MANAGED BY:
KAMIS
21 SEPTEMBER
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV

RADAR KALTARA

Senin, 17 Juli 2017 12:11
Oknum Pejabat Merusak Jalan Lingkungan
UPAYA PENANGANAN: Kondisi jalan di Gang Kopral yang dipancang kayu ditambah karung untuk meminimalisir kerusakan. LISAWAN/RADAR TARAKAN

PROKAL.CO, TARAKAN – Ketua RT 3, Kelurahan Mamburungan, Hairil Anwar mengatakan terdapat jalan yang mengalami kerusakan parah tepatnya di Gang Kopral dikarenakan adanya oknum pejabat memasukkan excavatoratau alat berat untuk meratakan lahan pribadi. Kerusakan tersebut terjadi sekitar Juni lalu saat Bulan Ramadan, karena tidak mampu dilewati beban berat akhirnya sebagian jalan ambruk. Panjang kerusakan jalan sekitar empat meter dengan lebar sekitar dua meter.

“Karena jalan kami labil tidak bisa dilewati alat berat, dipaksakan akibatnya runtuh,” ungkapnya kepada Radar Tarakan.

Setelah lebaran, ia sempat menanyakan kepada oknum pejabat tersebut mengenai kerusakan jalan dan mendapat jawaban bahwa ia sudah koordinasi dengan pihak Dinas Pengerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR). Namun saat Anwar menanyakan langsung ke DPUTR, kerusakan tersebut tidak bisa dilimpahkan ke pemerintah.

“Saya telepon ke PU, katanya itu kan karena pekerjaan pribadi nggak bisa dong dilimpahkan ke pemerintah, kalau semua masyarakat begitu, bagaimana ceritanya,” lanjutnya.

Ia menjelaskan, upaya memperbaiki dengan cara memancang karung di pinggir jalan yang rusak untuk meminimalisir kerusakan parah. Namun dikhawatirkan saat hujan terus menerus dan tidak segera diperbaiki maka dampaknya sangat berbahaya karena bisa semakin ambruk kebawah jurang. Ia sebagai ketua RT pun tidak mengetahui jika jalan tersebut akan dilalui alat berat.

“Jadi saya merasa nggak dihargai. Kalau beliau konfirmasi mungkin kita bisa koordinasi dengan yang lebih ahli apakah excavator bisa masuk atau dipasangkan bantalan,” terangnya.

Tidak hanya warganya saja yang menggunakan akses jalan tersebut, tetapi ada warga dari lingkungan RT lainnya yang memiliki lahan perkebunan di dalam Gang Kopral. Terkadang warga merasa kesulitan saat membawa hasil panennya dengan sepeda motor melewati kondisi jalan yang seperti itu. Pernah juga ada warga yang hampir jatuh saat salat subuh di Masjid karena melalui kondisi jalan yang becek.

“Tidak hanya warga saya saja yang lewat disitu, ada warga RT 7 yang punya lahan di sana untuk berkebun jadi setiap hari juga lewati jalan itu,” jelasnya.

Oleh sebab itu, ia berharap agar oknumpejabat segera mengembalikan keadaan jalan seperti semula. Sehingga pengguna jalan tidak merasa was-was saat melewatinya, apalagi saat hujan turun kondisi jalan tersebut becek dan berlumpur karena ditimbun dengan tanah liat.

Selain mengganggu kenyamanan pengguna jalan, Program Sampah Semesta juga mengalami kesulitan. Sebab, saat petugas sampah melewati jalan tersebut merasa kesulitan karena membawa banyak beban dengan melewati jalan yang seperti itu.

“Karena gerobaknya nggak bisa lewat akhirnya operatornya tinggalkan di bawah dan naik ke atas pakai motor, bolak balik ambil sampah masyarakat,” bebernya.

Ia juga meminta kebijakan dari pemerintah agar menyediakan motor besar yang bisa digunakan untuk menarik sampah warga. Pasalnya wilayahnya naik gunung dan depo sampah di Kelurahan Kampung Empat sehingga petugas sampah merasa kesulitan jika menarik gerobak dengan tangan kosong. Selama ini petugas sampah memakai motor pribadi untuk menarik gerobak sampah.

“Jadi kami harap tolonglah dibantu, deponya di Kampung Empat dan wilayah saya wilayah naik gunung, jadi mau nggak mau korbankan motor pribadi,” pungkasnya. (*/one/udn)


BACA JUGA

Rabu, 20 September 2017 10:58

Harus Ada Pengecualian untuk DOB Kaltara

JAKARTA – Kebijakan pemerintah yang menunda pembentukan daerah otonomi baru (DOB) di tahun 2017…

Rabu, 20 September 2017 10:53

Hampir Tiap Hari Listrik Padam

TARAKAN – Kestabilan listrik di Tarakan nampaknya akan terus bergantung pada gas. Sebab, saat…

Rabu, 20 September 2017 10:50

Tak Terapkan HET, Pedagang Akan Disanksi

TARAKAN – Pengaturan Harga Eceran Tertinggi (HET) beras di Indonesia terlah diberlakukan, tak…

Rabu, 20 September 2017 10:47

Bibir Membiru Diredakan Hanya dengan Air Hangat

Jika dilihat sekilas, Atika Zahra Ratifa tampak seperti bayi sehat pada umumnya. Namun, siapa sangka…

Rabu, 20 September 2017 10:41

Warga KTT Terhipnotis Penampilan The Angelz

TANA TIDUNG – Tak hanya penyanyi-penyanyi dangdut dan melayu saja yang meramaikan pesta rakyat…

Rabu, 20 September 2017 10:38

APBD-P Belum Dibahas, Masih Menunggu Provinsi

TARAKAN - Pembahasan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Perubahan (APBDP) oleh Tim Anggaran Pemerintah…

Rabu, 20 September 2017 10:35

PJU Kurang, Anggaran Pengadaan Menipis

TARAKAN – Penerangan jalan umum (PJU) di Bumi Paguntaka masih terbilang minim, termasuk di daerah…

Rabu, 20 September 2017 10:33

Tigor Menolak Jika Jadi Wakil

TARAKAN – Keputusan DPP Golkar yang merekomendasikan Badrun untuk diusung pada pilwali tahun depan,…

Rabu, 20 September 2017 10:31

Dua Mucikari Diringkus Tim Polda

TARAKAN – Maraknya karaoke dewasa yang tersebar di beberapa titik di Tarakan akhirnya menjadi…

Rabu, 20 September 2017 04:15

Api 'Mengamuk", Bakar Sejumlah Kios di Pasar Gusher

TARAKAN - Insiden nahas mewarnai pertengahan September. Sekitar pukul 01.00 dini hari, warga dihebohkan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .