MANAGED BY:
RABU
21 FEBRUARI
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Jumat, 16 Juni 2017 12:44
Kembali Buka Seperti Biasa

Minim Keamanan, Taman Tak Bisa Buka 24 Jam

KEMBALI NORMAL: Meski di awal Bulan Ramadan Taman Berlabuh hanya buka pukul 15.00 sampai 17.30 Wita, kini jam operasi kembali dibuka seperti biasa, meski tidak 24 jam. IFRANSYAH/RADAR TARAKAN

PROKAL.CO, TARAKAN- Senjak awal Bulan Ramadan, Taman Berlabuh sempat dibuka hanya 2,5 jam saja, yaitu pukul 15.00 sampai 17.30 Wita. Saat ini, pihaknya kembali membuka taman berlabuh seperti biasanya, yakni mulai pukul 05.30 hingga 09.00 Wita. Setelah itu kembali dibuka mulai pukul 16.00 hingga 21.00 Wita.

Kepala Bidang Tata Ruang dan Dekorasi Kota, Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang ( DPUTR), Broto Subagyo mengatakan, satu minggu saat Ramadan memang pihaknya menutup karena untuk menghormati dan memberikan waktu awal puasa kepada para petugas dan pengunjung.

"Kami ingin memberikan waktu kepada petugas dan khususnya pengunjung agar dapat melaksanakan salat tarawih," katanya.

Selain memberikan waktu ibadah kepada penjaga, pembatasan jam berkunjung juga untuk menambah kesuburan tanaman yang ada di taman berlabuh. "Hampir dua minggu di kurangi jam waktu berkunjungnya rumput yang ada di halaman itu terlihat tambah hijau, karena kurang pengunjung yg menginjak-injak," ujarnya.

Broto mengatakan, pihaknya tidak bisa membuka taman selama 24 jam karena memang di Taman Berlabuh belum ada upt sendiri. Berbeda dengan kota-kota besar yang pengamanan dan pengawasannya sudah diatur. Salah satu alasan tidak membuka selama 24 jam karena petugas yang masih sangat terbatas.

"Jika pengunjung datang lewat tengah malam, bukan sesuatu yang baik dan punya tujuan tertentu," tambahnya.

Sebelumnya, sempat terdengar akan adanya tarif retribusi, namun hingga kini belum terrealisasi karena pihaknya masih menunggu keputusan pemerintah. Jika sudah siap akan langsung diberlakukan.

"Kalau perangkat administrasinya sudah lengkap, tidak akan ada masalah. Kami hanya menunggu saja," ungkapnya.

Sementara itu, Ketua Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI) Tarakan, Sujarwo mengatakan seharusnya pemerintah membuat pos jaga untuk menjaga keamanan taman berlabuh, sehingga tidak perlu untuk menutup taman berlabuh. Karena biasanya banyak pengunjung dari luar daerah yang datang berkunjung dan kecewa karena tidak dapat menikmati taman berlabuh dalam waktu yang cukup lama.

"Hari libur itukan banyak yang dari luar daerah berkunjung, tapi banyak juga yang kecewa karena harus ditutup," ujarnya.

Sovia (26) warga yang datang dari Nunukan dan malah mendapati taman berlabuh tutup, mengaku kecewa karena tidak dapat menikmati taman berlabuh.

"Saya datang sehari saja di Tarakan ini, rencananya mau lihat-lihat taman berlabuh. Tetapi malah tutup," katanya. (*/yus/udn)


BACA JUGA

Selasa, 20 Februari 2018 10:56

Tunggu Hasil, Sanksi Menanti

TARAKAN – Persoalan dua kepala dinas (kadis) di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Tarakan, yang…

Selasa, 20 Februari 2018 10:49

Berani Laporkan Penjualan di Atas HET!

TARAKAN – Meski sebagian wilayah Bumi Paguntaka sudah dipasangi jaringan gas (jargas), namun keberadaan…

Selasa, 20 Februari 2018 10:47

Tergerak dari Keluh Kesah Ibu-Ibu di Selawatan

Manajemen dan kru Radar Tarakan yang dipimpin Direktur Utama Anny Susilowati pun akhirnya berkesempatan…

Selasa, 20 Februari 2018 10:44

Tampung Bom dengan Bungker Darurat

TARAKAN – Seiring bergantinya tahun, penemuan bom Perang Dunia ke II semakin banyak ditemukan…

Selasa, 20 Februari 2018 10:43

UNBK Digelar Semi Online

TARAKAN - Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) untuk Sekolah Menengah Atas (SMA) akan dilaksanakan…

Selasa, 20 Februari 2018 10:42

Simpan Sabu di Kantong Pop Ice, AS Dibekuk

TARAKAN – Aksi AS, pelaku diduga pengedar sabu-sabu akhirnya digagalkan Satreskoba Polres Tarakan.…

Selasa, 20 Februari 2018 10:41

Mulai Menipis, Butuh Semenisasi Ulang

TARAKAN - Kebutuhan akan perbaikan kondisi jalan yang rusak saat ini tengah dirasakan masyarakat RT…

Selasa, 20 Februari 2018 09:30

Sepuluh Warga Ini 'Diangkut' ke Hotel, Kok Bisa?

TARAKAN - Sejumlah warga asal Sorong Papua 'diangkut' petugas Polsek Tarakan Timur, Senin (19/2) ke…

Senin, 19 Februari 2018 10:46

Dua Kadis Pamer Simbol Empat

TARAKAN - Di tengah masa kampanye Pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tarakan 2018, beredar foto…

Senin, 19 Februari 2018 10:44
Misi Sulit Setiap Sakit

Di Daerah Ini, Usahakan Jangan Sakit, Ini Alasannya....

Visi Kementerian Kesehatan yang mengharapkan masyarakat Indonesia sehat mandiri dan berkeadilan faktanya…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .