MANAGED BY:
SELASA
20 NOVEMBER
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Sabtu, 01 Juli 2017 11:26
TNI Siap Berantas Narkoba di Perbatasan
SERTIJAB: Letkol Inf Hipni Maulana Farhan hari ini secara resmi menyerahkan tongkat estafet kepemimpinannya kepada Mayor Inf Anang Sofyan Effendy (kanan). JOHANNY/RADAR TARAKAN

PROKAL.CO, TARAKAN – Mayor Inf Anang Sofyan Effendy hari ini mulai menjalani tugas baru sebagai Komandan Batalyon Infanteri Raider 613/ Raja Alam. Ia menggantikan Letkol Inf Hipni Maulana Farhan yang sebelumnya bertugas di Bumi Paguntaka.

Serah terima jabatan (sertijab) akan digelar pagi ini di Lapangan Upacara Yonif Raider 613 Raja Alam dan dipimpin langsung oleh Komandan Brigade Infanteri 24/Bulungan Cakti, Kolonel Inf Aditya Nindra Pasha.

Sebagai komandan yang baru, Mayor Inf Anang Sofyan Effendy mengungkapkan kesiapannya untuk melanjutkan tongkat estafet kepemimpinan. Dia pun berjanji akan melanjutkan program yang telah dijalankan oleh Letkol Inf Hipni Maulana Farhan, sebab program yang telah ada itu merupakan program satuan yang panduannya dari pimpinan.

“Kami akan siap melanjutkan program pembinaan satuan,” ungkap Anang.

Tak hanya itu, dia juga akan meneruskan kebijakan yang telah dititipkan ke satuannya dari Panglima Tentara Nasional Indonesia (TNI) Jendral Gatot Nurmanto, Kepala Staf TNI Angkatan Darat (AD) Jendral TNI Mulyono, serta Pangdam VI/Mulawarman Mayjen Sonhaji.

Dia beserta jajarannya mengaku siap dalam tugas yang diberikan, termasuk berkontribusi dalam menjaga wilayah perbatasan Indonesia. “Apalagi satuan Raider berbeda dengan satuan-satuan lainnya yang selalu siap dengan setiap penugasan bersifat strategis nasional,” tuturnya.

Ditegaskannya, kualifikasi yang ada pada satuan Raider masing-masing memiliki kemampuan khusus untuk menghadapi trouble spot, termasuk terhadap permasalahan yang akan mengancam Bumi Pertiwi ini.

“Mulai dari Aceh hingga Papua kami semua siap terkait dengan sasaran strategis,” tuturnya.

Sebelumnya,  Mayor Inf Anang Sofyan Effendy bertugas di wilayah perbatasan yakni perbatasan Papua. Sehingga ketika dipercaya mengemban tugas di tempat baru, yang juga merupakan wilayah perbatasan, sangat siap untuk dijalankan.

Penugasan di Tarakan, kata Anang, bukan hal baru baginya. Sebab sebelum ditugaskan, dia pernah beberapa kali datang ke Tarakan untuk melaksanakan tugas dari pimpinan. Seperti saat melaksanakan tugas untuk melakukan seleksi prajurit yang mengikuti latihan di Kopassus pada awal pembentukan satuan menjadi satuan Raider, serta ikut dalam operasi pembebasan sandera Filipina.

Dirinya mengaku selalu all out dalam setiap tugas yang diberikan.

“Pernah penugasan pada wilayah perbatasan juga dan ada kemiripan dengan di sini (Tarakan), meski mungkin tipologi wilayahnya berbeda,” tuturnya.

Anang Sofyan Effendy menceritakan, saat dia ditugaskan di wilayah perbatasan Papua, dia pernah menghadapi gerakan dan perlintas batas dari luar Papua yaitu Papua Nugini. Dengan kondisi Tarakan - Kaltara yang menjadi peringkat kelima terbesar peredaran narkoba, juga menjadi salah satu perhatian dan fokusnya dalam bersinergi untuk memberantas hal tersebut.  

“Kami harus tegas bahwa hal itu (narkoba) harus diberantas. Bekal pengawasan di perbatasan saat di Papua, sedikit banyak bisa kami aplikasikan di sini,” pungkasnya.

Di sisi lain, Letkol Inf Hipni Maulana Farhan menceritakan banyak kenangan yang akan dibawa dari Tarakan ke tempat yang baru. Sejak menjadi Komandan Batalyon di Bumi Paguntaka pada 28 November 2015, masih teringat jelas saat momen ketika Yonif 613/Raja Alam resmi menyandang sebagai satuan Raider dengan nama Yonif Raider 613/Raja Alam, pada awal 2016 lalu. Yang menjadi momen sangat berkesan dan membanggakan baginya.

“Suatu kehormatan satuan ini menjadi satuan Raider,” tuturnya.

Tak hanya itu, pada awal 2016 dia juga ingat yang mana pihaknya dapat melaksanakan latihan secara khusus selama 3 bulan di Kopassus. Hal  itu tentu menjadi momen yang tak akan terlupakan baginya. Dimana saat itu prajurit dituntut untuk bisa memenuhi sasaran-sasaran strategis dalam bentuk apapun.

Dengan status baru itu, otomatis jumlah personel Batalyon Infanteri Raider 613/Raja Alam bertambah sekitar 747 personel. Dalam masa jabatannya, dia juga berusaha secara bertahap memperjuangkan pemenuhan sarana dan prasarana serta alutista. Sebagai langkah untuk membentuk satuan yang ideal yang nantinya dapat disesuaikan dengan kemampuan Raider. “Ini semua sedang dilaksanakan dan sedang dibangun,” tuturnya.

Seingatnya, banyak sekali program penugasan yang dipercayakan kepadanya beserta jajarannya telah berhasil mereka laksanakan. Seperti penugasan keterlibatan Raider dalam satuan cadangan pembebasan sandera di Filipina, serta pengamanan pulau terluar dan pengamanan obyek vital nasional.

“Saat ini juga masih terlibat dalam Satgas Tinombala di Poso. Di sana masih ada pasukan kami. Semua isu nasional pasti seluruh satuan TNI ikut turut andil dalam saling bersinerji,” ujarnya.

Di tempat yang baru, dia akan bertugas sebagai Komandan Dodiklatpur Rindam VI/Mulawarman, Banjarbaru pada pengurusan satuan pendidikan. Dia menaruh harapan besar pada Mayor Inf Anang Sofyan Effendy, untuk bisa melanjutkan perjuangannya bahkan bisa lebih baik darinya dengan inovasi-inovasi baru.

“Harapan saya Mayor Inf Anang Sofyan Effendy dapat membangun satuan ini lebih siap untuk melaksanakan tugas-tugas yang ada sehingga dapat menjadi lebih baik, meskipun nanti cara dan gayanya beda,” harapnya.(*/jhn/nri)


BACA JUGA

Senin, 19 November 2018 15:27

Penghuni Rumah Lompat Lewat Jendela

TARAKAN– Hujan lebat yang mengguyur Tarakan menyebabkan dua rumah di…

Senin, 19 November 2018 15:21

Nilai Kerugian di Bawah Rp 500 Juta

TARAKAN – Kapolres Tarakan AKBP Yudhistira Widyahwan membeberkan jika perhitungan…

Senin, 19 November 2018 15:06

Menanti Ajang Green and Clean

TARAKAN – Pernah masuk dalam kategori lingkungan green and clean,…

Senin, 19 November 2018 15:04

KPU Belum Beri Putusan Sanksi Pelanggaran APK

TARAKAN - Meski alat peraga kampanye (APK) telah berada di…

Senin, 19 November 2018 10:46

Pemilih di Lapas Belum Klir

TARAKAN – Potensi pemilih masih meninggalkan polemik. Khususnya pada pemilih…

Senin, 19 November 2018 10:44

Gugup Dinilai Juri dari Negara Asia Tenggara Lainnya

Gadis kelahiran Malinau 26 Oktober 2002 membanggakan. Tidak hanya membawa…

Senin, 19 November 2018 10:42

MEREKA KEPALA BATU..!! Ngotot Jajakan Jualan di Dermaga Pelabuhan

TARAKAN - Meski diimbau untuk tidak lagi menjual makanan di…

Senin, 19 November 2018 10:29

Tukarkan Uang Sebelum Tidak Laku

TARAKAN - Dalam pelaksaanan tugas mengatur dan menjaga kelancaran sistem…

Senin, 19 November 2018 10:29

Prediksi Penukaran Uang Rp 1,8 M

TARAKAN- Mendekati akhir tahun, untuk Natal dan Tahun Baru  Bank…

Senin, 19 November 2018 10:27

Dua Rumah Warga RT 20 Direhabilitasi

TARAKAN – Ketua RT 20, Kelurahan Sebengkok, Azis Maulana mengatakan,…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .