MANAGED BY:
RABU
20 JUNI
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Jumat, 16 Juni 2017 12:44
Kembali Buka Seperti Biasa

Minim Keamanan, Taman Tak Bisa Buka 24 Jam

KEMBALI NORMAL: Meski di awal Bulan Ramadan Taman Berlabuh hanya buka pukul 15.00 sampai 17.30 Wita, kini jam operasi kembali dibuka seperti biasa, meski tidak 24 jam. IFRANSYAH/RADAR TARAKAN

PROKAL.CO, TARAKAN- Senjak awal Bulan Ramadan, Taman Berlabuh sempat dibuka hanya 2,5 jam saja, yaitu pukul 15.00 sampai 17.30 Wita. Saat ini, pihaknya kembali membuka taman berlabuh seperti biasanya, yakni mulai pukul 05.30 hingga 09.00 Wita. Setelah itu kembali dibuka mulai pukul 16.00 hingga 21.00 Wita.

Kepala Bidang Tata Ruang dan Dekorasi Kota, Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang ( DPUTR), Broto Subagyo mengatakan, satu minggu saat Ramadan memang pihaknya menutup karena untuk menghormati dan memberikan waktu awal puasa kepada para petugas dan pengunjung.

"Kami ingin memberikan waktu kepada petugas dan khususnya pengunjung agar dapat melaksanakan salat tarawih," katanya.

Selain memberikan waktu ibadah kepada penjaga, pembatasan jam berkunjung juga untuk menambah kesuburan tanaman yang ada di taman berlabuh. "Hampir dua minggu di kurangi jam waktu berkunjungnya rumput yang ada di halaman itu terlihat tambah hijau, karena kurang pengunjung yg menginjak-injak," ujarnya.

Broto mengatakan, pihaknya tidak bisa membuka taman selama 24 jam karena memang di Taman Berlabuh belum ada upt sendiri. Berbeda dengan kota-kota besar yang pengamanan dan pengawasannya sudah diatur. Salah satu alasan tidak membuka selama 24 jam karena petugas yang masih sangat terbatas.

"Jika pengunjung datang lewat tengah malam, bukan sesuatu yang baik dan punya tujuan tertentu," tambahnya.

Sebelumnya, sempat terdengar akan adanya tarif retribusi, namun hingga kini belum terrealisasi karena pihaknya masih menunggu keputusan pemerintah. Jika sudah siap akan langsung diberlakukan.

"Kalau perangkat administrasinya sudah lengkap, tidak akan ada masalah. Kami hanya menunggu saja," ungkapnya.

Sementara itu, Ketua Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI) Tarakan, Sujarwo mengatakan seharusnya pemerintah membuat pos jaga untuk menjaga keamanan taman berlabuh, sehingga tidak perlu untuk menutup taman berlabuh. Karena biasanya banyak pengunjung dari luar daerah yang datang berkunjung dan kecewa karena tidak dapat menikmati taman berlabuh dalam waktu yang cukup lama.

"Hari libur itukan banyak yang dari luar daerah berkunjung, tapi banyak juga yang kecewa karena harus ditutup," ujarnya.

Sovia (26) warga yang datang dari Nunukan dan malah mendapati taman berlabuh tutup, mengaku kecewa karena tidak dapat menikmati taman berlabuh.

"Saya datang sehari saja di Tarakan ini, rencananya mau lihat-lihat taman berlabuh. Tetapi malah tutup," katanya. (*/yus/udn)


BACA JUGA

Rabu, 20 Juni 2018 12:04

Serang Warga, ‘Cupping’ Biasa Diberi Makan

NUNUKAN - Seorang warga Mamolo, Kelurahan Tanjung Harapan, Kecamatan Nunukan Selatan, Syamsuddin alias…

Rabu, 20 Juni 2018 12:02

Digelar Sabtu hingga Tak Ada Buras dan Ketupat

Hampir seluruh umat muslim di Indonesia melaksanakan salat id serentak pada Jumat (15/6). Namun berbeda…

Rabu, 20 Juni 2018 12:01

Harga Daging Ayam Mulai Turun

TARAKAN – Harga daging ayam mulai turun pada H+3 Lebaran. Dari pantauan Radar Tarakan, sejumlah…

Rabu, 20 Juni 2018 11:58

Sebagian Aset Pertamina Dikembalikan Pemkot

TARAKAN – 52 aset pinjam pakai antar Pemerintah Kota (Pemkot) Tarakan dengan Pertamina sementara…

Rabu, 20 Juni 2018 11:57

Sampah Meningkat, Petugas Lembur

TARAKAN - Usai Hari Raya Idulfitri, sampah rumah tangga di Tarakan menumpuk, begitu juga pemandangan…

Rabu, 20 Juni 2018 11:55

Realisasi Kebutuhan Uang Capai Rp 598 Miliar

TARAKAN – Tahun ini realisasi kebutuhan uang Ramadan dan Idulfitri 1439 Hijriah melebihi target…

Rabu, 20 Juni 2018 11:54

Usai Lebaran Tidak Ada Lonjakan Pasien

TARAKAN – Pasca Lebaran tidak ada peningkatan penyakit yang begitu signifikan di Rumah Sakit Umum…

Rabu, 20 Juni 2018 11:51

Baliho Rusak karena Faktor Alam

TARAKAN – Pemandangan sejumlah baliho yang rusak di kawasan simpang Intraca dan Juata Laut diprediksi…

Rabu, 20 Juni 2018 11:50

Rawan Kejahatan, Butuh Enam Tiang PJU

TANJUNG SELOR – Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) terus melakukan…

Selasa, 19 Juni 2018 21:04

Gempa 4,6 Skala Richter, BMKG Pastikan Aman dari Tsunami

TARAKAN - Gempa berkekuatan 4,6 skala richter (SR) mengguncang wilayah Timur Laut Tarakan, Selasa (19/6). …
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .