MANAGED BY:
SELASA
26 JUNI
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Sabtu, 22 Juli 2017 09:39
Dua Pekan, Ribuan WNI Diamankan di Sabah

Jumlah WNI yang Ditahan Terus Bertambah

DIPULANGKAN: WNI yang diamankan aparat Malaysia harus menyelesaikan hukuman kurungan di PTS sebelum dideportasi ke tanah air melalui Pelabuhan Tawau, Sabah menuju Pelabuhan Tunon Taka Nunukan. RADAR NUNUKAN

PROKAL.CO, NUNUKAN – Warga Negara Indonesia (WNI) yang berada di Sabah, Malaysia yang diamankan otoritas Malaysia kian bertambah sejak Operasi Mega digelar awal bulan ini. Terbaru, WNI yang didominasi sebagai Tenaga Kerja Indonesia (TKI) yang telah diamankan sebanyak 1.039 orang yang tersebar di empat Pusat Tahanan Sementara (PTS) di Sabah.

Kepala Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Kota Kinabalu, Akhmad DH Irfan mengatakan, banyaknya WNI yang diamankan dalam operasi Pendatang Asing Tanpa Izin (PATI) itu setelah berakhirnya program re-hiring akhir Juni lalu.

Tak tanggung-tanggung data yang diterima KJRI Kota Kinabalu, ada 750 WNI ditahan di PTS Tawau. Kemudian, 122 orang di PTS Kota Kinabalu, 113 orang di PTS Papar dan PTS Sibug Sandakan 54 orang. “Data terakhir Jumat (14/7) lalu jumlahnya 1.039 orang. Jumlah tersebut dipastikan bertambah. Sebab, Pemerintah Malaysia terus melakukan operasi terhadap PATI yang ada di Malaysia,” ujar Akhmad kepada Radar Nunukan, Jumat (21/7).

Dijelaskan, sejak dilakukan operasi besar-besaran, KJRI Kota Kinabalu terus melakukan pantauan terhadap WNI yang bekerja di perkebunan kelapa sawit yang memang banyak menjadi tujuan TKI bekerja. Serta, terus melakukan koordinasi dengan imigrasi dan otoritas keamanan Sabah guna memastikan WNI yang diamankan.

“Operasi yang dilakukan bertujuan memulangkan PATI yang berada di Malaysia. Karena, sebelumnya melalui rehiring yang dilakukan sejak awal Februari hingga Juni lalu bertujuan memberikan kesempatan kepada WNI untuk melengkapi diri dengan dokumen resmi,” tambahnya ketika dikonfirmasi.

Sebelumnya, Konsulat Republik Indonesia (KRI) Tawau juga telah mengimbau kepada WNI yang tinggal di Sabah, Malaysia agar meyerahkan diri. Sehingga dapat dipulangkan ke tanah air melalui program serah diri yang dilakukan Pemerintah Malaysia.

Bagi WNI yang terbukti melakukan pelanggaran keimigrasian Malaysia, diberikan hukuman kurungan minimal tiga bulan dan denda maksimal RM 10 ribu. Sedangkan, untuk laki-laki akan ditambah hukuman cambuk. Untuk itu, KRI Tawau telah menyediakan layanan pengurusan Surat Perjalanan Laksana Paspor (SPLP) dengan program serah diri tanpa dipungut biaya atau gratis. Sehingga, WNI yang ingin kembali ke Indonesia menggunakan jalur resmi.

“KRI Tawau hanya menawarkan dan memberikan imbauan kepada TKI ilegal yang berada di Sabah, Malaysia. Untuk program serah diri merupakan program dari Imigrasi Malaysia,” jelas Staf Teknis Imigrasi KRI Tawau, Ujo Sujoto belum lama ini. (akz/eza)


BACA JUGA

Senin, 25 Juni 2018 14:09

Usai Didemo, Listrik Padam Lagi

NUNUKAN – Usai didemo oleh Aliansi Masyarakat Pembela Rakyat (Ampera), Sabtu (23/6). PT Perusahaan…

Senin, 25 Juni 2018 14:06

Embung Lapio Mangkrak sejak 2011

NUNUKAN – Eambung Lapio yang berada di Kecamatan Sebatik Barat, disoal sejumlah warga. Karena…

Senin, 25 Juni 2018 13:43

Ancam Bawa ke Ranah Hukum

NUNUKAN - Sejumlah organisasi dan perwakilan masyarakat menggelar aksi damai menyoal kelistrikan di…

Senin, 25 Juni 2018 11:55

Jajaki Peluang Dagang Nunukan-Sabah

NUNUKAN - Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Nunukan baru saja menuntaskan pertemuan dengan sejumlah…

Senin, 25 Juni 2018 11:45

Pengembangan Wisata Terkendala Hibah Lahan

NUNUKAN – Pengembangan pariwisata di Bumi Penekindi Debaya, masih menuai kendala. Di mana lahan…

Senin, 25 Juni 2018 11:43

Satgas Pamtas Menunggu Jalur Resmi Sebatik

NUNUKAN – Satuan Tugas Pengaman Perbatasan (Satgas Pamtas) Aji Kuning, Sebatik menginginkan adanya…

Sabtu, 23 Juni 2018 16:19

Warga Minta Manajer PLN Nunukan Mundur!!

NUNUKAN - Aksi damai sejumlah mahasiswa yang tergabung dari HMI Nunukan dan PMMI Nunukan serta Aliansi…

Sabtu, 23 Juni 2018 12:14

Penetapan DPS 130.464 Pemilih

NUNUKAN – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Nunukan, telah menetapkan daftar pemilih sementara (DPS)…

Sabtu, 23 Juni 2018 12:08

Stok Elpiji Lokal Cepat Habis, Sulit Didapatkan

NUNUKAN -  Keberadaan tabung gas 14 Kilogram (Kg) asal Malaysia sangat diminati para warga Nunukan…

Sabtu, 23 Juni 2018 10:43

Pelayanan Disdukcapil Dibatasi

NUNUKAN – Meningkatnya permohonan masyarakat pasca cuti bersama hari raya Idulfitri 1439 Hijriah…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .