MANAGED BY:
JUMAT
22 MARET
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Sabtu, 22 Juli 2017 09:39
Dua Pekan, Ribuan WNI Diamankan di Sabah

Jumlah WNI yang Ditahan Terus Bertambah

DIPULANGKAN: WNI yang diamankan aparat Malaysia harus menyelesaikan hukuman kurungan di PTS sebelum dideportasi ke tanah air melalui Pelabuhan Tawau, Sabah menuju Pelabuhan Tunon Taka Nunukan. RADAR NUNUKAN

PROKAL.CO, NUNUKAN – Warga Negara Indonesia (WNI) yang berada di Sabah, Malaysia yang diamankan otoritas Malaysia kian bertambah sejak Operasi Mega digelar awal bulan ini. Terbaru, WNI yang didominasi sebagai Tenaga Kerja Indonesia (TKI) yang telah diamankan sebanyak 1.039 orang yang tersebar di empat Pusat Tahanan Sementara (PTS) di Sabah.

Kepala Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Kota Kinabalu, Akhmad DH Irfan mengatakan, banyaknya WNI yang diamankan dalam operasi Pendatang Asing Tanpa Izin (PATI) itu setelah berakhirnya program re-hiring akhir Juni lalu.

Tak tanggung-tanggung data yang diterima KJRI Kota Kinabalu, ada 750 WNI ditahan di PTS Tawau. Kemudian, 122 orang di PTS Kota Kinabalu, 113 orang di PTS Papar dan PTS Sibug Sandakan 54 orang. “Data terakhir Jumat (14/7) lalu jumlahnya 1.039 orang. Jumlah tersebut dipastikan bertambah. Sebab, Pemerintah Malaysia terus melakukan operasi terhadap PATI yang ada di Malaysia,” ujar Akhmad kepada Radar Nunukan, Jumat (21/7).

Dijelaskan, sejak dilakukan operasi besar-besaran, KJRI Kota Kinabalu terus melakukan pantauan terhadap WNI yang bekerja di perkebunan kelapa sawit yang memang banyak menjadi tujuan TKI bekerja. Serta, terus melakukan koordinasi dengan imigrasi dan otoritas keamanan Sabah guna memastikan WNI yang diamankan.

“Operasi yang dilakukan bertujuan memulangkan PATI yang berada di Malaysia. Karena, sebelumnya melalui rehiring yang dilakukan sejak awal Februari hingga Juni lalu bertujuan memberikan kesempatan kepada WNI untuk melengkapi diri dengan dokumen resmi,” tambahnya ketika dikonfirmasi.

Sebelumnya, Konsulat Republik Indonesia (KRI) Tawau juga telah mengimbau kepada WNI yang tinggal di Sabah, Malaysia agar meyerahkan diri. Sehingga dapat dipulangkan ke tanah air melalui program serah diri yang dilakukan Pemerintah Malaysia.

Bagi WNI yang terbukti melakukan pelanggaran keimigrasian Malaysia, diberikan hukuman kurungan minimal tiga bulan dan denda maksimal RM 10 ribu. Sedangkan, untuk laki-laki akan ditambah hukuman cambuk. Untuk itu, KRI Tawau telah menyediakan layanan pengurusan Surat Perjalanan Laksana Paspor (SPLP) dengan program serah diri tanpa dipungut biaya atau gratis. Sehingga, WNI yang ingin kembali ke Indonesia menggunakan jalur resmi.

“KRI Tawau hanya menawarkan dan memberikan imbauan kepada TKI ilegal yang berada di Sabah, Malaysia. Untuk program serah diri merupakan program dari Imigrasi Malaysia,” jelas Staf Teknis Imigrasi KRI Tawau, Ujo Sujoto belum lama ini. (akz/eza)


BACA JUGA

Kamis, 21 Maret 2019 11:21

Anggota Brimob Asal Nunukan Gugur di Papua

NUNUKAN – Muhammad Aldy, putra asal Kabupaten Nunukan berprofesi sebagai…

Kamis, 21 Maret 2019 10:41

Narkoba Ancaman Terbesar di Perbatasan

NUNUKAN – Sebagai wilayah perbatasan, Kabupaten Nunukan menjadi salah satu…

Kamis, 21 Maret 2019 10:39

Masih Sering Terjadi, DLH Klaim Sudah Mengimbau

NUNUKAN – Menghadapi maraknya pembakaran hutan dan lahan, yang sebelumnya…

Rabu, 20 Maret 2019 17:12

Baku Tembak dengan KKSB, Anggota Brimob Asal Nunukan Gugur di Papua

NUNUKAN – Muhammad Aldy, Putra Kabupaten Nunukan berprofesi sebagai salah…

Rabu, 20 Maret 2019 10:55

SKPT Tidak Dimanfaatkan Masyarakat

NUNUKAN – Permasalahan nelayan di Sebatik tak pernah berhenti. Walaupun…

Rabu, 20 Maret 2019 10:46

25 Maret, Terbang Perdana ke Krayan

NUNUKAN - Subsidi Ongkos Angkutan (SOA) penumpang tujuan Nunukan-Long Bawan,…

Rabu, 20 Maret 2019 10:43

Terlambat, Bupati Tegur ASN di Acara Musrenbang

NUNUKAN – Sikap dan tingkah laku aparatur sipil negara (ASN)…

Rabu, 20 Maret 2019 10:41

Data KPM Tak Menjadi Dasar Penyaluran LPG 3 Kg

NUNUKAN – Meskipun diklaim tak langka, keberadaan Liquefied Petroleum Gas…

Rabu, 20 Maret 2019 10:38

Persediaan Air Bersih PDAM Menipis

NUNUKAN – Persediaan air bersih di Perusahaan Daerah Air Minum…

Selasa, 19 Maret 2019 11:02

Proyek Dihentikan, Dermaga Terancam Mangkrak?

NUNUKAN – Rute penyeberangan kapal feri ke dermaga feri Semaja,…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*