MANAGED BY:
SENIN
18 JUNI
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Senin, 17 Juli 2017 12:11
Oknum Pejabat Merusak Jalan Lingkungan
UPAYA PENANGANAN: Kondisi jalan di Gang Kopral yang dipancang kayu ditambah karung untuk meminimalisir kerusakan. LISAWAN/RADAR TARAKAN

PROKAL.CO, TARAKAN – Ketua RT 3, Kelurahan Mamburungan, Hairil Anwar mengatakan terdapat jalan yang mengalami kerusakan parah tepatnya di Gang Kopral dikarenakan adanya oknum pejabat memasukkan excavatoratau alat berat untuk meratakan lahan pribadi. Kerusakan tersebut terjadi sekitar Juni lalu saat Bulan Ramadan, karena tidak mampu dilewati beban berat akhirnya sebagian jalan ambruk. Panjang kerusakan jalan sekitar empat meter dengan lebar sekitar dua meter.

“Karena jalan kami labil tidak bisa dilewati alat berat, dipaksakan akibatnya runtuh,” ungkapnya kepada Radar Tarakan.

Setelah lebaran, ia sempat menanyakan kepada oknum pejabat tersebut mengenai kerusakan jalan dan mendapat jawaban bahwa ia sudah koordinasi dengan pihak Dinas Pengerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR). Namun saat Anwar menanyakan langsung ke DPUTR, kerusakan tersebut tidak bisa dilimpahkan ke pemerintah.

“Saya telepon ke PU, katanya itu kan karena pekerjaan pribadi nggak bisa dong dilimpahkan ke pemerintah, kalau semua masyarakat begitu, bagaimana ceritanya,” lanjutnya.

Ia menjelaskan, upaya memperbaiki dengan cara memancang karung di pinggir jalan yang rusak untuk meminimalisir kerusakan parah. Namun dikhawatirkan saat hujan terus menerus dan tidak segera diperbaiki maka dampaknya sangat berbahaya karena bisa semakin ambruk kebawah jurang. Ia sebagai ketua RT pun tidak mengetahui jika jalan tersebut akan dilalui alat berat.

“Jadi saya merasa nggak dihargai. Kalau beliau konfirmasi mungkin kita bisa koordinasi dengan yang lebih ahli apakah excavator bisa masuk atau dipasangkan bantalan,” terangnya.

Tidak hanya warganya saja yang menggunakan akses jalan tersebut, tetapi ada warga dari lingkungan RT lainnya yang memiliki lahan perkebunan di dalam Gang Kopral. Terkadang warga merasa kesulitan saat membawa hasil panennya dengan sepeda motor melewati kondisi jalan yang seperti itu. Pernah juga ada warga yang hampir jatuh saat salat subuh di Masjid karena melalui kondisi jalan yang becek.

“Tidak hanya warga saya saja yang lewat disitu, ada warga RT 7 yang punya lahan di sana untuk berkebun jadi setiap hari juga lewati jalan itu,” jelasnya.

Oleh sebab itu, ia berharap agar oknumpejabat segera mengembalikan keadaan jalan seperti semula. Sehingga pengguna jalan tidak merasa was-was saat melewatinya, apalagi saat hujan turun kondisi jalan tersebut becek dan berlumpur karena ditimbun dengan tanah liat.

Selain mengganggu kenyamanan pengguna jalan, Program Sampah Semesta juga mengalami kesulitan. Sebab, saat petugas sampah melewati jalan tersebut merasa kesulitan karena membawa banyak beban dengan melewati jalan yang seperti itu.

“Karena gerobaknya nggak bisa lewat akhirnya operatornya tinggalkan di bawah dan naik ke atas pakai motor, bolak balik ambil sampah masyarakat,” bebernya.

Ia juga meminta kebijakan dari pemerintah agar menyediakan motor besar yang bisa digunakan untuk menarik sampah warga. Pasalnya wilayahnya naik gunung dan depo sampah di Kelurahan Kampung Empat sehingga petugas sampah merasa kesulitan jika menarik gerobak dengan tangan kosong. Selama ini petugas sampah memakai motor pribadi untuk menarik gerobak sampah.

“Jadi kami harap tolonglah dibantu, deponya di Kampung Empat dan wilayah saya wilayah naik gunung, jadi mau nggak mau korbankan motor pribadi,” pungkasnya. (*/one/udn)


BACA JUGA

Senin, 18 Juni 2018 11:45

Pengunjung Air Terjun Tembus 10 Ribu

TARAKAN – Di hari libur, setiap masyarakat pasti hendak mencari lokasi rekreasi bersama dengan…

Senin, 18 Juni 2018 11:38

Daging Ayam, Kejutan Tahun Ini

ADANYA peningkatan indeks harga pada kelompok transportasi dan komunikasi, kelompok perumahan, air listrik,…

Senin, 18 Juni 2018 11:24

THR HABIS, UTANG KEMUDIAN

Momentum Lebaran pada perayaan Idulfitri memang selalu dinanti-nanti. Berbagai persiapan menyambut hari…

Senin, 18 Juni 2018 11:17

Penutupan Bisa Memancing HIV/AIDS Berkembang

TARAKAN – Penutupan lokalisasi harus waspadai akan bahaya penyakit human immunodeficiency virus/acquired…

Senin, 18 Juni 2018 11:10

Jalan Perumahan PNS Juata Permai Rusak Parah

TARAKAN - Belum adanya perbaikan akses jalan di daerah Perumahan PNS yang ada di Kelurahan Juata Permai,…

Senin, 18 Juni 2018 11:09

Jalan Perumahan PNS Juata Permai Rusak Parah

TARAKAN - Belum adanya perbaikan akses jalan di daerah Perumahan PNS yang ada di Kelurahan Juata Permai,…

Senin, 18 Juni 2018 10:55

Hasil Panen Berjatuhan Lewati Jalan Rusak

TARAKAN – Kondisi semenisasi yang hancur dan berlubang, cukup menghambat aktivitas warga RT 15,…

Minggu, 17 Juni 2018 17:08

Satu Unit Rumah Nyaris Dilahap Si Jago Merah

TANJUNG SELOR - Satu  rumah milik pasangan suami istri, Takim dan Nurhayati yang berada di Jalan…

Sabtu, 16 Juni 2018 22:43

Pelabuhan Masih Sepi, Belum Ada Lonjakan Penumpang

  TARAKAN - Lonjakan penumpang arus balik belum terlihat di Pelabuhan Tengkayu I (SDF), Sabtu (16/6).…

Sabtu, 16 Juni 2018 18:33

Bagi yang Berlebaran, Imbauan Ini Jangan Anda Sepelekan

TARAKAN – Ribuan umat muslim memadati Islamic Center Baitul Izzah di Kampung Empat, Tarakan Timur,…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .