MANAGED BY:
MINGGU
22 OKTOBER
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV

RADAR KALTARA

Jumat, 16 Juni 2017 12:44
Kembali Buka Seperti Biasa

Minim Keamanan, Taman Tak Bisa Buka 24 Jam

KEMBALI NORMAL: Meski di awal Bulan Ramadan Taman Berlabuh hanya buka pukul 15.00 sampai 17.30 Wita, kini jam operasi kembali dibuka seperti biasa, meski tidak 24 jam. IFRANSYAH/RADAR TARAKAN

PROKAL.CO, TARAKAN- Senjak awal Bulan Ramadan, Taman Berlabuh sempat dibuka hanya 2,5 jam saja, yaitu pukul 15.00 sampai 17.30 Wita. Saat ini, pihaknya kembali membuka taman berlabuh seperti biasanya, yakni mulai pukul 05.30 hingga 09.00 Wita. Setelah itu kembali dibuka mulai pukul 16.00 hingga 21.00 Wita.

Kepala Bidang Tata Ruang dan Dekorasi Kota, Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang ( DPUTR), Broto Subagyo mengatakan, satu minggu saat Ramadan memang pihaknya menutup karena untuk menghormati dan memberikan waktu awal puasa kepada para petugas dan pengunjung.

"Kami ingin memberikan waktu kepada petugas dan khususnya pengunjung agar dapat melaksanakan salat tarawih," katanya.

Selain memberikan waktu ibadah kepada penjaga, pembatasan jam berkunjung juga untuk menambah kesuburan tanaman yang ada di taman berlabuh. "Hampir dua minggu di kurangi jam waktu berkunjungnya rumput yang ada di halaman itu terlihat tambah hijau, karena kurang pengunjung yg menginjak-injak," ujarnya.

Broto mengatakan, pihaknya tidak bisa membuka taman selama 24 jam karena memang di Taman Berlabuh belum ada upt sendiri. Berbeda dengan kota-kota besar yang pengamanan dan pengawasannya sudah diatur. Salah satu alasan tidak membuka selama 24 jam karena petugas yang masih sangat terbatas.

"Jika pengunjung datang lewat tengah malam, bukan sesuatu yang baik dan punya tujuan tertentu," tambahnya.

Sebelumnya, sempat terdengar akan adanya tarif retribusi, namun hingga kini belum terrealisasi karena pihaknya masih menunggu keputusan pemerintah. Jika sudah siap akan langsung diberlakukan.

"Kalau perangkat administrasinya sudah lengkap, tidak akan ada masalah. Kami hanya menunggu saja," ungkapnya.

Sementara itu, Ketua Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI) Tarakan, Sujarwo mengatakan seharusnya pemerintah membuat pos jaga untuk menjaga keamanan taman berlabuh, sehingga tidak perlu untuk menutup taman berlabuh. Karena biasanya banyak pengunjung dari luar daerah yang datang berkunjung dan kecewa karena tidak dapat menikmati taman berlabuh dalam waktu yang cukup lama.

"Hari libur itukan banyak yang dari luar daerah berkunjung, tapi banyak juga yang kecewa karena harus ditutup," ujarnya.

Sovia (26) warga yang datang dari Nunukan dan malah mendapati taman berlabuh tutup, mengaku kecewa karena tidak dapat menikmati taman berlabuh.

"Saya datang sehari saja di Tarakan ini, rencananya mau lihat-lihat taman berlabuh. Tetapi malah tutup," katanya. (*/yus/udn)


BACA JUGA

Sabtu, 21 Oktober 2017 10:18

Pasokan Gas Kurang, Diatasi Diesel

TARAKAN – Tak dipungkiri krisis listrik masih menghantui beberapa wilayah di Kaltara. Penambahan…

Sabtu, 21 Oktober 2017 10:17

Rumah Imam Masjid Terbakar

TANA TIDUNG – Sebuah rumah di Jalan Padat Karya, Tana Tidung, Ibu Kota KTT habis terbakar pada…

Sabtu, 21 Oktober 2017 10:16

Desember Akan Ada Taman Baru

TARAKAN – Di tengah kondisi perekonomian yang sulit, Pemkot Tarakan tetap dapat membangun ruang…

Sabtu, 21 Oktober 2017 10:15

Sempat Tak Didukung, Kini Miliki Pengalaman Berakting

Tak pernah terpikirkan oleh gadis asal Bumi Paguntaka ini untuk bisa bermain film layar lebar, yang…

Sabtu, 21 Oktober 2017 10:13

Gerindra dan PKS Siapkan SK Pengusungan

TARAKAN – Dalam waktu dekat rencananya, Gerindra dan PKS akan menyusul PAN yang sudah mengusung…

Sabtu, 21 Oktober 2017 10:12

Tak Sesuai Prosedur, Diberikan ‘Surat Cinta’

TARAKAN - Pengawasan obat-obatan di Bumi Paguntaka semakin gencar dilakukan Dinas Kesehatan (Dinkes)…

Sabtu, 21 Oktober 2017 10:09

Jalankan Tugas dengan Anggaran Terbatas

TARAKAN - Setelah melalui banyak pertimbangan dan pembahasan, akhirnya pelaksanaan penandatanganan NPHD…

Sabtu, 21 Oktober 2017 10:08

Nakhoda dan ABK Kabur Tinggalkan BB

TARAKAN – Satpolair Polda Kaltim kembali mengamankan Barang Bukti (BB) berupa dua unit mesin berkapasitas…

Sabtu, 21 Oktober 2017 10:07

Rehabilitasi Narkoba Harus ke Luar Kota

TARAKAN – Saat ini Kota Tarakan membutuhkan tempat untuk merehabilitasi pengguna narkotika dalam…

Sabtu, 21 Oktober 2017 10:04

Vaksin MR Sangat Dibutuhkan untuk Cegah Kecacatan

TARAKAN – Belum dikeluarkannya sertifikasi halal dari MUI, tak berarti vaksin measles rubella…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .