MANAGED BY:
JUMAT
24 NOVEMBER
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV

RADAR KALTARA

Sabtu, 17 Juni 2017 12:32
Sukhoi Siaga di Langit Kaltara, Pantau Jalur-Jalur Tikus saat Beroperasi
MENGEJAR SUKHOI: Tiga pesawat Sukhoi SU-27/30 landing di Lanud Tarakan. Tiga pesawat Sukhoi tersebut akan terlibat dalam acara launching MCC yang diikuti tiga negara sekaligus. Indonesia, Malaysia dan Filipina. Tampak salah satu petugas darat usai memandu pesawat Sukhoi dan berlari mengikuti Sukhoi menuju apron parkir pesawat, Jumat (16/6). JOHANNY SILITONGA/RADAR TARAKAN

PROKAL.CO, TARAKAN – Pesawat tempur militer buatan Rusia sebanyak 3 unit, kemarin landing di Pangkalan Udara Tarakan, Kalimantan Utara (Kaltara). Rencananya ketiga pesawa Sukhoi SU-27/30 akan dilibatkan pada launching Maritime Command Center (MCC) pada Senin 19 Juni.

Kepala Pangkalan Udara Tarakan Kolonel Pnb Didik Kristyanto mengatakan, saat ini kedatangan 3 unit pesawat Sukhoi SU-27/30 dalam rangkaian 1 flight. Yang mana launching MCC tersebut melibatkan 3 negara yakni Indonesia, Malaysia, dan Filipina.

“Nantinya akan ditambahkan juga dalam launching MMC tersebut 1 flight pesawat maritim,” tuturnya.

Hal tersebut sesuai dengan komitmen awal Tentara Nasional Indonesia Angkatan Udara (TNI AU) yang akan mengelar rangkaian 1 flight Sukhoi di Pangkalan Udara Tarakan, dalam operasi yang akan dilaksanakan selama kegiatan pengamanan perairan Sulu, Filipina.

“Jenis pesawat Sukhoi tersebut dikomandani Letkol Pnb David Ali Hamzah selaku Komandan Skadron Udara 11 Wing 5 Pangkalan Udara Sultan Hasanuddin Makassar,” ungkapnya.

Setelah launching pesawat tersbeut akan berada di Kaltara selama sebulan dalam rangka operasi pengamanan dan antisipasi terhadap ekses atau akibat terjadinya pergolakan di Filipina khususnya di wilayah Marawi Filipina.

“Pengamanan perairan untuk mengantisipasi kemungkinan gerakan ISIS yang masuk ke wilayah Tarakan,” ujarnya.

3 unit pesawat Sukhoi tersebut, merupakan jenis pesawat pemukul yang akan segera bergerak ketika ditemukan adanya ancaman-ancaman di wilayah perairan negara Indonesia khususnya wilayah Kaltara. Termasuk juga akan bergerak apabila diketahui terdapat ancaman-ancaman yang menggunakan wahana udara lainnya.

“Ini komitmen kami semenjak awal,” tuturnya.

Pihaknya tidak dapat melakukan pengamanan tanpa melibatkan unsur terkait lainnya. Unsur-unsur yang dilibatkan dalam upaya pengamanan perairan, udara, dan wilayah Indonesia serta bentuk antisipasinya berasal dari TNI AL dengan KRI yang ada serta dari TNI AU dengan rangkaian 1 flight Sukhoi  dan TNI AD.

“Ada juga pesawat udara dari TNI AL” tuturnya.

Pasukan yang dipersiapkan dari TNI AD yakni Batalyon Infanteri Raider 613/Raja Alam  serta satgas juga dipersiapkan. Sementara dari TNI AL yang juga telah datang dan telah merapat di Pangkalan Angkatan laut 13 Tarakan yaitu KRI Pulau Rupat, KRI Teluk Ratai dan KRI Soeharso.

“Sudah merapat semua ke Tarakan,” ujarnya.

Hingga saat ini pihaknya belum melihat dan menemukan adanya indikasi-indikasi kerawanan akibat pergerakan ISIS ke wilayah Indonesia. Namun pihaknya tetap waspada dan jeli dalam mengintai pintu masuk melalui udara terhadap semua jalur-jalur “tikus”, dengan melakukan pemantauan secara rutin menggunakan pesawat patroli maritim.

“Apabila ditemukan indikasinya, maka kami akan berkoordinasi dengan TNI AL dan TNI AD bahwa ada suatu kerawanan yang mengancam masuk ke Indonesia,” jelasnya.

Selanjutnya pihaknya akan melaporkan kepada pimpinan, dalam hal ini Pangkosek maupun Pangkoop untuk menggerakan pesawat penindak apabila kerawanan tersebut makin meluas atau tidak bisa diantispasi atau dihadapi. “Untuk itu pesawat-pesawat pemukul ini didekatkan ke Pangkalan operasi Tarakan,” pungkasnya. (*/jhn/nri)


BACA JUGA

Jumat, 24 November 2017 14:04

Golkar Belum Tentukan Wakil Badrun

TARAKAN – Dua bulan lagi pendaftaran bakal calon (balon) Pilwali dibuka Komisi Pemilihan Umum…

Jumat, 24 November 2017 14:03

Warga Di-deadline hingga Desember

TARAKAN – Surat perintah pembebasan lahan di Kelurahan Pantai Amal RT 6 oleh Lantamal XIII telah…

Jumat, 24 November 2017 14:01

UMK 2018 Terlambat Diumumkan

TARAKAN – Kementerian Tenaga Kerja (Kemenaker) sebelumnya  sudah menjadwalkan pengumuman…

Jumat, 24 November 2017 13:59

Psikoterapi Ampuh Hilangkan Trauma

Tarakan—Kasus pencabulan yang menjerat seorang pemuda berprestasi baik tingkat nasional maupun…

Jumat, 24 November 2017 13:34

Dua Museum sebagai Laboratorium Sejarah

TARAKAN – Bertambah lagi museum di Bumi Paguntaka. Dua museum yang berisi benda peninggalan Perang…

Jumat, 24 November 2017 13:33

Slamet Riyadi Kembali Macet

TARAKAN - Jalan Slamet Riyadi kembali memusingkan pengguna jalan, pasalnya jalan itu kembali menjadi…

Jumat, 24 November 2017 13:32

Pelayanan antar Moda Harus Ditingkatkan

TARAKAN- Pembangunan moda transportasi khususnya laut saat ini akan mulai dilakukan. Perbaikan sistem…

Jumat, 24 November 2017 13:27

Program Sampah Semesta Dianggap Gagal

Tarakan—Program Sampah Semesta yang menjadi salah satu program unggulan Wali Kota Tarakan, dianggap…

Jumat, 24 November 2017 13:25

Tiga Pencuri Besi Penutup Selokan Berhasil Dibekuk

TARAKAN – Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Tarakan berhasil mengungkap kasus pencurian…

Jumat, 24 November 2017 13:22

Asyik Nonton TV, Budak Sabu Digulung

TARAKAN – Air muka LF (38) lantas berubah, sesaat ia digertak beberapa pria dewasa Rabu (22/11)…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .