MANAGED BY:
MINGGU
20 MEI
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Jumat, 30 Juni 2017 11:21
Warga Negara Filipina Itu Tak Terlibat Jaringan Teroris

WN Filipina ‘Digarap’ Imigrasi

DIPERIKSA: Setelah menjalani pemeriksaan, JK yang sempat dicurigai sebagai teroris diserahkan Polres Nunukan ke Imigrasi Klas II Nunukan. IMIGRASI UNTUK RADAR NUNUKAN

PROKAL.CO, NUNUKAN – Setelah melalui sejumlah pemeriksaan, Warga Negara Asing (WNA) asal Filipina yang diamankan di Sebatik berinisial JK (30) telah diserahkan ke Imigrasi Klas II Nunukan untuk diproses lebih lanjut karena masuk ke Indonesia secara ilegal.

Sebelumnya, JK sempat dicurigai sebagai teroris pelarian dari Filipina. Sebagaimana diketahui Kota Marawi, Filipina masih terjadi konflik antara kelompok Maute yang berafiliasi ke ISIS dengan pasukan pemerintah Filipina.

Kabid Humas Polda Kaltim, Kombes Pol Ade Yaya Suryana menjelaskan, usai melakukan pemeriksaan terhadap JK. Diketahui, pria tersebut tak ada indikasi jaringan kelompok teroris asal Filipina. “Perkembangan terakhir setelah diperiksa, diketahui JK tidak ada indikasi jaringan teroris asal Filipina. Pelaku kini diserahkan ke Imigrasi Nunukan,” beber Ade Yaya Suryana kepada Radar Nunukan, Kamis (29/6).

Dijelaskan, JK diamankan lantaran saat personel Polsek Sebatik Timur melakukan pemeriksaan terhadap penumpang dan barang bawaan dan diketahui JK tidak memiliki identitas. Serta, ia ingin menuju Kota Tarakan dengan menumpangi speedboat reguler.

“Kondisi tersebut membuat personel curiga. Sesaat kemudian ada warga yang melihat dokumen yang sedang berada di atas permukaan air, tepatnya di bawah jembatan Dermaga Sei Pancang, setelah diperiksa ternyata sebuah paspor milik JK. Untuk itu, JK diamankan kemudian dilakukan pemeriksaan lebih lanjut,” tambah Ade.

Di tempat berbeda, Kepala Seksi (Kasi) Pengawasan dan Penindakan Imigrasi Klas II Nunukan, Bimo Mardi Wibowo menjelaskan, saat ini JK masih ditahan di ruang detensi Imigrasi Nunukan. Hingga kini pihaknya belum melakukan pemeriksaan terhadap JK. “Sementara, masih ditahan di Kantor Imigrasi Nunukan. Menunggu selesai cuti bersama,” jelas Bimo ketika dikonfirmasi pewarta harian ini.

Ia menegaskan, JK bakal diperiksa pada Senin (3/7) mendatang. Sebab, JK diserahkan ke Imigrasi pada Jumat (23/6) lalu bertepatan dengan cuti bersama. Diketahui, JK masuk ke Indonesia melalui jalur ilegal, namun JK memiliki identitas seperti paspor. 

Sehingga, pelaku diduga melanggar Pasal 113 Undang-undang (UU) Nomor 6/2011 tentang keimigrasian. “Mulai Senin nanti kami lakukan pemeriksaan. Untuk memastikan pelaku melanggar pasal berapa dan sanksi yang bakal dikenakan kepada JK,” ungkap Bimo sapaan akrabnya.

Saat kali pertama diamankan,petugas menyita beberapa barang milik JK. Di antaranya, paspor, tiket pesawat, kartu identitas (IC) Filipina, file pekerjaan, smartphone dan satu hard disk. Ada pula buku panduan tata bahasa Melayu, buku cerita Sharifah Abu Salem, buku agenda pribadi, tas ransel beserta pakaian dan minuman kemasan.

Serta, dari hasil pemeriksaan JK melakukan perjalanan dari Manila, Filipina menuju Kota Kinabalu, Sabah, Malaysia pada April 2017 lalu menggunakan Cebu Pacific Air. Dengan paspor kunjungan, JK tinggal di kampung Hiltob Sentosa, Tawau, Sabah, Malaysia selama kurang lebih sebulan. Dan rencananya bakal melanjutkan perjalanan dari Tarakan menuju ke Tolitoli, Sulawesi Tengah dengan alasan untuk bertemu keluarga.(akz/eza)


BACA JUGA

Sabtu, 19 Mei 2018 08:46

Warga di Sini Jadi Incaran Buaya dan Ular Sembakung

NUNUKAN – Warga di Desa Tepian, Kecamatan Sembakung membutuhkan perhatian dari pemerintah. Sebab…

Sabtu, 19 Mei 2018 08:44

Layanan Belum Memenuhi Keinginan Masyarakat

NUNUKAN – Sistem birokrasi dalam tubuh pemerintah, masih banyak yang dikeluhkan oleh masyarakat.…

Jumat, 18 Mei 2018 12:38

Defisit, Pembangunan Sulit Terlaksana

NUNUKAN - Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPUPRPKP) Nunukan…

Jumat, 18 Mei 2018 12:13

Pengecer Gas Melon Ilegal Segera Ditangani Tim Satgas

NUNUKAN – Persoalan gas melon 3 kilogram (kg) di wilayah perbatasan belum berakhir. Sampai saat…

Jumat, 18 Mei 2018 12:08

Calon Anggota Legislatif Dilarang Kampanye

NUNUKAN – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Nunukan telah menyampaikan larangan kampanye melalui…

Jumat, 18 Mei 2018 12:06

Pencuri Handphone di Jok Motor Dibekuk

NUNUKAN – Salah seorang pelaku pencurian sejumlah handphone yang diletakkan di kantong serta jok…

Jumat, 18 Mei 2018 12:04

Terjadi Gangguan, Maskapai Ini Gagal Terbang Perdana

NUNUKAN – Maskapai Aviastar yang ditetapkan sebagai pememang lelang Subsidi Ongkos Angkut (SOA)…

Kamis, 17 Mei 2018 11:17

Temukan Barang Terlarang di Lapas

NUNUKAN – Tak ingin kejadian kerusuhan di Rumah Tahanan (Rutan) Mako Brimob, Depok, beberapa waktu…

Rabu, 16 Mei 2018 11:38

ANJING LIAR MENGGILA..!! Korban Gigitan Bertambah, Penindakan Stagnan

NUNUKAN — Kepala Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Nunukan dr. Ika Bihandayani tak menampik…

Rabu, 16 Mei 2018 11:24

Stok Blangko Cukup, Server Gangguan

NUNUKAN — Pencetakan Kartu Tanda Penduduk (KTP) elektronik atau e-KTP kembali terganggu. Server…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .