MANAGED BY:
SENIN
18 JUNI
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Kamis, 20 Juli 2017 10:49
Hukuman ke Siswa Harus Bermanfaat

Jangan Beri Hukuman Kekerasan Fisik

STOP KEKERASAN: Seminar tentang isu gender dan pemenuhan hak anak yang digelar Ikatan Guru Indonesia (IGI), Selasa (18/7). JANURIANSYAH/RADAR TARAKAN

PROKAL.CO, TARAKAN - Mencuatnya kasus bullying yang terjadi di sebuah pusat perbelanjaan di Jakarta dan kampus Universitas Gunadharma Depok tentu harus menjadi pelajaran bagi semua pihak agar kasus serupa tidak terjadi di Kaltara.

Gusti Suryan, Bendahara Ikatan Guru Indonesia (IGI) Pusat mengatakan, salah satu hal penting yang perlu dilakukan sekarang adalah merubah mindset guru dan pengawas untuk mencegah kekerasan dan bullying terhadap siswa di sekolah.

Menurutnya, guru jangan lagi terpaku dengan pola mendidik siswa di sekolah dan masih menggunakan pola zaman penjajahan Belanda dan Jepang, dimana pola pendidikannya menjadikan siswa sebagai obyek ketimbang subyek.

“Pola mengajar zaman penjajahan Belanda dan Jepang masih dilakukan kekerasan terhadap siswa dalam bentuk fisik maupun non fisik dengan alasan sebagai salah satu cara untuk menegakkan disiplin. Ini saya rasa tidak perlu dilakukan lagi di zaman ini,” kata Suryan dalam seminar yang diselenggarakan IGI dengan menggandeng Kementrian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KPPPA), Selasa (18/7).

Saat ini pola pendidikan siswa harus menjadikan siswa sebagai subyek, dimana siswa ikut serta mengembangkan bakatnya dan kemampuannya dengan didorong oleh guru. “Jangan lagi memberikan hukuman berupa kekerasan fisik dan non fisik kepada siswa. Kita bisa memberikan hukuman yang lebih bermanfaat dengan siswa. Contohnya memberikan hukuman untuk membuat tugas yang dapat menambah ilmu terhadap siswa tersebut. Intinya hukuman yang diberikan ke siswa tidak boleh lagi ada kekerasan fisik dan non fisik,” tegasnya.

Sebab kekerasan yang diterima siswa dapat memengaruhi perilakunya di masa depan. Tak jarang, siswa yang sebelumnya menjadi korban kekerasan, akan menjadi pelaku kekerasan. “Bisa jadi pelaku kekerasan dan bullying ini mengimplementasikan apa yang pernah dialaminya kepada orang lain,” bebernya.

Ia mengungkapkan, kekerasan tidak hanya bisa terjadi di lingkungan sekolah yang dilakukan oleh guru maupun siswa. Namun bisa juga terjadi di lingkungan sekitar yang dilakukan oleh orang terdekat.

“Guru sebagai orang tua yang melakukan pengawasan di sekolah harus menjadi orang yang menetralisir bila ada siswa yang mengalami kekerasan atau bullying di luar sekolahnya, bukan malah menjadi orang yang ikut menjadi pelaku kekerasan yang nantinya berdampak buruk pada siswa tersebut,” tuturnya.

Suryan mengajak semua elemen untuk ikut serta mencegah terjadinya kekerasan maupun bullying di lingkungan sekolah maupun di luar lingkungan sekolah, sebagai salah satu cara pencegahan agar tidak timbul lagi kasus kekerasan dan bullying.

“Mari kita bersama-sama, guru, orang tua maupun yang terkait di dalamnya untuk melakukan pengawasan, jangan sampai anak-anak kita menjadi korban ataupun pelaku kekerasan,” pungkasnya.(jnr/ddq)


BACA JUGA

Senin, 18 Juni 2018 11:45

Pengunjung Air Terjun Tembus 10 Ribu

TARAKAN – Di hari libur, setiap masyarakat pasti hendak mencari lokasi rekreasi bersama dengan…

Senin, 18 Juni 2018 11:38

Daging Ayam, Kejutan Tahun Ini

ADANYA peningkatan indeks harga pada kelompok transportasi dan komunikasi, kelompok perumahan, air listrik,…

Senin, 18 Juni 2018 11:24

THR HABIS, UTANG KEMUDIAN

Momentum Lebaran pada perayaan Idulfitri memang selalu dinanti-nanti. Berbagai persiapan menyambut hari…

Senin, 18 Juni 2018 11:17

Penutupan Bisa Memancing HIV/AIDS Berkembang

TARAKAN – Penutupan lokalisasi harus waspadai akan bahaya penyakit human immunodeficiency virus/acquired…

Senin, 18 Juni 2018 11:10

Jalan Perumahan PNS Juata Permai Rusak Parah

TARAKAN - Belum adanya perbaikan akses jalan di daerah Perumahan PNS yang ada di Kelurahan Juata Permai,…

Senin, 18 Juni 2018 11:09

Jalan Perumahan PNS Juata Permai Rusak Parah

TARAKAN - Belum adanya perbaikan akses jalan di daerah Perumahan PNS yang ada di Kelurahan Juata Permai,…

Senin, 18 Juni 2018 10:55

Hasil Panen Berjatuhan Lewati Jalan Rusak

TARAKAN – Kondisi semenisasi yang hancur dan berlubang, cukup menghambat aktivitas warga RT 15,…

Minggu, 17 Juni 2018 17:08

Satu Unit Rumah Nyaris Dilahap Si Jago Merah

TANJUNG SELOR - Satu  rumah milik pasangan suami istri, Takim dan Nurhayati yang berada di Jalan…

Sabtu, 16 Juni 2018 22:43

Pelabuhan Masih Sepi, Belum Ada Lonjakan Penumpang

  TARAKAN - Lonjakan penumpang arus balik belum terlihat di Pelabuhan Tengkayu I (SDF), Sabtu (16/6).…

Sabtu, 16 Juni 2018 18:33

Bagi yang Berlebaran, Imbauan Ini Jangan Anda Sepelekan

TARAKAN – Ribuan umat muslim memadati Islamic Center Baitul Izzah di Kampung Empat, Tarakan Timur,…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .