MANAGED BY:
JUMAT
24 MEI
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Selasa, 04 Juli 2017 14:47
Waspada Konsumsi Daging Ilegal, Tidak Higienis !!
BARANG BUKTI: Kapolres Bulungan AKBP Muhammad Fachry saat menunjukkan daging ilegal merk Alana asal Malaysia. RACHMAD RHOMADHANI/RADAR KALTARA

PROKAL.CO, TANJUNG SELOR – Daging ilegal merk Alana atau sejenisnya, beberapa kali berhasil masuk ke pasar tradisional di Kabupaten Bulungan. Apalagi saat momen Hari Raya Idul Fitri 1438 Hijriah hingga usai lebaran kebutuhan daging cenderung mengalami peningkatan, terkadang keberadaan daging ilegal ini dijadikan solusi untuk memenuhi kebutuhan daging di tengah melambungya harga daging lokal.

Untuk itu, Kapolres Bulungan AKBP Muhammad Fachry meminta masyarakat dapat waspada dan tidak mengkonsumsi daging illegal tersebut karena belum terjamin dari segi kesehatan maupun keamanan pangan.Bahkan belum lama ini Satuan Tugas (Satgas) Stabilisasi Pangan Polres Bulungan berhasil mengungkap kasus perdagangan daging ilegal asal Malaysia bermerk Alana yang diimpor dari pengusaha Tawau, Malaysia yang didistribusikan secara ilegal ke Bulungan.

"Jadi, sebelumnya kami berhasil mengamankan produk daging Alana. Ini diketahui karena daging itu tidak dilengkapi dokumen yang sah, maka otomatis tanpa melalui pemeriksan dari tim kesehatan kita (Indonesia) daging itu tak higienis dan ilegal," ungkapnya kepada Radar Kaltara (Radar Tarakan Group) saat ditemui di ruang kerjanya, belum lama ini.

Nah, dari kasus itu, lanjut perwira yang akrab disapa Fachry, meminta masyarakat dapat lebih berhati-hati dan pihaknya terus melakukan pemantauan untuk pencegahannya.

“Tapi, untuk kasus yang sebelumnya kami ungkap, pelaku diketahui merupakan warga Tanjung Selor berinisial BH sudah kami jatuhi sanksi wajib lapor pada Polres Bulungan,’’ ujarnya.

Disebutkan juga, BH saat itu diamankan dengan barang bukti (BB) daging alana sebanyak 60 kilogram, sosis 20 karung, dan burger sebanyak 115 bungkus.

“Saat ini barang-barang itu sudah kami sita semuanya,’’ ucapnya.

Untuk diketahui,  BH memesan barang-barang dari seorang pengusaha di daerah Sungai Nyamuk, Kabupaten Nunukan. Pengusaha di Sungai Nyamuk membeli pesanan dari negara tetangga, Tawau (Malaysia) kemudian didistribusikan ke Tanjung Selor menggunakan kapal.(don/dsh)


BACA JUGA

Jumat, 24 Mei 2019 10:41

MN Tak Terima Status Tersangka

TANJUNG SELOR – MN, salah satu anggota DPRD Bulungan tak…

Jumat, 24 Mei 2019 10:39

Transportasi Laut Diprediksi Dipadati Pemudik

TANJUNG SELOR – Belakangan ini sejumlah masyarakat yang ingin pulang…

Jumat, 24 Mei 2019 10:37

Dugaan Pencemaran Sungai Tanjung Rumbia Tak Terbukti

TANJUNG SELOR – Hasil uji sampel air sungai yang diduga…

Jumat, 24 Mei 2019 10:36

Perkara Oknum Caleg Dilimpahkan ke Kejaksaan

TANJUNG SELOR – Proses tahapan pemilu 2019 yang sudah berlangsung…

Jumat, 24 Mei 2019 10:35

Kemiskinan Jadi Catatan BPK

TANJUNG SELOR – Meski memperoleh opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP),…

Kamis, 23 Mei 2019 13:53

Driver Dilarang Melebihi Kecepatan

TANJUNG SELOR – Kapolda Kalimantan Utara (Kaltara), Brigjen Pol Indrajit…

Kamis, 23 Mei 2019 13:51

Tak Jalankan Inpres, Rapor Merah Menanti

TANJUNG SELOR - Percepatan pembangunan Kota Baru Mandiri (KBM) Tanjung…

Kamis, 23 Mei 2019 13:50

Tanpa Papan Tulis, Ruang Belajar Tetap Menyenangkan Bagi Murid

DUNIA pendidikan awal bagi generasi penerus bangsa memang sangatlah penting.…

Kamis, 23 Mei 2019 13:49

Tak Ada Toleransi Pelaku Pencabulan Anak

TANJUNG SELOR – Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk…

Kamis, 23 Mei 2019 13:47

Makam Kerap Dijadikan Tempat Mabuk-Mabukan

TANJUNG SELOR – Lokasi area tempat pemakaman umum (TPU) Tanjung…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*