MANAGED BY:
MINGGU
23 JULI
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV

RADAR KALTARA

Senin, 17 Juli 2017 11:57
Status ASN Tiga Koruptor Akan Dicabut

Setelah Terbukti Bersalah Melakukan Korupsi

SEGERA DICABUT: I Putu Budiarta (tengah) pasrah saat dibawa pegawai Kejati Kaltim ke rutan untuk menjalani penahanan di Samarinda tahun lalu. RADAR NUNUKAN

PROKAL.CO, NUNUKAN – Bukan lagi sanksi yang akan menanti tiga Aparatur Sipil Negara (ASN) yang terbukti melakukan perbuatan korupsi, melainkan akan dilakukan pemecatan.

Sanksi pemecatan itulah yang bakal diderita tiga orang koruptor dengan kasus yang berbeda, yakni Khotaman, I Putu Budiarta dan Hidayat. Hal itu ditegaskan Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Nunukan, Sabri kepada media ini.

Meski masih dalam proses, dirinya memastikan pencabutan status kepegawaian terhadap ketiganya segera dilakukan. “Memang seharusnya sejak penahanan yang bersangkutan itu, sudah harus dinonaktifkan dari jabatan pegawai negeri,” ujar Sabri kepada Radar Nunukan ketika diwawancarai, Minggu (16/7).

Hingga kini, Sabri mengaku pencabutan status ASN terhadap ketiganya masih dalam proses. Meski dirinya belum dapat memastikan kapan akan dilakukan, dirinya hanya memastikan pencabutan segera akan dilakukan. “Memang saya belum pantau lagi di bidangnya, tapi statusnya itu memang harus dicabut, nanti saya informasikan kembali jika ada perkembangan dari bidang yang menanganinya,” kata Sabri berjanji.

Sebelumnya, memang pihaknya belum menerima surat keputusan dan surat pemberitahuan hukum tindak pidana dari pengadilan. Apalagi surat itu nantinya akan menjadi dasar pihaknya melakukan tindakan terkait status kepegawaian sejumlah Aparatur Sipil Negara (ASN) yang terbukti melakukan korupsi.

Dirinya memastikan, telah melakukan pengecekan ke Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang bersangkutan dan menimbang dari Pengadilan Tinggi telah melakukan eksekusi. Pihaknya pun baru bisa menentukan sikap terkait status kepegawaiannya jika telah ada surat resminya.

Sementara, Sekretaris Kabupaten (Sekkab) Nunukan, Tommy Harun juga pernah berkomentar terkait pemberian sanksi terhadap ASN yang terbukti korupsi. Dirinya mengatakan pihaknya harus menunggu kekuatan hukum tetap dari pengadilan. Jika memang terbukti melakukan pelanggaran, maka akan diberikan sanksi sesuai dengan aturan yang berlaku.

“ASN yang terjerat kasus hukum, Pemkab Nunukan tidak bisa melakukan intervensi. Kalau untuk pemberian sanksinya akan dilakukan rapat terlebih dahulu, yang jelas jika sudah terbukti ya sudah pasti harus dicabut statusnya dari pegawai negeri,” singkat Tommy.

Diketahui, Khotaman merupakan mantan kepala Dinas Pekerjaan Umum Nunukan dan I Putu Budiarta selaku Kepala Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) yang divonis hakim dengan pidana hukuman satu tahun penjara setelah terbukti bersalah terkait perkara korupsi Pasar Induk Nunukan. Sedangkan Hidayat, mantan bendahara Dinas Kesehatan (Dinkes) Nunukan juga dihukum dengan pidana hukuman empat tahun penjara terkait perkara penggelapan anggaran untuk kegiatan Puskesmas. (raw/eza)


BACA JUGA

Jumat, 21 Juli 2017 09:35

Kinerja dan Pribadi Bupati Dihina di Sosmed

NUNUKAN – Bupati Nunukan Hj. Asmin Laura Hafid mendapat hinaan di sosial media (sosmed). Hinaan…

Jumat, 21 Juli 2017 09:26

Mudah Peroleh Informasi, Bermain Game dan Nonton Film

Mempunyai akses internet Wireless Fidelity (wifi) kencang dan gratis  sepertinya bukan hal biasa…

Kamis, 20 Juli 2017 10:21

Kesadaran Masyarakat Bayar Retribusi Masuk PLBL Rendah

NUNUKAN – Pelabuhan Pos Lintas Batas Laut (PLBL) Liem Hie Djung menjadi salah satu sumber penghasil…

Kamis, 20 Juli 2017 10:18

Masyarakat Mulai ‘Dihantui’ ISPA

NUNUKAN – Perubahan cuaca yang tiba-tiba, dari panas lalu hujan deras belakangan ini begitu terasa…

Rabu, 19 Juli 2017 10:49

Pedagang di Alun-Alun Berhenti Berjualan

NUNUKAN – Pekerjaan fasilitas percontohan ruang terbuka publik revolusi mental di Alun-alun Nunukan…

Rabu, 19 Juli 2017 10:27

BAHAYA..!! Konflik Buaya vs Manusia di Sini Makin Keras

NUNUKAN – Semakin ramainya aktivitas masyarakat di sungai yang ada di Kecamatan Sebuku dinilai…

Rabu, 19 Juli 2017 10:08

Warga Diimbau Hati-Hati Beraktivitas di Sungai

NUNUKAN – Kasus Tahir (38) pertengahan Juni lalu yang diserang buaya saat berada di sungai Desa…

Selasa, 18 Juli 2017 10:24

Pembangunan Kawasan Industri Mansapa Tak Jelas

NUNUKAN – Rencana Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nunukan dengan membuat sebuah kawasan industri…

Selasa, 18 Juli 2017 10:22

Proyek Belum Selesai, Presiden Batal Berkunjung ke Sebatik

NUNUKAN – Kedatangan Presiden Republik Indonesia (RI) Joko Widodo yang direncanakan berkunjung…

Senin, 17 Juli 2017 11:57

Status ASN Tiga Koruptor Akan Dicabut

NUNUKAN – Bukan lagi sanksi yang akan menanti tiga Aparatur Sipil Negara (ASN) yang terbukti melakukan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .