MANAGED BY:
SELASA
23 JANUARI
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Senin, 31 Juli 2017 11:52
Soal BBM, Krayan Mulai Mandiri
DISTRIBUSI BBM: Armada PAS yang mengangkut BBM dari Tarakan tiba di Bandara Yuvai Semaring, Desa Long Bawan, Kecamatan Krayan untuk didistribusikan ke lima kecamatan di Krayan. ASRULLAH/RADAR NUNUKAN

PROKAL.CO, NUNUKAN – Bahan Bakar Minyak (BBM) yang dikeluhkan masyarakat Krayan berpuluh-puluh tahun lamanya mulai stabil. Ketergantungan BBM dari negeri jiran Malaysia mulai teratasi meski masih ada yang menggunakan BBM Malaysia.

Sejak pengiriman BBM ke Krayan dilakukan Pertamina melalui transportasi udara, yakni melalui Pelita Air Service (PAS), masyarakat Krayan tidak pusing lagi jika ada penutupan perbatasan yang dilakukan Pemerintah Malaysia. Bahkan, BBM yang dibeli masyrakat melalui Agen Penyalur Minyak Solar (APMS) di Krayan memiliki harga yang sama dengan di daerah lain.

Boy, salah seorang warga Desa Long Bawan mengungkapkan, sebelumnya memperoleh BBM dari negeri jiran sangat sulit. Warga Krayan tak jarang harus melewati medan yang terjal dengan jarak cukup jauh, serta harus kucing-kucingan dengan aparat Malaysia.

Namun, hal itu sudah tidak terjadi lagi dengan pendistribusian BBM dari Tarakan ke Krayan. “Kalau dulu itu dipikul lewat hutan. Harus sembunyi-sembunyi, namun sekarang sudah aman tidak seperti dulu,” bebernya kepada Radar Nunukan belum lama ini.

Selain itu, tergantungnya warga dengan BBM negeri jiran membuat harganya kerap melambung tinggi hingga Rp 50 perliter jika ketersediaannya menipis. Dengan adanya APMS, membuat masyarakat Krayan terbantu. Untuk itu, pihaknya berhadap situasi yang terjadi saat ini terus berlanjut.

“Kami pernah rasakan sulitnya mendapatkan BBM. Kalaupun ada harganya, pasti mahal sampai Rp 50 perliter. Itu sangat memberatkan, mudah-mudahan tidak terulang lagi,” harapnya.

Terpisah, salah seorang pria yang tak ingin namanya dikorankan mengatakan, pengiriman BBM menggunakan PAS hampir setiap hari dilakukan. Bahkan, jika permintaan masyarakat banyak, tentunya pengiriman terus dilakukan.

“Kadang setiap hari. Tapi kalau kebutuhan masyarakat banyak, pengiriman bisa dilakukan dua kali dalam sehari. Dan dijual dengan harga yang sama. Tidak ada perbedaan,” ungkap pria yang bekerja di Bandara Yuvai Semaring Long Bawan, Krayan ini.

Diketahui, jatah BBM untuk Krayan setiap bulannya sebanyak 70 kiloliter (kl), BBM jenis solar sebanyak 2,5 kl. Sedangkan, untuk jenis premium berdasarkan permintaan masyarakat.

Senada juga dikatakan Camat Krayan, Helmi Pudaaslikar. Krisis BBM sudah tidak dirasakan lagi masyarakat. Untuk itu, pihaknya berharap pengiriman terus dilakukan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat yang berada di beranda depan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

“Sudah aman, semoga terus berlanjut. Jadi masyarakat tidak bergantung lagi dengan BBM dari negeri jiran,” pungkasnya. (akz/eza)


BACA JUGA

Selasa, 23 Januari 2018 12:54

Menang PTUN, Tiga Pejabat Dilantik

NUNUKAN – Tiga aparatur sipil negara (ASN) yang memenangkan gugatan terhadap Bupati Nunukan, Hj.…

Selasa, 23 Januari 2018 12:52

ASN Dilarang Komentar di Facebook

NUNUKAN – Bupati Nunukan Hj. Asmin Laura yang baru saja melantik empat aparatur sipil negara (ASN)…

Selasa, 23 Januari 2018 12:30

Pemanfaatan Air Masih Sebatas Desa Lapri

EMBUNG Desa Lapri, Kecamatan Sebatik Utara mulai dapat dimanfaatkan warga. Saat ini sebanyak 170 rumah…

Selasa, 23 Januari 2018 12:09

APBD Lambat, SOA Terdampak

NUNUKAN - Subsidi Ongkos Angkut (SOA) Penumpang 2018 hingga saat ini belum juga berjalan. Padahal, aktivitas…

Selasa, 23 Januari 2018 12:08

12 Tahun Jembatan Tak Tersentuh Perbaikan

NUNUKAN - Dermaga Inhutani dan Sungai Bolong merupakan dermaga vital bagi petani dan pedagang. Sebab,…

Selasa, 23 Januari 2018 12:06

Aktifkan Pos Kamling, Tempatkan Personel Ronda Malam

Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Nunukan turun tangan menangani maraknya aksi pencurian akhir-akhir…

Selasa, 23 Januari 2018 11:58

Beras ‘Tetangga’ Makin Langka

MESKIPUN harga beras asal Tawau, Malaysia tak semahal beras dalam negeri, masyarakat Nunukan tetap bertahan…

Senin, 22 Januari 2018 14:13

Rp 250 Miliar untuk PLTMG Mansapa

NUNUKAN – Pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Mesin Gas (PLTMG) di Kelurahan Mansapa, Kecamatan…

Senin, 22 Januari 2018 14:02

Jangan Curhat di Medsos, Tapi Laporkan!

NUNUKAN – Ada banyak faktor yang melatarbelakangi sejumlah aksi kriminalitas akhir-akhir ini.…

Senin, 22 Januari 2018 13:11

Kapal Sembako Harap-Harap Cemas

NUNUKAN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nunukan dan pemilik kapal sembilan bahan pokok (sembako)…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .