MANAGED BY:
RABU
24 JANUARI
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Rabu, 14 Juni 2017 12:18
Belum Dapat Teroris, Malah Dapat Sabu 5 Kg..!!

Tim EFQR Selamatkan 17.500 Jiwa dari Jeratan Narkoba

TANGKAPAN BESAR : Komandan Lantamal XIII Tarakan, Laksamana Pertama TNI Ferial Fachroni didampingi Kepala BNN Kota Tarakan, Agus Surya Dewi dan Kabid Pemberantasan BNN Provinsi Kaltara, AKBD Deden Andriana merilis sabu seberat 5 kg hasil pengungkapan oleh tim EFQR Lantamal XIII Tarakan. JANURIANSYAH/RADAR TARAKAN

PROKAL.CO, TARAKAN – Operasi tiap hari yang dilakukan oleh Tim East Fleet Quick Response (EFQR) Lantamal XIII Tarakan, berbuah manis. Meski belum menemukan adanya teroris atau warga Filipina yang masuk ke Kalimantan Utara (Kaltara), tetapi tim malah berhasil mengamankan pelaku penyeludupan sabu-sabu.

Saat tim East Fleet Quick Response (EFQR) Lantamal XIII Tarakan yang sedang menjalani tugas melakukan pemeriksaan terhadap kapal maupun perahu yang melintasi di Tarakan, Senin (12/6) sekitar pukul 09.30 Wita berhasil mengamankan barang bukti (BB) narkoba jenis sabu seberat 5 kilogram (kg) dari satu unit speedboat bermesin 40 PK.

Selain mengamankan BB seberat 5 kg, turut juga diamankan dua pelaku yakni seorang motoris berinisial SA (23) dan seorang penumpang berinisial IS (38) di lokasi kejadian yang berada di perairan sekitar Juata Laut tepatnya sekitar wilayah Tanjung Haus.

Komandan Lantamal XIII Tarakan, Laksamana Pertama TNI Ferial Fachroni mengatakan, keberhasilan tim EFQR Lantamal XIII Tarakan kali ini berkat adanya kecurigaan saat melihat speedboat yang melintasi di wilayah Tanjung Haus, tidak menggunakan jalur tengah laut.

Speedboat ini melintasi lewat pinggir pulau saja, sehingga langsung di datangi oleh tim untuk dilakukan pemeriksaan. Bukannya berhenti ketika didatangi, motoris malah memacu speedboat-nya lebih kencang, karena kesigapan tim EFQR Lantamal XIII Tarakan bisa menghentikan laju speedboat yang digunakan oleh pelaku,”ungkap Ferial, kemarin (13/6).

Setelah speedboat berhasil dihentikan, tim yang bertugas langsung melakukan penggeledahan menyeluruh pada bagian-bagian speedboat. Disalah satu bagiannya ternyata terdapat barang yang mencurigakan, yakni paket berbungkus plastik hitam.

“Setelah dibongkar ada bungkusan pampers di dalamnya,” tutur Ferial.

Setelah dibongkar, bungkusan pampers itu ditemukan 5 paket yang diduga barang haram yang bernama latin metamfetamina dengan masing-masing berat 1 kg. Bila ditotal berat keseluruhan 5 paket tersebut sekitar 5 kg.

“Untuk memastikan barang ini sabu atau tidak, kami bawa dua pelaku berserta barang bukti (BB) ke Mako Lantamal XIII Tarakan, saat diperiksa ternyata positif sabu,” bebernya.

Tak butuh waktu lama saat diketahui barang tersebut positif sabu, pihaknya langsung melakukan pengembangan kasus. Untuk menelusuri jalur penyeludupan narkoba ketika sampai di Tarakan. Tepat pukul 11.30 Wita, tim EFQR berhasil mengamankan seorang pelaku lagi berinisial MA (36) di sekitar Stasiun Pengisian Bahan Bakar (SPBU) di Kelurahan Juata Laut.

“SA dan IS ini merupakan kurir jalur laut yang mengambil sabu dari wilayah sekitar tambak untuk diantar ke MA yang merupakan kurir jalur darat. Nantinya MA akan langsung mengatarkannya kepada pemesan,” ungkapnya.

Dari pengakuan ketiga pelaku, ini merupakan kali ketiga mereka membawa masuk kristal putih itu untuk diedarkan di Bumi Paguntaka.  Terkait siapa pemesan barang haram ini, masih dalam tahap pengembangan dan pemeriksaan lebih mendalam.

“Dalam hal ini pihak BNN Kota Tarakan yang mempunyai kewenangan tersebut setelah kami limpahkan nantinya,” tuturnya.

Terpisah Kepala BNN Kota Tarakan, Agus Surya Dewi memberikan apresiasi atas prestasi tim EFQR Lantamal XIII Tarakan yang sudah berhasil mengungkap penyeludupan sabu seberat 5 kg. Setelah itu tugas jajaranya yang akan lakukan pengembangan dan pendalaman lagi dengan membuatkan berita acara pemeriksaan (BAP) terhadap ketiga pelaku.

“Keberhasilan tim EFQR Lantamal XIII Tarakan ini setidaknya sudah menyelamatkan 17.500 orang dari ancaman narkoba. Bisa dibayangkan berapa persen penduduk Kota Tarakan yang selamat setelah barang haram ini gagal beredar,” ujarnya.

Dirinya menegaskan, tidak akan bermain-main dengan para pengedar narkoba yang berusaha merusak generasi penerus bangsa dengan cara meracuni menggunakan narkoba.

Pelaku akan jerat dengan Pasal 112 Ayat 2 dan 114 Ayat 2 Undang-Undang (UU) 35/2009 Tentang Narkotik serta pasal 196 sub Pasal 197 UU RI 36/2009tentang Kesehatan dengan ancamannya hukum maksimal hukuman mati.

Kepala Bidang (Kabid) Pemberantasan BNN Provinsi KaltaraAKBP Deden Andariana mengatakan, pihaknya belum bisa memastikan apakah jaringan narkoba yang ditangkap tim EFQR Lantamal XIII Tarakan merupakan jaringan antara negara atau bukan.

“Belum bisa kita pastikan, meskipun modusnya sama dengan cara sama yakni membungkus, tapi ada perbedaan kali ini yakni bila jaringan antara negara biasa membungkus barang haram tersebut dengan bungkusan teh, kali ini bungkusannya menggunakan pampers bayi,” bebernya.

Selain itu  ketiga pelaku yang diamankan tim EFQR Lantamal XIII Tarakan, bisa saja hanya beberapa orang yang menjadi tersangka setelah dilakukannnya BAP oleh penyidik.

“Saat ini setelah ketiga pelaku dan BB dilimpahkan ke BNN Kota Tarakan, fokusnya untuk melakukan pemeriksaan secara mendalam mulai dari mana asal barang haram ini didapatkan hingga diserahkan ke siapa,” pungkasnya.(jnr/nri)


BACA JUGA

Selasa, 23 Januari 2018 12:48

Lebih Banyak Menghabiskan Hari-Harinya di Rumah Sakit

Adam Al Fatah anak sulung pasangan Siti (28) dan Hery (38), harus merasakan sakit yang sudah dideritanya…

Selasa, 23 Januari 2018 12:36

Tak Cukup Bukti, Laporan Dihentikan

TARAKAN - Gugatan pasangan Sabirin Sanyong dan Tajuddin Tuwo (Santun) kepada Komisi Pemilihan Umum (KPU),…

Selasa, 23 Januari 2018 12:27

Tegaskan Imunisasi Dihalalkan MUI

TARAKAN – Target 92 persen pemberian imunisasi kepada anak-anak hingga saat ini oleh Dinas Kesehatan…

Selasa, 23 Januari 2018 12:23

Drainase Tersumbat Pasir dan Sampah

TARAKAN – Pada umumnya permasalahan di setiap lingkungan rukun tetangga (RT) hampir sama. Jika…

Senin, 22 Januari 2018 14:07

Andalkan Sumbangan Sukarela Masyarakat-Gereja

KEBERADAAN maskapai Mission Aviation Fellowship (MAF), seolah menjadi penolong bagi masyarakat pedalaman…

Senin, 22 Januari 2018 14:04

Uang ATM Dibobol Pakai Lidi

TARAKAN – Masyarakat kudu waspada, khususnya saat akan melakukan transaksi tunai di mesin Anjungan…

Senin, 22 Januari 2018 13:52

Tingginya Kepedulian, Minim Keluhan

TARAKAN - Ketua RT 8 Kelurahan Pamusian Andi Laskariya mengatakan secara umum kondisi jalan yang berada…

Senin, 22 Januari 2018 11:28

Ular Hangus, Listik Padam

TARAKAN - Tidak ada hujan dan tak ada badai, tiba-tiba warga Bumi Paguntaka kembali merasakan listrik…

Senin, 22 Januari 2018 11:17

Siap Cabut Algaka Tak Berizin

TARAKAN – Menjelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2018. Segala atribut berbagai macam alat…

Senin, 22 Januari 2018 11:08

Enam Tahun Menantikan Gapura

TARAKAN – Tidak banyak yang dikeluhkan oleh warga RT 14, Kelurahan Pamusian ini. Ruang lingkup…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .