MANAGED BY:
KAMIS
21 SEPTEMBER
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV

RADAR KALTARA

Senin, 17 Juli 2017 12:15
STQ Hari Pertama Telat Dimulai
TELAT DIMULAI: Salah satu peserta yang unjuk kemampuannya pada kategori kompetisi hafizh Alquran golongan 30 Juz dan tafsir Alquran golongan bahasa Arab di Masjid At- Taqwa Sebengkok, Tarakan Tengah, Tarakan, Minggu (16/7). AYU LYSNA/ RADAR TARAKAN

PROKAL.CO, TARAKAN-  Hari pertama pelaksanaan Seleksi Tilawatil Quran (STQ) XXIV Nasional berlangsung di empat venue tak berlangsung mulus. Sebab, beberapa kegiatan di salah satu venue mengalami kendala.

Ketua Panitia arena tiga Masjid At- Taqwa, H. Mustakim mengatakan, saat hari pertama terdapat beberapa kendala, namun masih bisa diatasi. Meski harus molor dari jadwal yang ditentukan.

“Mulainya sedikit telat, sekitar setengah jam,” beber Mustakim sapaan akrabnya.

Keterlambatan ini dikarenakan terdapat beberapa  kendala teknis seperti belum siapnya sound system dan meja dewan hakim yang terlalu dekat dengan mimbar peserta.

“Sebenarnya sound system sudah ada dari subuh, hanya masih menunggu kabel proyektor, terus tadi juga  harus diatur ulang meja dewan hakimnya,” jelas Mustakim.

Total peserta hari pertama di arena tiga sebanyak 14 peserta. Jadwal di pagi hari sekitar enam orang dan siangnya delapan. “Kemungkinan jumlah peserta yang tampil akan sama sampai empat hari ke depan,” tambahnya.

Berbeda dengan kondisi di arena empat yakni di Masjid Daarussa’a Adah yang memulai kompetisi pukul 08.25 Wita sedikit lebih cepat dibandingkan dengan tiga arena lainnya.

Salah seorang panitera arena empat, Dadang Juanda mengatakan kegiatan hari pertama cukup lancar, meski tak dipungkiri terdapat beberapa kendala yang dapat diatasi.

“Karena tadi pagi masi ada beberapa hal yang harus disipakan jadi kami memulia acaranya itu sekitar jam 8.25,” tuturnya.

Menurut Dadang Juanda kegiatan di hari pertama ini sudah cukup baik walaupun masih ada kekurangan namun itu semua masih bisa diatasi karena setiap penyelenggara atau provinsi mempunyai kelemahan masing-masing. “Walaupun masih ada kekurangan tapi sudah cukup baik karena semua bisa berjalan dengan baik,” bebernya.

Dilihat dari segi teknisnya panggung yang digunakan sudah memadai dan cukup bagus karena luas dan tidak terlalu tinggi. Pada kegiatan ini setiap peserta dipanggil berdasarkan nomor dan nama  peserta  tidak berdasarkan asal provinsinya karena alasan kerahasiaan dari panitia.

“Hari ini peserta yang tampil di arena empat ini berjumlah 22 peserta. Kami hanya memanggil nama dan nomor peserta mereka,” sambungnya.

Setiap peserta hanya diberikan satu kali kesempatan untuk untuk mengetahui peserta yang berhasil lolos atau tidak tidak bisa diketahui sekarang itu semua akan diumumkan saat penutupan acara. “Jadi sistemnya itu pakai penilaian rangking nilia siapa yang paling tinggi dialah pemenangnya dan berhak mewakili Indonesia di ajang Intenasional,” ungkapnya.

Sementara itu, Ketua Panitia harian STQ XXIV Nasional, Badrun menjelaskan, panitia daerah itu ditetapkan oleh panitia pusat. Ini dikarenakan ada panitia daerah dalam susunan keorganisasian pantia. Yang membidangi masing-masing bidang. Dan penyelenggaran musabaqah di bawah kepemimpinan  ketua koodinator empat dalam hal ini Kakanwil Menag.

“Nah yang jelas hari ini adalah mulai perlombaan sesuai dengan jadwal pembukaannya juga sudah tadi malam (Sabtu). Hal-hal yang terkait dengan perlombaan saya kira mungkin bisa dikomunikasikan dengan wakil ketua pak kanwil, Suryansyah,” ungkapnya.

 “Saya sebagai ketua harian berharap masing-masing ketua lainnya dapat menjalankan tugas tanggung jawabnya dengan baik,” tambah lelaki yang kini menjabat sebagai Sekretaris Provinsi Kaltara.

Untuk diketahui, ada tiga kategori yang diperlombakan yaitu cabang tilawah perorangan dengan melagukan disertai tajwid dalam membaca suatu ayat Alquran. Terdapat beberapa golongan juga tartil putra dan putri, dengan kategori anak-anak dan dewasa. Cabang tahfidz yakni hafiz-hafizah atau penghafal Alquran perorangan.

“Terdapat beberapa golongan dalam lomba ini, yaitu golongan 1 juz dan tilawah, 5 juz dan tilawah, 10 juz, 20 juz, dan 30 juz,” ujar Amirullah, M.Ag, Panitera arena utama.

Untuk cabang tafsir, ia menjelaskan bahwa mufasir-mufasiroh disamping menghafal Alquran, peserta harus mengartikan apa yang dibacakan dewan juri melalui bahasa Arab.

“Tahun ini ada tiga cabang yang diperlombakan,” bebernya.

Jumlah keseluruhan hakim pada kegiatan STQ ini berjumlah 55 orang yang terdiri dari 43 dewan hakim dan 12 panitra. Yang tersebar di empat lokasi kegiatan. Dewan hakim ini bertugas memberikan nilai.

Pada arena utama yang diperlombakan adalah tilawah yang di bagi menjadi dua yakni kategori anak-anak dan dewasa yang terdiri dari putra dan putri. Arena dua, cabang yang diperlombakan adalah tahfidz golongan 1 juz dan tilawah, 5 juz dan tilawah. Arena tiga itu di masjid At-Taqwakatagori yang diperlombakan yaitu tahfidz Al-Qur’an Golongan 30 Juz dan tafsir Al-Qur’an golongan bahasa Arab.

“Sedangkan pada arena empat yang diperlombakan yaitu tahfidz, 10 juz dan 20 juz murni hapalan tanpa tilawah dan diartikan,” beber H.Saimun S.Ag, Panitera arena dua saat ditemui.(*/him/ays/nri)


BACA JUGA

Rabu, 20 September 2017 10:58

Harus Ada Pengecualian untuk DOB Kaltara

JAKARTA – Kebijakan pemerintah yang menunda pembentukan daerah otonomi baru (DOB) di tahun 2017…

Rabu, 20 September 2017 10:53

Hampir Tiap Hari Listrik Padam

TARAKAN – Kestabilan listrik di Tarakan nampaknya akan terus bergantung pada gas. Sebab, saat…

Rabu, 20 September 2017 10:50

Tak Terapkan HET, Pedagang Akan Disanksi

TARAKAN – Pengaturan Harga Eceran Tertinggi (HET) beras di Indonesia terlah diberlakukan, tak…

Rabu, 20 September 2017 10:47

Bibir Membiru Diredakan Hanya dengan Air Hangat

Jika dilihat sekilas, Atika Zahra Ratifa tampak seperti bayi sehat pada umumnya. Namun, siapa sangka…

Rabu, 20 September 2017 10:41

Warga KTT Terhipnotis Penampilan The Angelz

TANA TIDUNG – Tak hanya penyanyi-penyanyi dangdut dan melayu saja yang meramaikan pesta rakyat…

Rabu, 20 September 2017 10:38

APBD-P Belum Dibahas, Masih Menunggu Provinsi

TARAKAN - Pembahasan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Perubahan (APBDP) oleh Tim Anggaran Pemerintah…

Rabu, 20 September 2017 10:35

PJU Kurang, Anggaran Pengadaan Menipis

TARAKAN – Penerangan jalan umum (PJU) di Bumi Paguntaka masih terbilang minim, termasuk di daerah…

Rabu, 20 September 2017 10:33

Tigor Menolak Jika Jadi Wakil

TARAKAN – Keputusan DPP Golkar yang merekomendasikan Badrun untuk diusung pada pilwali tahun depan,…

Rabu, 20 September 2017 10:31

Dua Mucikari Diringkus Tim Polda

TARAKAN – Maraknya karaoke dewasa yang tersebar di beberapa titik di Tarakan akhirnya menjadi…

Rabu, 20 September 2017 04:15

Api 'Mengamuk", Bakar Sejumlah Kios di Pasar Gusher

TARAKAN - Insiden nahas mewarnai pertengahan September. Sekitar pukul 01.00 dini hari, warga dihebohkan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .