MANAGED BY:
SELASA
24 APRIL
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Sabtu, 17 Juni 2017 12:13
Hari Pertama PPDB, Disdikbud ‘Diserbu’

Sistem Zona Dijamin Bebas ‘Main Mata’

MEMBELUDAK: Orang tua murid harus mengantre mendaftarkan anaknya ke sekolah pilihan masing-masing berdasarkan zona terdekat dengan sekolah. DONI/RADAR KALTARA

PROKAL.CO, TANJUNG SELOR-Hari pertama dibukanya pendaftaran penerimaan peserta didik baru (PPDB) untuk tingkat SMP, khususnya SMPN 1 , SMPN 2 dan SMPN 7 yang berpusat di Kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Bulungan kemarin (16/6) langsung ‘diserbu’ orang tua.

Dari pantuan wartawan Radar Kaltara di aula Disdikbud Bulungan sebagai lokasi pendaftaran, panitia dalam hal ini Disdikbud Bulungan menempatkan lokasi pendaftaran tiga sekolah yang berada di pusat kota Tanjung Selor itu disatu tempat.

Sehingga tak heran, lokasi pendaftaran pun tampak penuh, terutama untuk pendaftaran penerimaan SMPN 1 Tanjung Selor. Bahkan untuk ketertiban, setiap sekolah menerapkan nomor antrean.

Namun hingga berita ini ditulis belum diketahui jumlah pasti siswa yang sudah mendaftaran untuk SMPN 1, SMPN 7 dan SMPN  Tanjung Selor.  Yang pasti, hingga siang kemarin nomor antrean pendaftaran untuk SMPN 1 sudah mencapai sekira angka 60-an.

Kepala Bidang pendidikan Dasar Disdikbud Bulungan Suparmin mengatakan,  untuk sekolah yang ada di pusat kota Tanjung Selor pendaftarannya dipusatkan di Disdikbud Bulungan, sedangkan lainnya di sekolah masing-masing.

“Meski tempat pendaftarannya di Disdikbud, panitia penerima calon peserta didik tetap dari sekolah masing-masing,” kata Suparmin kala ditemui di lokasi PPDB kemarin.

Sementara, Disdikbud hanya membantu untuk memberikan nomor antrean sekaligus mengarahkan orang tua calon peserta didik ke tempat pendaftaran sesuai dengan zona yang sudah ditentukan.

“Sistem zona  ini juga merupakan kali pertama, sehingga kita ingin melihat bagaimana kinerja sekolah-sekolah masing-masing, nanti kita evaluasi, Insya Allah, tahun depan sudah di sekolah masing-masing dengan menggunakan sistem online,” ujarnya.

Dikatakannya, tahun ini penerima PPDB mengacu pada Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nomor 17 Tahun 2017 dan Keputusan Kepala Disdikbud Bulungan Nomor 424/32/83/DISDIKBUD.III/2017 tentang PPDB TK, SD dan SMP Tahun Pelajaran 2017/2018.

“Permen tersebut menginstruksikan PPDB menggunakan sistem zonasi. Artinya, 90 persen calon peserta didik diterima adalah peserta didik yang bermukim terdekat dengan sekolah yang dituju,” tegasnya.

Zonanya sendiri, sambung dia, terbagi menjadi tiga. Yakni, zona 1 (hijau), zona dua (kuning), zona tiga (merah) dan zona abu-abu.Untuk zona satu, jelasnya, bermakna wajib diterima karena jarak tedekat, zona dua jarak sedang, zona tiga jarak jauh. Sedangkan untuk zona abu-abu, calon peserta didik berhak memilih salah satu sekolah  SMPN 7 Tanjung Selor atau SMPN 1 Tanjung Selor.

“Jika pendaftar dari zona satu belum mencukupi kuota sekolah, maka kekuranganya diambil dari zona terdekat lainnya, yakni zona dua, begitu seterusnya,” jelasnya.

Sementara jika zona satu sudah cukup, maka zona 2 dan zona 3 keluar dan mendaftar ke sekolah lain.”Kita juga sudah beritahukan ke sekolah, kalau ada kuota sekolah belum terpenuhi hingga batas akhir pendaftaran 17 Juni, bisa buka pendftaran lagi dengan penerimaan sistem rangking akademik,” ujarnya.

Selain jalur reguler, Suparmin menambahkan, juga ada jalur prestasi baik akademik maupun non akademik dengan kuota 5 persen.

”Nanti, hasil PPDB reguler maupun jalur prestasi di jurnal dan dipampang di dinding, sehingga hasilnya bisa dilihat langsung orang tua,” katanya.

Artinya, di PPDB ini sistemnya terbuka, orang tua bisa melihat langsung melihat hasil dari seleksi berkas yang dilakukan panitia.”Jadi peluang untuk ‘bermain mata’ tidak mungkin, saya jamin tidak akan ada yang ‘main mata’ atau titipan,”ujarnya, seraya mengatakan panitia juga akan selektf.”Kalaupun sekarang banyak yang menggunakan kartu keluarga RT lama, karena ada pemekaran, yang digunakan tetap KK alamat baru, dan dalam hal ini kami juga melibatkan pihak kelurahan,” pungkasnya. (ana)


BACA JUGA

Selasa, 24 April 2018 11:48

Mendagri Beri Pesan Khusus untuk Kaltara

TANJUNG SELOR – Hadirnya Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo ke Provinsi Kalimantan…

Selasa, 24 April 2018 11:42

PAD Kecil, Gubernur Sebut Masih Wajar

TANJUNG SELOR - Pemprov Kalimantan Utara (Kaltara) menargetkan pendapatan asli daerah (PAD) sebesar…

Selasa, 24 April 2018 11:40

‘Ngelunjak’ ke Bupati, Pemkab Hibahkan Asetnya

TANJUNG SELOR – Pemkab Bulungan secara resmi menghibahkan asetnya berupa gedung DPRD di Kilometer…

Senin, 23 April 2018 13:39

Dua Berkas Ditolak KPU

TANJUNG SELOR – Hari pertama penyerahan berkas dukungan bakal calon (balon) Dewan Perwakilan Daerah…

Senin, 23 April 2018 13:37

Pemkab Hibahkan Gedung DPRD ke Polda

TANJUNG SELOR – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bulungan memastikan akan menghibahkan Gedung DPRD…

Senin, 23 April 2018 13:31

Operasi Patuh Kembali Digelar

TANJUNG SELOR – Setelah menggelar Operasi Keselamatan belum lama ini, Kepolisian Resor (Polres)…

Senin, 23 April 2018 13:04

Lahan Bersengketa, Pelabuhan Feri Mangkrak

TANJUNG SELOR – Pasca kunjungan kerja (kunker) Kementerian Perhubungan RI di Kaltara yang meninjau…

Senin, 23 April 2018 12:58

Piutang Pajak Kendaraan Tembus Rp 10 Miliar

TANJUNG SELOR - Badan Pengelola Pajak dan Retribusi Daerah (BPPRD) Kalimantan Utara (Kaltara) mencatat…

Senin, 23 April 2018 12:54

Panwaslu Minta Pemkab Buat Aturan Tegas

TANJUNG SELOR – Mencegah semakin maraknya spanduk bermuatan politik terpajang di sejumlah jalan…

Senin, 23 April 2018 12:53

Begini Loh, Asal Usul Terbentuknya Provinsi Kaltara

Tepat hari ini, Kaltara genap berusia 5 tahun. Namun perlu rasanya kita mengingat kembali, terbentuknya…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .