MANAGED BY:
SELASA
21 AGUSTUS
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Senin, 05 Juni 2017 10:22
14 WNA Filipina Dibawa ke Imigrasi Berau

Hasil Olah TKP Tidak Ditemukan Unsur Tindak Pidana Khusus

DIPINDAHKAN: 14 WNA Filipina yang terdampar di Pulau Bunyu saat berada di Pelabuhan Pertamina untuk proses pemindahan ke Kantor Imigrasi Berau, Minggu (4/6). KHAERUDDIN ELANG GEO/RADAR KALTARA

PROKAL.CO, BUNYU - Sebanyak 14 orang Warga Negara Asing (WNA) asal Filipina yang terdampar di Pulau Bunyu pada Kamis (1/6) lalu, akhirnya meninggalkan pulau penghasil energi tersebut, Minggu (4/6) sekira pukul 13.00 Wita untuk dibawa ke Kantor Imigrasi Berau.

Dipindahkannya 14 WNA Filipina yang terdampar akibat perahu yang mereka tumpangi kehabisan Bahan Bakar Minyak (BBM) saat bertolak dari Bungau menuju Sitangkai, Filipina, berdasarkan hasil koordinasi pihak Kecamatan Bunyu dengan Kantor Imigrasi Berau, Kalimantan Timur (Kaltim) yang membawahi Kabupaten Bulungan.

Kepala Kantor Imigrasi Berau, Erwin mengungkapkan, pihaknya sengaja membawa 14 WNA ini sambil menunggu Konsulat Filipina di Manado, Sulawesi Utara menjemput mereka untuk dikembalikan ke negara asalnya.

"Akan dicarterkan speedboat dari Bunyu ke Tanjung Selor. Nanti dari Tanjung Selor ke Berau naik mobil," ungkap Erwin saat ditemui di Kantor Camat Bunyu tempat pengungsian mereka.

Pria berkacamata ini melanjutkan, nantinya saat di Kantor Imigrasi Berau, 14 WNA Filipina ini akan mengisi form data mereka dan selanjutkan akan dikirimkan ke Kantor Konsulat Filipina. "Kami akan koordinasikan ke konsulatnya," ujarnya.

Sementara itu, Kapolres Bulungan AKBP Muhammad Fachry melalui Kapolsek Bunyu AKP Nyoman hasil investigasi baik yang dilakukan oleh Resort Kriminal (Reskrim) dan pihak intelejen tidak ditemukan adanya unsur pidana umum maupun khusus. Berdasarkan hasil pemeriksaan dan pengecekan  di tempat kejadian perkara (TKP).

"Penggeledahan barang yang dibawa juga sudah dicek. Sehingga dapat disimpulkan memang murni karena pengaruh cuaca buruk dan kehabisan BBM sehingga diserahkan ke imigrasi untuk ditindaklanjuti masalah keimigrasiannya,”terangnya.

Hal senada disampaikan Dandim 0903/TSR, Letkol Budi Permana melalui Koramil Bunyu, Kapten Budi Indri yang diwakili oleh Batuud Sertu Abdul Azis bahwa ini murni terdampar akibat cuaca dan kehabisan BBM. "Hasil temuan masing-masing tim tidak ada dugaan yang sifatnnya mengarah kriminal dan mencari suaka akibat konflik di Marawi, Filipina. Hasil keputusan pertemuan terakhir tim yang dipimpin pak camat akan dibawa ke Kantor Imigrasi Berau,"ujarnya.

"Walau bagaimana nanti diproses secara keimigrasian. Kita kembalikan ke negaranya melalui imigrasi. Kita hanya sekadar proses memperdalam dan sudah selesai," ujar Nurdin Camat Bunyu menanggapi.

Komandan Lantamal XIII Tarakan, Laksamana Pertama Ferial Fahroni melalui Komandan Pos AL Bunyu, Letda M. Hirin mengatakan, proses pemindahan akan dikawal dua personelnya. "Nanti dikawal sampai Berau," ujarnya.

Untuk diketahui, terdamparnya 14 WNA Filipina ini diketahui saat dua orang memasuki area tambang batu bara milik PT Lamindo Intermulticon Desa Bunyu Timur, Kecamatan Bunyu tak jauh dari lokasi perahu yang mereka tumpangi bertambat akibat kehabisan BBM dan cuaca buruk.

Informasi ini diketahui dari Chief Security PT Lamindo Intermulticon, Ferry B Usman yang langsung menghubungi pihak Danpos AL Bunyu sekira pukul 07.30 Wita, Kamis (1/6). (keg/dsh)


BACA JUGA

Selasa, 21 Agustus 2018 16:50

Kursi Kepala Bappeda Tak Diminati

TANJUNG SELOR - Pendaftaran dua jabatan kepala organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah…

Selasa, 21 Agustus 2018 16:49

Pekan Depan KUA-PPAS Dibahas

TANJUNG SELOR - Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kalimantan Utara (Kaltara), Marten Sablon…

Selasa, 21 Agustus 2018 16:48

Nilai Ekspor SDA Akan Ditingkatkan

TANJUNG SELOR – Pemprov Kaltara melalui Biro Perekonomian akan memproyeksikan jumlah produksi…

Selasa, 21 Agustus 2018 16:47

DPRD Minta Hasil Uji Beras Segera Dibeberkan

TANJUNG SELOR – Belum dibeberkannya hasil uji sampel dugaan beras plastik dari inspeksi mendadak…

Selasa, 21 Agustus 2018 16:46

KPU Belum Terima Laporan Masyarakat

TANJUNG SELOR – Hampir 10 hari pasca ditetapkannya bakal calon legislatif (bacaleg) sebagai daftar…

Selasa, 21 Agustus 2018 11:24

Bravo...!!! Polda Berhasil Ungkap Jaringan Perampok Tambak

TANJUNG SELOR - Jajaran Kepolisian Polda Kaltara berhasil mengungkap pelaku perampokan di wilayah Kaltara,…

Senin, 20 Agustus 2018 20:48

KNKT Rekomendasikan Mesin Tempel Diganti

TANJUNG SELOR - Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) merekomendasikan kapal yang mengangkut…

Senin, 20 Agustus 2018 20:43

Bandara Jadi Terhambat, Pemilik Lahan Bantah Tak Miliki Sertifikat

TANJUNG SELOR – Permasalahan pembebasan lahan masyarakat yang bersinggungan dengan proyek perpanjangan…

Senin, 20 Agustus 2018 17:18

Tambang Emas Ilegal Sekatak Masih Beroperasi

TANJUNG SELOR - Masalah pertambangan emas ilegal di Kecamatan Sekatak yang hingga kini masih beroperasi…

Senin, 20 Agustus 2018 17:17

Libatkan Akademisi Kembangankan Sektor Pertanian

TANJUNG SELOR - Sebagai upaya membuat dan menciptakan petani yang memiliki wawasan dan intelektual yang…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .