MANAGED BY:
MINGGU
19 NOVEMBER
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV

RADAR KALTARA

Senin, 17 Juli 2017 11:57
Status ASN Tiga Koruptor Akan Dicabut

Setelah Terbukti Bersalah Melakukan Korupsi

SEGERA DICABUT: I Putu Budiarta (tengah) pasrah saat dibawa pegawai Kejati Kaltim ke rutan untuk menjalani penahanan di Samarinda tahun lalu. RADAR NUNUKAN

PROKAL.CO, NUNUKAN – Bukan lagi sanksi yang akan menanti tiga Aparatur Sipil Negara (ASN) yang terbukti melakukan perbuatan korupsi, melainkan akan dilakukan pemecatan.

Sanksi pemecatan itulah yang bakal diderita tiga orang koruptor dengan kasus yang berbeda, yakni Khotaman, I Putu Budiarta dan Hidayat. Hal itu ditegaskan Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Nunukan, Sabri kepada media ini.

Meski masih dalam proses, dirinya memastikan pencabutan status kepegawaian terhadap ketiganya segera dilakukan. “Memang seharusnya sejak penahanan yang bersangkutan itu, sudah harus dinonaktifkan dari jabatan pegawai negeri,” ujar Sabri kepada Radar Nunukan ketika diwawancarai, Minggu (16/7).

Hingga kini, Sabri mengaku pencabutan status ASN terhadap ketiganya masih dalam proses. Meski dirinya belum dapat memastikan kapan akan dilakukan, dirinya hanya memastikan pencabutan segera akan dilakukan. “Memang saya belum pantau lagi di bidangnya, tapi statusnya itu memang harus dicabut, nanti saya informasikan kembali jika ada perkembangan dari bidang yang menanganinya,” kata Sabri berjanji.

Sebelumnya, memang pihaknya belum menerima surat keputusan dan surat pemberitahuan hukum tindak pidana dari pengadilan. Apalagi surat itu nantinya akan menjadi dasar pihaknya melakukan tindakan terkait status kepegawaian sejumlah Aparatur Sipil Negara (ASN) yang terbukti melakukan korupsi.

Dirinya memastikan, telah melakukan pengecekan ke Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang bersangkutan dan menimbang dari Pengadilan Tinggi telah melakukan eksekusi. Pihaknya pun baru bisa menentukan sikap terkait status kepegawaiannya jika telah ada surat resminya.

Sementara, Sekretaris Kabupaten (Sekkab) Nunukan, Tommy Harun juga pernah berkomentar terkait pemberian sanksi terhadap ASN yang terbukti korupsi. Dirinya mengatakan pihaknya harus menunggu kekuatan hukum tetap dari pengadilan. Jika memang terbukti melakukan pelanggaran, maka akan diberikan sanksi sesuai dengan aturan yang berlaku.

“ASN yang terjerat kasus hukum, Pemkab Nunukan tidak bisa melakukan intervensi. Kalau untuk pemberian sanksinya akan dilakukan rapat terlebih dahulu, yang jelas jika sudah terbukti ya sudah pasti harus dicabut statusnya dari pegawai negeri,” singkat Tommy.

Diketahui, Khotaman merupakan mantan kepala Dinas Pekerjaan Umum Nunukan dan I Putu Budiarta selaku Kepala Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) yang divonis hakim dengan pidana hukuman satu tahun penjara setelah terbukti bersalah terkait perkara korupsi Pasar Induk Nunukan. Sedangkan Hidayat, mantan bendahara Dinas Kesehatan (Dinkes) Nunukan juga dihukum dengan pidana hukuman empat tahun penjara terkait perkara penggelapan anggaran untuk kegiatan Puskesmas. (raw/eza)


BACA JUGA

Sabtu, 18 November 2017 10:43

Diisukan Pakai Tikus, Pemilik RM Arema Laporkan Tim Terpadu ke Polisi

NUNUKAN – Merasa nama baik dan reputasi usaha yang dilakukan tercemar, pemilik Rumah Makan (RM)…

Sabtu, 18 November 2017 10:39

Bukan Bakso Terbuat dari Daging Tikus, Hanya...

NUNUKAN – Simpang siurnya informasi yang tersebar di media sosial (medsos) mengenai daging tikus…

Jumat, 17 November 2017 11:39

Pembangunan Pasar Tradisional Terpadu Digenjot

NUNUKAN – Pembangunan Pasar Tradisional Terpadu terus di genjot, Dinas Perdagangan memastikan…

Jumat, 17 November 2017 11:37

PLN Masih Menunggu Penentuan Golongan Tarif Listrik

NUNUKAN – Wacana golongan tarif listrik yang bakal dikurangi, PT Perusahan Listrik Negara (PLN)…

Kamis, 16 November 2017 09:40

Hasil Sampel Positif Mengandung Daging Tikus

NUNUKAN – Isu tidak sedap kembali diterima warga Kabupaten Nunukan. Khususnya penggemar kuliner…

Kamis, 16 November 2017 09:38

Pemkab Selidiki Keaslian Hasil Laboratorium

NUNUKAN – Tak ingin gegabah langsung mengambil tindakan tegas, Pemerintah Kabupaten Nunukan memilih…

Rabu, 15 November 2017 13:00

Dua Pekan, Polisi Tilang 414 Pengendara

NUNUKAN – Berakhir sudah Operasi Zebra yang dilakukan serentak se-Indonesia selama 14 hari. Di…

Rabu, 15 November 2017 12:59

Pos Lintas Batas Negara Akan Dibangun

NUNUKAN – Rapat teknis dan sidang ke-22 Tim Sosial Ekonomi Malaysia Indonesia (Sosek Malindo),…

Selasa, 14 November 2017 10:29

KPU Temukan Data Ganda KTA Parpol

NUNUKAN – Proses verifikasi administrasi Komisi Pemilihan Umum (KPU) Nunukan terhadap sejumlah…

Selasa, 14 November 2017 10:20

Kelanjutan SOA Barang dan Penumpang Dipastikan Aman

NUNUKAN – Masalah klasik persoalan Subsidi Ongkos Angkutan (SOA) barang dan penumpang untuk wilayah…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .