MANAGED BY:
SENIN
22 JANUARI
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Sabtu, 20 Mei 2017 11:32
20 Persen Kuota Beasiswa Bidik Misi

Melalui Proses Seleksi Wawancara dan Pendataan

BERHASIL LULUS: Mahasiswa mahasiswi Universitas Borneo Tarakan dari program beasiswa bidik misi ini berhasil lulus dan telah siap bekerja. NURJUM/RADAR TARAKAN

PROKAL.CO, TARAKAN - Kementrian Riset Teknologi dan Pendidikan mewajibkan Perguruan Tinggi Negeri (PTN) se-Indonesia menyediakan minimal 20 persen kuota penerimaan untuk mahasiswa bidik misi.

Menanggapi hal ini, Rektor Universitas Borneo Tarakan (UBT), Prof.Adri Patton mengatakan, pihaknya akan mengupayakan untuk menyediakan minimal 20 persen kuota penerima bidik misi.

“Saya baru satu bulan setengah memimpin, jadi saya akan mengupayakan apa yang disampaikan itu,” kata Adri Patton kepada Radar Tarakan.

Ia mengaku tidak khawatir jika harus menampung 20 persen mahasiswa bidik misi karena tujuan program itu adalah untuk mencerdaskan bangsa Indonesia.

“Kenapa harus takut, namanya juga mau mencerdaskan kehidupan bangsa jadi nggak perlu takut,” jelasnya.

Prof Adri Patton mengatakan sampai saat ini belum menerima informasi terkait hal ini, tetapi ia mengupayakan tercapainya 20 persen mahasiswa bidik misi sebagai prioritasnya karena sasaran bidik misi adalah mahasiswa kurang mampu.

“Saya diberi amanat oleh menteri untuk memperhatikan orang-orang yang miskin, karena anak yang miskin harus mempunyai kesempatan kuliah,“ katanya.

Agar sasaran 20 persen kuota bidik misi benar-benar tercapai, Adri Patton mengatakan seleksi akan dilakukan dengan ketat. Baik melalui wawancara dan pendataan.

Sebenarnya, lanjut Adri Patton, dengan membayar uang kuliah lebih tinggi maka itu memberikan subsidi kepada mahasiswa-mahasiswi yang tidak mampu. “Jangan hanya karena ingin membayar SPP lebih murah, masyarakat ingin dikatakan miskin,” ujarnya.

Dikatakannya juga bahwa Indonesia mempunyai sumber daya yang cukup, oleh karena itu pihaknya berharap dengan kondisi UBT sebagai Perguruan Tinggi baru, masih ada beberapa gedung yang belum terselesaikan pembangunannya.

Ia berharap, pemerintah benar-benar dapat memperhatikan Perguruan Tinggi UBT ini agar pembangunan infrastruktur dan superstruktur dapat terselesaikan untuk proses perkuliahan.

Sekretaris Jenderal Kemerinstek Dikti Ainun Naim menyatakan kampus bisa saja menerima mahasiswa bidik misi melebihi kuota yang ditetapkan oleh pemerintah pusat. Syaratnya, pembiayaan harus sudah disiapkan. “Biasanya kampus sudah punya opsi sumber-sumber pembiayaan alternatif diluar pemerintah,” katanya.

Ainun berharap, jika kampus mampu kreatif untuk mencarikan sumber dana alternatif, akan semakin banyak mahasiswa miskin yang bisa tertampung di PTN.

Namun, Ainun menegaskan bahwa pihaknya akan terus melakukan monitoring intensif kepada PTN-PTN penyelenggara SBMPTN, UMPTN, maupun jalur mandiri. “Intinya mereka (PTN,Red) harus patuh untuk memenuhi kuota minimum,” ungkapnya.(*/biy/ddq)


BACA JUGA

Minggu, 21 Januari 2018 20:29

Harta Effendhi Rp 26 Miliar

TARAKAN – Hampir dipastikan seluruh Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) para bakal…

Sabtu, 20 Januari 2018 11:54

Polisi Kantongi Akun Provokator

TARAKAN – Tahapan kampanye Pilwali Tarakan memang masih beberapa bulan lagi. Namun gegap-gempita…

Sabtu, 20 Januari 2018 11:52

Pemilih Sudah Meninggal Masih Terdaftar

TARAKAN – Tahapan penyusunan daftar pemilih dan daftar pemilih tetap (DPT), merupakan hal yang…

Sabtu, 20 Januari 2018 11:50

Nelayan Masih Pakai Pukat Hela

TARAKAN – Per Januari ini larangan penggunaan alat tangkap pukat hela (trawls) atau cantrang resmi…

Sabtu, 20 Januari 2018 11:36

Transaksi Non Tunai Segera Diterapkan

TARAKAN - Bank Indonesia (BI) akhirnya segera merealisasikan pilot project gerakan non tunai (GNT) di…

Sabtu, 20 Januari 2018 11:33

Perbaikan Dermaga ‘Menelan’ Ratusan Juta

TARAKAN - Perbaikan Pelabuhan Tengkayu I SDF Tarakan, yang rusak akibat ditabrak tongkang kini memasuki…

Sabtu, 20 Januari 2018 11:31

Fokus Bayar Utang, Tidak Bangun Sekolah Baru

TARAKAN- Di tahun anjing tanah kali ini, hanya bisa membuat Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud)…

Sabtu, 20 Januari 2018 11:30

Perbaikan Jembatan Diprioritaskan

TARAKAN – Ketua RT 11, Kelurahan Juata Laut, Hamzah mengatakan, banyak infrastruktur yang perlu…

Sabtu, 20 Januari 2018 10:16

Duh...Lagi-Lagi Listrik Padam Lagi

TARAKAN - Listrik oh listrik. Lagi dan lagi, warga kembali merasakan pemadaman listrik mendadak di beberapa…

Kamis, 18 Januari 2018 11:02

Panwaslu Sudah Panggil KPU

TARAKAN - Pasca ditolaknya pendaftaran yang dilakukan Sabirin-Tajuddin Tuwo (Santun), karena dianggap…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .