MANAGED BY:
MINGGU
19 NOVEMBER
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV

RADAR KALTARA

Senin, 17 Juli 2017 12:11
Oknum Pejabat Merusak Jalan Lingkungan
UPAYA PENANGANAN: Kondisi jalan di Gang Kopral yang dipancang kayu ditambah karung untuk meminimalisir kerusakan. LISAWAN/RADAR TARAKAN

PROKAL.CO, TARAKAN – Ketua RT 3, Kelurahan Mamburungan, Hairil Anwar mengatakan terdapat jalan yang mengalami kerusakan parah tepatnya di Gang Kopral dikarenakan adanya oknum pejabat memasukkan excavatoratau alat berat untuk meratakan lahan pribadi. Kerusakan tersebut terjadi sekitar Juni lalu saat Bulan Ramadan, karena tidak mampu dilewati beban berat akhirnya sebagian jalan ambruk. Panjang kerusakan jalan sekitar empat meter dengan lebar sekitar dua meter.

“Karena jalan kami labil tidak bisa dilewati alat berat, dipaksakan akibatnya runtuh,” ungkapnya kepada Radar Tarakan.

Setelah lebaran, ia sempat menanyakan kepada oknum pejabat tersebut mengenai kerusakan jalan dan mendapat jawaban bahwa ia sudah koordinasi dengan pihak Dinas Pengerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR). Namun saat Anwar menanyakan langsung ke DPUTR, kerusakan tersebut tidak bisa dilimpahkan ke pemerintah.

“Saya telepon ke PU, katanya itu kan karena pekerjaan pribadi nggak bisa dong dilimpahkan ke pemerintah, kalau semua masyarakat begitu, bagaimana ceritanya,” lanjutnya.

Ia menjelaskan, upaya memperbaiki dengan cara memancang karung di pinggir jalan yang rusak untuk meminimalisir kerusakan parah. Namun dikhawatirkan saat hujan terus menerus dan tidak segera diperbaiki maka dampaknya sangat berbahaya karena bisa semakin ambruk kebawah jurang. Ia sebagai ketua RT pun tidak mengetahui jika jalan tersebut akan dilalui alat berat.

“Jadi saya merasa nggak dihargai. Kalau beliau konfirmasi mungkin kita bisa koordinasi dengan yang lebih ahli apakah excavator bisa masuk atau dipasangkan bantalan,” terangnya.

Tidak hanya warganya saja yang menggunakan akses jalan tersebut, tetapi ada warga dari lingkungan RT lainnya yang memiliki lahan perkebunan di dalam Gang Kopral. Terkadang warga merasa kesulitan saat membawa hasil panennya dengan sepeda motor melewati kondisi jalan yang seperti itu. Pernah juga ada warga yang hampir jatuh saat salat subuh di Masjid karena melalui kondisi jalan yang becek.

“Tidak hanya warga saya saja yang lewat disitu, ada warga RT 7 yang punya lahan di sana untuk berkebun jadi setiap hari juga lewati jalan itu,” jelasnya.

Oleh sebab itu, ia berharap agar oknumpejabat segera mengembalikan keadaan jalan seperti semula. Sehingga pengguna jalan tidak merasa was-was saat melewatinya, apalagi saat hujan turun kondisi jalan tersebut becek dan berlumpur karena ditimbun dengan tanah liat.

Selain mengganggu kenyamanan pengguna jalan, Program Sampah Semesta juga mengalami kesulitan. Sebab, saat petugas sampah melewati jalan tersebut merasa kesulitan karena membawa banyak beban dengan melewati jalan yang seperti itu.

“Karena gerobaknya nggak bisa lewat akhirnya operatornya tinggalkan di bawah dan naik ke atas pakai motor, bolak balik ambil sampah masyarakat,” bebernya.

Ia juga meminta kebijakan dari pemerintah agar menyediakan motor besar yang bisa digunakan untuk menarik sampah warga. Pasalnya wilayahnya naik gunung dan depo sampah di Kelurahan Kampung Empat sehingga petugas sampah merasa kesulitan jika menarik gerobak dengan tangan kosong. Selama ini petugas sampah memakai motor pribadi untuk menarik gerobak sampah.

“Jadi kami harap tolonglah dibantu, deponya di Kampung Empat dan wilayah saya wilayah naik gunung, jadi mau nggak mau korbankan motor pribadi,” pungkasnya. (*/one/udn)


BACA JUGA

Sabtu, 18 November 2017 11:27

Baru Tiga Tahun Sudah Rusak

TARAKAN – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tarakan mendapat sorotan tajam karena dianggap tak refresentatif…

Sabtu, 18 November 2017 11:25

Terlalu Memilih Pekerjaan, Kesempatan Terbuang

TARAKAN – Dinas Ketenagakerjaan dan Perindustrian Tarakan mengungkap serapan tenaga kerja selama…

Sabtu, 18 November 2017 11:22

WADUH..!! Investor Pemasok Gas Mundur

TARAKAN – Sebelumnya banyak investor yang siap menyuplai gas ke PT PLN (Persero) Unit Layanan…

Sabtu, 18 November 2017 11:11

Dua Hari, Tiga Korban Tewas di Jalan

TARAKAN - Nahas, sebuah mobil Daihatsu Xenia dengan nomor polisi KT 1680 RE yang dikemudikan Muhammad…

Sabtu, 18 November 2017 11:10

Sentra Industri Telan Biaya Rp 20 Miliar

TARAKAN - Sentra indusri kecil dan menengah saat ini tengah dibangun di Jalan Hake Babu dengan luas…

Sabtu, 18 November 2017 11:08

Reklame Mendominasi Perizinan

TARAKAN – Sejak Kantor Pelayanan Perizinan Terpadu (KPPT) Tarakan menjadi Dinas Penanaman Modal,…

Sabtu, 18 November 2017 11:04

Dua Jembatan di Dua Gang Rusak

TARAKAN - Ketua RT 2, Kelurahan Karang Anyar Pantai, Ihsan mengatakan, terdapat dua titik jembatan yang…

Sabtu, 18 November 2017 11:03

Pedagang Berburu Uang Kecil

Tarakan-Dalam memenuhi kebutuhan masyarakat di Kota Tarakan,  pendistibusian uang baru terus dilakukan…

Sabtu, 18 November 2017 10:59

Genset Rp 2,9 Juta ‘Diembat’ Paman

TARAKAN – Entah apa yang ada di benak TC (nama diinsialkan), pelaku pencuri genset keponakan sendiri.…

Jumat, 17 November 2017 12:24

JANJI YA...!! Mulai Desember Tak Ada Pemadaman

TARAKAN – Persoalan listrik di Bumi Paguntaka memang belum berakhir. Kekurangan pasokan gas masih…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .