MANAGED BY:
JUMAT
22 JUNI
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Sabtu, 15 Juli 2017 10:34
Tunggu Jawaban Kedubes, JK Akan Dideportasi
DITAHAN: Hingga kini berkas JK belum rampung dan menunggu jawaban dari Kedubes Filipina sebelum memulangkan JK. RADAR NUNUKAN

PROKAL.CO, NUNUKAN – Setelah ditahan tiga pekan di ruang detensi Imigrasi Klas II Nunukan, JK (30) Warga Negara Asing (WNA) asal Filipina yang sempat diduga sebagai teroris bakal dideportasi. Sebab, berdasarkan pemeriksaan yang dilakukan sejak ditahan Jumat (23/7) lalu, tidak ada tanda-tanda masuknya JK ke Indonesia akan melakukan tindakan kriminal.

Itu dikatakan Kepala Kepala Imigrasi Klas II Nunukan Ferry Herling South. Dari pemeriksaan, JK masuk ke Indonesia melalui Sebatik dari Tawau, Sabah, Malaysia dengan tujuan Tolitoli dan ingin bertemu keluarganya. “Kita tidak hanya memeriksa JK, tetapi melakukan pemeriksaan dan mencocokkan informasi dari JK dengan keluarga. Dan murni JK ingin ketemu keluarga, tetapi melalui jalur tidak resmi,” ujarnya kepada Radar Nunukan, Jumat (14/7).

Untuk itu, jika tidak ada kendala nantinya, JK bakal dipulangkan ke negara asalnya. Namun, sebelum JK dipulangkan, Imigrasi Nunukan masih menunggu informasi dari Kedutaan Besar (Kedubes) Filipina yang berada di Manado.

“Saat ini masih ditunggu jawaban dari Kedubes Filipina sebelum memastikan keputusan JK bakal dideportasi. Sudah dikoordinasikan dengan Kedubes (Filipina, Red.), namun mereka meminta waktu. Sebab, memang butuh waktu untuk mengetahui identitas JK,” tambahnya ketika dikonfirmasi pewarta harian ini.

Lanjutnya, JK bakal dikenakan Pasal 113 Undang-undang (UU) nomor 6/2011 tetang keimigrasian. JK diamankan bersama identitas miliknya berupa paspor. Namun, JK masuk ke Nunukan melalui jalur ilegal.  “Kemungkinan besar bakal dipulangkan karena ada dokumen. Untuk memastikan itu, berkas dan hasil pemeriksaan masih dikumpulkan,” jelas mantan Kepala Imigrasi Kelas II Tahuna di Kabupaten Kepulauan Sangihe ini.

Sebelumnya, JK ketika ditemui pewarta harian ini mengaku masuk ke Nunukan melalui Sebatik dengan tujuan Tolitoli, Sulawesi Tengah untuk bertemu keluarganya. JK mengaku ayahnya merupakan WNI, sedangkan ibunya merupakan warga negara Filipina.

Sebelum memutuskan ingin ke Toli-toli, JK sempat tinggal di kampung Hiltob Sentosa, Tawau, Sabah, Malaysia selama kurang lebih sebulan untuk bekerja. Namun, rekan yang memanggilnya menuju Tawau tidak kunjung datang dan membuat izin tinggalnya over stay, lalu memutuskan ke Indonesia.

Saat JK diamankan, petugas menyita beberapa barang milik JK. Di antaranya, paspor, tiket pesawat, kartu identitas Filipina, file pekerjaan, smartphone dan satu harddisk. Ada pula buku panduan tata bahasa Melayu, buku agenda pribadi, tas ransel beserta pakaian dan minuman kemasan.

Serta, berdasarkan paspor milik JK, diketahui telah melakukan perjalanan dari Manila, Filipina menuju Kota Kinabalu, Sabah, Malaysia pada April 2017 menggunakan Cebu Pacific Air. Dengan paspor kunjungan, JK tinggal di Kampung Hiltob Sentoa. (akz/eza)


BACA JUGA

Kamis, 21 Juni 2018 22:30

Transhipment Beras Batal Dilakukan

NUNUKAN – Kapal MV Dong Thien Phu Golden yang mengangkut beras 2.900 ton dari Vietnam, ingin melakukan…

Kamis, 21 Juni 2018 14:37

Solusi Bangun Penangkaran Buaya

NUNUKAN – Keberadaan hewan reptilia jenis buaya di wilayah pesisir, Kelurahan Tanjung Harapan,…

Rabu, 20 Juni 2018 15:36

Arus Balik Normal, Tak Ada Lonjakan Penumpang

  NUNUKAN - PT Perusahaan Pelayaran Nasional (Pelni) Cabang Nunukan, memastikan arus balik akan…

Rabu, 20 Juni 2018 15:16

IIH LEBAY..!! Buaya Ditangkap, Kok.. Tiga Warga yang Kerasukan

NUNUKAN - Buaya di sekitar pesisir Mamolo, Kelurahan Tanjung Harapan, Kecamatan Nunukan Selatan dinamai…

Rabu, 20 Juni 2018 15:11

Tujuan Utama Pengiriman Miras Belum Diketahui

NUNUKAN — Penyidikan terus dilakukan oleh pihal Lanal Nunukan terhadap juragan juga anak buah…

Rabu, 20 Juni 2018 11:32

Pasca Lebaran Harga Masih Stabil

NUNUKAN – Pasca lebaran Idulfitri, sejumlah harga sembilan bahan pokok (Sembako) yang diperjual…

Rabu, 20 Juni 2018 11:30

Tahun Ini, Tak Dapat Remisi

NUNUKAN-Sebanyak 111 warga binaan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Klas IIB Nunukan akan menerima remisi…

Rabu, 20 Juni 2018 11:28

Penyeberangan ke Negara Tetangga Kembali Dibuka

NUNUKAN - Pasca lebaran H+3 penyeberangan Nunukan-Tawau, Malaysia telah kembali normal. Aktivitas di…

Senin, 18 Juni 2018 13:23

Diterkam Buaya, Sudding Nyaris Meregang Nyawa

NUNUKAN - Seorang warga Tanjung Harapan Mamolo, Kecamatan Nunukan Selatan, Kaltara diserang buaya mengakibatkan…

Senin, 18 Juni 2018 11:00

Ribuan Miras Ilegal Nyaris Lolos Edar

NUNUKAN - Belasan ribu botol Minuman Keras (Miras) ilegal asal Malaysia yang akan diselundupkan ke Berau,…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .