MANAGED BY:
RABU
25 APRIL
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Sabtu, 15 Juli 2017 10:58
KENA KASUS..!! 5 Petugas Dishub dan Kepolisian Dimintai Keterangan
ILUSTRASI/INT

PROKAL.CO, TARAKAN – Lebih sebulan kasus dugaan pungutan liar (pungli) di Pelabuhan Feri Juata Laut yang melibatkan oknum dari UPT Pelabuhan Dinas Perhubungan (Dishub) Tarakan dan oknum Polres Tarakan. Meski memasuki tahapan penyelesaian, tetapi Ombudsman Kaltara belum dapat memastikan kapan rampungnya kasus ini.

Koordinator Bidang Penyelesaian Laporan Ombudsman Republik Indonesia (RI) Perwakilan Kalimantan Utara (Kaltara), Syahruddin mengungkapkan kasus ini masih terus berproses meski sempat distop pendalamannya karena bertepatan dengan momen Idul Fitri.

Setelah kembali aktif bekerja, mereka langsung melanjutakan pemeriksaan dan tahapan pengumpulan informasi-informasi dari pihak-pihak terkait yang ditemukan saat di lapangan.

“Petugas yang kami panggil sebanyak lima orang yang bertugas saat itu,” ujar Syahruddin.

Para pihak yang dipanggil itu adalah para personel UPT DishubTarakan yang sedang bertugas sebanyak empat orang dan semuanya juga telah dimintai keterangan. Tak hanya itu, kepolisian yang bertugas juga dimintai untuk menjelaskan kronologi kejadiannya.

“Karena mereka yang bertugas di sana dan saat kejadian mereka ada juga ada di lapangan. Jadi kami meminta menjelaskan versi mereka seperti apa,” jelasnya Kepada Radar Tarakan, kemarin (14/7).

Saat ini, semua para pihak yang diagendakan untuk dimintai keterangannya sudah memenuhi panggilan. Dan juga sudah memberikan penjelasannya masing-masing. Dari hasil pendalaman kasus inilah Ombudsman mencoba untuk mempelajari kembali sehingga bisa memberikan kesimpulan terhadap kasus dugaan pungli tersebut.

Hasil dari interview akan dipaparkan ke dalam rapat internal Ombudsman sehingga nantinya dapat diputuskan tindaklanjut apa yang akan dilakukan pada kasus ini. Tak dipungkiri mereka pun memiliki prosedur waktu untuk penyelesaian kasus, namun setiap kasus memang tidak bisa diprediksi berapa lama waktu yang bisa ditentukan, Ombudsman pun memiliki kasus yang menjadi prioritas untuk penyelesaian.

“Kami tetap berusaha secepatnya, istilahnya tidak ada penundaan dalam penyampaian lebih cepat lebih baik,” tutur lelaki berumur 29 tahun ini.

Jika nanti terdapat unsur pungli merekapun akan bekerjsama dengan Tim Sapu Bersih Pungutan Liar (Saberpungli). Dan pada kasus Pelabuhan Feri ini Ombudsman telah melakukan komunikasi yang meminta untuk tetap dilanjutkannya pemeriksaan tersebut.

Hasil dari pemeriksaan akan ditindaklanjuti jikalau memang benar ada indikasi pungli dan untuk ranah pidananya akan diserahkan kepada yang berwenang yakni kepolisian dan saber pungli tetapi jikalau melanggar administrasi pihaknya akan memberikan kolektif perbaikan.

“Dari asisten juga memang sudah ada kajian dan sudah disusun tetapi untuk hasil akhirnya masih belum dapat disampaikan karena masih berproses,” pungkas Syahruddin. (*/yus/nri)


BACA JUGA

Rabu, 25 April 2018 12:10
Terkait 2.900 Ton Beras Vietnam via Sebatik

NAH KAN..!! Kemendag Sebut Selundupan

JAKARTA – Direktur Jenderal (Dirjen) Perdagangan Luar Negeri pada Kementerian Perdagangan Oke Nurwan…

Rabu, 25 April 2018 11:59

AH PAYAH..!! Angka Kemiskinan Meningkat

TARAKAN - Populasi penduduk di Kaltara sedang mengalami pertumbuhan masif. Baru-baru ini Badan Pusat…

Rabu, 25 April 2018 11:57

Tak Sabar Ingin Bertemu dengan Pelajar Papua Barat

Indonesia Student & Youth Forum (ISYF) kembali menggelar Forum Pelajar Indonesia ke-10 (FOR X) dengan…

Rabu, 25 April 2018 11:55

GAWAT BAH..!! Penderita TBC Terus Bertambah

MESKI tidak menjadi kasus terbesar di Kalimantan Utara, namun penularan penyakit tuberkulosis (TBC)…

Rabu, 25 April 2018 11:53

Pusaka Tegaskan Tidak Ikut Aksi Penolakan FPI

ORGANISASI masyarakat (ormas) Pusaka Tarakan menegaskan tidak ikut ambil bagian dalam aksi damai penolakan…

Rabu, 25 April 2018 11:48

Antre Cetak E-KTP, Jaringan Malah Lelet

TARAKAN - Antrean panjang terjadi di Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Tarakan dikarenakan…

Rabu, 25 April 2018 11:41

AC RSUD Bocor-Bocor Tak Kunjung Diperbaiki

TARAKAN - Penanganan plafon yang bocor di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tarakan belum juga terealisasi.…

Rabu, 25 April 2018 11:32

Anggaran Menipis, Dishub Terpaksa Mengutang

TARAKAN - Traffic light yang berada di simpang Ladang, Pamusian, Tarakan Tengah, sudah dua hari tidak…

Rabu, 25 April 2018 11:30

Trayek Harus Dikurangi

TARAKAN - Bus rapid transit (BRT) yang telah beroperasi di Tarakan sejak 2017 lalu, memang masih harus…

Rabu, 25 April 2018 11:28

2022 Tak Terima Uang Tunai

Tarakan- Direncanakan bulan April ini, Gerbang Pembayaran Nasional (GPN) mulai diimplementasikan secara…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .