MANAGED BY:
RABU
24 JANUARI
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Senin, 17 Juli 2017 12:11
Oknum Pejabat Merusak Jalan Lingkungan
UPAYA PENANGANAN: Kondisi jalan di Gang Kopral yang dipancang kayu ditambah karung untuk meminimalisir kerusakan. LISAWAN/RADAR TARAKAN

PROKAL.CO, TARAKAN – Ketua RT 3, Kelurahan Mamburungan, Hairil Anwar mengatakan terdapat jalan yang mengalami kerusakan parah tepatnya di Gang Kopral dikarenakan adanya oknum pejabat memasukkan excavatoratau alat berat untuk meratakan lahan pribadi. Kerusakan tersebut terjadi sekitar Juni lalu saat Bulan Ramadan, karena tidak mampu dilewati beban berat akhirnya sebagian jalan ambruk. Panjang kerusakan jalan sekitar empat meter dengan lebar sekitar dua meter.

“Karena jalan kami labil tidak bisa dilewati alat berat, dipaksakan akibatnya runtuh,” ungkapnya kepada Radar Tarakan.

Setelah lebaran, ia sempat menanyakan kepada oknum pejabat tersebut mengenai kerusakan jalan dan mendapat jawaban bahwa ia sudah koordinasi dengan pihak Dinas Pengerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR). Namun saat Anwar menanyakan langsung ke DPUTR, kerusakan tersebut tidak bisa dilimpahkan ke pemerintah.

“Saya telepon ke PU, katanya itu kan karena pekerjaan pribadi nggak bisa dong dilimpahkan ke pemerintah, kalau semua masyarakat begitu, bagaimana ceritanya,” lanjutnya.

Ia menjelaskan, upaya memperbaiki dengan cara memancang karung di pinggir jalan yang rusak untuk meminimalisir kerusakan parah. Namun dikhawatirkan saat hujan terus menerus dan tidak segera diperbaiki maka dampaknya sangat berbahaya karena bisa semakin ambruk kebawah jurang. Ia sebagai ketua RT pun tidak mengetahui jika jalan tersebut akan dilalui alat berat.

“Jadi saya merasa nggak dihargai. Kalau beliau konfirmasi mungkin kita bisa koordinasi dengan yang lebih ahli apakah excavator bisa masuk atau dipasangkan bantalan,” terangnya.

Tidak hanya warganya saja yang menggunakan akses jalan tersebut, tetapi ada warga dari lingkungan RT lainnya yang memiliki lahan perkebunan di dalam Gang Kopral. Terkadang warga merasa kesulitan saat membawa hasil panennya dengan sepeda motor melewati kondisi jalan yang seperti itu. Pernah juga ada warga yang hampir jatuh saat salat subuh di Masjid karena melalui kondisi jalan yang becek.

“Tidak hanya warga saya saja yang lewat disitu, ada warga RT 7 yang punya lahan di sana untuk berkebun jadi setiap hari juga lewati jalan itu,” jelasnya.

Oleh sebab itu, ia berharap agar oknumpejabat segera mengembalikan keadaan jalan seperti semula. Sehingga pengguna jalan tidak merasa was-was saat melewatinya, apalagi saat hujan turun kondisi jalan tersebut becek dan berlumpur karena ditimbun dengan tanah liat.

Selain mengganggu kenyamanan pengguna jalan, Program Sampah Semesta juga mengalami kesulitan. Sebab, saat petugas sampah melewati jalan tersebut merasa kesulitan karena membawa banyak beban dengan melewati jalan yang seperti itu.

“Karena gerobaknya nggak bisa lewat akhirnya operatornya tinggalkan di bawah dan naik ke atas pakai motor, bolak balik ambil sampah masyarakat,” bebernya.

Ia juga meminta kebijakan dari pemerintah agar menyediakan motor besar yang bisa digunakan untuk menarik sampah warga. Pasalnya wilayahnya naik gunung dan depo sampah di Kelurahan Kampung Empat sehingga petugas sampah merasa kesulitan jika menarik gerobak dengan tangan kosong. Selama ini petugas sampah memakai motor pribadi untuk menarik gerobak sampah.

“Jadi kami harap tolonglah dibantu, deponya di Kampung Empat dan wilayah saya wilayah naik gunung, jadi mau nggak mau korbankan motor pribadi,” pungkasnya. (*/one/udn)


BACA JUGA

Selasa, 23 Januari 2018 12:50

Rekor Awal Tahun, Empat Jam Padam

TARAKAN – Meski sudah berganti tahun, namun persoalan pemadaman listrik masih terjadi. Padahal…

Selasa, 23 Januari 2018 12:48

Lebih Banyak Menghabiskan Hari-Harinya di Rumah Sakit

Adam Al Fatah anak sulung pasangan Siti (28) dan Hery (38), harus merasakan sakit yang sudah dideritanya…

Selasa, 23 Januari 2018 12:47

Dana Suvenir Balon Capai Rp 100 Juta

TARAKAN – Memasuki masa kampanye Pilwali Tarakan para pengusaha jasa pembuatan spanduk, baliho…

Selasa, 23 Januari 2018 12:45

Enam Kelurahan Rawan Kecurangan

TARAKAN - Kecurangan pada proses pemilihan umum (Pemilu), menjadi atensi khusus yang harus disikapi…

Selasa, 23 Januari 2018 12:36

Tak Cukup Bukti, Laporan Dihentikan

TARAKAN - Gugatan pasangan Sabirin Sanyong dan Tajuddin Tuwo (Santun) kepada Komisi Pemilihan Umum (KPU),…

Selasa, 23 Januari 2018 12:29

Hanura Terancam Jadi Penonton pada Pemilu di Kaltara, Kok Bisa?

TARAKAN - Konflik yang terjadi di Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) belum…

Selasa, 23 Januari 2018 12:27

Tegaskan Imunisasi Dihalalkan MUI

TARAKAN – Target 92 persen pemberian imunisasi kepada anak-anak hingga saat ini oleh Dinas Kesehatan…

Senin, 22 Januari 2018 14:22

Balon-Tim Sukses Harus Melek UU

PERSOALAN biaya kampanye memang rentan mengarah ke arah black campaign. Belajar dari pengalaman sebelum-sebelumnya,…

Senin, 22 Januari 2018 14:19

Arief Jadi Wali Kota Selama 130 Hari

TARAKAN – Sang petahana Sofian Raga yang memutuskan untuk ingin melanjutkan kerjanya, pada Pilwali…

Senin, 22 Januari 2018 14:07

Andalkan Sumbangan Sukarela Masyarakat-Gereja

KEBERADAAN maskapai Mission Aviation Fellowship (MAF), seolah menjadi penolong bagi masyarakat pedalaman…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .