MANAGED BY:
MINGGU
23 SEPTEMBER
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Sabtu, 22 Juli 2017 09:39
Dua Pekan, Ribuan WNI Diamankan di Sabah

Jumlah WNI yang Ditahan Terus Bertambah

DIPULANGKAN: WNI yang diamankan aparat Malaysia harus menyelesaikan hukuman kurungan di PTS sebelum dideportasi ke tanah air melalui Pelabuhan Tawau, Sabah menuju Pelabuhan Tunon Taka Nunukan. RADAR NUNUKAN

PROKAL.CO, NUNUKAN – Warga Negara Indonesia (WNI) yang berada di Sabah, Malaysia yang diamankan otoritas Malaysia kian bertambah sejak Operasi Mega digelar awal bulan ini. Terbaru, WNI yang didominasi sebagai Tenaga Kerja Indonesia (TKI) yang telah diamankan sebanyak 1.039 orang yang tersebar di empat Pusat Tahanan Sementara (PTS) di Sabah.

Kepala Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Kota Kinabalu, Akhmad DH Irfan mengatakan, banyaknya WNI yang diamankan dalam operasi Pendatang Asing Tanpa Izin (PATI) itu setelah berakhirnya program re-hiring akhir Juni lalu.

Tak tanggung-tanggung data yang diterima KJRI Kota Kinabalu, ada 750 WNI ditahan di PTS Tawau. Kemudian, 122 orang di PTS Kota Kinabalu, 113 orang di PTS Papar dan PTS Sibug Sandakan 54 orang. “Data terakhir Jumat (14/7) lalu jumlahnya 1.039 orang. Jumlah tersebut dipastikan bertambah. Sebab, Pemerintah Malaysia terus melakukan operasi terhadap PATI yang ada di Malaysia,” ujar Akhmad kepada Radar Nunukan, Jumat (21/7).

Dijelaskan, sejak dilakukan operasi besar-besaran, KJRI Kota Kinabalu terus melakukan pantauan terhadap WNI yang bekerja di perkebunan kelapa sawit yang memang banyak menjadi tujuan TKI bekerja. Serta, terus melakukan koordinasi dengan imigrasi dan otoritas keamanan Sabah guna memastikan WNI yang diamankan.

“Operasi yang dilakukan bertujuan memulangkan PATI yang berada di Malaysia. Karena, sebelumnya melalui rehiring yang dilakukan sejak awal Februari hingga Juni lalu bertujuan memberikan kesempatan kepada WNI untuk melengkapi diri dengan dokumen resmi,” tambahnya ketika dikonfirmasi.

Sebelumnya, Konsulat Republik Indonesia (KRI) Tawau juga telah mengimbau kepada WNI yang tinggal di Sabah, Malaysia agar meyerahkan diri. Sehingga dapat dipulangkan ke tanah air melalui program serah diri yang dilakukan Pemerintah Malaysia.

Bagi WNI yang terbukti melakukan pelanggaran keimigrasian Malaysia, diberikan hukuman kurungan minimal tiga bulan dan denda maksimal RM 10 ribu. Sedangkan, untuk laki-laki akan ditambah hukuman cambuk. Untuk itu, KRI Tawau telah menyediakan layanan pengurusan Surat Perjalanan Laksana Paspor (SPLP) dengan program serah diri tanpa dipungut biaya atau gratis. Sehingga, WNI yang ingin kembali ke Indonesia menggunakan jalur resmi.

“KRI Tawau hanya menawarkan dan memberikan imbauan kepada TKI ilegal yang berada di Sabah, Malaysia. Untuk program serah diri merupakan program dari Imigrasi Malaysia,” jelas Staf Teknis Imigrasi KRI Tawau, Ujo Sujoto belum lama ini. (akz/eza)


BACA JUGA

Sabtu, 22 September 2018 20:25

Sungai Bernuansa Pantai di Sei Menggaris

SEJUMLAH objek wisata tersembunyi di balik lebatnya hutan di Nunukan. Seperti halnya salah satu objek…

Jumat, 21 September 2018 11:00

Anggaran Dipangkas, Satpol PP Jadi “Macan Ompong”

NUNUKAN – KinerjaSatuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Nunukan sebagai penegak peraturan daerah…

Jumat, 21 September 2018 10:57

Manfaatkan Belanja Alat Dapur

NUNUKAN – Kalender Islam 10 Muharam kemarin dijadikan momen unik oleh sebagian ibu-ibu di Nunukan,…

Jumat, 21 September 2018 10:56

Setelah DCT Ditetapkan, Pertarungan Dimulai

NUNUKAN – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Nunukan telah menetapkan 302 calon anggota Dewan Perwakilan…

Jumat, 21 September 2018 10:55

Minggu, Rombongan Asal Nunukan Tiba

JAMAAH haji asal Nunukan yang tergabung dalam kelompok terbang (kloter) 11 embarkasi haji Balikpapan,…

Jumat, 21 September 2018 10:54

Tak ada Formasi Bagi K2

NUNUKAN – Honorer kategori dua (K2) harus berkecil hati. Sebab, dari pengumunan formasi Calon…

Kamis, 20 September 2018 13:04

Alasan Anggaran, RS Tak Dioperasikan

PELAYANAN Kesehatan di 11 kecamatan yang berada di wilayah tiga di antaranya, Kecamatan Sebuku, Sembakung,…

Kamis, 20 September 2018 12:46

Jembatan Rp 7,5 Miliar Mulai Dikerjakan

NUNUKAN – Setelah menanti 13 tahun lamanya, jembatan permukiman warga di rukun tetangga (RT) 10,…

Kamis, 20 September 2018 12:28

Ketahuan Mencuri, Pemuda Divonis Penjara Satu Tahun

NUNUKAN – Terdakwa Jamal, pemuda berusia 18 tahun dengan perkara pencurian akhirnya menjalani…

Kamis, 20 September 2018 12:26

Tak Ditahan, HM Wajib Lapor

NUNUKAN – HM, seorang pendidik dari salah satu Sekolah Menengas Pertama (SMP) di Nunukan yang…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .