MANAGED BY:
MINGGU
23 JULI
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV

RADAR KALTARA

Jumat, 14 Juli 2017 10:49
Pelanggan 900 VA Masih Berhak Dapatkan Subsidi
ALIRAN: Mesin PLTD Sei Bilal yang turut membantu daya dari PLTMG Sebaung guna menyalurkan listrik ke pelanggan PLN. ENAL/RADAR NUNUKAN

PROKAL.CO, NUNUKAN – Setelah dilakukan verifikasi oleh Direktorat Jenderal Ketenagalistrikan, Kementerian Energi dan Sumber Daya mineral (ESDM) dan PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) (Persero), ada tambahan 2,4 juta pelanggan listrik 900 VA yang berhak mendapatkan subsidi.

Sedangkan untuk pelanggan listrik 900 VA di Nunukan, sesuai data dari PT PLN Rayon Nunukan, ada sekira 3.700 yang telah disubsidi dari total 10 ribu pelanggan. Sementara, sisanya sekira 6 ribu pelanggan yang tidak diberikan subsidi, karena masuk golongan mampu.

“Sedangkan rencana untuk menambah pelanggan listrik 900 VA yang harus mendapat subsidi belum ada perintah dan surat resmi yang diterima,” kata Manager PT PLN Rayon Nunukan, Nurhidayat kepada Radar Nunukan, Kamis (13/7).

Lanjut dia, untuk menambah pelanggan yang harus mendapatkan subsidi harus disesuaikan dengan data dari Tim Nasional Percepatan Penanggulangan Kemiskinan (TNP2K). Karena yang menentukan pelanggan yang akan diberikan subsidi bukan dari PT PLN.

Saat ini TNP2K telah memberikan data kepada PT PLN terkait data pelanggan listrik 900 VA yang harus diberikan susbsidi. Jika saat ini masih ada pelanggan listrik 900 VA tidak mendapatkan subsidi, ke depan harus dilakukan pendataan ulang. “Harus didata ulang untuk pelanggan listrik 900 VA, kemungkinan ada yang perlu mendapatkan subsidi,” ujarnya.

Ia menambahkan, bagi pelanggan 900 VA yang tidak mendapatkan subsidi, namun merasa masuk dalam kategori tidak mamupu, dapat mengajukan permohonan ke kantor kelurahan masing-masing. Agar diberikan pertimbangan agar dapat subsidi kembali.

“Sering ada yang mengadu ke kantor PLN ini, terkait pencabutan subsidi itu, maka dari itu saya sarankan untuk segera melapor ke kantor kelurahan,” tuturnya.

Sebelumnya, Kementerian ESDM telah mengusulkan kenaikan alokasi anggaran belanja subsidi untuk listrik dari sebelumnya Rp 44,99 triliun menjadi Rp 51,99 triliun.

Penambahan alokasi subsidi listrik tersebut diperoleh setelah adanya revisi jumlah pelanggan listrik golongan 900 VA yang seharusnya menerima subsidi dari pemerintah.

Berdasarkan verifikasi Direktorat Jenderal Ketenagalistrikan Kementerian ESDM dan PLN, ada tambahan 2,4 juta pelanggan listrik 900 VA yang berhak mendapatkan subsidi.

Jadi, jumlah pelanggan listrik 900 VA yang dianggap layak menerima subsidi bertambah dari sebelumnya 4,1 juta menjadi 6,5 juta pelanggan. Pembengkakan subsidi listrik juga disebabkan perubahan harga minyak ICP dan kurs dolar AS. Kenaikan harga minyak dan kurs dolar AS dalam asumsi makro RAPBNP 2017 membuat subsidi listrik harus naik Rp 1,7 triliun. (nal/eza)


BACA JUGA

Jumat, 21 Juli 2017 09:35

Kinerja dan Pribadi Bupati Dihina di Sosmed

NUNUKAN – Bupati Nunukan Hj. Asmin Laura Hafid mendapat hinaan di sosial media (sosmed). Hinaan…

Jumat, 21 Juli 2017 09:26

Mudah Peroleh Informasi, Bermain Game dan Nonton Film

Mempunyai akses internet Wireless Fidelity (wifi) kencang dan gratis  sepertinya bukan hal biasa…

Kamis, 20 Juli 2017 10:21

Kesadaran Masyarakat Bayar Retribusi Masuk PLBL Rendah

NUNUKAN – Pelabuhan Pos Lintas Batas Laut (PLBL) Liem Hie Djung menjadi salah satu sumber penghasil…

Kamis, 20 Juli 2017 10:18

Masyarakat Mulai ‘Dihantui’ ISPA

NUNUKAN – Perubahan cuaca yang tiba-tiba, dari panas lalu hujan deras belakangan ini begitu terasa…

Rabu, 19 Juli 2017 10:49

Pedagang di Alun-Alun Berhenti Berjualan

NUNUKAN – Pekerjaan fasilitas percontohan ruang terbuka publik revolusi mental di Alun-alun Nunukan…

Rabu, 19 Juli 2017 10:27

BAHAYA..!! Konflik Buaya vs Manusia di Sini Makin Keras

NUNUKAN – Semakin ramainya aktivitas masyarakat di sungai yang ada di Kecamatan Sebuku dinilai…

Rabu, 19 Juli 2017 10:08

Warga Diimbau Hati-Hati Beraktivitas di Sungai

NUNUKAN – Kasus Tahir (38) pertengahan Juni lalu yang diserang buaya saat berada di sungai Desa…

Selasa, 18 Juli 2017 10:24

Pembangunan Kawasan Industri Mansapa Tak Jelas

NUNUKAN – Rencana Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nunukan dengan membuat sebuah kawasan industri…

Selasa, 18 Juli 2017 10:22

Proyek Belum Selesai, Presiden Batal Berkunjung ke Sebatik

NUNUKAN – Kedatangan Presiden Republik Indonesia (RI) Joko Widodo yang direncanakan berkunjung…

Senin, 17 Juli 2017 11:57

Status ASN Tiga Koruptor Akan Dicabut

NUNUKAN – Bukan lagi sanksi yang akan menanti tiga Aparatur Sipil Negara (ASN) yang terbukti melakukan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .