MANAGED BY:
KAMIS
21 SEPTEMBER
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV

RADAR KALTARA

Senin, 17 Juli 2017 11:57
Status ASN Tiga Koruptor Akan Dicabut

Setelah Terbukti Bersalah Melakukan Korupsi

SEGERA DICABUT: I Putu Budiarta (tengah) pasrah saat dibawa pegawai Kejati Kaltim ke rutan untuk menjalani penahanan di Samarinda tahun lalu. RADAR NUNUKAN

PROKAL.CO, NUNUKAN – Bukan lagi sanksi yang akan menanti tiga Aparatur Sipil Negara (ASN) yang terbukti melakukan perbuatan korupsi, melainkan akan dilakukan pemecatan.

Sanksi pemecatan itulah yang bakal diderita tiga orang koruptor dengan kasus yang berbeda, yakni Khotaman, I Putu Budiarta dan Hidayat. Hal itu ditegaskan Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Nunukan, Sabri kepada media ini.

Meski masih dalam proses, dirinya memastikan pencabutan status kepegawaian terhadap ketiganya segera dilakukan. “Memang seharusnya sejak penahanan yang bersangkutan itu, sudah harus dinonaktifkan dari jabatan pegawai negeri,” ujar Sabri kepada Radar Nunukan ketika diwawancarai, Minggu (16/7).

Hingga kini, Sabri mengaku pencabutan status ASN terhadap ketiganya masih dalam proses. Meski dirinya belum dapat memastikan kapan akan dilakukan, dirinya hanya memastikan pencabutan segera akan dilakukan. “Memang saya belum pantau lagi di bidangnya, tapi statusnya itu memang harus dicabut, nanti saya informasikan kembali jika ada perkembangan dari bidang yang menanganinya,” kata Sabri berjanji.

Sebelumnya, memang pihaknya belum menerima surat keputusan dan surat pemberitahuan hukum tindak pidana dari pengadilan. Apalagi surat itu nantinya akan menjadi dasar pihaknya melakukan tindakan terkait status kepegawaian sejumlah Aparatur Sipil Negara (ASN) yang terbukti melakukan korupsi.

Dirinya memastikan, telah melakukan pengecekan ke Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang bersangkutan dan menimbang dari Pengadilan Tinggi telah melakukan eksekusi. Pihaknya pun baru bisa menentukan sikap terkait status kepegawaiannya jika telah ada surat resminya.

Sementara, Sekretaris Kabupaten (Sekkab) Nunukan, Tommy Harun juga pernah berkomentar terkait pemberian sanksi terhadap ASN yang terbukti korupsi. Dirinya mengatakan pihaknya harus menunggu kekuatan hukum tetap dari pengadilan. Jika memang terbukti melakukan pelanggaran, maka akan diberikan sanksi sesuai dengan aturan yang berlaku.

“ASN yang terjerat kasus hukum, Pemkab Nunukan tidak bisa melakukan intervensi. Kalau untuk pemberian sanksinya akan dilakukan rapat terlebih dahulu, yang jelas jika sudah terbukti ya sudah pasti harus dicabut statusnya dari pegawai negeri,” singkat Tommy.

Diketahui, Khotaman merupakan mantan kepala Dinas Pekerjaan Umum Nunukan dan I Putu Budiarta selaku Kepala Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) yang divonis hakim dengan pidana hukuman satu tahun penjara setelah terbukti bersalah terkait perkara korupsi Pasar Induk Nunukan. Sedangkan Hidayat, mantan bendahara Dinas Kesehatan (Dinkes) Nunukan juga dihukum dengan pidana hukuman empat tahun penjara terkait perkara penggelapan anggaran untuk kegiatan Puskesmas. (raw/eza)


BACA JUGA

Selasa, 19 September 2017 13:31

Tim Tujuh Akhirnya Direspons Pemkab

NUNUKAN – Setelah terbentuk dan lama menunggu reaksi Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nunukan, tim…

Selasa, 19 September 2017 13:29

Lulus SD, Sempat Kabur dari Rumah karena Akan Dinikahkan

Yayasan Indonesia Tionghoa Culture Centre (ITCC) Jawa Pos kali ini memberangkatkan 60 pelajar dari Kalimantan…

Senin, 18 September 2017 10:24

Masalah Klasik, Siap-Siap Listrik Padam Bergilir

NUNUKAN – Dalam beberapa pekan terkahir, masyarakat Nunukan dibuat tidak nyaman dengan pelayanan…

Senin, 18 September 2017 10:24

Masalah Klasik, Siap-Siap Listrik Padam Bergilir

NUNUKAN – Dalam beberapa pekan terkahir, masyarakat Nunukan dibuat tidak nyaman dengan pelayanan…

Senin, 18 September 2017 10:21

Pemerintah Diminta Atasi Persoalan Beras dan Garam Krayan

NUNUKAN – Ketua Umum Persekutuan Dayat Lundayeh (PDL) Yansen TP mengharapkan Pemerintah Kabupaten…

Senin, 18 September 2017 10:19

Dari Perbatasan, Kuliah ke Luar Negeri Dianggap Keajaiban

Melanjutkan pendidikan hingga ke luar negeri, tak semua pelajar dapat merasakannya. Namun, tak disangka…

Senin, 18 September 2017 09:55

Warga Minta Aparat Lebih Aktif

NUNUKAN – Peredaran obat berbahaya kini semakin memprihatinkan. Peristiwa yang terjadi di Kota…

Senin, 18 September 2017 09:54

Sopir Angkot Cabuli Anak Di Bawah Umur

NUNUKAN –  Anak di bawah umur kembali menjadi korban pemerkosaan. Kali ini menimpa Bunga…

Sabtu, 16 September 2017 10:18

Hasil Pertanian Dilirik Investor Timur Tengah

NUNUKAN – Dinas Pertanian Ketahanan Pangan (DPKP) Nunukan melakukan pendataan terhadap lahan tidur…

Sabtu, 16 September 2017 10:15

Antisipasi Krisis Air Bersih, Tiga IPA Dioperasikan

NUNUKAN – Krisis air bersih mulai melanda sejumlah daerah di Indonesia. Untuk mengantisipasi persoalan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .