MANAGED BY:
SELASA
24 APRIL
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Senin, 17 Juli 2017 12:11
Oknum Pejabat Merusak Jalan Lingkungan
UPAYA PENANGANAN: Kondisi jalan di Gang Kopral yang dipancang kayu ditambah karung untuk meminimalisir kerusakan. LISAWAN/RADAR TARAKAN

PROKAL.CO, TARAKAN – Ketua RT 3, Kelurahan Mamburungan, Hairil Anwar mengatakan terdapat jalan yang mengalami kerusakan parah tepatnya di Gang Kopral dikarenakan adanya oknum pejabat memasukkan excavatoratau alat berat untuk meratakan lahan pribadi. Kerusakan tersebut terjadi sekitar Juni lalu saat Bulan Ramadan, karena tidak mampu dilewati beban berat akhirnya sebagian jalan ambruk. Panjang kerusakan jalan sekitar empat meter dengan lebar sekitar dua meter.

“Karena jalan kami labil tidak bisa dilewati alat berat, dipaksakan akibatnya runtuh,” ungkapnya kepada Radar Tarakan.

Setelah lebaran, ia sempat menanyakan kepada oknum pejabat tersebut mengenai kerusakan jalan dan mendapat jawaban bahwa ia sudah koordinasi dengan pihak Dinas Pengerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR). Namun saat Anwar menanyakan langsung ke DPUTR, kerusakan tersebut tidak bisa dilimpahkan ke pemerintah.

“Saya telepon ke PU, katanya itu kan karena pekerjaan pribadi nggak bisa dong dilimpahkan ke pemerintah, kalau semua masyarakat begitu, bagaimana ceritanya,” lanjutnya.

Ia menjelaskan, upaya memperbaiki dengan cara memancang karung di pinggir jalan yang rusak untuk meminimalisir kerusakan parah. Namun dikhawatirkan saat hujan terus menerus dan tidak segera diperbaiki maka dampaknya sangat berbahaya karena bisa semakin ambruk kebawah jurang. Ia sebagai ketua RT pun tidak mengetahui jika jalan tersebut akan dilalui alat berat.

“Jadi saya merasa nggak dihargai. Kalau beliau konfirmasi mungkin kita bisa koordinasi dengan yang lebih ahli apakah excavator bisa masuk atau dipasangkan bantalan,” terangnya.

Tidak hanya warganya saja yang menggunakan akses jalan tersebut, tetapi ada warga dari lingkungan RT lainnya yang memiliki lahan perkebunan di dalam Gang Kopral. Terkadang warga merasa kesulitan saat membawa hasil panennya dengan sepeda motor melewati kondisi jalan yang seperti itu. Pernah juga ada warga yang hampir jatuh saat salat subuh di Masjid karena melalui kondisi jalan yang becek.

“Tidak hanya warga saya saja yang lewat disitu, ada warga RT 7 yang punya lahan di sana untuk berkebun jadi setiap hari juga lewati jalan itu,” jelasnya.

Oleh sebab itu, ia berharap agar oknumpejabat segera mengembalikan keadaan jalan seperti semula. Sehingga pengguna jalan tidak merasa was-was saat melewatinya, apalagi saat hujan turun kondisi jalan tersebut becek dan berlumpur karena ditimbun dengan tanah liat.

Selain mengganggu kenyamanan pengguna jalan, Program Sampah Semesta juga mengalami kesulitan. Sebab, saat petugas sampah melewati jalan tersebut merasa kesulitan karena membawa banyak beban dengan melewati jalan yang seperti itu.

“Karena gerobaknya nggak bisa lewat akhirnya operatornya tinggalkan di bawah dan naik ke atas pakai motor, bolak balik ambil sampah masyarakat,” bebernya.

Ia juga meminta kebijakan dari pemerintah agar menyediakan motor besar yang bisa digunakan untuk menarik sampah warga. Pasalnya wilayahnya naik gunung dan depo sampah di Kelurahan Kampung Empat sehingga petugas sampah merasa kesulitan jika menarik gerobak dengan tangan kosong. Selama ini petugas sampah memakai motor pribadi untuk menarik gerobak sampah.

“Jadi kami harap tolonglah dibantu, deponya di Kampung Empat dan wilayah saya wilayah naik gunung, jadi mau nggak mau korbankan motor pribadi,” pungkasnya. (*/one/udn)


BACA JUGA

Selasa, 24 April 2018 12:31

Tolak FPI, FKUB Sarankan Diskusi Bersama

TARAKAN –  Organisasi masyarakat (ormas) Front Pembela Islam (FPI) di Bumi Paguntaka memang…

Selasa, 24 April 2018 12:21

Bawa Visi Kesolidan bagi Mahasiswa Tanah Air

Mahasiswa Indonesia Tiongkok Culture Centre (ITCC) asal Sebatik Barat, Nunukan kembali menunjukkan kualitas…

Selasa, 24 April 2018 12:20

Limpahan Kasus, Menunggu Kesiapan

TARAKAN – Meskipun saat ini Polda Kaltara sudah terbentuk, namun terkait pelimpahan kasus yang…

Selasa, 24 April 2018 12:15

Sempat Terlambat, Salah Jadwal Ujian

TARAKAN – Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) tingkat SMP masih akan berlangsung pekan ini.…

Selasa, 24 April 2018 12:09

Ingatkan Polling di Medsos

POLLING Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) di media sosial, ternyata belum sepenuhnya dipahami Panitia…

Selasa, 24 April 2018 12:07

Lusa, BNPT Dilaunching

TARAKAN– Jika tak ada aral melintang, 26 April mendatang, penyaluran Bantuan Pangan Non Tunai…

Selasa, 24 April 2018 12:01

Butuh Tambal Sulam, Lubang ‘Hantui’ Pengendara

TARAKAN – Sejumlah lubang masih tampak di beberapa titik jalan di Tarakan. Seperti yang terlihat…

Selasa, 24 April 2018 11:53

Peringati Hari Bumi, Tanam 2000 Bibit Mangrove

TARAKAN - Peringatan Hari Bumi Sedunia yang jatuh pada 22 April lalu, menjadi momentum masyarakat dunia…

Selasa, 24 April 2018 11:45

KPU Kembali Tolak Tiga Berkas

TANJUNG SELOR – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) kembali menolak…

Senin, 23 April 2018 15:33

2.900 Ton Beras Vietnam Dipasok via Sebatik

NUNUKAN – Di tengah suasana peringatan Hari Ulang tahun (HUT) Kalimantan Utara (Kaltara), Kapal…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .