MANAGED BY:
KAMIS
21 SEPTEMBER
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV

RADAR KALTARA

Sabtu, 15 Juli 2017 10:34
Tunggu Jawaban Kedubes, JK Akan Dideportasi
DITAHAN: Hingga kini berkas JK belum rampung dan menunggu jawaban dari Kedubes Filipina sebelum memulangkan JK. RADAR NUNUKAN

PROKAL.CO, NUNUKAN – Setelah ditahan tiga pekan di ruang detensi Imigrasi Klas II Nunukan, JK (30) Warga Negara Asing (WNA) asal Filipina yang sempat diduga sebagai teroris bakal dideportasi. Sebab, berdasarkan pemeriksaan yang dilakukan sejak ditahan Jumat (23/7) lalu, tidak ada tanda-tanda masuknya JK ke Indonesia akan melakukan tindakan kriminal.

Itu dikatakan Kepala Kepala Imigrasi Klas II Nunukan Ferry Herling South. Dari pemeriksaan, JK masuk ke Indonesia melalui Sebatik dari Tawau, Sabah, Malaysia dengan tujuan Tolitoli dan ingin bertemu keluarganya. “Kita tidak hanya memeriksa JK, tetapi melakukan pemeriksaan dan mencocokkan informasi dari JK dengan keluarga. Dan murni JK ingin ketemu keluarga, tetapi melalui jalur tidak resmi,” ujarnya kepada Radar Nunukan, Jumat (14/7).

Untuk itu, jika tidak ada kendala nantinya, JK bakal dipulangkan ke negara asalnya. Namun, sebelum JK dipulangkan, Imigrasi Nunukan masih menunggu informasi dari Kedutaan Besar (Kedubes) Filipina yang berada di Manado.

“Saat ini masih ditunggu jawaban dari Kedubes Filipina sebelum memastikan keputusan JK bakal dideportasi. Sudah dikoordinasikan dengan Kedubes (Filipina, Red.), namun mereka meminta waktu. Sebab, memang butuh waktu untuk mengetahui identitas JK,” tambahnya ketika dikonfirmasi pewarta harian ini.

Lanjutnya, JK bakal dikenakan Pasal 113 Undang-undang (UU) nomor 6/2011 tetang keimigrasian. JK diamankan bersama identitas miliknya berupa paspor. Namun, JK masuk ke Nunukan melalui jalur ilegal.  “Kemungkinan besar bakal dipulangkan karena ada dokumen. Untuk memastikan itu, berkas dan hasil pemeriksaan masih dikumpulkan,” jelas mantan Kepala Imigrasi Kelas II Tahuna di Kabupaten Kepulauan Sangihe ini.

Sebelumnya, JK ketika ditemui pewarta harian ini mengaku masuk ke Nunukan melalui Sebatik dengan tujuan Tolitoli, Sulawesi Tengah untuk bertemu keluarganya. JK mengaku ayahnya merupakan WNI, sedangkan ibunya merupakan warga negara Filipina.

Sebelum memutuskan ingin ke Toli-toli, JK sempat tinggal di kampung Hiltob Sentosa, Tawau, Sabah, Malaysia selama kurang lebih sebulan untuk bekerja. Namun, rekan yang memanggilnya menuju Tawau tidak kunjung datang dan membuat izin tinggalnya over stay, lalu memutuskan ke Indonesia.

Saat JK diamankan, petugas menyita beberapa barang milik JK. Di antaranya, paspor, tiket pesawat, kartu identitas Filipina, file pekerjaan, smartphone dan satu harddisk. Ada pula buku panduan tata bahasa Melayu, buku agenda pribadi, tas ransel beserta pakaian dan minuman kemasan.

Serta, berdasarkan paspor milik JK, diketahui telah melakukan perjalanan dari Manila, Filipina menuju Kota Kinabalu, Sabah, Malaysia pada April 2017 menggunakan Cebu Pacific Air. Dengan paspor kunjungan, JK tinggal di Kampung Hiltob Sentoa. (akz/eza)


BACA JUGA

Selasa, 19 September 2017 13:31

Tim Tujuh Akhirnya Direspons Pemkab

NUNUKAN – Setelah terbentuk dan lama menunggu reaksi Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nunukan, tim…

Selasa, 19 September 2017 13:29

Lulus SD, Sempat Kabur dari Rumah karena Akan Dinikahkan

Yayasan Indonesia Tionghoa Culture Centre (ITCC) Jawa Pos kali ini memberangkatkan 60 pelajar dari Kalimantan…

Senin, 18 September 2017 10:24

Masalah Klasik, Siap-Siap Listrik Padam Bergilir

NUNUKAN – Dalam beberapa pekan terkahir, masyarakat Nunukan dibuat tidak nyaman dengan pelayanan…

Senin, 18 September 2017 10:24

Masalah Klasik, Siap-Siap Listrik Padam Bergilir

NUNUKAN – Dalam beberapa pekan terkahir, masyarakat Nunukan dibuat tidak nyaman dengan pelayanan…

Senin, 18 September 2017 10:21

Pemerintah Diminta Atasi Persoalan Beras dan Garam Krayan

NUNUKAN – Ketua Umum Persekutuan Dayat Lundayeh (PDL) Yansen TP mengharapkan Pemerintah Kabupaten…

Senin, 18 September 2017 10:19

Dari Perbatasan, Kuliah ke Luar Negeri Dianggap Keajaiban

Melanjutkan pendidikan hingga ke luar negeri, tak semua pelajar dapat merasakannya. Namun, tak disangka…

Senin, 18 September 2017 09:55

Warga Minta Aparat Lebih Aktif

NUNUKAN – Peredaran obat berbahaya kini semakin memprihatinkan. Peristiwa yang terjadi di Kota…

Senin, 18 September 2017 09:54

Sopir Angkot Cabuli Anak Di Bawah Umur

NUNUKAN –  Anak di bawah umur kembali menjadi korban pemerkosaan. Kali ini menimpa Bunga…

Sabtu, 16 September 2017 10:18

Hasil Pertanian Dilirik Investor Timur Tengah

NUNUKAN – Dinas Pertanian Ketahanan Pangan (DPKP) Nunukan melakukan pendataan terhadap lahan tidur…

Sabtu, 16 September 2017 10:15

Antisipasi Krisis Air Bersih, Tiga IPA Dioperasikan

NUNUKAN – Krisis air bersih mulai melanda sejumlah daerah di Indonesia. Untuk mengantisipasi persoalan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .