MANAGED BY:
MINGGU
23 JULI
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV

RADAR KALTARA

Sabtu, 20 Mei 2017 10:18
Malinau Kekurangan 1.500 PNS

Formasi Guru Paling Banyak Dibutuhkan

BUTUH TAMBAHAN: Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Drs. Tan Irang (kanan) saat memaparkan kebutuhan PNS di Malinau. EKO WIJIYANTO/RADAR TARAKAN

PROKAL.CO, MALINAU – Untuk menunjang kinerja Pemerintah Daerah (Pemda) Malinau, kebutuhan Pegawai Negeri Sipil (PNS) dirasa masih sangat banyak kurang. Kepala Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Drs. Tan Irang mengatakan, bahwa kekurangan PNS di lingkup Pemkab sekitar 1.500 pegawai. Kebutuhan tersebut didasarkan pada rasio kebutuhan pegawai dengan luas wilayah kerja birokrasi pemerintahan.

“Malinau masih butuh 1.500 PNS. Yang saat ini ada 3.338 pegawai,” ungkapnya.

Tan Irang mengatakan, kebutuhan 1.500 pegawai nantinya akan tersebar di seluruh wilayah. ”Kebutuhan tersebut mencakup pegawai untuk berbagai bidang, mulai dari teknis, pemerintahan, medis, atau pendidikan (guru),” jelasnya.

Selain itu, tenaga guru termasuk yang paling banyak dibutuhkankarena Dinas Pendidikan masih membutuhkan 200 guru lebih untuk berbagai sekolah. Terutama sekolah-sekolah di pedalaman dan perbatasan. Karena sebagian besar sekolah-sekolah tersebut hanya memiliki 2 hingga 3 guru berstatus PNS.

“Kebutuhan tersebut diharapkan dapat terpenuhi dari pengangkatan CPNSD tiap tahun. Namun saat ini, hanya untuk formasi guru dan kesehatan yang ada. Di luar formasi itu tidak ada karena masih terikat moratorium PNS. Namun kami tetap mengajukan kebutuhan pegawai itu lengkap dengan formasinya,” ungkapnya. 

Ia berharap pasca pencabutan moratorium, kebutuhan-kebutuhan pegawai tersebut sedikit demi sedikit terpenuhi. Saat ini, daerah didukung oleh tenaga honorer (K2) sebanyak 258 orang. Para tenaga honorer ini pun, belum dapat mengikuti seleksi CPNSD melalui jalur K2. Mereka sampai saat ini masih harus bertahan dengan status sebagai tenaga honorer yang tersebar di berbagai instansi pemerintah. “Karena belum lagi ada seleksi PNS pada jalur K2,” pungkasnya. (ewy/udn) 


BACA JUGA

Jumat, 21 Juli 2017 09:24

Bupati Tunaikan Janjinya

MALINAU – Kabupaten Malinau memang dikenal memiliki luas wilayah yang sangat luas dan itu menjadi…

Jumat, 21 Juli 2017 09:21

Jembatan Ini Buka Keterisolasian Pedalaman Malinau

MALINAU – Jembatan Rangka Baja Sungai Bahau akhirnya diresmikan oleh Bupati Malinau Dr. Yansen…

Kamis, 20 Juli 2017 10:14

Mengenal Budaya, 20 Siswa Sumsel ke Malinau

MALINAU - Sebanyak 20 siswa dari dari 17 kabupaten dan kota se Provinsi Sumatera Selatan  (Sumsel)…

Kamis, 20 Juli 2017 10:12

Tidak Salah Berkunjung ke Malinau

MALINAU-Bupati Malinau Dr Yansen TP MSi mengaku bangga dan bahagia bisa bertatap muka oleh rombongan…

Kamis, 20 Juli 2017 10:07

Dukung Rencana Penataan Kuliner Pelangi

MALINAU – Dalam rangka Bulan Bakti RT Bersih, Pemerintah Desa Malinau Kota dukung rencana Penataan…

Kamis, 20 Juli 2017 10:05

Satpol-PP Atur Waktu Belajar di Kawasan Binaannya

MALINAU – Dinas Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran Kabupaten Malinau dalam mengisi proram…

Rabu, 19 Juli 2017 10:06

Bupati Ramah Tamah dengan SMN

MALINAU - Bupati Malinau Dr Yansen TP Msi menggelar acara malam ramah tamah dengan siswa SMA kontingen…

Rabu, 19 Juli 2017 10:04

Rp 10 Miliar untuk Beli Gabah Belum Bergerak

MALINAU - Bupati Dr Yansen TP MSi menegaskan, Pemeritah Kabupaten (Pemkab) Malinau tidak langsung menyiapkan…

Rabu, 19 Juli 2017 10:02

5 Kecamatan dan 23 Desa Terkena Dampak Limbah

MALINAU-Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Malinau melakukan pertemuan dengan sejumlah manajemen…

Rabu, 19 Juli 2017 10:01

Sampah Menjadi Perhatian Khusus

Salah satu program unggulan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malinau terkait Bulan Bakti RT Bersih melalui…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .