MANAGED BY:
KAMIS
21 SEPTEMBER
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV

RADAR KALTARA

Senin, 17 Juli 2017 11:54
Jalan Utama di Pulau Sebatik Terputus
WAJIB HATI-HATI: Jalan utama di Pulau Sebatik, tepatnya di Desa Sei Limau, Kecamatan Sebatik Tengah terputus akibat hujan deras yang mengguyur pulau yang berbatasan langsung dengan Malaysia ini. SAHABUDDIN UNTUK RADAR NUNUKAN

PROKAL.CO, NUNUKAN – Akibat hujan deras yang mengguyur Pulau Sebatik Sabtu (15/7) lalu, membuat jalan poros utama yang juga jalan lingkar Pulau Sebatik, tepatnya di Desa Sei Limau, Kecamatan Sebatik Tengah terputus dan sulit untuk dilalui kendaraan, baik roda dua dan empat.

Salah seorang pengguna roda dua, Sahabuddin yang sempat menyaksikan jalan utama Sebatik itu putus mengatakan, saat terjadi hujan lebat di Desa Sungai Limau, Kecamatan Sebatik Tengah. Air tiba-tiba menggenangi ruas jalan.

“Jalan itu dari dulu rusak, hanya disambung dengan kayu saja, memang sisa menunggu waktu saja jalan tersebut hingga tak bisa dilalui,” kata Sahabuddin kepada Radar Nunukan, Minggu (16/7).

Jalan lingkar Pulau Sebatik yang putus saat ini merupakan akses yang sering digunakan untuk ke Pulau Nunukan, karena jaraknya tidak terlalu jauh. Hanya membutuhkan waktu kurang lebih 30 menit dan tiba di Desa Bambangan jika ingin menyeberang ke Nunukan.

Kerusakan jalan lingkar Sebatik bukan pertama kali terjadi, selama ini jika ada jalan rusak hanya diperbaiki swadaya dari masyarakat. Sehingga tidak mampu bertahan lama. Jika kembali terjadi longsor tentu jalan tersebut kembali rusak. “Bisa perhatikan fotonya, hanya selebar ban mobil saja jembatannya, untuk melalui jalan tersebut memang harus hati-hati,” bebernya.

Lanjut dia, jalan yang telah lama rusak tetap saja dilalui pengguna roda dua dan empat, walaupun telah pernah terjadi kecelakaan. Tetap saja dilalui tanpa ada perbaikan dari instansi terkait. Karena jalan tersebut hanya satu-satunya akses yang dilalui masyarakat jika dari Desa Sei Limau ke Desa Bambangan.

“Ada jalan yang lain lewat Desa Setabu, Kecamatan Sebatik Barat, tapi cukup jauh. Membutuhkan waktu dua jam untuk tiba di Desa Bambangan,” tambahnya.

Senada dikatakan Firman, pengendara roda empat ini mengungkapkan, jalan utama di Kecamatan Sebatik beberapa kali memakan korban. Kerusakan jalan tersebut telah terjadi lebih dari setahun tanpa perhatian dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nunukan. “Sudah lama memang rusak, pemerintah daerah juga saya lihat dan tidak pernah melakukan perbaikan,” kata Firman.

Sementara, Camat Sebatik Tengah, Drs H. Haini mengatakan, untuk jalan yang sempat terputus di Desa Sei Limau telah disampaikan kepada Badan Penanggulan Bencana Daerah (BPBD) Nunukan, karena kejadian tersebut merupakan gangguan alam. “Kejadiannya dari gangguan alam, sehingga BPBD yang diminta untuk menangani,” kata H. Haini kepada media ini kemarin.

Jalan rusak di Kecamatan Sebatik Tengah, langsung diminta bupati menangani dengan segera. Bahkan untuk perbaikan segera mengajukan ke pemerintah pusat. “Bupati sudah tahu kejadian jalan rusak di Sebatik Tengah, maka dari itu diminta BPBD turun tangan,” ujarnya.

Lanjut dia, kerusakan jalan tersebut dipastikan masih dapat dilalui. Hanya saja perlu berhati-hati, karena telah banyak jalan rusak dan harus segera diperbaiki. “Besok (hari ini, Red.) baru saya ke Sebatik Tengah, melihat langsung jalan yang terputus itu, kemungkinan masih bisa dilalui,” tambahnya singkat. (nal/eza)

BERITA TERKAIT

BACA JUGA

Selasa, 19 September 2017 13:31

Tim Tujuh Akhirnya Direspons Pemkab

NUNUKAN – Setelah terbentuk dan lama menunggu reaksi Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nunukan, tim…

Selasa, 19 September 2017 13:29

Lulus SD, Sempat Kabur dari Rumah karena Akan Dinikahkan

Yayasan Indonesia Tionghoa Culture Centre (ITCC) Jawa Pos kali ini memberangkatkan 60 pelajar dari Kalimantan…

Senin, 18 September 2017 10:24

Masalah Klasik, Siap-Siap Listrik Padam Bergilir

NUNUKAN – Dalam beberapa pekan terkahir, masyarakat Nunukan dibuat tidak nyaman dengan pelayanan…

Senin, 18 September 2017 10:24

Masalah Klasik, Siap-Siap Listrik Padam Bergilir

NUNUKAN – Dalam beberapa pekan terkahir, masyarakat Nunukan dibuat tidak nyaman dengan pelayanan…

Senin, 18 September 2017 10:21

Pemerintah Diminta Atasi Persoalan Beras dan Garam Krayan

NUNUKAN – Ketua Umum Persekutuan Dayat Lundayeh (PDL) Yansen TP mengharapkan Pemerintah Kabupaten…

Senin, 18 September 2017 10:19

Dari Perbatasan, Kuliah ke Luar Negeri Dianggap Keajaiban

Melanjutkan pendidikan hingga ke luar negeri, tak semua pelajar dapat merasakannya. Namun, tak disangka…

Senin, 18 September 2017 09:55

Warga Minta Aparat Lebih Aktif

NUNUKAN – Peredaran obat berbahaya kini semakin memprihatinkan. Peristiwa yang terjadi di Kota…

Senin, 18 September 2017 09:54

Sopir Angkot Cabuli Anak Di Bawah Umur

NUNUKAN –  Anak di bawah umur kembali menjadi korban pemerkosaan. Kali ini menimpa Bunga…

Sabtu, 16 September 2017 10:18

Hasil Pertanian Dilirik Investor Timur Tengah

NUNUKAN – Dinas Pertanian Ketahanan Pangan (DPKP) Nunukan melakukan pendataan terhadap lahan tidur…

Sabtu, 16 September 2017 10:15

Antisipasi Krisis Air Bersih, Tiga IPA Dioperasikan

NUNUKAN – Krisis air bersih mulai melanda sejumlah daerah di Indonesia. Untuk mengantisipasi persoalan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .