MANAGED BY:
SENIN
21 MEI
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Sabtu, 20 Mei 2017 11:32
20 Persen Kuota Beasiswa Bidik Misi

Melalui Proses Seleksi Wawancara dan Pendataan

BERHASIL LULUS: Mahasiswa mahasiswi Universitas Borneo Tarakan dari program beasiswa bidik misi ini berhasil lulus dan telah siap bekerja. NURJUM/RADAR TARAKAN

PROKAL.CO, TARAKAN - Kementrian Riset Teknologi dan Pendidikan mewajibkan Perguruan Tinggi Negeri (PTN) se-Indonesia menyediakan minimal 20 persen kuota penerimaan untuk mahasiswa bidik misi.

Menanggapi hal ini, Rektor Universitas Borneo Tarakan (UBT), Prof.Adri Patton mengatakan, pihaknya akan mengupayakan untuk menyediakan minimal 20 persen kuota penerima bidik misi.

“Saya baru satu bulan setengah memimpin, jadi saya akan mengupayakan apa yang disampaikan itu,” kata Adri Patton kepada Radar Tarakan.

Ia mengaku tidak khawatir jika harus menampung 20 persen mahasiswa bidik misi karena tujuan program itu adalah untuk mencerdaskan bangsa Indonesia.

“Kenapa harus takut, namanya juga mau mencerdaskan kehidupan bangsa jadi nggak perlu takut,” jelasnya.

Prof Adri Patton mengatakan sampai saat ini belum menerima informasi terkait hal ini, tetapi ia mengupayakan tercapainya 20 persen mahasiswa bidik misi sebagai prioritasnya karena sasaran bidik misi adalah mahasiswa kurang mampu.

“Saya diberi amanat oleh menteri untuk memperhatikan orang-orang yang miskin, karena anak yang miskin harus mempunyai kesempatan kuliah,“ katanya.

Agar sasaran 20 persen kuota bidik misi benar-benar tercapai, Adri Patton mengatakan seleksi akan dilakukan dengan ketat. Baik melalui wawancara dan pendataan.

Sebenarnya, lanjut Adri Patton, dengan membayar uang kuliah lebih tinggi maka itu memberikan subsidi kepada mahasiswa-mahasiswi yang tidak mampu. “Jangan hanya karena ingin membayar SPP lebih murah, masyarakat ingin dikatakan miskin,” ujarnya.

Dikatakannya juga bahwa Indonesia mempunyai sumber daya yang cukup, oleh karena itu pihaknya berharap dengan kondisi UBT sebagai Perguruan Tinggi baru, masih ada beberapa gedung yang belum terselesaikan pembangunannya.

Ia berharap, pemerintah benar-benar dapat memperhatikan Perguruan Tinggi UBT ini agar pembangunan infrastruktur dan superstruktur dapat terselesaikan untuk proses perkuliahan.

Sekretaris Jenderal Kemerinstek Dikti Ainun Naim menyatakan kampus bisa saja menerima mahasiswa bidik misi melebihi kuota yang ditetapkan oleh pemerintah pusat. Syaratnya, pembiayaan harus sudah disiapkan. “Biasanya kampus sudah punya opsi sumber-sumber pembiayaan alternatif diluar pemerintah,” katanya.

Ainun berharap, jika kampus mampu kreatif untuk mencarikan sumber dana alternatif, akan semakin banyak mahasiswa miskin yang bisa tertampung di PTN.

Namun, Ainun menegaskan bahwa pihaknya akan terus melakukan monitoring intensif kepada PTN-PTN penyelenggara SBMPTN, UMPTN, maupun jalur mandiri. “Intinya mereka (PTN,Red) harus patuh untuk memenuhi kuota minimum,” ungkapnya.(*/biy/ddq)


BACA JUGA

Minggu, 20 Mei 2018 21:29

Situasional, Tembak di Tempat

TARAKAN - Instruksi tembak di tempat kepada orang yang dicurigaI sebagai teroris hanya bisa dilakukan…

Minggu, 20 Mei 2018 20:47

Gubernur Seriusi Blok Gas Sei Menggaris

JAKARTA – Kelistrikan menjadi perhatian serius Gubernur Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara) Dr.…

Sabtu, 19 Mei 2018 09:11

Unjuk Gigi di Genius Olympiad Amerika

TARAKAN - Satuper satusiswa Kaltara unjuk gigi di ajang internasional. Setelah Ari Pardoan Manurung…

Sabtu, 19 Mei 2018 09:03

Belum Lunas, Sekolah Disegel Tukang

TARAKAN - Pembangunan sekolah secara swakelola di SMKN 2 Tarakan saat ini tiba-tiba terkendala. Tukang…

Sabtu, 19 Mei 2018 09:01

Antisipasi Ramadan, Seribu Ton Beras Dipasok Bulog

STOK beras di Bulog Tarakan dipastikan aman untuk Kaltara beberapa bulan ke depan. Pasalnya, beras yang…

Sabtu, 19 Mei 2018 08:58

Transportasi Online Beroperasi, Kuotanya Dibatasi

TARAKAN- Transportasi umum berbasis online telah beroperasi di Tarakan, meski saat ini hanya jenis roda…

Sabtu, 19 Mei 2018 08:56

Sudah Ditinjau, Warga Berharap Realisasi

TARAKAN – Ketua RT 9, Kelurahan Selumit, Jamal Ka’ba mengatakan, untuk mengantisipasi banjir,…

Jumat, 18 Mei 2018 19:43

Mengaku Bawa Bom, Penumpang Lain Histeris

TARAKAN – Penumpang Lion Air berinisial EF terpaksa diamankan petugas Avsec Bandara Juwata Internasional…

Jumat, 18 Mei 2018 12:00

Suka Bagi Video ISIS

MENILIK kehidupan AS, terduga teroris selama di Tarakan, ia diketahui pernah bersekolah di salah satu…

Jumat, 18 Mei 2018 11:55

Deteksi 17 Terduga Teroris

TARAKAN – Video anggota kelompok Islamic State of Iraq and Syria (ISIS) di Tarakan membuat publik…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .