MANAGED BY:
JUMAT
20 JULI
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Jumat, 02 Juni 2017 10:55
ADA APA INI...?? TNI AU Perketat Jalur Udara Kaltara

Patroli 24 Jam di Bandara Juwata Tarakan

BERSENJATA LENGKAP: Anggota Lanud Tarakan dengan persenjataan lengkap melakukan pengamanan di Bandara Juwata Tarakan, Kamis (1/6). JANURIANSYAH/RADAR TARAKAN

PROKAL.CO, TARAKAN – Pasca instruksi dari Panglima Komandan Operasional Angkatan Udara (Pangkoopsau) II di Makassar, menyusul serangan terorisme baik dalam dan luar negeri. Pangkalan  Udara (Lanud) Tarakan meningkatkan pengawasan terhadap jalur keluar masuk penumpang di Bandara Juwata Tarakan.

Khusus peningkatan pengamanan di Kalimantan Utara (Kaltara), ini merupakan imbas dari pertempuran antara militer Filipina dan kelompok ISIS di Marawi. Karena Kaltara berbatasan dengan Filipina.  

Seperti yang terlihat kemarin (1/6), sejumlah anggota Lanud Tarakan dengan persenjataan lengkap melakukan pengawasan di terminal keberangkatan Terminal Bandara Juwata Tarakan.

Selain di pintu keberangkatan dan kedatangan, anggota Lanud Tarakan diwajibkan melakukan patroli selama 24 jam di Terminal Bandara Juwata Tarakan secara bergantian.   

Komandan Lanud Tarakan, Kolonel Pnb Didik Kristyanto mengatakan Patroli selama 24 jam di terminal Bandara Juwata Tarakan yang dilakukan Lanud Tarakan, merupakan intruksi langsung dari Pangkoopsau II Marsekal Pertama (Marsma) TNI Yadi Indrayadi S.

“Kami meningkatkan jam untuk patroli maupun pemeriksaan. Yang tadinya hanya 18 jam, sekarang 24 jam secara bergantian atau berkesinambungan,” tuturnya kepada pewarta, Kamis (1/6).

Terkait penambahan personel pengamanan di Terminal Bandara Juwata Tarakan, hingga saat ini, belum dilakukan, penambahan personel baru dilakukan H-10 sebelum lebaran untuk membantu pengamanan arus mudik.    “Kami juga meningkatkan kegiatan intelijen di untuk mengawasi masuknya pelaku teroris melalui Tarakan,”ungkapnya.

Dari sektor udara, Didik juga memastikan bahwa Satuan Radar 255 yang bermarkas di Kelurahan Kampung Empat, Tarakan, terus memantau pergerakan pesawat asing yang masuk ke Indonesia, dengan peralatan radar canggih buatan Inggris yang dimilikinya.  

“Jika ditemukan pesawat asing mencurigakan yang melintas di langit Indonesia, dengan cepat Satuan Radar 255 melaporkan kepada Kosekhanudnas di Makassar untuk menyikapi pesawat asing tersebut, nanti Dansatrad akan melaporkan kepada Dankosek. Dan kami sudah punya pemukul di Makassar berupa Sukhoi yang akan sampai cepat di wilayah udara di Tarakan,” ungkapnya.

 “Sebetulnya pemberontakan di Marawi imbas dari tertangkapnya pimpinan Abu Sayyaf, lalu di bawah ke Marawi. Disitulah Filipina melaksanakan darurat militer,” tambahnya.

Ada pun dugaan keterlibatan warga negara Indonesia terhadap kelompok ISIS di Filipina, Didik enggan berkomentar karena sudah ada satuan lainnya yang menangani  hal itu. Tugasnya adalah menjaga kedaulatan udara NKRI yang berada di wilayah kesatuannya. (jnr/nri)


BACA JUGA

Kamis, 19 Juli 2018 21:15

Stok Air Tersisa untuk Tiga Hari

TARAKAN - Kondisi air bersih di Bumi Paguntaka kian krisis. Komposisi air di tiga embung sudah semakin…

Kamis, 19 Juli 2018 21:12

Transportasi Online Dianggap Ilegal

TARAKAN – Kemarin, aksi damai kembali dilakukan Serikat Pekerja Transportasi Indonesia (SPTI)…

Kamis, 19 Juli 2018 11:34

Ratusan Sopir Angkot Demo Tolak Grab

TARAKAN - Ratusan sopirĀ  angkot yang tergabung dalam SPTI dan sopir angkutan konvensional lainnya, Kamis…

Kamis, 19 Juli 2018 11:21

Presiden Jokowi Belum Dipastikan Datang

TARAKAN – Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (Apeksi)…

Kamis, 19 Juli 2018 11:19

200 Pelanggan Alami Gangguan Token Listrik

TARAKAN – Tak hanya merasakan pemadaman listrik saja, masyarakat Tarakan juga sempat tidak bisa…

Kamis, 19 Juli 2018 11:17

Tiga Daerah Raih WDP

TARAKAN -  Tiga dari lima kabupaten di Provinsi Kalimantan Utara mendapat opini Wajar Dengan…

Kamis, 19 Juli 2018 11:16

Tak Penuhi Kuota, Selektif Pilih Bacaleg

TARAKAN – Bertambahnya jumlah daerah pemilihan (dapil) di Bumi Paguntaka membuat para legislator…

Kamis, 19 Juli 2018 09:56

Lapas Penuh, Hak Tahanan Tak Terpenuhi

TARAKAN - Kondisi lembaga pemasyarakatan (lapas) cukup memprihatinkan. Tak hanya kapasitasnya, namun…

Kamis, 19 Juli 2018 09:48

Drainase Minim, Percepat Kerusakan Jalan

TARAKAN – Ketua RT 63, Kelurahan Karang Anyar, Maria Renius mengatakan, belum lama ini beberapa…

Rabu, 18 Juli 2018 23:06

Antisipasi Lonjakan Harga Sembako

TARAKAN – Mengatasi lonjakan harga kebutuhan pokok di Bumi Paguntaka, terutama menjelang pelaksanaan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .