MANAGED BY:
MINGGU
19 NOVEMBER
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV

RADAR KALTARA

Sabtu, 20 Mei 2017 11:32
20 Persen Kuota Beasiswa Bidik Misi

Melalui Proses Seleksi Wawancara dan Pendataan

BERHASIL LULUS: Mahasiswa mahasiswi Universitas Borneo Tarakan dari program beasiswa bidik misi ini berhasil lulus dan telah siap bekerja. NURJUM/RADAR TARAKAN

PROKAL.CO, TARAKAN - Kementrian Riset Teknologi dan Pendidikan mewajibkan Perguruan Tinggi Negeri (PTN) se-Indonesia menyediakan minimal 20 persen kuota penerimaan untuk mahasiswa bidik misi.

Menanggapi hal ini, Rektor Universitas Borneo Tarakan (UBT), Prof.Adri Patton mengatakan, pihaknya akan mengupayakan untuk menyediakan minimal 20 persen kuota penerima bidik misi.

“Saya baru satu bulan setengah memimpin, jadi saya akan mengupayakan apa yang disampaikan itu,” kata Adri Patton kepada Radar Tarakan.

Ia mengaku tidak khawatir jika harus menampung 20 persen mahasiswa bidik misi karena tujuan program itu adalah untuk mencerdaskan bangsa Indonesia.

“Kenapa harus takut, namanya juga mau mencerdaskan kehidupan bangsa jadi nggak perlu takut,” jelasnya.

Prof Adri Patton mengatakan sampai saat ini belum menerima informasi terkait hal ini, tetapi ia mengupayakan tercapainya 20 persen mahasiswa bidik misi sebagai prioritasnya karena sasaran bidik misi adalah mahasiswa kurang mampu.

“Saya diberi amanat oleh menteri untuk memperhatikan orang-orang yang miskin, karena anak yang miskin harus mempunyai kesempatan kuliah,“ katanya.

Agar sasaran 20 persen kuota bidik misi benar-benar tercapai, Adri Patton mengatakan seleksi akan dilakukan dengan ketat. Baik melalui wawancara dan pendataan.

Sebenarnya, lanjut Adri Patton, dengan membayar uang kuliah lebih tinggi maka itu memberikan subsidi kepada mahasiswa-mahasiswi yang tidak mampu. “Jangan hanya karena ingin membayar SPP lebih murah, masyarakat ingin dikatakan miskin,” ujarnya.

Dikatakannya juga bahwa Indonesia mempunyai sumber daya yang cukup, oleh karena itu pihaknya berharap dengan kondisi UBT sebagai Perguruan Tinggi baru, masih ada beberapa gedung yang belum terselesaikan pembangunannya.

Ia berharap, pemerintah benar-benar dapat memperhatikan Perguruan Tinggi UBT ini agar pembangunan infrastruktur dan superstruktur dapat terselesaikan untuk proses perkuliahan.

Sekretaris Jenderal Kemerinstek Dikti Ainun Naim menyatakan kampus bisa saja menerima mahasiswa bidik misi melebihi kuota yang ditetapkan oleh pemerintah pusat. Syaratnya, pembiayaan harus sudah disiapkan. “Biasanya kampus sudah punya opsi sumber-sumber pembiayaan alternatif diluar pemerintah,” katanya.

Ainun berharap, jika kampus mampu kreatif untuk mencarikan sumber dana alternatif, akan semakin banyak mahasiswa miskin yang bisa tertampung di PTN.

Namun, Ainun menegaskan bahwa pihaknya akan terus melakukan monitoring intensif kepada PTN-PTN penyelenggara SBMPTN, UMPTN, maupun jalur mandiri. “Intinya mereka (PTN,Red) harus patuh untuk memenuhi kuota minimum,” ungkapnya.(*/biy/ddq)


BACA JUGA

Sabtu, 18 November 2017 11:27

Baru Tiga Tahun Sudah Rusak

TARAKAN – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tarakan mendapat sorotan tajam karena dianggap tak refresentatif…

Sabtu, 18 November 2017 11:25

Terlalu Memilih Pekerjaan, Kesempatan Terbuang

TARAKAN – Dinas Ketenagakerjaan dan Perindustrian Tarakan mengungkap serapan tenaga kerja selama…

Sabtu, 18 November 2017 11:22

WADUH..!! Investor Pemasok Gas Mundur

TARAKAN – Sebelumnya banyak investor yang siap menyuplai gas ke PT PLN (Persero) Unit Layanan…

Sabtu, 18 November 2017 11:11

Dua Hari, Tiga Korban Tewas di Jalan

TARAKAN - Nahas, sebuah mobil Daihatsu Xenia dengan nomor polisi KT 1680 RE yang dikemudikan Muhammad…

Sabtu, 18 November 2017 11:10

Sentra Industri Telan Biaya Rp 20 Miliar

TARAKAN - Sentra indusri kecil dan menengah saat ini tengah dibangun di Jalan Hake Babu dengan luas…

Sabtu, 18 November 2017 11:08

Reklame Mendominasi Perizinan

TARAKAN – Sejak Kantor Pelayanan Perizinan Terpadu (KPPT) Tarakan menjadi Dinas Penanaman Modal,…

Sabtu, 18 November 2017 11:04

Dua Jembatan di Dua Gang Rusak

TARAKAN - Ketua RT 2, Kelurahan Karang Anyar Pantai, Ihsan mengatakan, terdapat dua titik jembatan yang…

Sabtu, 18 November 2017 11:03

Pedagang Berburu Uang Kecil

Tarakan-Dalam memenuhi kebutuhan masyarakat di Kota Tarakan,  pendistibusian uang baru terus dilakukan…

Sabtu, 18 November 2017 10:59

Genset Rp 2,9 Juta ‘Diembat’ Paman

TARAKAN – Entah apa yang ada di benak TC (nama diinsialkan), pelaku pencuri genset keponakan sendiri.…

Jumat, 17 November 2017 12:24

JANJI YA...!! Mulai Desember Tak Ada Pemadaman

TARAKAN – Persoalan listrik di Bumi Paguntaka memang belum berakhir. Kekurangan pasokan gas masih…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .