MANAGED BY:
MINGGU
23 SEPTEMBER
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Selasa, 27 Juni 2017 10:25
Beli Pakaian Second Hand, Tekan Budget saat Lebaran
BELANJA: Salah seorang pengunjung yang tengah asyik berbelanja pakaian bekas di Pasar Boom Panjang Tarakan, Kemarin (24/6). Mega Retno Wulandari/Radar Tarakan

PROKAL.CO, TARAKAN – Biasayanya hari raya Idul Fitri  identik dengan menggunakan baju baru untuk dipakai bersilaturahmi. Namun, di tengah kondisi perekonomian yang sulit di Bumi Paguntaka ini, sebagian masyarakat yang tetap ingin memakai baju baru malah, lebih memilih berbelanja di pasar rombengan (baju bekas impor.Red) dengan alasan berhemat.

Kemarin H-1 lebaran, tampak sejumlah masyarakat yang masih memadati salah satu pasar rombengan yang berada di Jalan Kusuma Bangsa yang terletak di pasar Boom Panjang Tenguyun Tarakan.

Salah seorang pembeli rombengan yang sempat ditemui Radar Tarakan, Rahmi mengatakan, dia sengaja berbelanja di Pasar Rombengan Boom Panjang karena selain harganya murah, jika beruntung dia juga bisa mendapatkan stuff second hand yang bermerek dengan harga murah.

“Di sini bagus-bagus celananya soalnya bahanya bagus dan tahan lama. Tinggal dicuci aja di rumah,” tutur remaja yang duduk dibangku Sekolah Menengah Atas (SMA), kemarin (24/6).

Tak hanya itu, diakuinya dia juga bisa berhemat dengan membeli fashion item second hand tersebut. Sebab, budget yang diberikan orang tuanya terbilang minim tahun ini dan juga bertepatan dengan memasuki tahun ajaran baru, sehingga dia harus pintar-pintar me-manage budget lebarannya.

“Kalau beli disini lebih murah, jadi sisanya kan bisa saya belikan yang lain,” tambahnya.

Hal senada juga turut diungkapkan salah seorang ibu rumah tangga (IRT) yang enggan disebutkan namanya, dia juga lebih memilih baju second hand karena itu menjadi salah satu solusi dalam menekan pengeluaran keluarganya, terlebih pada momen perayaan Idul Fitri yang selalu identik dengan pakaian serba baru, dirinya lebih memilih untuk tidak hanyut dalam euforia berbelanja.

“Kalau saya beli di sini saja, paling cari bawahan sama atasan. Kalau baju baru buat anak-anak saja, ibunya beli pakaian bekas nggak papa, lagian masih banyak urusan dapur yang harus kita penuhi, ditambah lagi harga-harga kebutuhan pokok hampir naik semua,” ungkapnya.

Semantara itu, para pedangan pakaian bekas di Boom Panjang tidak menampik jika pada bulan Ramadan mendekati Idul Fitri mereka turut mendulang rezeki dengan omzet penjualan yang lumayan meningkat.

Salah seorang pedagang rombengan mengakui sejak awal Ramadan dia kebanjiran pembeli dibuktikan dengan meningkatnya pemasukan dari hari biasanya. Namun, saat mendekati Idul Fitri tidak lagi seramai awal Ramadan.

“Kebanyakan cari celana, sama jaket. Kalau minggu-minggu terakhir ini sudah mulai berkurang karena orang sudah mulai sibuk masak-masak kayaknya,” bebernya.

Harga yang ditawarkan untuk pakaian bekas seperti celana, dipatok mulai Rp 40 ribu sampai dengan Rp 80 ribu,  tentu harga yang sangat bersahabat. Namun, untuk berbelanja di sini pembeli harus teliti melihat kualitas pakaian, jika beruntung pengunjung akan mendapatkan kualitas yang baik dengan merek ternama.

“Paling sering banyak yang cari merk Adidas sama Nike, kalau dua merk itu pasti laris. Pokoknya merek item fashion olaharga lah, karena celana olahraga dan jaket parasut juga paling banyak dicari,” jelasnya. (ega/nri) 


BACA JUGA

Jumat, 21 September 2018 11:37

ITCC Kirim 34 Pelajar Kaltara ke Tiongkok

TARAKAN - Kejarlah ilmu sampai ke Negeri Cina. Ya, pepatah ini kerap kali menjadi tolok ukur seorang…

Jumat, 21 September 2018 11:35

Minim Anggaran, Cuma Periksa Kotoran

TARAKAN - Tiga ekor beruang madu di dua kandang besi di dalam Hutan Kota Sawah Lunto-Skip, Kelurahan…

Jumat, 21 September 2018 11:33

Dorong Peningkatan Vokasi

PENYEDIAAN lapangan pekerjaan yang sesuai dengan jurusan yang dimiliki masih menimbulkan pertanyaan,…

Jumat, 21 September 2018 11:32

Hujan Lebat, Distribusi PDAM Belum Normal

TARAKAN – Meski beberapa hari ini hujan lebat, pendistribusian air Perusahaan Daerah Air Minum…

Jumat, 21 September 2018 10:52

200 Orang Asing Kerja di Kaltara

TARAKAN - Pengawasan orang asing atau warga negara asing (WNA) di Kota Tarakan saat ini melibatkan berbagai…

Jumat, 21 September 2018 10:51

Penantian Bertahun-tahun Akhirnya Terjawab

TARAKAN – Bertahun-tahun menantikan perbaikan, akhirnya jembatan di Gang Tudai RT 17, Kelurahan…

Jumat, 21 September 2018 10:46

Desember, XC Race dan Jambore Sepeda

TARAKAN – Persiapan pelaksanaan XC race dan jambore sepeda terus berjalan, yang terbaru kini sudah…

Kamis, 20 September 2018 23:34

Penyebab Kebakaran Diduga Puntung Rokok

TARAKAN – Neneng (38) seketika panik, Sekira pukul 23.00 WITA, Rabu (19/9). Cahaya api memendar…

Kamis, 20 September 2018 23:31

Polda Akan Kumpulkan Bukti

TARAKAN - Buntut dugaan pemukulan terhadap lima mahasiswa oleh oknum kepolisian saat aksi unjuk rasa…

Kamis, 20 September 2018 13:01

Dinkes Minta Tambahan Waktu

TARAKAN – Masih rendahnya cakupan untuk anak usia 9 bulan hingga 15 tahun mendapatkan imunisasi…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .