MANAGED BY:
JUMAT
14 DESEMBER
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Sabtu, 22 Juli 2017 09:39
Dua Pekan, Ribuan WNI Diamankan di Sabah

Jumlah WNI yang Ditahan Terus Bertambah

DIPULANGKAN: WNI yang diamankan aparat Malaysia harus menyelesaikan hukuman kurungan di PTS sebelum dideportasi ke tanah air melalui Pelabuhan Tawau, Sabah menuju Pelabuhan Tunon Taka Nunukan. RADAR NUNUKAN

PROKAL.CO, NUNUKAN – Warga Negara Indonesia (WNI) yang berada di Sabah, Malaysia yang diamankan otoritas Malaysia kian bertambah sejak Operasi Mega digelar awal bulan ini. Terbaru, WNI yang didominasi sebagai Tenaga Kerja Indonesia (TKI) yang telah diamankan sebanyak 1.039 orang yang tersebar di empat Pusat Tahanan Sementara (PTS) di Sabah.

Kepala Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Kota Kinabalu, Akhmad DH Irfan mengatakan, banyaknya WNI yang diamankan dalam operasi Pendatang Asing Tanpa Izin (PATI) itu setelah berakhirnya program re-hiring akhir Juni lalu.

Tak tanggung-tanggung data yang diterima KJRI Kota Kinabalu, ada 750 WNI ditahan di PTS Tawau. Kemudian, 122 orang di PTS Kota Kinabalu, 113 orang di PTS Papar dan PTS Sibug Sandakan 54 orang. “Data terakhir Jumat (14/7) lalu jumlahnya 1.039 orang. Jumlah tersebut dipastikan bertambah. Sebab, Pemerintah Malaysia terus melakukan operasi terhadap PATI yang ada di Malaysia,” ujar Akhmad kepada Radar Nunukan, Jumat (21/7).

Dijelaskan, sejak dilakukan operasi besar-besaran, KJRI Kota Kinabalu terus melakukan pantauan terhadap WNI yang bekerja di perkebunan kelapa sawit yang memang banyak menjadi tujuan TKI bekerja. Serta, terus melakukan koordinasi dengan imigrasi dan otoritas keamanan Sabah guna memastikan WNI yang diamankan.

“Operasi yang dilakukan bertujuan memulangkan PATI yang berada di Malaysia. Karena, sebelumnya melalui rehiring yang dilakukan sejak awal Februari hingga Juni lalu bertujuan memberikan kesempatan kepada WNI untuk melengkapi diri dengan dokumen resmi,” tambahnya ketika dikonfirmasi.

Sebelumnya, Konsulat Republik Indonesia (KRI) Tawau juga telah mengimbau kepada WNI yang tinggal di Sabah, Malaysia agar meyerahkan diri. Sehingga dapat dipulangkan ke tanah air melalui program serah diri yang dilakukan Pemerintah Malaysia.

Bagi WNI yang terbukti melakukan pelanggaran keimigrasian Malaysia, diberikan hukuman kurungan minimal tiga bulan dan denda maksimal RM 10 ribu. Sedangkan, untuk laki-laki akan ditambah hukuman cambuk. Untuk itu, KRI Tawau telah menyediakan layanan pengurusan Surat Perjalanan Laksana Paspor (SPLP) dengan program serah diri tanpa dipungut biaya atau gratis. Sehingga, WNI yang ingin kembali ke Indonesia menggunakan jalur resmi.

“KRI Tawau hanya menawarkan dan memberikan imbauan kepada TKI ilegal yang berada di Sabah, Malaysia. Untuk program serah diri merupakan program dari Imigrasi Malaysia,” jelas Staf Teknis Imigrasi KRI Tawau, Ujo Sujoto belum lama ini. (akz/eza)


BACA JUGA

Kamis, 13 Desember 2018 12:16

Pengoperasian RS Pratama Tertunda

NUNUKAN – Rencana pemerintah untuk meresmikan Rumah Sakit Pratama Sebatik…

Kamis, 13 Desember 2018 12:15

Stok Melimpah, Peternak Rebutan Pelanggan

NUNUKAN – Melimpahnya stok daging ayam belakangan ini membuat harga…

Kamis, 13 Desember 2018 12:14

Bandara Siap Terima Maskapai Baru

NUNUKAN - Pemberian tali asih atas tanaman tumbuh warga setempat…

Kamis, 13 Desember 2018 12:12

Cabuli Kekasih, Divonis 8 Tahun Penjara

NUNUKAN –  Terdakwa DD atas perkara perselingkuhan dan mencabuli anak…

Kamis, 13 Desember 2018 11:52

Siswa Magang Lakukan Pencurian

NUNUKAN – Kepolisian terpaksa mengamankan siswa salah satu Sekolah Menengah…

Rabu, 12 Desember 2018 12:48

Minim Suntikan PAD

NUNUKAN – Kontribusi PT Nusa Serambi Persada (NSP) kepada pemerintah…

Rabu, 12 Desember 2018 12:47

Puluhan Algaka Ditertibkan

NUNUKAN - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Nunukan lakukan penertiban Alat…

Rabu, 12 Desember 2018 12:46

Pemerintah Buru Wajib Pajak Restoran

NUNUKAN – Pemerintah kini getol memburu pelaku wajib pajak yang…

Rabu, 12 Desember 2018 12:43

Operasi Kembali, Mengutang Kantong Darah

NUNUKAN – Setelah sempat terhenti, pelayanan donor darah di Palang…

Rabu, 12 Desember 2018 12:36

Pelaku dan Barang Bukti Penyelundup Kayu Dilimpahkan ke Polres

NUNUKAN – Pangkalan TNI AL (Lanal) Nunukan melimpahkan berkas perkara…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .