MANAGED BY:
JUMAT
20 JULI
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Sabtu, 15 Juli 2017 10:58
KENA KASUS..!! 5 Petugas Dishub dan Kepolisian Dimintai Keterangan
ILUSTRASI/INT

PROKAL.CO, TARAKAN – Lebih sebulan kasus dugaan pungutan liar (pungli) di Pelabuhan Feri Juata Laut yang melibatkan oknum dari UPT Pelabuhan Dinas Perhubungan (Dishub) Tarakan dan oknum Polres Tarakan. Meski memasuki tahapan penyelesaian, tetapi Ombudsman Kaltara belum dapat memastikan kapan rampungnya kasus ini.

Koordinator Bidang Penyelesaian Laporan Ombudsman Republik Indonesia (RI) Perwakilan Kalimantan Utara (Kaltara), Syahruddin mengungkapkan kasus ini masih terus berproses meski sempat distop pendalamannya karena bertepatan dengan momen Idul Fitri.

Setelah kembali aktif bekerja, mereka langsung melanjutakan pemeriksaan dan tahapan pengumpulan informasi-informasi dari pihak-pihak terkait yang ditemukan saat di lapangan.

“Petugas yang kami panggil sebanyak lima orang yang bertugas saat itu,” ujar Syahruddin.

Para pihak yang dipanggil itu adalah para personel UPT DishubTarakan yang sedang bertugas sebanyak empat orang dan semuanya juga telah dimintai keterangan. Tak hanya itu, kepolisian yang bertugas juga dimintai untuk menjelaskan kronologi kejadiannya.

“Karena mereka yang bertugas di sana dan saat kejadian mereka ada juga ada di lapangan. Jadi kami meminta menjelaskan versi mereka seperti apa,” jelasnya Kepada Radar Tarakan, kemarin (14/7).

Saat ini, semua para pihak yang diagendakan untuk dimintai keterangannya sudah memenuhi panggilan. Dan juga sudah memberikan penjelasannya masing-masing. Dari hasil pendalaman kasus inilah Ombudsman mencoba untuk mempelajari kembali sehingga bisa memberikan kesimpulan terhadap kasus dugaan pungli tersebut.

Hasil dari interview akan dipaparkan ke dalam rapat internal Ombudsman sehingga nantinya dapat diputuskan tindaklanjut apa yang akan dilakukan pada kasus ini. Tak dipungkiri mereka pun memiliki prosedur waktu untuk penyelesaian kasus, namun setiap kasus memang tidak bisa diprediksi berapa lama waktu yang bisa ditentukan, Ombudsman pun memiliki kasus yang menjadi prioritas untuk penyelesaian.

“Kami tetap berusaha secepatnya, istilahnya tidak ada penundaan dalam penyampaian lebih cepat lebih baik,” tutur lelaki berumur 29 tahun ini.

Jika nanti terdapat unsur pungli merekapun akan bekerjsama dengan Tim Sapu Bersih Pungutan Liar (Saberpungli). Dan pada kasus Pelabuhan Feri ini Ombudsman telah melakukan komunikasi yang meminta untuk tetap dilanjutkannya pemeriksaan tersebut.

Hasil dari pemeriksaan akan ditindaklanjuti jikalau memang benar ada indikasi pungli dan untuk ranah pidananya akan diserahkan kepada yang berwenang yakni kepolisian dan saber pungli tetapi jikalau melanggar administrasi pihaknya akan memberikan kolektif perbaikan.

“Dari asisten juga memang sudah ada kajian dan sudah disusun tetapi untuk hasil akhirnya masih belum dapat disampaikan karena masih berproses,” pungkas Syahruddin. (*/yus/nri)


BACA JUGA

Jumat, 20 Juli 2018 12:08

Deadline Ganti Rugi Belum Pasti

TARAKAN – Gangguan sistem jaringan yang sempat dirasakan kurang lebih 200 pelanggan karena tidak…

Jumat, 20 Juli 2018 12:05

Lakukan Perbaikan Optimis Raih WTP

TARAKAN – Wali Kota Tarakan Sofian Raga berharap laporan keuangan selanjutnya bisa mendapatkan…

Jumat, 20 Juli 2018 12:04

Kesbangpol Belum Lakukan Verifikasi

TARAKAN – Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Tarakan, Agus Sutanto menegaskan…

Jumat, 20 Juli 2018 11:29

Sisihkan APBD untuk Lansia

Tarakan—Angka harapan hidup masyarakat Indonesia terus meningkat setiap tahunnya. Hal itu seiiring…

Jumat, 20 Juli 2018 11:28

Penutup Gorong-Gorong Rusak

TARAKAN – Rutin mengikuti Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) yang diadakan setiap…

Jumat, 20 Juli 2018 11:26

JR Otak Curanmor di Tiga Lokasi

TARAKAN – Selain sebagai pelaku pencurian 38 aki tower milik Telkomsel dan XL, JR yang sebelumnya…

Jumat, 20 Juli 2018 11:23

Usai Menegur, Kepala MS Berdarah

TARAKAN – Niat hanya menegur tetangganya, RA, yang menambatkan kapalnya tidak di lokasi semestinya,…

Kamis, 19 Juli 2018 21:15

CELAKA INI..!! Stok Air Tersisa untuk Tiga Hari

TARAKAN - Kondisi air bersih di Bumi Paguntaka kian krisis. Komposisi air di tiga embung sudah semakin…

Kamis, 19 Juli 2018 21:12

Transportasi Online Dianggap Ilegal

TARAKAN – Kemarin, aksi damai kembali dilakukan Serikat Pekerja Transportasi Indonesia (SPTI)…

Kamis, 19 Juli 2018 11:34

Ratusan Sopir Angkot Demo Tolak Grab

TARAKAN - Ratusan sopirĀ  angkot yang tergabung dalam SPTI dan sopir angkutan konvensional lainnya, Kamis…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .