MANAGED BY:
MINGGU
23 JULI
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV

RADAR KALTARA

Senin, 17 Juli 2017 11:54
Jalan Utama di Pulau Sebatik Terputus
WAJIB HATI-HATI: Jalan utama di Pulau Sebatik, tepatnya di Desa Sei Limau, Kecamatan Sebatik Tengah terputus akibat hujan deras yang mengguyur pulau yang berbatasan langsung dengan Malaysia ini. SAHABUDDIN UNTUK RADAR NUNUKAN

PROKAL.CO, NUNUKAN – Akibat hujan deras yang mengguyur Pulau Sebatik Sabtu (15/7) lalu, membuat jalan poros utama yang juga jalan lingkar Pulau Sebatik, tepatnya di Desa Sei Limau, Kecamatan Sebatik Tengah terputus dan sulit untuk dilalui kendaraan, baik roda dua dan empat.

Salah seorang pengguna roda dua, Sahabuddin yang sempat menyaksikan jalan utama Sebatik itu putus mengatakan, saat terjadi hujan lebat di Desa Sungai Limau, Kecamatan Sebatik Tengah. Air tiba-tiba menggenangi ruas jalan.

“Jalan itu dari dulu rusak, hanya disambung dengan kayu saja, memang sisa menunggu waktu saja jalan tersebut hingga tak bisa dilalui,” kata Sahabuddin kepada Radar Nunukan, Minggu (16/7).

Jalan lingkar Pulau Sebatik yang putus saat ini merupakan akses yang sering digunakan untuk ke Pulau Nunukan, karena jaraknya tidak terlalu jauh. Hanya membutuhkan waktu kurang lebih 30 menit dan tiba di Desa Bambangan jika ingin menyeberang ke Nunukan.

Kerusakan jalan lingkar Sebatik bukan pertama kali terjadi, selama ini jika ada jalan rusak hanya diperbaiki swadaya dari masyarakat. Sehingga tidak mampu bertahan lama. Jika kembali terjadi longsor tentu jalan tersebut kembali rusak. “Bisa perhatikan fotonya, hanya selebar ban mobil saja jembatannya, untuk melalui jalan tersebut memang harus hati-hati,” bebernya.

Lanjut dia, jalan yang telah lama rusak tetap saja dilalui pengguna roda dua dan empat, walaupun telah pernah terjadi kecelakaan. Tetap saja dilalui tanpa ada perbaikan dari instansi terkait. Karena jalan tersebut hanya satu-satunya akses yang dilalui masyarakat jika dari Desa Sei Limau ke Desa Bambangan.

“Ada jalan yang lain lewat Desa Setabu, Kecamatan Sebatik Barat, tapi cukup jauh. Membutuhkan waktu dua jam untuk tiba di Desa Bambangan,” tambahnya.

Senada dikatakan Firman, pengendara roda empat ini mengungkapkan, jalan utama di Kecamatan Sebatik beberapa kali memakan korban. Kerusakan jalan tersebut telah terjadi lebih dari setahun tanpa perhatian dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nunukan. “Sudah lama memang rusak, pemerintah daerah juga saya lihat dan tidak pernah melakukan perbaikan,” kata Firman.

Sementara, Camat Sebatik Tengah, Drs H. Haini mengatakan, untuk jalan yang sempat terputus di Desa Sei Limau telah disampaikan kepada Badan Penanggulan Bencana Daerah (BPBD) Nunukan, karena kejadian tersebut merupakan gangguan alam. “Kejadiannya dari gangguan alam, sehingga BPBD yang diminta untuk menangani,” kata H. Haini kepada media ini kemarin.

Jalan rusak di Kecamatan Sebatik Tengah, langsung diminta bupati menangani dengan segera. Bahkan untuk perbaikan segera mengajukan ke pemerintah pusat. “Bupati sudah tahu kejadian jalan rusak di Sebatik Tengah, maka dari itu diminta BPBD turun tangan,” ujarnya.

Lanjut dia, kerusakan jalan tersebut dipastikan masih dapat dilalui. Hanya saja perlu berhati-hati, karena telah banyak jalan rusak dan harus segera diperbaiki. “Besok (hari ini, Red.) baru saya ke Sebatik Tengah, melihat langsung jalan yang terputus itu, kemungkinan masih bisa dilalui,” tambahnya singkat. (nal/eza)

BERITA TERKAIT

BACA JUGA

Jumat, 21 Juli 2017 09:35

Kinerja dan Pribadi Bupati Dihina di Sosmed

NUNUKAN – Bupati Nunukan Hj. Asmin Laura Hafid mendapat hinaan di sosial media (sosmed). Hinaan…

Jumat, 21 Juli 2017 09:26

Mudah Peroleh Informasi, Bermain Game dan Nonton Film

Mempunyai akses internet Wireless Fidelity (wifi) kencang dan gratis  sepertinya bukan hal biasa…

Kamis, 20 Juli 2017 10:21

Kesadaran Masyarakat Bayar Retribusi Masuk PLBL Rendah

NUNUKAN – Pelabuhan Pos Lintas Batas Laut (PLBL) Liem Hie Djung menjadi salah satu sumber penghasil…

Kamis, 20 Juli 2017 10:18

Masyarakat Mulai ‘Dihantui’ ISPA

NUNUKAN – Perubahan cuaca yang tiba-tiba, dari panas lalu hujan deras belakangan ini begitu terasa…

Rabu, 19 Juli 2017 10:49

Pedagang di Alun-Alun Berhenti Berjualan

NUNUKAN – Pekerjaan fasilitas percontohan ruang terbuka publik revolusi mental di Alun-alun Nunukan…

Rabu, 19 Juli 2017 10:27

BAHAYA..!! Konflik Buaya vs Manusia di Sini Makin Keras

NUNUKAN – Semakin ramainya aktivitas masyarakat di sungai yang ada di Kecamatan Sebuku dinilai…

Rabu, 19 Juli 2017 10:08

Warga Diimbau Hati-Hati Beraktivitas di Sungai

NUNUKAN – Kasus Tahir (38) pertengahan Juni lalu yang diserang buaya saat berada di sungai Desa…

Selasa, 18 Juli 2017 10:24

Pembangunan Kawasan Industri Mansapa Tak Jelas

NUNUKAN – Rencana Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nunukan dengan membuat sebuah kawasan industri…

Selasa, 18 Juli 2017 10:22

Proyek Belum Selesai, Presiden Batal Berkunjung ke Sebatik

NUNUKAN – Kedatangan Presiden Republik Indonesia (RI) Joko Widodo yang direncanakan berkunjung…

Senin, 17 Juli 2017 11:57

Status ASN Tiga Koruptor Akan Dicabut

NUNUKAN – Bukan lagi sanksi yang akan menanti tiga Aparatur Sipil Negara (ASN) yang terbukti melakukan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .