Banting

NUNUKAN – Sedikit perubahan memang diperlihatkan oleh PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) Nunukan…

Rabu, 18 Juli 2018 23:32

Perpindahan Pelabuhan Perlu Kajian

NUNUKAN – Perpindahan pelabuhan speedboat dari Pos Lintas Batas Laut (PLBL) Liem Hie Djung ke…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .